Connect with us

NASIONAL

Bakornas LKMI PB HMI Resmi Dilantik di Jakarta

Published

on

Jakarta – Pelantikan Badan Koordinasi Nasional Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (Bakornas LKBHMI PB HMI) telah berlangsung di Gedung BPPK Jakarta. 

Pelantikan tersebut diawali dengan acara Seminar Nasional yang dihadiri langsung oleh Menteri Kesehatan (Menkes) RI Nila Djuwita F. Moloek, Driektur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan RI Fachmi Idris dan Direktur Kesehatan Reproduksi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia (BKKBN RI) Widwiono sebagai Keynote Speech. 

Adapun tema acara yang diangkat adalah “Health Collaboration ; Menuju Indonesia Sehat dan Berkualitas”.

Nila Moloek mengatakan, Health collaboration adalah salah satu kunci dalam mendorong Indonesia lebih sehat kedepannya. Upaya pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan saat ini dengan mendorong pemerataan tenaga kesehatan di seluruh Indonesia terutama di daerah terluar yang memiliki tenaga kesehatan yang sangat minim. 

“Nusantara Sehat (NS) merupakan salah satu program yang sudah dijalanakan. Health Collaboration sudah menjadi kemampuan dasar yang wajib dimiliki bagi seluruh NS dan tenaga kesehatan di seluruh Indonesia,” ujar Menkes Nila. Sabtu, (22/3/2019).

Sedangkan Fachmi Idris dalam pemamaparannya mengatakan bahwa, health collaboration sangat penting dalam

mewujudkan kesehatan yang berkualitas.

“Ego profesi harus ditekan, semua tenaga kesehatan memiliki posisi yang sama. Di era saat ini kolaborasi sangat penting untuk dilakukan,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Kesehatan Reproduksi (Kespro) yang mewakili kepala BKKBN RI mengatakan bahwa, untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas tentunya hal yang paling penting adalah adanya kolaborasi tenaga kesehatan

“Sebab, peran tenaga kesehatan dalam mencegah terjadinya stunting, mencegah pernikahan dini, dan mencegah bayi berat lahir rendah sangatlah dibutuhkan,” tukasnya.

Kemudian, Refil selaku Direktur Bakornas yang ditetapkan oleh PB HMI, menyatakan bahwa, Bakornas LKMI merupakan wadah yang terdiri dari lintas profesi kesehatan di Indonesia, kemampuan dalam berkolaborasi akan terlatih disetiap proses yang dijalaninya selama ber LKMI.

Setelah itu dilanjutkan dengan kegiatan pelantikan Pengurus Bakornas LKMI PB HMI Periode 2018-2020. (ari)

NASIONAL

Ikalibels Jakarta Santuni Yatim dan Dhuafa

Published

on

Jakarta – IKALIBELS Terus Bergerak Bermanfaat Lewat Santunan Anak Yatim Di Bulan Ramadhan

Berbagi rezeki di Bulan Suci Ramadhan merupakan kewajiban setiap insan untuk berbagi khususnya Santunan Anak Yatim dan Duafa Di Bulan Ramadhan.

Ketua Panitia Atang Kusnaidi, mengatakan Kegiatan sosial bertema bukber dan Santunan Anak Yatim, sekalian kami Merajut Tali Silaturahmi Serta Saling Berbagi antara keluarga Alumni IKA LIBELS.

“terlaksananya kegiatan ini merupakan partisipasi dan donasi keluarga IKALIBELS lintas angkatan.”, paparnya, di kantor DPP Ikalibels Jakarta, Minggu (19/05/2019)

Sedangkan Ketua Umum Ikalibels
H. Dadang Tompro mengatakan, Saya mengapresiasi kegiatan ini. Selain menyambung tali silaturahmi alumni, juga dapat memupuk rasa sosial. Saya berharap kegiatan ini dapat terus diselenggarakan setiap tahunnya.”

“Saya merasa senang kegiatan bisa berjalan lancar dan menambah kekompakan antar angkatan IKALIBES Jakarta yang telah  ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini,” tuturnya

Dalam kesempatan ini, selain Wakil Kepala SMAN 15 Sagam, Pembina Ikalibels Jakarta Joelioes Joesoef, juga Walikota Jakarta Utara yg diwakilkan oleh Kepala Bagian Kesra Darmawan secara simbolis menyerahkan santunan tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Kabag Kesra Jakarta Utara Darmawan menyampaikan, bahwa Walikota sangat berapresiasi terhadap program santunan ini, apalagi Ikalibels Jakarta adalah organisasi perkumpulan/komunitas alumni satu satunya di Jakarta yg memiliki legalitas administrasi organisasi yg lengkap :

*1. Punya Legalitas Kemenhumham RI*

*2. Memiliki Pendaftaran Hak Merk/Hak Patent Kemenhumham RI*

*3. Memiliki Pendaftaran sebagai Organisasi Kemasyarakatan Kesbangpol*

*4. Memiliki Surat Ijin Usaha Menengah Kecil yg direferensikan oleh Disparbud DKI Jakarta*

*5. Memiliki Surat MoU Bhakti sosial terprogram dengan PMI Jakarta Utara, dan segera menyusul untuk membuat MoU dengan UMKM dalam usaha pengembangan usaha mikro dan kreatif*

Untuk itu diharapkan sesuai undang undang yang berlaku agar organisasi/perkumpulan/komunitas alumni atau lainnya dapat dihimbau oleh Suku Badan Kesbangpol atau Sudin Pendidikan untuk memiliki sprt Ikalibels Jakarta ini agar secara organisasi jelas visi misi, azas dan tujuannya, tambah Darmawan.

Dalam acara tersebut diawali temu kangen para alumni lintas angkatan dan juga peserta yang hadir sekitar 400 orang di dalam acara ini, mulai dari undangan tiap angkatan, para yatim piatu dari tiap alumni, dhuafa serta para pengisi acara.

Selain itu itu turut juga hadirWakil Kepala SMAN 15 Sagam, Pembina Ikalibels Jakarta Joelioes Joesoef, juga Walikota Jakarta Utara yg diwakilkan oleh Kepala Bagian Kesra Darmawan secara simbolis menyerahkan santunan tersebut.

Continue Reading

NASIONAL

Firman Soebagyo Ajak Rakyat Bersabar Tunggu KPU Umumkan Hasil Pemilu 2019

Published

on

By

PATI – Politisi Senior Partai  Golkar Firman Soebagyo (FS) mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara pemilu baik KPU dan Bawaslu yang telah berjuang agar penyelenggaran pemilu serentak 2019 berjalan sukses.

Meski demikian, FS yang juga Anggota Komisi II DPR RI ini menilai masih banyak yang harus dibenahi. Mengingat di sejumlah tempat di tanah air, sesuai laporan yang ada, masih banyak pelanggaran.

“Walaupun dengan keterbatasan waktu dan padatnya agenda yang harus dilakukan penyelenggara alhamdulillah pemilu telah terselenggara lancar, aman dan damai, tidak seperti yang diprediksi banyak orang sebelumnya bahwa pemilu akan terjadi kekacauan, keributan dan lain sebagainya,” jelas FS seperti disampaikan pada wartawan, Sabtu (27/4/2019).

Untuk itu, politisi asal Pati ini menyampaikan, sebagai bangsa yang besar, rakyat Indonesia patut bersyukur dan menghargai karena ternyata bangsa ini sudah menyadari dan memahami apa arti demokrasi dan apa maksud dan tujuan Pemilu ini.

“Kita juga sadar bahwa dalam penyelenggaraan pemilu 2019 ini masih banyak kekurangan dan kelemahannya, namun secara umum kita harsus jujur bahwa penyelanggaraan Pemilu sudah berjalan dengan lacar walaupun banyak menelan korban baik yang sakit maupun meninggal akibat kelelahan dalam menjalankan tugas yang berat ini,” terangnya.

“Marilah kita semua besarkan jiwa dengan segala kekurang dan ketidak sempurnaan ini kedepan dapat kita perbaiki dan sempurnakan bersama baik dari sisi regulasi dan penyelenggaraannya. Tidak ada segala seuatu yang sempurna karena kesempurnaan itu hanya milik Alloh,” papar FS.

Tak lupa juga FS mengajak kepada rakyat Indonesia untuk bersyukur atas capaian tersebut.

“Kepada saudara sebangsa dan setanah air pemilu 17 April 2019 telah usai dan semua penyelenggaraannya telah berjalan dengan tertib, aman dan damai. Dan kita bangsa yang besar patut menyampaikan rasa terima kasih kpd penyelenggara Pemilu, KPU, Bawaslu, Polri dan TNI yang bertugas untuk pengamanan,” ungkap FS.

“Kami sebagai elemen politik juga menghimbau kepada tokoh masyarakat hendaknya semua bersabar menunggu perhitungan dan pengumuman resmi yang telah diberikan mandat oleh UU sebagai penyelenggara Pemilu yang baru saja diselenggarakan ini,” pinta FS.

Juga, lanjutnya, warga masyarakat tak perlu saling memprovokasi melalui penyebaran baik vidio dan Youtube yang saling memprovokasi satu dengen yang lain justru akan dapat mememcah belah persatuan, kesatuan dan keutuhan bagsa ini.

“Mari kita saling meghormati dan menghargai perbedaan karena inilah esensi demokrasi adalah kalau ada perbedaan dan kalau tidak ada perbedaan itu namanya otoriter dan kita akan kembali seperti masa lalu. Bangsa ini harus maju dan tantangan kita sebagai bangsa semakin besar dan konsekwensi dari globalisasi politik dan ekonomi,” tegas FS.

Bagi politisi asal Dapil Jawa Tengah III iji, kemajuan teknologi membuat dunia ini serasa semakin sempit, semakin terbukanya informasi.

“Maka kalau kita tidak hati-hati dan waspada kita akan terbawa arus kegelapan dan kesalah pahaman yg fatal dan merugikan kita sendiri. Mari kita tegakkan kedaulan kita sebaagai bangsa yang besar melalui pemilu yang sudah berjalan karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai kerja keras dan hasil perjuangannya sendiri. Saya yakin kita bisa,” pungkas FS.  (HMS)

Continue Reading

NASIONAL

PB HMI : Apresiasi Kerja Keras TNI-Polri dalam Mengawal Pemilu 2019

Published

on

Jakarta –Pada kesempatan ini, PB HMI ingin mengajak kepada seluruh rakyat Indonesia untuk menyampaikan rasa syukur yang mendalam kehadirat Illahi Rabbi.

“Karena proses konsolidasi demokrasi di negara kita tercinta Indonesia menunjukkan hasil yang menggembirakan yang ditandai dengan angka partisipasi pemilih yang mencapai hingga 80% lebih,” ucap Abdul Rabbi Syahrir selaku Bendahara Umum PB HMI melalui keterangan tertulisnya yang dikirim ke media ini. Jumat, (19/4/2019).

Selanjutnya terkait hasil pemilu 2019, Rabbi mengatakan, sebagai warga negara yang baik marilah sama-sama kita menghormati proses yang sedang berjalan dengan menyerahkan keputusan yang bersifat final dan mengikat kepada KPU.

“Karena KPU sebagai lembaga yang legitimate dan kalau ada sesuatu yang dinilai janggal selama proses pemilu berlangsung serahkan dan laporkan kepada pihak berwenang,” tegas dia.

Tidak lupa juga, PB HMI sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak penyelenggara yang mengedepankan  netralitas dan profesionalitas dalam menjalankan tugasnya.

“Dan apresiasi juga terkhusus kepada TNI-Polri yang telah bekerja keras mengawal pesta demokrasi ini sehingga proses pemilu 2019 berjalan lancar, aman dan damai serta mampu menjaga suasana Kamtibmas tetap kondusif,” ujarnya.

Terakhir, PB HMI menghimbau kepada seluruh kader HMI se-nusantara dan seluruh masyarakat Imdonesia untuk turut serta mengawal keberhasilan proses konsolidasi demokrasi ini agar menghasilkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang berkualitas dan bermartabat. (ari)

Continue Reading
Advertisement
TEKNOLOGI26 menit ago

Lambat Tangani Polemik BPD, Kadis PMD dan Camat di Buton Diminta Mundur Lintasparlemen, BUTON – Polemik Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Manuru, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara hingga saat ini tidak ada penyelesaian yang pasti. Hal itu dapat dilihat belum ada kepastian mengenai dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh panitia pemilihan BPD Manuru. “Bupati diminta agar mencopot Kadis PMD dan Camat Siotapina karena lambat menangani polemik pemiihan BPD Manuru,” kata Pemerhati Pemerintahan Desa Kabupaten Buton, Muhammad Risman kepada Lintasparlemen.com, Kamis (30/5/2019) malam. Risman meminta agar Bupati Buton segera memanggil Kepala PMD dan Camat Siotapina untuk menjelaskan dan menyelesaikan persoalan tersebut sebelum nantinya bisa menghambat proses penyelenggaraan pemerintahan. “Masalah ini sudah lama di suarakan dan ini juga sebagai peringatan kepada Bupati Buton agar lebih fokus memberikan perhatian kepada persoalan-persoalan di desa,  Bupati jangan juga hanya melantik tetapi di harapkan segala proses yang di laksanakan oleh bawahanya di perhatikan jika ada kesalahan maka harus di tindak karena jangan sampai merugikan pemerintahan terutama La Bakry sebagai Bupati Buton,” ujarnya. Menurut Risman, persoalan tersebut terkesan diabaikan oleh Kadis PMD, Awaluddin dan Camat Siotapina, La Rahadi. Sebab, polemik pemilihan BPD Manuru yang diduga cacat hukum itu hingga kini belum juga ditindaklanjuti. “Sehingga saya meminta ketegasan Bupati Buton untuk mencopot Kepala DPMD dan Camat Siotapina jika tidak menyelesaikan permasalahan pemilihan BPD Manuru,” tegasnya. Risman menduga lambatnya penanganan persoalan tersebut dikarenakan Kadis PMD dan Camat Siotapina tidak memahaminya tupoksinya. Ia juga menduga pada persoalan itu ada indikasi keberpihakan instansi terkait dalam hal ini DPMD dan Camat Siotapina. “Dan itu berbahaya. Maka saya meminta kepada Bupati Buton harus tegas bila perlu copot mereka karna dampaknya akan kepada pemerintahan daerah di bawah kepemimpinan La Bakry sebagai Bupati,” pintanya. (La Ode Ali)

NASIONAL1 minggu ago

Ikalibels Jakarta Santuni Yatim dan Dhuafa

NASIONAL1 bulan ago

Firman Soebagyo Ajak Rakyat Bersabar Tunggu KPU Umumkan Hasil Pemilu 2019

POLITIK1 bulan ago

Ramalan DPP KNPI Terbukti: Jokowi Terpilih Kembali

HUKUM1 bulan ago

Bakornas LKBHMI PB HMI Minta Polri Usut Tuntas Kasus Novel dan Skandal Buku Merah

NASIONAL1 bulan ago

PB HMI : Apresiasi Kerja Keras TNI-Polri dalam Mengawal Pemilu 2019

NASIONAL1 bulan ago

DPP Gelar Nusantara Apresiasi Kinerja TNI-Polri

POLITIK1 bulan ago

Quick Count Unggul, Seknas Jokowi : Rakyat Masih Ingin Jokowi Melanjutkan Pemerintahan

RAGAM1 bulan ago

Sertifikat Tanah 12 Desa di Lampung Dibantu Seknas Jokowi dan Mappan

POLITIK1 bulan ago

Vote Indeknews.com, Tri Agus Bayususeno atau TAB Duduki Posisi Kedua

NASIONAL1 minggu ago

Ikalibels Jakarta Santuni Yatim dan Dhuafa

TEKNOLOGI26 menit ago

Lambat Tangani Polemik BPD, Kadis PMD dan Camat di Buton Diminta Mundur Lintasparlemen, BUTON – Polemik Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Manuru, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara hingga saat ini tidak ada penyelesaian yang pasti. Hal itu dapat dilihat belum ada kepastian mengenai dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh panitia pemilihan BPD Manuru. “Bupati diminta agar mencopot Kadis PMD dan Camat Siotapina karena lambat menangani polemik pemiihan BPD Manuru,” kata Pemerhati Pemerintahan Desa Kabupaten Buton, Muhammad Risman kepada Lintasparlemen.com, Kamis (30/5/2019) malam. Risman meminta agar Bupati Buton segera memanggil Kepala PMD dan Camat Siotapina untuk menjelaskan dan menyelesaikan persoalan tersebut sebelum nantinya bisa menghambat proses penyelenggaraan pemerintahan. “Masalah ini sudah lama di suarakan dan ini juga sebagai peringatan kepada Bupati Buton agar lebih fokus memberikan perhatian kepada persoalan-persoalan di desa,  Bupati jangan juga hanya melantik tetapi di harapkan segala proses yang di laksanakan oleh bawahanya di perhatikan jika ada kesalahan maka harus di tindak karena jangan sampai merugikan pemerintahan terutama La Bakry sebagai Bupati Buton,” ujarnya. Menurut Risman, persoalan tersebut terkesan diabaikan oleh Kadis PMD, Awaluddin dan Camat Siotapina, La Rahadi. Sebab, polemik pemilihan BPD Manuru yang diduga cacat hukum itu hingga kini belum juga ditindaklanjuti. “Sehingga saya meminta ketegasan Bupati Buton untuk mencopot Kepala DPMD dan Camat Siotapina jika tidak menyelesaikan permasalahan pemilihan BPD Manuru,” tegasnya. Risman menduga lambatnya penanganan persoalan tersebut dikarenakan Kadis PMD dan Camat Siotapina tidak memahaminya tupoksinya. Ia juga menduga pada persoalan itu ada indikasi keberpihakan instansi terkait dalam hal ini DPMD dan Camat Siotapina. “Dan itu berbahaya. Maka saya meminta kepada Bupati Buton harus tegas bila perlu copot mereka karna dampaknya akan kepada pemerintahan daerah di bawah kepemimpinan La Bakry sebagai Bupati,” pintanya. (La Ode Ali)

Kategori

Topik Terkini

Trending