Connect with us

NASIONAL

Bamsoet Minta PPAT Bantu Permudah Pengurusan Akta Tanah

Published

on

JAKARTA – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan selain sandang dan pangan, kebutuhan papan juga menjadi kebutuhan pokok rakyat yang telah dijamin dalam konstitusi. Pasal 27 ayat 2 konstitusi secara jelas menegaskan bahwa tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.

“Dengan demikian, jaminan hak atas tanah di mana rakyat bernaung dan berusaha, menjadi prasyarat penting yang harus dimiliki. Disinilah peran penting Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) yang harus memberikan kejelasan legalitas dan hak hukum atas kepemilikan tanah masyarakat. Tak heran jika Presiden Joko Widodo juga sangat concern terhadap hal ini,” ujar Bamsoet dalam Temu Tokoh bersama Pengurus Pusat Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PP IPPAT), di MPR RI, Kamis (19/11/20).

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, dalam pandangan Presiden Joko Widodo, pelayanan pengurusan legalisasi hak kepemilikan atas tanah masyarakat masih memerlukan banyak pembenahan, karena proses pengurusannya dinilai masih lambat dan melalui prosedur berbelit. Karena itulah, pada beberapa kunjungan kerja ke daerah, presiden beberapa kali melaksanakan program pembagian sertifikat tanah secara gratis.

“Kebijakan tersebut harus menjadi cambuk bagi seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong penyederhanaan pelayanan pengurusan tanah rakyat. Misalnya, melalui pemangkasan dan pembenahan birokrasi,” jelas Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menerangkan, berbagai upaya memang telah dilakukan demi menjamin terpenuhinya kebutuhan legalisasi kepemilikan tanah rakyat. Antara lain program percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

“Meliputi pengumpulan, pengolahan, pembukuan dan penyajian serta pemeliharaan data fisik dan pemberian tanda bukti untuk bidang tanah yang sudah ada hak di atasnya, baik itu hak milik, hak guna usaha, hak guna bangunan, ataupun hak pakai. Tujuannya jelas, untuk memberikan kepastian dan perlindungan hukum atas hak tanah masyarakat,” terang Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini menambahkan, dalam mewujudkan visi Indonesia Maju, beberapa langkah prioritas telah ditetapkan oleh pemerintah. Dua diantaranya terkait penyederhanaan regulasi dan reformasi birokrasi, dalam rangka optimalisasi fungsi pelayanan publik pada berbagai sektor. Sehingga bisa memastikan kebijakan layanan publik benar-benar tersampaikan dan diterima manfaatnya oleh rakyat.

“IPPAT dapat mengambil peran dalam mendorong dilakukannya penyederhanaan dan kemudahan. Sehingga masyarakat dapat mengurus pembuatan akta tanah dengan cepat dan tidak bertele-tele,” tandas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menekankan, pelayanan cepat bukan berarti menghilangkan prinsip kehati-hatian. Mengingat adanya berbagai implikasi hukum dalam setiap penerbitan dokumen legal. Karena itu, peningkatan kompetensi dan kapasitas sumber daya manusia juga menjadi prasyarat mutlak dalam peningkatan mutu pelayanan publik yang dijalankan oleh setiap PPAT.

“Diperlukan komitmen kuat dan kesadaran kolektif untuk melakukan perubahan ke arah perbaikan secara komprehensif. Agar berdaya guna, upaya tersebut juga harus diimbangi dengan upaya peningkatan produktivitas kinerja, sehingga orientasi kita tidak terpaku pada proses pelayanan publik, tapi harus berorientasi pada hasil-hasil yang secara nyata dapat dirasakan oleh masyarakat,” pungkas Bamsoet. (dwi)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NASIONAL

Bamsoet: Jalur Khusus Sepeda Perlu Dilengkapi Proteksi Pembatas

Published

on

By

JAKARTA – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong berbagai pemerintah daerah agar dalam menyiapkan jalur khusus sepeda di beberapa ruas jalan, bisa turut dilengkapi dengan proteksi pembatas. Misalnya menggunakan tanaman sebagai pembatas jalan, sehingga kendaraan bermotor tak bisa masuk ke jalur khusus sepeda. Dengan demikian bisa meminimalisir terjadinya kecelakaan di jalan raya.

“Sebagai langkah awal, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bisa menjadi lokomotifnya. Jalur khusus sepeda di kawasan Sudirman – Thamrin yang sudah bagus, misalnya, dengan sedikit sentuhan kreatifitas bisa dimaksimalkan penggunaannya dengan ditambahkan pembatas berupa tanaman. Selain untuk mempercantik wajah jalan raya, juga bisa menjaga pesepeda dari berbagai gangguan pengendara kendaraan bermotor,” ujar Bamsoet saat membuka Gowes Bareng dan Reuni Pembalap dan Perally 3 Jaman, di Jakarta, Sabtu (5/12/20).

Calon Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini menjelaskan, para peserta yang mengikuti acara ini akan menggoes sepeda mengelilingi Ibu Kota DKI Jakarta sejauh 35 Km. Dengan rute Warung Solo Kemang – Warung Buncit – Gatot Subroto – Semanggi – Bundaran HI – Semanggi – Pattimura – Prapanca – dan finish kembali di Warung Solo Kemang.

“Karena jalur khusus sepeda yang tersedia belum memiliki proteksi, maka pesepeda harus tetap waspada. Utamakan keselamatan berkendara. Jangan sampai niat baik berolahraga untuk menyehatkan badan dan meningkatkan imunitas tubuh, malah berujung pada kecelakaan akibat keteledoran,” jelas Bamsoet.

Ketua DPR RI ke-20 ini menerangkan, kesadaran masyarakat menggunakan sepeda sebagai moda transportasi semakin hari terus meningkat. Terlebih sejak pandemi Covid-19, masyarakat mulai marak menggunakan sepeda, bukan hanya sebagai sarana berolahraga melainkan sebagai sarana mobilitas sehari-hari.

“Mobilitas menggunakan sepeda juga sangat ramah lingkungan, lantaran tak ada gas buang yang menghasilkan polusi udara. Karenanya pemerintah daerah di berbagai wilayah, khususnya di daerah yang masih terus melakukan pembangunan infrastruktur, harus menyiapkan jalur khusus sepeda dengan proteksi. Jangan sampai pembangunan jalan yang lebar, malah hanya dinikmati pengendara kendaraan bermotor saja,” pungkas Bamsoet. (dwi)

Continue Reading

NASIONAL

Di Atas Bukit Pulai Padar, Bendera KITA Berkibar

Published

on

By

NTT – Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) Banten mengibarkan bendera kebesaran KITA di atas bukit Pulau Padar, Taman Nasional Komodo , Labuan bajo Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kegiatan yang dilakukan sejumlah pengurus dari KITA wilayah Banten itu dilakukan untuk mengenalkan destinasi wisata unggulan Indonesia kelas dunia kepada publik.

Ketua KITA Banten, Handi Jatna berharap, apa yang dilakukanya ini menginspirasi khalayak untuk berkunjung ke destinasi wisata unggulan di Tanah Air agar semakin digandrungi wasatawan baik domestik maupun mancanegara.

“Labuan bajo seperti kita ketahui merupakan destinasi wisata prioritas pemerintah. Kita perlu mendukung upaya pemerintah untuk menggaet devisa dari bisnis pariwisata Indonesia,” ujar Handi kepada wartawan, Senin (30/11).

Handi juga mengajak masyarakat Indonesia untuk berbondong-bondong meramaikan objek-objek wisata di Indonesia khususnya ke Labuan Bajo. Menurutnya, di sana banyak objek wisata kelas dunia seperti Pulau Komodo yang menyajikan keindahan kekayaan laut nusantara yang menjadi surga para penyelam.

Handi bersama 2 rekan lainnya yakni Andrew Nawruz dan Mia Amithya selanjutnya bakal mengibarkan bendera Merah Putih dan Bendera KITA didasar laut Alor.

“Bendera KITA berkibar di atas gunung dan di dasar laut melambangkan semangat persatuan dan kesatuan di atas bumi pertiwi yang sangat kaya dan indah,” pungkasnya. (MM)

Continue Reading

NASIONAL

Sekjen PBB Ajak Kader dan Warga Doakan Kesembuhan untuk KH Said Aqil Siradj

Published

on

By

KabaRakyat.com | JAKARTA – Sekretaris Jenderal DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Afriansyah Noor mendoakan kesembuhan untuk Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj yang positif terinfeksi covid-19. Afriansyah meminta kepada para kader PBB atau warga Nahdliyin untuk mendoakan Said Aqil sehat dan sembuh dari Covid-19. (lebih…)

Continue Reading














Kategori

Topik Terkini

Trending