Connect with us

NASIONAL

Adakan Lomba Video Pendek untuk Kreasi Jokowi, DPP KNPI Yakin Jokowi Terpilih Kembali

Published

on

JAKARTA – Meski pemilu belum digelar. Namun, sekumpulan anak Anak muda milenial yang tergabung dalam Dewan Pengurus Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menyakini Joko Widodo (Jokowi) bersama KH Ma’ruf Amin Nomor Urut 01 memenangi kembali Pemilihan Presiden (Pilpres) yang digelar Rabu (17/4/2019) mendatang.

Jika keyakinan itu benar. Itu artinya, Jokowi akan menangangi kembali sebagai Presiden RI VIII. Kita tunggu saja.

Seperti diketahui, saat ini ada dua Calon Presiden (Capres) yakni Jokowi head to head dengan Prabowo Subianto yang kali ini berpasangan dengan pengusaha muda yang disebut-sebut milenial yakni Sandiaga Salahuddin Uno dengan nomor urut 02.

“Menurut kami di KNPI, tanpa mendahului kehendak Tuhan Yang Maha Esa, kami mengucapkan selamat kepada pasangan Joko Widodo- KH Ma’ruf Amin yang akan diberikan amanah dan kesempatan kembali untuk bekerja dan mengabdi kepada bangsa Indonesia sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI untuk periode 2019-2024 untuk kedua kalinya,” ujar Bendahara Umum DPP KNPI Twedy Noviadi Ginting usai acara pemberian hadiah bagi peserta lomba “Short Video Competition Award” ‘Kreasi Jokowi Untuk Indonesia’, di Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Jumat (12/4/2019) tadi malam.

Twedy selaku penanggungjawab pegelaran lomba video pendek itu menyampaikan, DPP KNPI menyakini itu berdasarkan sejumah data dan fakta dari masyarakat lapangan.

Di mana Jokowi mendapatkan apresiasi tinggi dari seluruh masyarakat Indonesia atas keberhasilan dan kinerjanya selama 4 tahun memimpin NKRI. Dan, masyarakat merasakan semdiri efek dari keberhasilan Jokowi memimpin negeri ini.

“Kesimpulan itu setelah kami di DPP KNPI melakukan analisis (kajian) mendalam terkait hasil lembaga survei yang bisa terpercaya, door to door ke masyarakat. Dan itu informasi yang diperoleh dari arus bawah KNPI, dan itu terdokumentasikan melalui lomba video pendek KNPI 2019 yang dilombakan,” terang Twedy mantan Ketua Presidium GMNI ini dua periode.

Alasan itu pula Twedy berharap, demi menjaga Pemilu 2019 tetap sehat sesuai aturan yang ada, DPP KNPI, meminta ke seluruh jajaran pengurus KNPI dari pusat, provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan dan seluruh komponen pemuda se-Indonesia untuk terlibat aktif mengawal dan menjaga Pemilu berjalan damai seperti kehendak seluruh masyarakat Indonesia.

Kepengurusan DPP KNPI menurut Twedy, sangat mendukung langkah pengamanan yang dilakukan oleh TNI dan Polri dalam mengamankan pemungutan suara dan penghitungan di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh Indonesia. Semoga hingga penetapan presiden selanjutkan semua berjalan damai.

DPP KNPI, lanjut Twedy, juga sangat mendukung tugas penyelenggara pemilu seperti KPU dan Bawaslu yang ingin agar pemilu serentak kali ini berjalan jujur dan adil.

“Kami di struktur DPP KNPI telah bersepakat, akan melawan upaya-upaya delegitimasi terhadap KPU dan Bawaslu dalam menjalankan tugasnya sebagai penyelenggara pemilu di republik ini,” tegas Twedy.

“Dan Kami juga berharap kepada para pendukung kedua pasangan calon, baik 01 dan 02 untuk tetap tenang dan menciptakan suasana damai, karena kemenangan dalam pemilu ini untuk kemenangan seluruh rakyat Indonesia, semuanya,” papar Twedy.

Untuk diketahui, acara lomba Short Video Competition Award ‘Kreasi Jokowi Untuk Indonesia’, diikuti 150 peserta dari usia milenial dari 17 tahun hingga 40 tahun. Dinilai oleh juri profesional.

Lomba video pendek itu menampilkan sejumlah kinerja Pemerintahan Jokowi baik di sektor pendidikan, kesehatan, olahraga dan sebagainya.

Adapun pemenang yang ditetapkan oleh juri yang sangat independen.  Pemenangnya adalah anak SMA dari Kapuas Hulu, Kalimantan Barat yang mengangkat tentang manfaat yang dirasakan dari program Kartu Indonesia pintar (KIP) di era Jokowi.

Selamat ya buat pemenang. (Rap)

NASIONAL

Ermalena: Generasi Muda Pemimpin Masa Depan Bangsa

Published

on

By

MAKASSAR – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Sulawesi Selatan menggelar Latihan Kepemimpinan Kader Madya (LKKM) di Demelia Hotel sebagai upaya penguatan kader di kalangan milenial, Sabtu (7/12/2019).⁣

Wakil Ketua DPP PPP, Ermalena saat membuka acara mengatakan LKKM merupakan jenjang perkaderan di PPP yang saat ini juga menjadi program unggulan partai berlambang kakbah itu.⁣

“Selain kita akan terus mempertahankan kader-kader militan di kalangan generasi lama, kita juga terus bertransformasi agar partai ini semakin dicintai di kalangan milenial, itu merupakan tantangan,” paparnya.⁣

Dirinya optimis, partainya kedepan akan lebih maju lagi sehingga kedepan bisa lebih banyak berkontribusi bagi masyarakat Indonesia. ⁣

“Perkaderan ini akan menjadi fokus kita, dan PPP akan melibatkan mereka dalam setiap program-program yang dicanangkan, itu harus dilakukan karena generasi muda merupakan pemimpin masa depan bangsa,” katanya.⁣

Sementara itu, Ketua DPW PPP Sulsel, Muhammad Aras mengatakan LKKM menjadi ajang penguatan kader setelah sebelumnya mereka melakukan LKKD sebagai jenjang perkaderan PPP yang paling dasar. ⁣

“Di jenjang ini (LKKM), selain merupakan pelatihan untuk penguatan ideologi, mereka juga diberi materi-materi penerapan yang lebih aplikatif sehingga para kader yang sudah mengikuti pelatihan ini bisa menerapkannya di masyarakat. Mereka dilatih untuk menjadi pemimpin di masyarakat, sehingga kedepan partai ini bisa melahirkan pemimpin bangsa,” kata Anggota DPR RI Komisi V ini.⁣

Selanjutnya, kata Aras, kader yang telah mengikuti jenjang LKKM akan dikirim ke DPP PPP untuk digembleng di jenjang perkaderan yang lebih tinggi, Latihan Kepemimpinan Kader Utama (LKKU).⁣

“Setelah mengikuti semua jenjang perkaderan itu diharapkan para kader akan menjadi generasi unggulan partai yang bukan saja bisa memajukan partai ini, tapi bisa berkontribusi nyata terhadap pembangunan bangsa,” pungkasnya.⁣

Sementara itu, kader muda PPP, Muhammad Ramli mengatakan dirinya yakin PPP kedepan akan memiliki format baru yang bisa menciptakan generasi milenial yang kreatif dan produktif. Apalagi saat ini generasi Indonesia menghadapi tantangan era industri 4.0.⁣

“Oleh karena itu, para kader muda PPP harus dibekali dengan wawasan yang luas agar bisa berinovasi, tentunya dengan tanpa menghilangkan ideologi Islam, sebagai asas partai ini,” pungkasnya. (rml)

Continue Reading

NASIONAL

Ketua Umum PB HMI Lantik Pengurus HMI Cabang Padang

Published

on

Padang – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam melantik Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Padang Periode 2019-2020. Pelantikan ini mengambil tema “Transformasi Gerakan Kader HMI melalui Implementasi Khittah Perjuangan”. Sebagai Cabang yang mempunyai sejarah besar terhadap pergolakan HMI ditahun 80-an, HMI MPO Cabang Padang kembali mengikrarkan diri di ranah Minang. (lebih…)

Continue Reading

NASIONAL

Beritanya Soal LGBT Dipelintir, Arsul: Ini Jelas Framing

Published

on

By

JAKARTA – Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (Sekjen) Arsul Sani angkat suara terkait adanya framing dan pemelintiran berita terkait statemennya di sejumlah media yang menyebutkan bahwa PPP tidak terima lebian, jaga Gay, Biseks dan Transgender atau LGBT menjadi PNS di Kejaksaan Agung.

Untuk diketahui, di beberapa media beredar berita yang memuat penjelasan Arsul Sani, terkai larangan orang berstatus LGBT sebagai diskriminasi. Bahkan ada berita yang diturunkan dengan judul “Politikus PPP Tidak Terima LGBT jadi PNS Kejaksaan Agung”.

Untuk itu, Arsul Sani menyampaikan bahwa pemberitaan seperti ini jelas merupakan framing dan pemelintiran tehadap apa yang disampaikannya Kamis (21/11/2019) lalu di Komplek DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta.

Menurut Arsul, yang ia sampaikan saat diwawancarai wartawan sehubungan dengan pandangan dari Ombudsman RI (ORI) menyatakan bahwa larangan itu adalah diskriminatif. Karena ORI sebagai institusi pengawasan pemerintahan menyatakan demikian.

“Maka Kejaksaan Agung harus menjelaskan soal kebijakan ini agar tidak dinilai diskriminatif. PPP sendiri melihat soal ini paling tidak pada dua hal. Pertama, penyandang LGBT dengan riwayat perbuatan cabul memang harus dilarang. Kedua, proses penerimaan CPNS harus memperhatikan betul soal LGBT ini seperti melalui pemeriksaan psikologis atau kejiwaan dan lain sebagainya,” jelas Arsul Sani.

Arsul Sani menegaskan PPP bahkan merupakan fraksi yang mengusulkan perluasan Pasal terkait orang dengan status LGBT dan berperilaku cabul dalam RKUHP.

“Jadi tidak sekedar dilarang sebagai ASN tapi PPP juga menginginkan agar hal terkait dengan perbuatan cabul LGBT ini diancam pidana melalui pengaturan di KUHP,” pungkas Arsul yang juga Wakil Ketua MPR RI ini. (HMS)

Continue Reading
Advertisement

Kategori

Topik Terkini

Trending