Connect with us

POLITIK

Airlangga Ditantang Segera Ikuti Langkah Bamsoet Redakan Ketegangan Politik di Internal Golkar

Published

on

JAKARTA – Wakil Sekjen DPP Partai Golkar Viktus Murin mendesak Ketua Umum Airlangga Hartarto segera mengikuti langkah  Bambang Soesatyo untuk meredakan ketegangan politik di internal Partai Golkar. Publik menunggu sikap kenegarawanan dari Airlangga sebagaimana yang telah ditunjukkan secara elegan oleh Bamsoet.

Atas pertimbangan untuk menjaga stabilitas politik nasional, Bamsoet telah menyatakan mendukung pelaksanaan Munas Golkar pada bulan Desember sebagaimana yang diinginkan Airlangga selaku Ketua Umum Partai Golkar.

“Bamsoet sudah membuktikan sikap kenegarawanannya, Airlangga kapan? Kami menunggu Airlangga menunjukkan sikap kenegarawanannya,” tegas Viktus kepada wartawan di Jakarta, Ahad (29/09/2019).

Sekretaris Badan Kajian Strategis dan Intelijen (Bakastratel) DPP Partai Golkar ini menuturkan, Airlangga bisa menunjukkan watak kenegarawanannya mulai dari hal-hal sederhana di lingkungan Partai Golkar. Antara lain, memulangkan polisi ke markasnya dan tidak lagi berada di kompleks Kantor DPP Partai Golkar Slipi, seolah-olah Golkar sedang berada dalam situasi darurat keamanan.

Kedua, lanjutnya, memulangkan kelompok tertentu yang menggunakan atribut AMPG seolah-olah itu adalah anggota aktif atau kader Golkar, yang saat ini masih menguasai aula Kantor DPP Partai Golkar.

“Ketiga, segera membuka gembok pagar gerbang Kantor DPP Partai Golkar. Sehingga, urusan-urusan administrasi kegolkaran dan irama sekretariat DPP Partai Golkar dapat segera normal kembali seperti semula,” katanya.

Menurut Mantan Sekjen Presidium GMNI ini, Bamsoet telah menempuh langkah politik yang elegan karena memilih untuk lebih mengutamakan tanggungjawab yang lebih besar yakni agenda dan kepentingan negara. Diantaranya, pelantikan Anggota DPR/MPR RI pada tanggal 1 Oktober 2019 dan pelantikan Presiden/Wakil Presiden RI pada tanggal 20 Oktober 2019.

“Bamsoet memilih menurunkan ketegangan politik yang beresiko terhadap kiprah politiknya sebagai Caketum Partai Golkar, karena telah mengamini pelaksanaan Munas pada Desember 2019 sesuai keinginan Airlangga. Padahal, sebelumnya para pendukung Bamsoet  telah mengambil langkah-langkah tegas mendesak adanya percepatan pelaksanaan Munas ke bulan Oktober 2019,” tandasnya.

Viktus menambahkan saat ini publik dan khususnya slagorde Partai Golkar menunggu Airlangga membuktikan sikap kenegarawanannya.

“Dimulai saja dari hal paling sederhana, misalnya buka kembali pintu gerbang pagar Kantor DPP Partai Golkar yang selama ini digembok. Bukankah tanggung jawab pada hal-hal yang besar, selalu didahului oleh tanggung jawab pada hal-hal kecil?” pungkas Viktus dalam nada retoris. (dwi)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NASIONAL

Pengamat Nilai Zainudin Amali Berhasil Kembalikan Citra Kemenpora

Published

on

JAKARTA – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Menpora RI Zainudin Amali menerima Penyerahan langsung Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kemenpora RI Tahun 2019 di Auditorium Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (22/7).

Terkait hal itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin mengapresiasi kinerja Menpora. Bagi Ujang, capaian WTP Kemenpora kali ini sangat luar biasa, karena sudah 10 tahun terakhir belum pernah didapatkan.

Ujang menilai, pencapaian ini membuktikan bahwa Zainudin Amali sebagai Menpora mampu membawa Kemenpora ke arah yang lebih baik.

“WTP ini mengembalikan citra Kemenpora sekaligus membantah yang selama ini dikesankan sebagai sarang tikus,” kata Ujang di Jakarta.

Menurut Ujang, capaian ini tidaklah didapatkan dengan mudah, butuh kerja keras dan kemampuan melakukan reformasi birokrasi yang mumpuni.

“Kemampuan itulah yang menurut saya ditunjukkan oleh Menpora hari ini,” ujar dia.

Ujang pun berharap agar kerja keras dan prestasi tersebut mampu di pertahankan oleh Menpora Zainudin Amali.

“Semoga pencapaian ini bisa dipertahankan minimal selama periode kepemimpinan Pak Menpora Zainudin Amali ini,” harapnya.

Seperti diketahui, Kemenpora terakhir kali mendapatkan opini WTP pada tahun 2009, selanjutnya berturut-turut Kemenpora hanya menerima opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP), ditambah lagi tahun 2005 dan 2016 mengalami keterpurukan dengan menyandang opini Tidak Menyatakan Pendapat (TMP) atau Disclaimer.

Continue Reading

POLITIK

Sowan ke Ketua PWNU Jatim, Syamsul Izin Maju Pilkada Kabupaten Malang

Published

on

MALANG – Bakal calon bupati Kabupaten Malang Syamsul Arifinmendatangi kediaman Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar di Pondok Pesantren Sabilur Rosyad Sukun kota Malang, beberapa waktu lalu.

Samsul Arifin bersama rombongan dari pengurus DPC PKB Kabupaten Malang bermaksud untuk bersilaturahmi dan memohon doa restu serta arahan kepada tokoh nahdliyin tersebut untuk maju pilkada Kabupaten Malang 2020.

“Di budaya kami orang Madura ada istilah Norok Kyaeeh,” ujarnya.

Dalam pesannya, Kiai Marzuki, kata Syamsul meminta dirinya allout meraih dukungan masyarakat bila nanti dipastikan mendapat restu dari DPP PKB.

Dia juga meminta agar Syamsul bisa meningkatkan perekomian masyarakat Kabupaten Malang jika terpilih nantinya. Terutama sektor pariwisata di wilayah Malang Selatan.

“Tidak hanya ekspolrasi hasil laut saja tapi juga membuat alternatif wisata alam seperti membangun bendungan dan untuk sektor pertanian juga harus ditingkatkan dengan cara menanam yang mudah dan punya nilai ekonomis tinggi,” ujarnya.

Samsul mengaku sudah memiliki program menanam porang karena mudah ditanam dan punya nilai ekonomis tinggi.

“Kita memiliki pabrik pengolahan porang yang hasilnya diekspor ke Jepang dan China,” ujar Syamsul

PKB Malang Sambut Baik

Sekretaris DPC PKB Kabupaten Malang Muslimin menyatakan, pihaknya tersebut terhadap setiap kader yang berniat maju di Pilkada melalui PKB.

“Kami welcome kepada semua. Apalagi Gus Samsul Arifin adalah anggota FPKB DPRD Provinsi Jatim,” ujarnya.

PKB kabupaten Malang punya 12 kursi sudah bisa mencalonkan sendiri karena minimalnya partai bisa mencalonkan kan jika dapat 10 kursi DPRD.

“Tetapi kami tetap membuka peluang koalisi dengan partai lain untuk bergabung bersama kami untuk mendukung calon yang nantinya berangkat dari PKB,” pungkasnya.

Continue Reading

POLITIK

Jurhum Lantong Layak Jadi Menteri

Published

on

Jakarta – Kabar reshuffle Kabinet RI Jokowi-KH Ma’ruf terkuak di berbagai jejaring sosial hingga media. Hal itu lantaran penilaian Presiden terhadap kinerja para menteri dan lembaga pemerintahan lainnya. (lebih…)

Continue Reading














Kategori

Topik Terkini

Trending