Connect with us

POLITIK

Apa Dengan Lukisan Apakah Sumbar Belum Pancasilais ?

Published

on

KABARAKYAT, PADANG- Alam Takambang Jadi Guru, Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, Ninik Mamak, Alim Ulama Cadiek Pandai, Nan Mudo Parik Paga Dalam Nagari dan Djakarta 17 Agustus 1945 atas nama bangsa Indonesia Soekarno- Hatta begitulah tulisan dalam karya lukisan luar biasa Zardi 2020

Pelukis mengungkapkan nilai nilai pancasila itu tumbuh besar di Ranah Minang serta kemarahan itu tak terbendung pada saat ada hina atau merasa masyarakat Minang tidak ada apa-apanya,” ujar Zardi dalam keterangan tertulis kepada UTUSANINDO, Senin, 15 September 2020.

Menurut Zardi, lukisan ini hadir di pameran karya senirupa ini sebagai upaya melindungi dan mengembangkan nilai ekspresi dan praktik seni rupa di tengah-tengah masyarakat Sumatera Barat.

“Sekaligus sebagai wahana mewujudkan Praktik Kebudayaan Daerah (PKD) untuk menunjang Praktik Kebudayaan Nasional (PKN) 2020 sesuai amanah Undang-undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan Nasional serta dilandasi semangat Kemerdekaan RI ke 75, kami mengajak Bapak/ibuk/saudara untuk menyaksikan karya-karya perupa terbaik dalam kegiatan pameran seni rupa karya perupa Sumatera Barat mengangkat tema “Realita Sosial”,” ujar Zardi.

Lanjut Zardi, memarahan itu karakter keras terlukis dari gambar inyiak (harimau) tampak garang membahana.

“Ada kekerasan hati, walau dalam diplomasi para nara sumber tetap diplomatis sejuk dan bersahabat menuturkan kebersatuan bangsa, walau mendidih hati dalam jiwa kiasannya,” ujar Zardi

Dikatakan Zardi, orang minang adalah penjaga nilai-nilai pancasila itu yang terlahir dalam pemikiran Islam menyatukan Indonesia.

“Seperti kata pak Gamawan, jika ada suku bangsa di Indonesia terpecah belah maka orang minang itu paling terakhir keluar karena bagi orang minang NKRI harga mati dan ini adalah negara dan bangsanya dalam perbuatan kehidupan sehari hari selamanya,” ujar Zardi mengakhiri

Adapun pelaksanaan pameran #NewsLife ini dibuka oleh Ketua DPRD Sumatera Barat Supardi pada hari Minggu 13 – 19 September 2020, di Gallery Taman Budaya Sumbar. (Chan)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POLITIK

Gelar Konsolidasi di Priangan Timur, Sekjen PBB Ingatkan Pentingnya Satu Komando

Published

on

By

KabaRakyat.com | Tasikmalaya – Sekretaris Jenderal Partai Bulan Bintang (PBB) Afriansyah Noor menghadiri konsolidasi pengurus DPC PBB se-Priangan Timur di Harmoni Hotel, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (30/10/2020). (lebih…)

Continue Reading

POLITIK

Sekjen PBB: Kader Brigade Hizbullah Bulan Bintang Wajib Kawal Ideologi Partai

Published

on

By

KabaRakyat.com | Kota Tasikmalaya – Sekretaris Jenderal Partai Bulan Bintang (PBB) Afriansyah Noor mengatakan tugas Brigade Hizbullah Bulan Bintang wajib mengawal ideologi partai. (lebih…)

Continue Reading

POLITIK

Bamsoet: Jangan Sampai Pilkada Rusak Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Published

on

By

BALI – Ketua MPR RI yang juga Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila Bambang Soesatyo sepakat dengan harapan Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno, yang berharap Pilkada serentak yang akan diselenggarakan tanggal 9 Desember 2020 berlangsung aman dan damai. Tidak terjadi gesekan-gesekan di masyarakat yang akan menganggu persatuan dan kesatuan bangsa. Baik dalam proses Pilkada ataupun setelah Pilkada berlangsung.

“Persatuan dan kesatuan bangsa menjadi tanggungjawab kita semua. Sebagai kader Pemuda Pancasila, kita harus mampu menjaga persatuan dan kesatuan agar tidak terkoyak akibat Pilkada. Intruksi Ketua Umum Pemuda Pancasila sangat jelas, jangan sampai kita pecah karena beda pilihan dalam Pilkada. Apalagi ada beberapa kader Pemuda Pancasila yang maju dalam Pilkada,” ujar Bamsoet usai rapat koordinasi Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila dengan Majelis Pimpinan Wilayah seluruh Indonesia secara virtual dari Bali, Senin malam (27/10/20).

Hadir dalam rakor Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila, selain Ketua Umum Japto Soerjosoemarno, Sekjen Arief Rahman, Para Wakil Kerua Umum dan para ketua wilayah dari seluruh Indonesia.

Ketua DPR RI ke-20 ini mengingatkan menjelang Pilkada akan ada pihak-pihak yang memanfaatkan perbedaan untuk menyulut api permusuhan. Tidak ada larangan berbeda pendapat dalam Pilkada, tetapi hati harus tetap dipersatukan dalam bingkai NKRI.

“Sangat penting dipahami bahwa beberapa menit di bilik suara akan menentukan masa depan bangsa. Namun, jangan sampai masa depan bangsa justru hancur karena berbeda pilihan dalam Pilkada,” tegas Bamsoet.

Karenanya, Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini mengajak semua elemen bangsa menghormati perbedaan yang ada. Jika ada perbedaan pendapat bisa diselesaikan dengan cara dialog dan musyawarah, sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

“Perbedaan pasti selalu ada. Perluas hati dan pikiran untuk selalu membuka ruang dialog. Melalui ruang dialog kita bisa saling menguatkan satu dengan yang lain,” pungkas Bamsoet. (Dwi)

Continue Reading














Kategori

Topik Terkini

Trending