Connect with us

POLITIK

Dukungan Al Washliyah Sumut Ke Salah Satu Capres Dianggap Langgar AD/ART

Published

on

Jakarta – Keputusan Rapat Kordinasi Wilayah (Rakorwil) Al Washliyah Sumatera Utara yang mendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma’ruf Amin mendapat respon negatif. Hasil Rakorwil itu dianggap melanggar aturan organisasi di Al Washliyah.

Ketua Pengurus Besar Al Washliyah Dr. H. Amran Arifin, MM mengatakan apa yang dikeluarkan Al Washliyah Sumut dengan mendukung salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden telah melanggar AD/ART Al Washliyah.

Di dalam AD/ART organisasi yang telah berusia 88 tahun ini sangat tegas mengatakan sebagai organisasi yang independen.

“Di dalam Anggaran Dasar Al Washliyah sangat tegas bahwa organisasi ini bersifat independen. Ini menunjukkan bahwa Al Washliyah tidak boleh dibawa untuk mendukung calon presiden dan wakil presiden tertentu. Jadi apa yang dilakukan Al Washliyah Sumut telah melanggar aturan organisasi,” kata Amran, Rabu (05/11/2018) di Jakarta.

Seharusnya pengurus Al Washliyah Sumut tidak latah membawa organisasi yang didirikan para ulama itu ke wilayah politik praktis. Menurutnya kalau mau berpolitik sebaiknya atas nama pribadi saja tidak bawa organisasi. Dari dulu orang Al Washliyah ada di berbagai partai politik, sehingga tidak elok bila membawa organisasi ini ke wilayah dukung mendukung capres tertentu.

“Kalau mau berpolitik sebaiknya atas nama pribadi saja, jangan bawa Al Washliyah ke politik, apa lagi sampai melanggar AD/ART organisasi dengan mengeluarkan pernyataan dukungan,” sesal mantan Ketum PP Gerakan Pemuda Al Washliyah itu.

Perlu diketahui, Pengurus Wilayah Al Washliyah Sumut telah mengeluarkan pernyataan dukungan terhadap Capres dan Cawapres Jokowi – KH. Ma’ruf Amin. Pernyataan dukungan itu disampaikan dalam acara Rakorwil Al Washliyah Sumatera Utara pada Rabu 05 Desember 2018 di Kota Medan. Dukungan ini menurut Amran Arifin telah menuai respon negatif dari warga Al Washliyah.

Dalam waktu dekat dikatakannya PB Al Washliyah akan mengeluarkan sikap tegas terhadap pernyataan dukungan tersebut. “Saya sudah berhubungan dengan beberapa pengurus di Jakarta, dan semua sependapat bahwa masalah ini tidak boleh dibiarkan dan PB Al Washliyah akan menindak tegas,” ungkapnya.

Ditambahkannya, organisasi Al Washliyah dalam mengambil kebijakan atau keputusan yang sifatnya strategis baik internal maupun eksternal punya mekanisme organisasi. Mekanisme organisasi itu tertuang dalam aturan legal formal organisasi. “Mekanisme itu seharusnya dijalankan terlebih dahulu sebelum memutuskan,” terangnya.(muralis)

NASIONAL

Sengaja Tak Ikut Jumpa Pers Bersama Jokowi, Ketum PB HMI Tegaskan Independensi HMI

Published

on

Jakarta – Organisasi terbesar mahasiswa Islam, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) kembali merayakan hari ulang tahunnya yang ke-72. Acara perayaan tersebut berlangsung di kediaman Ketua Dewan Penasihat Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Akbar Tandjung.

Pada perayaan ulang tahun ini juga turut dihadiri oleh Presiden RI, Joko Widodo, yang datang ke lokasi acara sekitar pukul 19.30 WIB.

Akbar Tanjung mengatakan dalam sambutannya, bahwa kader HMI memiliki komitmen untuk menjaga keutuhan NKRI. Dengan mengutip pemikiran cendekiawan muslim yang juga aktivis HMI, Nurcholish Madjid (alm), Ia menegaskan bahwa dalam diri kader-kader HMI melekat dua nilai, yaitu nilai ke-Islaman dan ke-Indonesiaan.

“Nurcholis Madjid mengatakan, nilai ke-Islaman dan ke-Indonesiaan seperti dua sisi mata uang yang sama, yang tidak bisa dipisahkan,” terangnya. Selasa, (05/2/2019).

Namun tidak seperti biasanya, Ketua Umum PB HMI, Saddam al Jihad, memilih untuk tidak melakukan jumpa pers bersama dengan Presiden RI Joko Widodo. Hal tersebut lantaran untuk menjaga independensi HMI terutama di tengah memanasnya suhu politik menjelang Pilpres 2019.

“Saya sebagai Ketua Umum PB HMI, menegaskan bahwa HMI sebagai putera bangsa menjunjung tinggi sebagai Insan Pemersatu Bangsa dan menegaskan bahwa HMI menjaga Independensinya,” pungkasnya bersama puluhan Ketua Badan Koordinasi (Badko) HMI. 

Dalam kesempatan itu pula, R. Saddam Al Jihad mengajak kader HMI dan seluruh masyarakat Indonesia untuk menyambut tahun politik ini dengan kegembiraan dan penguatan gagasan keindonesiaan yang utuh.

“Dalam kesempatan ini, kami juga mengajak kepada seluruh kader HMI dan masyarakat Indonesia secara umum untuk menyambut tahun politik ini dengan memperkukuh kesatuan sosial kita, memperkuat gagasan nasionalisme kita, agar kita dapat bersatu secara utuh di bawah naungan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tandasnya.

Selain perayaan hari ulang tahun HMI, acara ini juga dihelat sebagai ungkapan syukur atas gelar pahlawan nasional bagi Lafran Pane. Lafran Pane dianugerahi gelar pahlawan pada 2017 melalui Keputusan Presiden RI Nomor: 115/TK/Tahun 2017 tanggal 6 November 2017 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. 

Lafran Pane adalah tokoh pergerakan pemuda dan memprakarsai pembentukan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pada 5 Februari 1947. 

Terlihat sejumlah tokoh dan pejabat negara yang hadir pada acara ulang tahun dan syukuran tersebut, antara lain Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Natsir, dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil. 

Selain itu, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir, anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD. Hadir pula Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (ari)

Continue Reading

NASIONAL

Di Pemilu 2019, KAHMI dan PJ Ketum PB HMI Dukung Jokowi-Ma’ruf

Published

on

Jakarta – Dukungan terhadap Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019 terus berdatangan. Dukungan terbaru disampaikan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dan HMI.

Dukungan disampaikan langsung Ketua Majelis Pembina KAHMI Akbar Tanjung dan didampingi Arya Kharisma sebagai PJ (Penanggung Jawab) Ketua Umum PB HMI bersama Presiden Jokowi. Alasannya, agar Jokowi dapat melanjutkan pembangunan yang telah dirintisnya dalam empat tahun sebelumnya.

“Semoga Pak Jokowi dapat melanjutkan pembangunan yang telah dirintisnya. Kalau setuju tolong diaminkan,” tuturnya dalam acara HUT ke-72 HMI dan syukuran penetapan Lafran Pane sebagai Pahlawan Nasional di kediamannya, Jalan Purnawarman, Jakarta Selatan, Selasa (5/2/2019).

Akbar Tanjung menilai, komitmen pembangunan yang dilakukan Jokowi selaras dengan tujuan HMI. Dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) HMI, Pasal 4 salah satu poinnya adalah adil dan makmur.

Komitmen Jokowi dalam keadilan dan kemakmuran dalam kehidupan bermasyarakat, menurut politikus senior Partai Golkar (Golongan Karya) ini, sudah terbukti. Deretan contohnya adalah banyaknya pembangunan di daerah mulai dari Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.

Bahkan, mantan ketua DPR ini menganggap, Jokowi merupakan Presiden yang paling konsisten dalam pembinaan Pancasila. Buktinya, dia mencontohkan, adalah dengan dibentuknya Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

“Beliau juga terbukti mampu menciptakan kerukunan antar-hidup beragama dalam negara,” tegas pria kelahiran Sorkam, Sibolga ini.

Pada Pilpres 2019, Jokowi berduet dengan Ma’ruf Amin sebagai pasangan nomor urut 01. Mereka akan berhadapan dengan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, pasangan nomor urut 02. (ari)

Continue Reading

POLITIK

Kehidupan Pribadi Indahwati yang Menginspirasi bagi Kaum Perempuan

Published

on

Surabaya – Politikus Partai Berkarya, Indahwati mengemukakan kehidupan pribadinya yang hobi memasak, dan untuk menyalurkan hobinya, dirinya menerima pesanan nasi kotak maupun tumpeng. Dan nama suaminya Irsan Setyawan.

Untuk pekerjaan di bidang finansial, kata Indah, wanita harus punya skill, jangan pernah berkata tidak bisa kalau kita belum mencobanya. Dan selalu berfikiran positif berusaha dan berdoa.

Kegiatan Indah, dirinya sekarang lebih banyak kegiatan keagamaan di Pondok Pesantren (Ponpes), bakti sosial (baksos), dan sosialisasi narkoba di GMDM (Garda Mencegah Dan Mengobati) narkoba.

“Suatu kepuasan sendiri bisa langsung terjun ke masyarakat apa lagi untuk penggalangan dana buat saudara kita yang terkena musibah,” ucapnya saat dimintai keterangan tentang kehidupan pribadinya.

“Alhamdulillah perjuangan teman-teman LSM SI, semua kita bisa kirim bantuan ke Palu kapan hari kemarin, kebetulan ada perwakilan SI disana, jadi bantuan logistik sampai langsung ke saudara kita,” imbuhnya.

Organisasi yang diikuti Indah tercatat sebagai berikut :

  • GMDM (Garda Mencegah Dan Mengobati) Narkoba 
  • Srikandi PP LSM SI (Lembaga Swadaya Masyarakat Saya Indonesia) sebagai Sekretaris.
  • Barisan Relawan Prabowo Sandi (BARPAS) Jawa Timur sebagai Bendahara.
  • Santri Pondok Pesantren Tarbiyatul Qulub yang dipimpin K.H. Zainuddin Husni, S.H., M.H. yang terletak di Asemrowo Surabaya.
  • Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perisai Berkarya Provinsi Jawa Timur yang merupakan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) sayap Partai Berkarya sebagai Wakil Bendahara.
  • Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Media Online Indonesia (MOI) Provinsi Jawa Timur sebagai Wakil Bendahara.

Dengan berbagai organisasi yang banyak diikuti Indah, maka dirinya siap membawa aspirasi rakyat yang sekarang berstatus sebagai Calon Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Surabaya dari Partai Berkarya Daerah Pemilihan (Dapil) 5 kota Surabaya (Asemrowo, Benowo Dukuh Pakis, Karang Pilang, Lakarsantri, Pakal, Sambikerep, Tandes dan Wiyung) nomor urut 4 (empat) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019.

“Bagi saya, Berkarya itu dengan visi dan misi, bukan dengan emosi dan ambisi,” tegasnya.

“Bismillahirohmanirohim jika Allah berkehendak pada saya, untuk terpilih sebagai Anggota DPR nanti, saya akan lebih fokus di kesehatan, terutama wanita / ibu untuk mengurangi angka kematian. Terutama ibu yang melahirkan di usia dini, dan kanker serviks,” lanjutnya.

“Bismillah.. jika Allah memberikan kepercayaan pada saya untuk duduk di kursi DPR, saya akan selalu memperjuangkan suara rakyat dan berkeinginan membangun rumah aspirasi rakyat, dimana masyarakat bisa langsung datang untuk mengutarakan keluhan-keluhannya,” tuturnya.

Selanjutnya, Indah terus mensosialisasikan bahaya narkoba, terutama untuk anak-anak generasi kita, agar tidak mudah terjerumus dalam lingkaran setan. “Ini peran orang tua lebih utama untuk membekali mereka dengan keimanan untuk membentengi diri dari narkoba,” tutupnya. (ari)

 

Continue Reading
Advertisement

Kategori

Topik Terkini

Trending