Connect with us

NASIONAL

DPP KNPI & REPNAS Hadiri Pemutaran dan Diskusi Film Pendek KAMI

Published

on

Jakarta – Menjelang pemilihan umum 2019 sekelompok pemuda yang menamakan dirinya Kaukus Anak Muda Indonesia (KAMI) menggelar agenda pemutaran film dan diskusi Festival Film Pendek. Hari ini merupakan penghargaan nominasi pemenang ajang festival film pendek tersebut.

Acara festival film pendek ini dihadiri oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI), Relawan Pengusaha Nasional (REPNAS), dan pemenang nominasi festival film pendek KAMI. acara ini diselenggarakan guna memerangi informasi hoax yang sudah mulai menyebar dikalangan masyarakat lewat kompetisi film pendek.

KAMI hadir untuk mewadahi para pemuda dalam mengimplementasikan konsep dan gagasan, untuk menangkal hoax yang telah menyebar di kalangan masyarakat.

“Dalam agenda festival ini, kumpulan film pendek karya peserta diharapkan menjadi stimulus bagi para kaum millenial untuk mengkonsumsi informasi-informasi yang benar adanya. Serta menjadi konsep counter dalam menangkal isu hoax,” tegas Abdul Rosyid Ketua Umum DPP KAMI. Kamis, (31/1/2019).

Pada zaman now yang diisi banyaknya kaum millennial, keterbukaan informasi serta kecepatan penyebarannya susah untuk dibendung. Oleh karenanya hadirnya festival film pendek ini menjadi energi positif bagi masyarakat agar mampu mendapatkan informasi yang baik lewat adanya film film yang dibuat oleh anak-nak seluruh daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Ilham Akbar mengatakan bahwa saat ini adalah waktunya para pemuda untuk mengambil peran strategis di era millenial. Dari pihak REPNAS sangat mengapresiasi dan menyambut positif kegiatan ini.

“Kami sangat mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini, disamping karena kegiatan ini menjadi panggung penyaluran kreatifitas anak-anak muda, film-film pendek karya mereka yang difestivalkan ini juga dapat menjadi medium edukasi yang efektif dalam mengabarkan hal-hal positif serta menangkal meluasnya informasi-informasi negatif dan kabar-kabar hoax di publik kita hari-hari ini, pungkas Ilham.

“Kegiatan semacam ini perlu dibina dan disupport sehingga menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan,” imbuh Ilham Akbar yang merupakan perwakilan dari REPNAS.

Agenda tersebut dimenangkan oleh Tim yang membuat film dengan judul “Anti Hoax” dari sineas film Jakarta, Dana Desa Berdaya dari sineas film Kabupaten Grobogan, kartu Indonesia sehat, sehat terus Indonesia dari sineas film dari Bekasi. Film-film para nominator di putar pada akhir acara festival film pendek KAMI. (ari)

NASIONAL

Hari Ulang Tahun TVONE ke-11: Semoga Terus Menemani Rakyat Indonesia

Published

on

By

JAKARTA – Politisi Senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Habib Aboe Bakar Alhabsyi mengucapkan selamat kepada TVONE yang memasuki usia ke-11 tahun. Habib Aboe ingin TVONE terus berkarya untuk rakyat.

“Sebelumnya saya menyampaikan selamat Atas Hari Ulang Tahun yang ke 11 untuk TV One, semoga terus dapat menemani masyarakat Indonesia, menjadi stasiun TV terdepan dalam memberikan informasi kepada masyarkat, terus menghadirkan inspirasi untuk bangsa dan meneguhkan persatuan NKRI,” jalas Habib Aboe Bakar

Habib Aboe menyampaikan, apa yang dilakukan oleh TVONE hari ini nyaris sempurna, Bang Karno dan teman-teman menyajikan keanekaragaman para anak bangsa dalam satu panggung.

Hari ini seolah, lanjutnya, TVONE mengcapture taman bunga nusantara dalam satu panggung. Sejumlah siaran TVONE berwarna Indonesia karena seluruh aliran politik dan agama dihadirkan dalam program tv tersebut.

“Yang hadir disini beragam, punya banyak pemikiran, memiliki beragam sudut pandang, namun semua duduk bersama dalam satu forum,” terang Habib Aboe.

Habib Aboe menjelaskan, keberagaman adalah kondisi alamiah dari bangsa ini, karenanyalah kita sudah punya slogan Bhineka Tunggal Ika sejak zaman kerajaan dahulu. Ini adalah norma leluhur yang sampai saat ini sangat relevan untuk bangsa dan negara.

“Saya ingin mengingatkan, saat ini kita kerap kali mengedepankan pentingnya keberagaman tanpa menyadari pentingnya persatuan. Jadi jangan kita hanya mempromosikan kebhinekan namun meninggalkan ketunggal ikaan. Ini adalah asset bangsa ini yang harus dipertahankan untuk keberlangsungan NKRI,” terang Habib Aboe.

Continue Reading

NASIONAL

Sengaja Tak Ikut Jumpa Pers Bersama Jokowi, Ketum PB HMI Tegaskan Independensi HMI

Published

on

Jakarta – Organisasi terbesar mahasiswa Islam, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) kembali merayakan hari ulang tahunnya yang ke-72. Acara perayaan tersebut berlangsung di kediaman Ketua Dewan Penasihat Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Akbar Tandjung.

Pada perayaan ulang tahun ini juga turut dihadiri oleh Presiden RI, Joko Widodo, yang datang ke lokasi acara sekitar pukul 19.30 WIB.

Akbar Tanjung mengatakan dalam sambutannya, bahwa kader HMI memiliki komitmen untuk menjaga keutuhan NKRI. Dengan mengutip pemikiran cendekiawan muslim yang juga aktivis HMI, Nurcholish Madjid (alm), Ia menegaskan bahwa dalam diri kader-kader HMI melekat dua nilai, yaitu nilai ke-Islaman dan ke-Indonesiaan.

“Nurcholis Madjid mengatakan, nilai ke-Islaman dan ke-Indonesiaan seperti dua sisi mata uang yang sama, yang tidak bisa dipisahkan,” terangnya. Selasa, (05/2/2019).

Namun tidak seperti biasanya, Ketua Umum PB HMI, Saddam al Jihad, memilih untuk tidak melakukan jumpa pers bersama dengan Presiden RI Joko Widodo. Hal tersebut lantaran untuk menjaga independensi HMI terutama di tengah memanasnya suhu politik menjelang Pilpres 2019.

“Saya sebagai Ketua Umum PB HMI, menegaskan bahwa HMI sebagai putera bangsa menjunjung tinggi sebagai Insan Pemersatu Bangsa dan menegaskan bahwa HMI menjaga Independensinya,” pungkasnya bersama puluhan Ketua Badan Koordinasi (Badko) HMI. 

Dalam kesempatan itu pula, R. Saddam Al Jihad mengajak kader HMI dan seluruh masyarakat Indonesia untuk menyambut tahun politik ini dengan kegembiraan dan penguatan gagasan keindonesiaan yang utuh.

“Dalam kesempatan ini, kami juga mengajak kepada seluruh kader HMI dan masyarakat Indonesia secara umum untuk menyambut tahun politik ini dengan memperkukuh kesatuan sosial kita, memperkuat gagasan nasionalisme kita, agar kita dapat bersatu secara utuh di bawah naungan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tandasnya.

Selain perayaan hari ulang tahun HMI, acara ini juga dihelat sebagai ungkapan syukur atas gelar pahlawan nasional bagi Lafran Pane. Lafran Pane dianugerahi gelar pahlawan pada 2017 melalui Keputusan Presiden RI Nomor: 115/TK/Tahun 2017 tanggal 6 November 2017 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. 

Lafran Pane adalah tokoh pergerakan pemuda dan memprakarsai pembentukan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pada 5 Februari 1947. 

Terlihat sejumlah tokoh dan pejabat negara yang hadir pada acara ulang tahun dan syukuran tersebut, antara lain Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Natsir, dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil. 

Selain itu, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir, anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD. Hadir pula Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (ari)

Continue Reading

NASIONAL

Di Pemilu 2019, KAHMI dan PJ Ketum PB HMI Dukung Jokowi-Ma’ruf

Published

on

Jakarta – Dukungan terhadap Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019 terus berdatangan. Dukungan terbaru disampaikan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dan HMI.

Dukungan disampaikan langsung Ketua Majelis Pembina KAHMI Akbar Tanjung dan didampingi Arya Kharisma sebagai PJ (Penanggung Jawab) Ketua Umum PB HMI bersama Presiden Jokowi. Alasannya, agar Jokowi dapat melanjutkan pembangunan yang telah dirintisnya dalam empat tahun sebelumnya.

“Semoga Pak Jokowi dapat melanjutkan pembangunan yang telah dirintisnya. Kalau setuju tolong diaminkan,” tuturnya dalam acara HUT ke-72 HMI dan syukuran penetapan Lafran Pane sebagai Pahlawan Nasional di kediamannya, Jalan Purnawarman, Jakarta Selatan, Selasa (5/2/2019).

Akbar Tanjung menilai, komitmen pembangunan yang dilakukan Jokowi selaras dengan tujuan HMI. Dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) HMI, Pasal 4 salah satu poinnya adalah adil dan makmur.

Komitmen Jokowi dalam keadilan dan kemakmuran dalam kehidupan bermasyarakat, menurut politikus senior Partai Golkar (Golongan Karya) ini, sudah terbukti. Deretan contohnya adalah banyaknya pembangunan di daerah mulai dari Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.

Bahkan, mantan ketua DPR ini menganggap, Jokowi merupakan Presiden yang paling konsisten dalam pembinaan Pancasila. Buktinya, dia mencontohkan, adalah dengan dibentuknya Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

“Beliau juga terbukti mampu menciptakan kerukunan antar-hidup beragama dalam negara,” tegas pria kelahiran Sorkam, Sibolga ini.

Pada Pilpres 2019, Jokowi berduet dengan Ma’ruf Amin sebagai pasangan nomor urut 01. Mereka akan berhadapan dengan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, pasangan nomor urut 02. (ari)

Continue Reading
Advertisement

Kategori

Topik Terkini

Trending