Connect with us

POLITIK

Firman Usulkan PKPU Dibahas 2 Tahun Sebelum Pemilu dan Revisi UU Pemilu Dibahas 10 Tahun Sekali

Published

on

JAKARTA – Anggota Komisi II DPR RI Firman Soebagyo angkat suara terkait mekanisme pembahasan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU). Sejatinya, kata Firman, pembahasan PKPU tersebut dibahas jauh-jauh sebelum pelaksanaan Pemilu.

“Sebenarnya, idealnya pembahasan PKPU itu, minimal dua tahun sebelum pelaksanaan Pemilu sudah selesai dilaksanakan pembahasannya. Tujuannya banyak, agar KPU  ini punya waktu yang banyak untuk menyusun turunan dari rancangan perundangan,” kata Firman pada wartawan,  Jakarta, Senin, (14/1/2019).

Seperti diberitakan Kamis (10/1/2019) lalu digelar rapat dengan KPU membahas PKPU  Pemungutan dan Penghitungan Suara. Rapat saat itu dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi II dari F-PKB, Nihayatul Wafiroh (Ninik) dari Fraksi PKB.

“Undang-Undang Pemilu itu kan dibahas tiap lima tahun untuk dilakukan revisi. Dan pembahasannya setidak-tidaknya harus mulai dibahas jauh-jauh sebelumnya. Apalagi kita tahu, dalam aturan pemilu banyak materi kontroversi. Masyarakat di era digital seperti ini harus didengar berpendapatnya. Belum lagi banyak lembaga-lembaga kepemiluan yang perlu didengar. Pendapat mereka harus diserap aspirasi oleh KPU dan Bawaslu,” jelas Firman.

Untuk itu, Magister Hukum lulusan Universitas Padjadjaran (Unpad) ini mengusulkan agar UU Pemilu tak dibahas atau direvisi dalam waktu lima tahun. Ia berharap, UU Pemilu dipakai dalam dua periode pemilu, tidak seperti sekarang tiap lima tahun.

“(UU Pemilu) jangan setiap lima tahun diamandemen atau direvisi. Kalau bisa diberlakukan minimal dua kali masa periode penyelenggaraan Pemilu atua 10 tahun. Apalagi revisi UU dalam jangka waktu yang pendek, belum lagi dengan adanya pergantian Komisioner KPU dan Bawaslu hingga di daerah. Sehingga itu akan menyita waktu dalam pembahasan PKPU dalam prosesnya,” papar mantan pimpinan Baleg ini.

Ia juga menilai adanya keterlambatan pembahasan PKPU. Baginya, keterlambatan itu tak bisa tanggungjawabnya diserahkan penuh pada KPU semata.

“Ini (KPU) tidak bisa serta merta dialamatkan kepada KPU, mengingat selama ini KPU telah melaksanakan amanat UU iitu. Dan ini merupakan konsekuensi dari apa yang ada selama ini. Itu sebab akibatnya tadi dari sistem perundang-undangan terlambat, maka KPU sekarang yang menjadi beban daripada pekerjaannya itu,” ujar Firman politisi asal Golkar dari Dapil Jawa Tengah III ini.

Sebagai informasi, kesimpulan rapat Komisi II DPR dengan KPU telah dibacakan setelah sejumlah anggota fraksi Komisi II menyampaikan pendapat. PKPU tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara itu disepakati kesepuluh fraksi.

“Pada dasarnya, kita itu menyerahkan semuanya pada kawan-kawan KPU. Harapan kita, mudah-mudahan pihak KPU bisa memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara. Ya, pada intinya kita, semua kami setuju,” kata Anggota Komisi laiinnya dari Fraksi Golkar Dadang S Muchtar. (HMS)

POLITIK

Ramalan DPP KNPI Terbukti: Jokowi Terpilih Kembali

Published

on

By

JAKARTA – Saat mengumumkan pemenang Lomba Video Pendek #KreasiJokowi (13 April 2019) DPP KNPI memprediksi Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin terpilih kembali.

Pada proses pelaksanaan Pemilu 2019 untuk kali pertama menggabungkan antara Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, anggota legislatif mulai dari tingkat pusat, provinsi sampai kabupaten/kota, serta anggota Dewan Perwakilan Daerah, di 800.000 lebih TPS yang berada di seluruh polosok Republik Indonesia serta dilaksanakan hanya dalam satu hari.

“Melihat hasil quick count pelbagai lembaga-lembaga survei terpercaya, serta hasil pemantauan sahabat-sahabat di lapangan serta berbagai analisa dan diskusi intelektual muda KNPI, maka kami DPP KNPI dengan ini kembali mengucapkan selamat kepada pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin yang telah diberikan amanah dan kesempatan untuk bekerja dan mengabdi kepada bangsa Indonesia periode 2019-2014,” kata Bendahara Umum DPP KNPI Twedy Noviadi Ginting, Jumat (19/4/2019) kemarin.

“Hasil ini sesuai dengan pernyataan DPP KNPI tanggal 12 April yang lalu. Semoga janji menyempurnakan infrastuktur, pembangunan kualitas sumber daya manusia dan program kesejahteraan dapat terwujud demi kemajuan bangsa Indonesia,” sambung Twedy.

Tak hanya itu, Twedy juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus KNPI dan masyarkat yang telah bertugas sebagai Penyelenggara Pemilu KPU, Bawaslu, Pengawas Pemilu Independen, Saksi mulai dari Pusat, provinsi, kabupaten/kota hingga keterlibatan sahabat-sahabat di PPK, PPSS dan KPPS dalam penyelenggaran Pemilu 2019.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI dan POLRI yang telah berhasil menjaga keamanaan dan ketertiban pada saat rakyat mengikuti pesta demokrasi bangsa Indonesia, yang oleh laporan lembaga kajian Australia, Lowy Institute menyatakan pemilu di Indonesia sebagai “satu hari pemungutan suara paling rumit” yang pernah dilakukan,” terangnya. (Tq)

 

Continue Reading

POLITIK

Quick Count Unggul, Seknas Jokowi : Rakyat Masih Ingin Jokowi Melanjutkan Pemerintahan

Published

on

Jakarta – Pelaksanaan Pemilihan Umum Serentak dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum tanggal 17 April 2019 berjalan dengan damai. Pemilu kali ini serentak memilih Presiden, DPD, DPR RI, DPR Tingkat Propinsi dan DPR Tingkat Kota.

“Dan kedepan, kita harus segera menciptakan suasana Rekonsiliasi Nasional untuk membangun bersama Indonesia Maju yang Adil dan Makmur. 

Diharapkan pihak elit politik, pihak TNI dan Polri memberi ketenangan pada masyarakat hingga putusan akhir dari KPU,” ucap Dedy Mawardi, Sekjen SEKNAS JOKOWI kepada Bergelora.com di Jakarta, Kamis (18/4/2019).

Menurutnya, pesta demokrasi terbesar ini merupakan proses pemilihan langsung Presiden maupun wakil rakyat di DPR yang berjalan damai.

“Seknas Jokowi menyatakan terima kasih kepada seluruh rakyat yang menyalurkan aspirasi lewat pemilu hingga berjalan lancar,” ujar Dedy Mawardi.

Menurutnya hasil “Hitung Cepat“ lembaga lembaga yang kredibel Jokowi-Ma’ruf menang patut disyukuri. Karena Rakyat masih tetap percaya dan menginginkan Jokowi melanjutkan pemerintahnya untuk 5 tahun mendatang.

“Lebih lanjut, sesuai arahan Jokowi, kita harus bersabar menunggu hasil perhitungan resmi dari KPU,” ujarnya.

Dedy Mawardi juga mengajak semua pihak yang berkontestan untuk memelihara suasana yang tenang sampai hasil resmi penghitungan KPU selesai.

“Kemanganan ini adalah kemenangan seluruh rakyat Indonesia. Yang terpenting kita semua menjaga persatuan rakyat, bangsa dan negara ini. Hanya jika kita bisa bersatu, pembangunan yang dipimpin Presiden Jokowi bisa lebih cepat dan lebih luas lagi dinikmati oleh rakyat Indonesia,” tukasnya.

Sementara itu dilaporkan hasil quick count dari berbagai lembaga survei independen menunjukkan kemenangan pasangan Capres dan Cawapres Joko Widodo-Ma’aruf Amin sebanyak 55% atas pasangan Prabowo-Sandi yang hanya 45%. (ari)

Continue Reading

POLITIK

Vote Indeknews.com, Tri Agus Bayususeno atau TAB Duduki Posisi Kedua

Published

on

Sragen – Tri Agus Bayususeno atau TAB  menduduki posisi kedua vote tertinggi yang diadakan Indeksnews.com dalam Polling Tahap II untuk Calon Anggota DPR RI Dapil Jawa Tengah IV dengan perolehan sebanyak 31%.

Peserta poling tahap dua ini merupakan peserta Polling yang mendapatkan jumlah VOTE tertinggi atau dua kali lipat jumlah kursi yang terdapat di dapil tersebut pada poling tahap pertama lalu. 

Posisi vote kedua ini bukanlah hal yang datang tiba-tiba. Meski berlabel dapil neraka yang dihuni banyak incumbent kuat dan pendatang baru yang potensial.

Bayu mengaku sudah memantapkan optimisme perjuangannya untuk misi menyejahterakan masyarakat. Predikat pengusaha sukses dengan beragam usaha, tak membuat Tri Agus Bayuseno jemawa. 

Sebaliknya, citra merakyat, sederhana dan bersahaja lebih banyak melekat di sosok pengusaha muda kelahiran Gemolong, Sragen 47 tahun silam ini.

Ya, itulah Tri Agus Bayuseno yang akrab disapa Bayu TAB. Segudang pengalaman dan kesuksesan bisnisnya memang membuatnya kini makin dikenal publik Sragen, Wonogiri, dan Karanganyar.

Terlebih, keputusannya terjun ke dunia politik dengan mencalonkan diri sebagai Caleg DPR RI dari Dapil Jateng IV (Sragen-Karanganyar-Wonogiri) membuat namanya makin dikenal sehingga banyak elemen masyarakat yang sukarela bergabung menjadi relawannya.

Namun bukan hanya karena kesuksesan atau misinya di panggung politik, dukungan relawan itu muncul lantaran sepak terjang Bayu yang memang sudah banyak merintis kemitraan usaha dengan masyarakat utamanya kalangan petani dan peternak.

“Sudah sejak beberapa tahun lalu, kami memang terjun ke lapangan baik Sragen, Wonogiri dan Karanganyar. Kami mencoba menggali aspirasi apa yang dialami masyarakat. Kemudian mengajak mereka untuk menjadi mitra kami merintis usaha ternak ayam dan sapi yang orientasi menguntungkan mereka. 

“Niat kami, apa yang kami miliki, sebisa mungkin ditularkan seluas-luasnya kepada masyarakat khususnya di Sragen, Wonogiri dan Karanganyar. Sehingga ekonomi mereka bisa terangkat dan lebih sejahtera,” papar Bayu. Jumat, (12/4/2019).

Bayu maju dari partai Hanura. Ia mendapat nomor urut 1 di dapil Sragen-Karanganyar-Wonogiri.

Ingin berbagi, memberi kemanfaatan lebih dan mengangkat derajat hidup masyarakat, adalah motivasi yang mendorongnya terjun ke panggung politik.

“Nggak muluk-muluk kok. Selama ini banyak masyarakat yang belum memiliki usaha, kita gandeng jadi mitra kita bekali merintis usaha ternak dan yang lainnya. 

Dengan menjadi DPR RI tentu pengabdian dan akses membantu masyarakat itu tentu akan lebih luas lagi. Dan untuk menuju kesitu jalurnya harus lewat politik. Motivasinya hanya itu,” tuturnya.

Bayu juga menegaskan sebenarnya pilihan ke dunia politik bukan untuk ambisi jabatan apalagi materi. Menurutnya keputusan maju nyaleg itu adalah bagian dari ikhitarnya mewujudkan motto hidupnya bahwa sebaik-baik manusia adalah yang bisa memberi kemanfaatan bagi sesama.

“Kalau rezeki, Alhamdulillah saya syukuri dan sudah lebih dari cukup. Tapi bagi saya, kebahagiaan hidup itu akan lebih ketika kita bisa membantu dan bermanfaat untuk lebih banyak masyarakat,” tukasnya. (ari)

Sumber : Hendra Nazif

Continue Reading
Advertisement

Kategori

Topik Terkini

Trending