Connect with us

NASIONAL

“Anjay” Trending Topik, Mas Gie : Komnas Perlindungan Anak Harus Cerdas Gunakan Bahasa

Published

on

Jakarta – Keterangan pers Komisi Nasional Perlindungan Anak sempat membuat gaduh dalam menyoal tentang himbauan penghentian penggunaan kata “ANJAY”. Bahkan menjadi salah satu trending topik di tweeter sampai kepada kurang lebih 120 ribu tweet.

Komisi Nasional Perlindungan Anak sebagai lembaga pelaksana dari perkumpulan Lembaga Perlindungan anak (LPA). Lembaga ini didirikan oleh pemerintah melalui Surat Keputusan Menteri Sosial No. 81/HUK/ pada tahun 1977 tentang pembantukan LPA yang kemudian diberikan mandat, tugas dan fungsi untuk memberikan pembelaan dan perlindungan anak di Indonesia.

Pers rilis yang terbit tertanggal pada 29 Agustus 2020 tersebut mendapat perhatian khusus dari Bendahara Umum Pengurus Besar HMI MPO, Yogi Prasetio selaku sarjana lulusan bahasa. Ia menilai, sambungnya, adanya beberapa hal yang kontra-produktif perihal pers rilis tersebut. “Ada beberapa poin yang kemudian gagal dipahami oleh Komnas Perlindungan Anak tersebut,” ujarnya dalam keterangan pers yang diterima Kabarakyat.com, Rabu (2/9/20).

Pria yang akrab disapa Mas Gie ini menambahkan, dalam istilah sosiolinguistik kata anjay sah-sah saja dipergunakan dalam interaksi sosial, selama komunikator satu sama lain tidak tersinggung dalam interaksi. Karena bagaimanapun, tambahnya, antara kata dan lambang bahasa merupakan satu bentuk kesepakatan antar komunikator.

Mantan Pengurus HMI MPO Cabang Bogor ini menyampaikan kekecewaanya kepada Lembaga Swasta yang dipimpin oleh Arist Merdeka Sirait. Ia menganggap, katanya, lembaga tersebut terlalu latah dan serampangan dalam mengelola permasalahan tersebut yang menuai kegaduhan di sosial media.

“Seharusnya Komnas Perlindungan Anak cermat dalam mengelola persoalan ini, harusnya konsultasi terlebih dahulu kepada para ahli bahasa yang memang kompeten dibidangnya,” tandasnya.

Mas Gie pun mempertanyakan tugas dan fungsi Komnas Perlindungan Anak tersebut. Bukankah tugas dan fungsi Komnas Perlindungan Anak lebih kepada mempersoalkan struktur dan lambang bahasa yang dipergunakan dalam interaksi social. Tapi, sambungnya, mereka lebih kepada memposisikan diri ketika ada “anak” yang tidak terpenuhi hak-haknya sebagai warga negara dan itu lebih substantif.

“Karena bagaimanapun di tengah kondisi pandemi saat ini saya menduga banyak anak-anak yang secara nasional tidak terpenuhi hak-haknya sebagai warga negara, baik itu hak pendidikannya, hak kebebasan berekspresinya dan hak-hak anak lainnya yang harus disikapi secara general oleh Komisi Perlindungan Anak,” pungkasnya.

Mas Gie pun meminta kepada semua stake holder selalu mengedepankan azas rasionalitas dalam mengurai dan memecah suatu persoalan publik, agar tidak terjadi perdebatan yang tidak substantif di tengah pandemi akhir-akhir ini.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NASIONAL

Ade Umar Komandan Brigade Hizbullah Bulan Bintang yang Baru

Published

on

By

KabaRakyat.com | Jakarta – Musyawarah Nasional III Brigade Hizbullah Bulan Bintang menetapkan Ade Umar sebagai Komandan Pusat untuk periode 2020-2025. Ade Umar terpilih secara musyawarah mufakat dan disepakati oleh seluruh Komando Wilayah dan Cabang Brigade Hizbullah Bulan Bintang. (lebih…)

Continue Reading

NASIONAL

Syaiful Bahri Anshori: Seluruh Anggota F-PKB DPRD Jember Diinstruksikan Menangkan Salam-Ifan

Published

on

By

JEMBER – Ketua Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Jember Drs H. Syaiful Bahri Anshori, MP mengeluarkan surat instruksi kepada Anggota DPRD Jember dari Fraksi PKB untuk memenangkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jember nomor urut 3, Abdussalam – Ifan Ariadna (Salam-Ifan).

“Menindaklanjuti dan mencermati surat Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Jawa Timur Nomor : 5935/DPW-25/02/IX/2020 Perihal : Instruksi Pengawalan Surat Keputusan DPP PKB Untuk Pemenangan Pilkada Serentak Tahun 2020 Tertanggal 30 September 2020,” tulis Syaiful seperti surat yang sampai kepada wartawan, Rabu (28/10/2020).

Menurut Syaiful, surat tersebut  wujud konsolidasi dan pengawalan Surat Keputusan DPP PKB dan Surat Instruksi DPW PKB Jawa Timur sebagaimana dimaksud, DPC PKB Kabupaten Jember menginstruksikan kepada seluruh anggota F-PKB DPRD Kabupaten Jember sebagaimana terlampir untuk menjadikan kesempatan Pilkada Jember sebagai momentum pendisiplinan internal partai.

“Seluruh anggota F-PKB DPRD Kabupaten Jember diinstruksikan untuk segera turun langsung melakukan konsolidasi dengan tim suksesnya di masing-masing Dapil untuk pemenangan Paslon nomor urut 03 Salam-Ifan sesuai SK DPP PKB Nomor : 3926/DPP/01/IX/2020,” isi surat Syaiful di poin pertama.

Di poin kedua, Syaiful mengajak seluruh anggota F-PKB DPRD Kabupaten Jember memastikan mesin partai berjalan baik di masing-masing Dapil dan berkoordinasi dengan struktur partai mulai dari tingkat PAC dan ranting.

“DPC PKB Kabupaten Jember akan memonitor kinerja para anggota F-PKB DPRD Jember dan melaporkannya kepada DPW PKB Jawa Timur,” terang Syaiful dalam intruksinya tertanggal 28 Oktober 2020 didampingi Sektetaris PKB Jember HM. Ayub Junaidi, SH.

Pada Pilkada Jember yang digelar Rabu, 09 Desember 2020 mendatang ada 3 pasangan masing-masing diikuti H Hendy Siswanto – KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman (Gus Firjaun) yang diusung dan didukung oleh Partai Nasdem, Gerindra, PKS, Demokrat, PPP, dan Hanura, dengan mengumpulkan sebanyak 28 suara di DPRD Jember.

Selanjutnya, ada pasangan Abdussalam (Cak Salam)-Ifan Ariadna (Kang Ifan) yang diusung Partai PKB , PDI Perjuangan, Golkar, PAN, Perindro, dan Berkarya, dengan total 22 suara.

Kemudian ada pasangan Faida – Dwi Arya Nugraha Oktavianto (Mas Vian) dari jalur perseorangan atau independen, tanpa dukungan partai politik. (HMS)

Continue Reading

NASIONAL

Sumpah Pemuda Momentum Jalankan Protokol Kesehatan

Published

on

By

JAKARTA – Anggota Komisi I DPR RI Syaiful Bahri Anshori meminta masyarakat Indonesia khususnya pemuda menjalankan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat selama Pandemi Covid-19 Ini. Mengingat tepatnya hari Rabu 28 Oktober 2020 ini diperingati hari Sumpah Pemuda sebagai momentum bisa melewati ujian atau bencana non alam yakni virus Corona (Covid-19).

゛Diharapkan semua pihak menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes) secara ketat pada masa pandemi, karena kita semua yang sadar akan pentingnya Persatuan Indonesia menjadi corong mensukseskan program penegakan Protokol Kesehatan (Prokes) pencegahan Corona (Covid-19),゛kata Syaiful pada Bela Rakyat, Rabu (28/10/2020).

Untuk diketaui, makna Sumpah Pemudah untuk menyatukan Perjuangan Bangsa Indonesia khusnya pemuda. Di mana kala itu, tanpa makna Sumpah Pemuda juga perjuangan pemuda, bisa saja Indonesia tak mencapai kesatuan untuk melawan penjajah negeri.

Selain itu, kemerdekaan Indonesia didapatkan dari perjuangan ratusan tahun yang melibatkan pengorbanan nyawa dan harta benda rakyat. Dan Sumpah Pemuda pun menyumbang pada gerakan kemerdekaan sebagai cerminan rasa cinta pemuda ke bangsa Indonesia.

Alasan itu, politisi PKB asal daerah pemilihan (Dapil) Jawa Timur IV yang meliputi kabupaten Lumajang dan kabupaten Jember ini mengajak pemuda di Pandemi Covid-19 ini dapat mengambil berperan melakukan sosialisasi agar penyebaran Covid-19 tidak bisa diatasi.

Pria kelahiran Jember ini menitik beratkan pencegahan penyebaran Covid-19 pada pemuda karena sejumlah alasan. Selain pemuda memiliki stamina yang masih prima, pemuda juga memiliki keinginan besar menjadi pelopor keselamatan jiwa bangsa ini.

“Selamat hari Sumpah Pemuda di tahun 2020 ini. Semoga adik-adik (pemuda) saya dari Sabang sampai Merauke di masa pandemi Covid-19 ini turut membantu pemerintah menyuarakan pentingnya Prokes”, ujar Syaiful.

Alumi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sekaligus mantan Ketum PMII ini mengungkapkan, bangsa ini memerlukan kekompakan dari pemuda seperti saat momentum lahirnya Sumpah Pemuda. Di mana dalam momentum itu nantinya bisa menjadi penguatan untuk mendukung gerakan penyadaran kepada masyarakat terkait bahaya ancaman dari virus tersebut.

“Ayo adik-adik pemuda Indonesia jadikan momentum ini jadi penguat membantu pemerintah menyuarakan pentingnya Prokes agar segera terjadi pemulihan dampak Corona di negeri ini,゛ajak Syaiful.

Presiden Konfederasi Sarbumusi ini juga mengajak anak pemuda menjadi generasi yang bebas dari obat-obatan terlarang, narkoba. Mengingat barang haram itu mengancam generasi berikutnya.

“Dari pemuda terjadi perubahan menuju ketangguhan ekonomi. Karena pemuda sebagai penerus bangsa, kita semua berharap menjadi pemuda yang bebas dari obat-obatan terlarang. Selain itu, saya juga mengajak pemuda Indonesia lebih menunjukan kreativitas yang dimilikinya sebagai modal peningkatan ekonomi bangsa ini,” pungkasnya. (HMS)

Continue Reading














Kategori

Topik Terkini

Trending