Connect with us

RAGAM

Badi Farman Lantik 6 HMI MPO Komisariat Se-Cabang Kendari

Published

on

KabaRakyat.com | Kendari – Dalam sebuah organisasi pada dasarnya akan mengalami amandemen kepengurusan dalam mempertahankan produktifitas agar tidak terjadi kefakuman atau stagnasi. Apa pun itu tentunya keberhasilan sebuah organisasi standar utama adalah keberlanjutan proses regenarasi berupa kaderisasi dan pergantian fungsionaris.

Latar belakang tadi kemudian diamalkan oleh HMI dalam perhelatan akbar berupa pelantikan bersama HMI Komisariat Se-Cabang Kendari, yaitu Komisariat Ibnu Sina, Komisariat FPIK, Komisariat FIHIL, Komisariat Pertanian, Komisariat Peternakan dan Komisariat Bulan Sabit, pada hari Senin (11/1/2021) Pukul 20.00 WITA bertempat di HOTEL ESTATE Kendari, dengan tema “Merajut Bingkai Ukhuwah Lintas Komisariat Demi Mewujudkan HMI Yang Lebih Futuristik Dan Modern”.

Kegiatan yang diselenggarakan ini membangun semangat perjuangan di mata setiap kader di tengah nuansa pandemi yang belum usai ditambah pembatasan aktifitas yang belum kembali normal layaknya sebelumnya terutama Kampus sebagai basis massa dari organisasi ini.

Ketua Panitia kegiatan Hazlan mengungkapkan, bahwa ditengah keadaan yang belum stabil kepanitiaan mengerjakan semuanya tanpa rasa lelah juga amanah sesuai dengan tupoksi yang telah diberikan.

“Terima kasih banyak kepada seluruh kepanitiaan yang konsisten dalam menjalankan tupoksinya masing-masing walau dalam keadaan yang sulit ini untuk itu segala kerjasama panitia saya ucapkan banyak terima kasih dan apabila ada kekurangan di mohon maaf yang sebesar-besarnya,” kata Hazlan.

Ia pun menambahkan,  kepada Ketua Umum HMI Komisariat Se-Cabang Kendari yang baru agar dapat mendatangkan anugrah berupa prestasi.

Badi Farman selaku Ketua Umum HMI MPO Cabang Kendari menitipikan pesan kepada kepengurusan yang baru dilantik agar dapat berkreasi dan berinovasi dalam hal apapun, namun tidak lupa dengan Visi dan Misi Ke-HMI-an.

“Saya ingin menyampaikan catatan kecil bagi kepengurusan yang baru saja yang di lantik silakan beruforia dalam hal berkreasi dan inovasi. Silakan bereksperimen dalam proses perkembangan kader, akan tetapi jangan lupa dan harus terpatri kepada kepengurusan ini bahwa ada Visi dan Misi keHMIan yang wajib dilaksanakan oleh kader-kader HMI,” tuturnya.

Badi menambahkan, 6 Komisariat yang baru saja di lantik ini dan akan ada lagi beberapa Komisariat yang akan dilantik secara bersama-sama dan hanya tinggal tunggu tanggal pelantikannya saja.

Agenda tersebut dihadiri oleh beberapa organisasi, diantaranya GMNI Cabang Kendari, PMKRI Cabang Kendari, HIPPEMASURA dan IPMAL.

RAGAM

Harga Singkong Anjlok, KITA Teriak Soal Nasib Petani

Published

on

By

LAMPUNG – Sekretaris Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA), Ayep Zaki berharap harga singkong di tingkat petani bisa meningkat yang saat ini hanya sebesar Rp 500 per Kg menjadi Rp 1000 per Kg.

Zaki mengatakan, harga singkong saat ini terlalu rendah. Akibatnya, keuntungan petani semakin mencekik. Fakta itu ditemukan usai menggelar ‘blusukan’ ke sentra pertanian singkong di Desa Terbanggi Besar, Lampung Tengah.

“Saya berharap kepada pemerintah daerah atau pemerintah pusat untuk mendengarkan keluh kesah petani singkong. Harga singkong serapan pabrik terlalu rendah yakni Rp 660 namun ada potongan 20 persen sehingga petani hanya mendapat harga Rp 500 per Kg,” jelas Zaki kepada wartawan, Senin (18/1).

KITA kemarin (17/1), melakukan kegiatan monitoring tim ketahanan pangan yang digagas KITA dan Forum Kerukunan Doa Bangsa (FKDB) bersama dengan Baharkam Polri di Terbanggi Besar, Lampung Tengah.

Monitoring itu dilakukan untuk membantu petani meningkatkan produktivitas pertaniannya. Program monitoring ini mulai membuahkan hasil, pada saat panen kemarin, produksi singkong meningkat dari rataan 2,5 Kg pada panen perdana, menjadi rataan 3 Kg.

“Kita akan genjot produktivitasnya menjadi rataan 3,5 Kg pada saat panen,” imbuh Zaki.

Tim ketahanan pangan bentukan KITA, FKDB yang berkoordinasi dengan Baharkam Polri akan terus berkeliling ke sentra-sentra pertanian masyarakat untuk mendukung kedaulatan pangan nasional. (MM)

Continue Reading

RAGAM

Hermanto Serahkan Sembako Kepada Korban Banjir di Dapil

Published

on

By

SOLOK- Anggota DPR RI Dapil Sumbar I Hermanto dalam kunjungan kerjanya di daerah pemilihan menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat korban banjir di Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Solok. Di Solok Selatan, sembako diserahkan kepada warga Jorong Kampung Tarandam, Nagari Pasar Muaralabuh, Kecamatan Sungai Pagu. Sedangkan di Solok penyerahan dilakukan kepada warga Jorong Balai Pinang, Nagari Muaro Paneh, Kecamatan Bukit Sundi.

“Bantuan sembako ini merupakan rangkaian dari aktivitas kepedulian Partai Keadilan Sejahtera kepada masyarakat yang terkena musibah. Sekalipun banjir sudah surut, tetap ada bantuan,” papar Hermanto dalam sambutannya sebelum penyerahan bantuan.

Kepada para penerima sembako, Hermanto berharap agar bantuan yang diterima bermanfaat dan barokah. “Bantuan ini wujud kepedulian PKS kepada masyarakat, jangan dilihat dari besar dan kecilnya bantuan. Dengan cara pandang seperti itu maka semoga baik yang memberi maupun yang menerima bantuan diberkahi,” ucap legislator dari FPKS.

Belum lama ini, akibat hujan deras yang berkepanjangan, terjadi banjir di kedua lokasi tersebut. “Saat banjir melanda, relawan PKS telah dengan sigap membantu warga disini diantaranya dengan membuka dapur umum,” ungkap Hermanto.

“Bantuan kali ini merupakan kelanjutan dari bantuan tersebut,” pungkas legislator dari Komisi IV DPR RI ini.

Dalam kegiatan penyerahan bantuan di Solok Selatan, Hermanto didampingi Ketua DPD PKS Ari Hendratno dan 2 anggota DPRD Kabupaten Solok Selatan yaitu: Dedi Arisandi dan Mon Nofrizal. Hadir juga tokoh muda setempat Effendi Muharram.

Sedangkan dalam kegiatan penyerahan bantuan di Kabupaten Solok, Hermanto didampingi 3 Anggota DPRD Kabupaten Solok dari FPKS yaitu: Nazar Bakri yang juga Ketua DPD PKS setempat, Yusferdizen dan Nosa Eka Nanda. Hadir juga tokoh muda setempat Roi Yurnades. (Joko)

Continue Reading

RAGAM

Patut Dicontoh! Anggota DPR yang Ikut Mengungsi Akibat Gempa Sulbar

Published

on

By

MAMUJU – Gempa melanda Sulawesi Barat (Sulbar) dengan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Majene yang terasa hingga Mamuju, Jumat (15/1/2021) pukul 01:28:17 WIB lalu tak hanya menjadi duka bagi rakyat biasa.

Namun, jadi duka bagi Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Sulbar. Seperti foto yang viral di sejumalh grup Whatsapp, adalah Suhadi Duka, Anggota Komisi IV DPR RI ikut mengungsi di tenda pengungsian bersama keluarga.

Ia lakukan itu untuk mencari rasa aman. Mengingat gempa susulan masih kadang terasa.

゛Betul. Saya ikut mengungsi bersama keluarga. Mengingat rumah saya ikut rusak, retak-retak,゛kata Suhardi Duka saat dihubungi terkait kebenaran foto yang sedang viral itu, Ahad (17/1/2021).

Suhardi Duka mengaku, dengan ikut mengungsi bersama keluarga karena merasa aman dengan meninggalkan rumah. Menurut Suhardi Duka gempa yang berisiko tsunami itu masih kadang datang sehingga warga memilih mengungsi keluar rumah.

゛Ya, doakan kami warga Sulbar agar dengan ujian ini, kami bisa tabah dan bersabar melewati cobaan ini. Saat ini masih tidur di pengungsian tempat ke tinggian dan jauh dari laut,゛ujar Suhardi Duka yang tercatat sebagai politisi Demokrat ini.

Seperti dalam foto yang viral, Suhardi Duka tampak sedang bersiap-siap tidur malam dalam suasana tenda pengungsi bersama keluarga. Suhardi Duka bersama anak dan istri. Lengkap dengan bantal dan guling.

Seperti diberitakan sebelumnya, Episenter gempa tersebut terletak pada koordinat 2.98 LS 118.94 BT yang berada di darat 6 kilometer Timur Laut Majene.

Data dari BPBD Mamuju, hingga kini korban meninggal jumlah korban jiwa dalam gempa bumi Sulawesi Barat (Sulbar) berdasarkan data terbaru hingga Minggu pukul 02.00 WIB (17/1/2021) sebanyak 56 orang. Sebanyak sembilan orang berasal dari Kabupaten Majene sementara di Mamuju berjumlah 47 korban.

BNPB kemudian menginformasikan bahwa, di Kabupaten Majene ada 12 orang terdata luka berat, ± 200 orang luka sedang dan ± 425 orang luka ringan. Sementara ada ± 15.000 orang warga Majene terpaksa mengungsi. Di Kabupaten Mamuju, ada 189 orang luka berat/rawat inap akibat gempa ini.

Dan kerugian material berupa kerusakan pada Hotel Maleo dan Kantor Gubernur Sulbar mengalami rusak sangat berat. Bahkan jaringan listrik dikabarkan masih mengalami pemadaman akibat gempa. (HMS)

Continue Reading














Kategori

Topik Terkini

Trending