Connect with us

BOLA

Dua Perbedaan Besar Messi-Ronaldo dalam Latihan di Mata Tevez

Published

on

Jakarta – Dalam kariernya, Carlos Tevez pernah satu tim dengan Lionel Messi maupun Cristiano Ronaldo. Tevez pun mengungkap perbedaan mencolok di antara kedua pemain.

Tevez bersama Messi sama-sama memperkuat timnas Argentina. Tevez pernah bermain dengan Messi di dua Piala Dunia dan empat Copa America.

Sementara itu, Tevez bermain dengan Ronaldo di Manchester United pada 2007-2009. Dalam periode itu, Tevez turut membantu MU memenangi enam trofi.

Tevez pun tahu persis seperti apa perbedaan antara Messi dan Ronaldo. Penyerang Boca Juniors itu bercerita tentang kebiasaan Messi dan Ronaldo saat latihan.

“Lionel Messi, saya tidak pernah melihatnya di gym, saya tidak pernah melihatnya berlatih menghentikan bola, atau melakukan latihan teknik,” ujar Tevez dalam wawancara dengan media Argentina seperti dilansir Manchester Evening News.

“Itu semua alami baginya, tapi dia berlatih penalti. Awalnya dia tidak mengambil penalti dan sekarang dia menembaknya ke pojok.”

Sebaliknya, Ronaldo disebut Tevez sangat terobsesi dengan latihan. Menurut Tevez, Ronaldo selalu ingin mengasah setiap aspek dalam permainannya.

“Cristiano selalu mampir ke gym setelah latihan. Baginya, itu adalah obsesi dan menjadi yang terbaik dalam segala hal, dia selalu tiba lebih awal,” kata Tevez.

“Ketika latihan dijadwal jam 9 pagi, saya tiba jam 8 pagi dan dia sudah ada di sana. Bahkan ketika saya tiba jam 7:30, dia sudah ada di sana.”

“Saya mulai bertanya kepada diri saya sendiri, ‘Bagaimana saya bisa menyingkirkan orang ini?’ Jadi suatu hari saya tiba jam 6, tapi dia sudah ada di sana. Mengantuk, tapi dia ada di sana,” ucapnya. (detik/kabarakyat)

 

BOLA

Jadwal Tanding Indonesia di AFF Suzuki Cup 2018

Published

on

By

 

Continue Reading

BOLA

Persela Siap Dampingi Saddil Ramdani untuk Tangguhkan Penahanan hingga Selesaikan Kasusnya

Published

on

By

Lamongan – Saddil Ramdani tersandung kasus penganiayaan pada wanita. Manajemen Persela Lamongan akan meminta penangguhan penahanan.

Manajer Persela Lamongan, Yunan Achmadi, buka suara terkait dugaan penganiayaan Saddil terhadap seorang wanita di Lamongan. Saddil dilaporkan ke kepolisian dan dimintai keterangan. Saat ini, pemain asal Sulawesi Tenggara itu ditahan di Mapolresta Lamongan.

Persela akan mendampingi Saddil. Yunan mengibaratkan Persela adalah orangtua dan Saddil Ramdani adalah anaknya.

“Bagaimanapun, Persela sebagai orang tua akan tetap mendampingi anaknya,” kata Yunan Achmadi kepada detikSport saat ditemui di sela-sela acara di Unisla Lamongan, Jumat (2/11/2018).

“Kami akan mendampingi Saddil Ramdani,” dia menegaskan.

Selain memberikan pendampingan, lanjut Yunan, Persela akan mengajukan permohonan penangguhan penahanan terhadap Saddil.

“Kami akan mematuhi proses hukum, kami juga akan mengajukan penangguhan penahanan,” ujar Yunan.

Di saat kasus berjalan, Saddil tengah ditunggu Timnas Indonesia. Dia menjadi salah satu pemain yang dipanggil untuk mengisi Skuat Garuda ke Piala AFF 2018 yang memulai pemusatan latihan Kamis (1/11).

Di sisi lain, Saddil juga dibutuhkan oleh Persela untuk menambah performa tim. Saat ini, Laskar Joko Tingkir membutuhkan poin sebanyak-banyaknya agar selamat dari zona degradasi. Terdekat Persela menghadapi Sriwijaya di Stadion Surajaya, Lamongan.

Yunan tidak bisa memastikan Saddil bisa diturunkan atau tidak saat melawan Sriwijaya FC.

“Mengenai apakah Saddil diturunkan atau tidak, itu adalah kewenangan tim pelatih,” ujar Yunan.

 

Continue Reading

BOLA

Pemain Timnas Saddil Ramdani Ditahan karena Aniaya Wanita

Published

on

By

Jakarta – Saddil Ramdani resmi ditahan kepolisian. Pesepakbola Timnas Indonesia terjerat kasus dugaan penganiayaan pada seorang wanita.

Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Wahyu Norman Hidayat. Ia mengatakan Saddil sudah ditahan.

“Iya, betul,” jawab Norman singkat kepada detikSport.

Sebelumya Saddil dilaporkan ke polisi atas tuduhan menganiaya wanita bernama ASR (19). Si korban sendiri yang melaporkan Saddil pada Kamis (1/11) malam.

Saddil lantas mendatangi Mapolres Lamongan untuk menjalani pemeriksaan pada Jumat (2/11). Kepada awak media, pemain Persela Lamongan itu mengakui kesalahannya.

Kini Saddil sementara ditahan kepolisian. AKP Norman menjelaskan sang pemain akan ditahan sampai kasus dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum.

“Ya sampai dilimpahkan ke JPU, kecuali keluarga mengajukan hak untuk meminta penangguhan,” terangnya.

Dengan ditahannya Saddil, posisinya di Timnas Indonesia terancam. Padahal, ia masuk skuat untuk berlaga di Piala AFF 2018 yang berlangsung 8 November-15 Desember.

Kepada wartawan, yang menemuinya di Mapolres Lamongan, Saddil menyatakan siap menjalani dan mengikuti semua proses hukum yang sedang menimpanya.

“Saya akan menjalani proses hukum yang menimpa saya,” kata Saddil.

Saddil mengatakan khilaf saat insiden terjadi sehingga terjadi ribut-ribut dengan wanita itu di mes Persela Lamongan. Saddil juga mengakui sudah berupaya untuk berdamai, tapi ditolak.

Saddil juga menyebut ia memang mengenal ASR dan sempat dekat tapi sudah tidak pernah berkomunikasi lagi sejak beberapa bulan lalu. Saddil juga mengaku kalau sempat ribut dengan ASR hingga akhirnya ia mencakar ASR hingga berdarah. Saddil menjadikan kasus itu sebagai pelajaran berharga

“Saya sih pernah (dekat), tapi sudah lama tidak,” katanya.

“Saya sudah beritikad baik untuk berdamai, tapi keluarga enggak mau, ya sudah, saya terima proses ini apa adanya,” ujar pemain asal Sualwesi Tenggara itu.

Saddil Ramdani saat membela timnas

Saddil meminta maaf kepada korban atas aksinya itu. Saddil mengaku sedang lelah dan banyak pikiran sehingga tidak bisa fokus.

“Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya, semoga bisa menjadi pelajaran berharga bagi saya,” ujar dia.

Pemusatan latihan Timnas ke Piala AFF dimulai Kamis (1/11). Latihan perdata dimulai hari ini di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. (detik/kabarakyat)
Keberadaan Saddil menjadi tanda tanya saat tak muncul pada latihan Timnas di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang pada Jumat (2/11). Dia satu-satunya pemain yang absen dari latihan yang dipimpin Bima Sakti itu.

Saddil sudah bergabung dengan Timnas sejak Asian Games 2018 pada bulan Juli. Dia melanjutkan kebersamaan dengan Timnas U-19 di Piala Asia hingga Oktober.

Continue Reading
Advertisement

Kategori

Topik Terkini

Trending