Connect with us

PENDIDIKAN

Adinda Aura Raih Suara Terbanyak di Pemilihan IPM Spemma

Published

on

Surabaya – Siswa SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya (Spemma) melakukan pemilihan ketua umum Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) disekolah yang berlangsung mulai pukul 13.00 hingga pukul 17.00 WIB.

Serangkaian kegiatan pemilihan ketua umum IPM dilakukan dengan orasi visi dan misi, debat kandidat, sesi tanya jawab dengan para siswa setiap kandidat calon ketua umum mendapat satu pertanyaan dari perwakilan seluruh siswa spemma, dilanjut coblosan pemilihan ketua umum dan terakhir penghitungan surat suara.

Menurut Ketua Umum IPM periode 2017-2018, Salwa Fatharani ketua umum IPM mengatakan, pemilihan umum di Spemma ini memakai orasi supaya kita bisa melihat publik speaking calon ketua umum IPM preiode selanjutnya. “Jadi, ketua umum selanjutnya selain dia memimpin organisasi harapanya dia juga bisa bicara di depan publik,” ujarnya. Sabtu, (22/11).

Selain orasi, pemilihan ketua umum dilakukan secara langsung yang menggunakan coblosan supaya para pelajar Spemma bisa memilih pimpinan yang diinginkan mereka. Sebab yang tahu keseharian calon pimpinan mereka adalah mereka sendiri. “Jadi biarkan warga siswa spemma memilih calon ketua umum yang terbaik buat mereka kedepanya.  Semangat IPM spemma, spemma jaya,” imbuhnya

Pemilihan ketua umum IPM di Spemma di ikuti oleh 5 kandidat calon ketua umum masa bakti 2018-2019. Adapun nama-nama calon ialah Sota Soma Dana, Malya Aqila, Jasmine Putri, Arheta, dan Adinda Aura. Dan di menangkan oleh Adinda Aura dengan perolehan suara sebanyak 226 dari total keseluruhan 471 suara. Sota Soma 95 Suara, Malya Aqila 71 suara, Jasmine 26 Suara, dan Arhetha 38 Suara.

Sementara itu, Bidang Kesiswaan Spemma Sedyo Utomo juga mengatakan, pemilihan Ketua Umum ini dilakukan untuk mengajarkan bagaimana cara pemilihan yang baik, yaitu dipilih secara langsung agar anak-anak bisa menentukan pimpinan mereka yang akan menahkodai preiode selanjutnya. “Selamat buat  yang terpilih semoga menjadi pemimpin yang berintegritas, jujur, tanggung jawab, dan amanah,”ucapnya. (ari)

INTERNASIONAL

Tim Robotik Spemma Juara 1 Internasional

Published

on

Surabaya – Tim Robotik Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya (Spemma) merebut juara satu lomba Robotik Tamrin Olimpiade Cup tingkat internasional di SMA Negeri Unggulan MH Tamrin. 

Syafi’ur Rohman Kepala urusan Hubungan Masyarakat (Kaur Humas) Spemma mengatakan, Tim perwakilan SMP Muhammadiyah 5 Surabaya yang menyabet juara pada kelas Robot Sumo ialah Gerrad Verrel Rafierly dan Rajendra Maulana Syaputra.

“Robot sumo cara permainan lomba dengan cara adu kekuatan robot untuk mendorong. Robot yang kalah dorongan kemudian keluar dari lingkaran pembatas dinyatakan kalah,” tegasnya. Jumat, (8/2/2019).

Lanjut Syafi’ur, dan itu pun harus dilakukan sampai 3 kali bermain, jika 2 atau 3 menang maka peserta dinyatakan menang untuk melanjutkan ke semi final sampai di final.

“Mereka untuk mempersiapkan lomba ini berlatih hanya satu hari karena robot yang di pakai sempat mengalami kerusakan di H -1 menjelang pertandingan,” tambahnya.

“Akhirnya mereka semalaman suntuk berusaha untuk memperbaikinya dan dilanjut latihan di pagi dini hari. Namun karena jam terbang mereka tinggi sudah sering mengikuti lomba robotik sehingga kerusakan itu tidak menjadikan mereka panik. Hingga pada akhirnya bisa nyebet juara satu di lomba tersebut,” imbuhnya.

Peserta lomba ini ada 40 tim dari seluruh Indonesia dan luar negeri. Ada yang dari Malaysia, Bandung, Jakarta, Bogor, Surabaya dan masih banyak kota-kota yang lainnya.

“Semoga bisa memotivasi anak-anak yang lain. Sangat bangga dan senang anak-anak bisa juara di tingkat internasional tentunya ini menjadi kebanggaan sekolah dan muhammadiyah,” harapnya.

Menurut Gerrad, salah satu siswa yang mewakili SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya dilomba tersebut mengatakan, Lomba Robotik Tamrin Olimpiade Cup sangat seru, lawanya berat-berat karena pesertanya jago-jago dari kandang disetiap kota asal mereka. 

“Peserta yang mengikuti mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, dan Universitas. Ahamdulillah saya menang sehingga bisa membanggakan sekolah dan kota Surabaya,” ungkapnya. (ari)

Continue Reading

PENDIDIKAN

Kembangkan Jiwa Entrepreneurship, SMA Labschool Unesa Gelar Workshop

Published

on

Surabaya – Sebagai upaya untuk mengembangkan jiwa enterpreunership para siswa SMA, SMA Labscshool Unesa mengadakan workshop enterpreneurship dengan narasumber Prof. Dr. Yoyok Soesatyo, S.H., M.M., Ph.D. Beliau juga menjabat sebagai Guru Besar dan Ketua Senat Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Dalam workshop tersebut Prof. Yoyok menyampaikan bahwa, menjadi seorang enterpreneur bukan hanya membuat atau menjual produk lalu memasarkan tetapi mempunyai jiwa dan karakter yang baik serta disiplin itu juga salah satu jiwa enterpreneur. 

“Ini merupakan pengalaman yang sangat istimewa bagi siswa/i Sekolah Menengah Atas (SMA) Labschool Unesa karena dipandu, diajari, dan dimotivasi oleh seorang guru besar dan juga Ketua Senat Unesa,” ucap Dewi Purwanti selaku Kepala Sekolah SMA Labschool Unesa. Jumat, (15/3/2019).

Di hari yang sama setelah workshop enterpreneurship, kata Dewi, bagi siswa diselenggarakan pula workshop untuk para guru SMA Labsschool Unesa.

“Workshopnya ada penulisan kisi-kisi, kartu telaah soal, dan soal berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS). Harapannya guru-guru SMA Labschool terutama yang muda-muda mampu membuat soal-soal HOTS yang sudah menjadi tuntutan di era revolusi industri 4.0,” terangnya.

Diketahui, workshop untuk para guru dinarasumberi Dr. Jack Parmin, M.Hum. merupakan Dosen dan sekaligus Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia Unesa. (ari)

Continue Reading

INTERNASIONAL

Siswa SDN Mekarjaya 29 Depok Haus Kompetisi Matematika Internasional

Published

on

Depok – Pelajar SD sampai SMA turut menyemarakkan perhelatan babak semifinal  Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KNMR) se-Indonesia ke-14 hari minggu tanggal 24 Februari 2019. Sebelumnya diadakan babak penyisihan tanggal 25 November 2018. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM).

Menurut Ketua Panitia penyelenggara, Muchammad Fachri KNMR merupakan event yang sangat dinantikan oleh peserta dari berbagai daerah. Hal ini disebabkan selain dapat memberikan pengalaman dalam mengerjakan soal matematika bernalar dan HOTS (Higher Order Thinking Skills), KMNR juga dapat diikuti semua kalangan pelajar mulai kelas 1 SD hingga 12 SMA.

“Sehingga antusias semakin menjalar hingga ke pelosok daerah,” ujarnya. Selasa, (05/3/2019).

“Peningkatan jumlah peserta dari tahun ke tahun ini membuktikan bahwa KMNR sebagai salah satu kompetisi matematika yang semakin diminati siswa dan guru. Saat dibuka seluas-luasnya pada uji soal MNR, sekolah pun merasa terbantu dengan hadirnya KMNR guna mengetahui kemampuan matematika para pelajarnya,” tutur Fachri.

Salah satu peserta lomba Bintang Hatta Nazif, yang merupakan siswa SDN Mekarjaya 29 Depok mengatakan, agar lebih banyak lagi diselenggarakan kompetisi-kompetisi  matematika dan bidang lain yang berstandar internasional, agar para pelajar terbiasa dengan suasananya dan tipe soal soalnya.

Sebelum babak semifinal, telah dilaksanakan penyisihan pada hari minggu tanggal 25 November 2018 yang di ikuti peserta  dari daerah Provinsi Aceh (Kab. Aceh Besar), provinsi Sumatra Utara (Medan), provinsi Sumatra Barat (Padang), provinsi Riau (Pekanbaru), provinsi Jambi (Jambi), provinsi Sumatra Selatan (Palembang dan Prabumulih), provinsi Bengkulu (Kab. Seluma), provinsi lampung (Lampung).

Provinsi DKI Jakarta (Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan), provinsi Jawa Barat (Bogor, Depok, Bekasi, Banjar, Bandung, Cirebon, Subang, Tasikmalaya, Ciamis, Sumedang, Cikarang dan Sukabumi), provinsi Banten (Kota Serang, Kab. Serang, Cilegon, Lebak, Pandeglang, Tangerang).

Provinsi Jawa Tengah (Solo, Sleman, Pacitan, Wonosari, Magelang, Purwokerto, Sragen, Boyolali, Purwodadi, Kutoharjo, Kebumen, Wonosobo, Semarang, Kudus dan Jepara), D.I Yogyakarta (Yogyakarta).

Provinsi Jawa Timur (Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Malang, Pasuruan, Blitar, Kediri, Tulungagung, Madiun, Ngawi, Magetan, Ponorogo, Situbondo, Probolinggo, Banyuwangi, Jember, Lumajang dan Sampang).

Provinsi Bali (Denpasar), provinsi NTB (Kota Bima dan Mataram), provinsi Kalimantan Barat (Kab. Landak dan Pontianak), provinsi Kalimantan Timur (Samarinda dan Balikpapan), provinsi Sulawesi Barat (Kab. Majene), provinsi Sulawesi Tengah (Palu), provinsi Selatan (Makassar) dan provinsi Papua (Timika). (ari)

Continue Reading
Advertisement

Kategori

Topik Terkini

Trending