Connect with us

INTERNASIONAL

Gegara China Lagi, Gubernur Bali Perintahkan Tutup Travel Nakal

Published

on

Denpasar – Gubernur Bali I Wayan Koster menginstruksikan seluruh toko yang melakukan praktik nakal dan mencoreng citra pariwisata Bali ditutup. Koster meminta instruksi langsung ditindaklanjuti mulai besok.

“Saya mengambil tindakan tegas menutup jenis usaha ini yang berdampak pada citra Bali secara keseluruhan. Hari ini saya mengeluarkan instruksi ke Bupati Badung agar menugaskan Satpol PP untuk menutup artshop atau toko usaha lainnya yang melakukan praktik tidak sehat,” kata Koster seusai rapat gabungan di kantor Gubernur Bali, Jl Basuki Rahmat, Denpasar, Kamis (8/11/2018).

“Saya minta besok sudah ditutup. Tadi yang muncul (di rapat) case-nya di Badung,” sambungnya.

Koster mengatakan rapat itu digelar untuk membahas soal praktik nakal yang dilakukan para pelaku usaha baik toko maupun agen travel di Bali. Dari hasil rapat, diketahui 4 dari 16 toko di Kabupaten Badung dipastikan tidak berizin.

“Salah satu isu yang dibahas, praktik tidak sehat yang dilakukan oleh para (pengusaha) wisata, dalam hal ini ada toko, ada artshop, ada agen travel, ada yang berizin, ada yang tidak berizin, tapi barang yang diusahakan berbeda. Jadi semuanya ini sekitar ada 16 yang usaha ada toko atau artshop. Semuanya di Kabupaten Badung. Berkenaan dengan ini memang tidak berizin ditemukan. Yang sudah pasti tidak ada izin ada 4, tapi saya minta telusuri lagi,” tegasnya.

Koster menegaskan keempat toko tersebut harus ditutup. Dia sudah menginstruksikan secara lisan, dan segera menerbitkan surat tertulis.

“Sambil menunggu ini saya sudah secara lisan menyampaikan untuk langsung menutup toko atau artshop. Kalau tertulis itu kan performa saja, tapi tindakan ini kan sudah berdampak buruk pada citra pariwisata di Bali, yang tidak bisa kita biarkan karena ini tidak hanya merusak citra pariwisata Bali, tapi juga citra pariwisata buruk Indonesia keseluruhan. Hal-hal yang mengakibatkan citra buruk ini harus dihilangkan,” ujarnya.

Koster tak khawatir jumlah turis yang datang ke Bali bakal menurun terkait penindakan ini. Dia tetap optimistis penindakan ini membawa dampak positif bagi kualitas turis yang berkunjung ke Bali.

“Nggak (takut ada penurunan) juga, nanti akan terseleksi dengan sendirinya, yang cinta Bali kan banyak. Kita berharap yang datang ke Bali ini orang yang tertib menjaga citra pariwisatanya. Menghargai kearifan lokal di Bali, tradisi, dan kebudayaan di Bali dan memang punya komitmen untuk secara bersama-sama memajukan Bali,” terangnya.

Sebelumnya, kabar pariwisata Bali dijual murah itu diduga dilakukan para pengusaha asal China yang bekerja sama dengan agen travel ilegal.

Modusnya, para turis asal China ini diajak berbelanja ke toko-toko milik pengusaha asal China yang juga menjual produk-produk asal China tapi diklaim sebagai produk khas Bali atau Indonesia. Akibatnya, masyarakat Bali tak mendapat keuntungan sepeser pun. (detik/kabarakyat)

INTERNASIONAL

Kerja Sama Indonesia-Kuwait, Zainuddin Amali: Potensi Minyak Bumi Berpeluang Dikembangkan Bersama untuk Rakyat

Published

on

By

Jakarta – Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI Zainudin Amali menyambut baik rencana kedatangan Parlemen Kuwait ke Indonesia dalam waktu dekat ini. Menurutnya, kedatangan parlemen Kuwait dapat dijadikan momentum untuk  meningkatkan hubungan kerja sama kedua negara.

“Kami menyambut gembira rencana kunjungan Parlemen Kuwait ke Indonesia. Saya kira banyak potensi yang bisa kita jajaki untuk peningkatan hubungan kerja sama bilateral,” kata Zainudin usai menerima kunjungan Charge d’affaires Duta Besar Kuwait untuk Republik Indonesia Abdullah Alfadhli di Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (10/12/2018).

Zainudin menuturkan, hubungan antara Indonesia dan Kuwait sudah berlangsung sejak lama. Kendati demikian, hubungan kerja sama kedua negara dalam beberapa tahun terakhir belum mengalami peningkatan yang signifikan.

Berdasarkan catatan Kementerian Perdagangan, neraca perdagangan RI-Kuwait selama 5 tahun terakhir cenderung fluktuatif. Pada tahun 2013 sebesar 45,5 juta dolar Amerika Serikat (AS), tahun 2014 sebesar 72,6 juta dolar AS, tahun 2015 sebesar 95,3 juta dolar AS, tahun 2016 sebesar 91,2 juta dolar AS, dan di tahun 2017 sebesar 426,8 juta dolar AS.

Legislator Partai Golkar ini menambahkan, kerja sama yang sudah terjalin selama 50 tahun terakhir ini harus terus ditingkatkan. Sama halnya dengan Indonesia, Kuwait juga kaya akan minyak bumi sehingga peluang kerja sama di sektor ekonomi sangat potensial untuk dikembangkan.

Di akhir pertemuan, Zainudin menyampaikan apresiasi atas uluran tangan Pemerintah Kuwait kepada korban tsunami dan gempa di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah beberapa saat lalu.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak musibah. (dpr/kabarakyat)

Continue Reading

INTERNASIONAL

Din Syamsuddin Kembali Jadi Pembicara di Konperensi Alliance of Virtues, An Opportunity for Peace di Abu Dhabi

Published

on

By

Abu Dhabi – Ketua-Pendiri CDCC (Centre for Dialogue and Cooperation among Civilizations) Prof. Din Syamsuddin kembali menjadi pembicara pada Konperensi Alliance of Virtues, An Opportunity for Peace, di Abu Dhabi, Jumat (7/12/18) kemarin.

Pada sesi bertajuk Religious Pluralisme, Example of National Integration Practices, Din Syamsuddin menyampaikan beberapa poin penting. Di antaranya, pluralisme keagamaan tidak berarti sintesisme atau sinkretisme agama-agama yang membawa kepada keyakinan agama bersifat relatif.

“Pluralisme atau tepatnya pluralitas keagamaan mengandung arti pengakuan akan keragaman agama, dan kemungkinan adanya,” kata Din seperti keterangan tertulisnya.

“Nilai etika berbagi” (shared ethical values) tentang sesuatu masalah kemanusiaan,” sambungnya.

Dengan demikian, tegas Ketua Dewan Nasional Pergerakan Indonesia Maju (DN-PIM) itu, pluralitas keagamaan mengedepankan koeksistensi damai, toleransi, dan bahkan koperasi (kerja sama). (Yah)

Continue Reading

INTERNASIONAL

Dinilai Ikut Campur Urusan Dalam Negeri, DPR Desak Pemerintah Pulangkan Dubes Arab Saudi

Published

on

By

Jakarta- Anggota Komisi I DPR RI Syaiful Bahri Anshori memprotes keras memprotes keras cuitan Duta Besar Arab Saudi untuk Republik Indonesia, Osamah Muhammad Al-Suaibi.

Menurut Syaiful, Pernyataan Osamah Dubes Arab Saudi yang mengatakan Reuni 212 Ahad 2 Desember yang lalu sebagai respon dari pembakaran bendera tauhid telah mencampuri urusan politik dalam negeri Indonesia.

“Tentu hal tersebut sangat tidak patut disampaikan oleh Dubes Arab Saudi. Karena Ini adalah urusan politik dalam negeri Indonesia,” ungkap Syaiful dalam keterangan tertulisnya, Selasa (4/12/2018).

Syaiful menuntut kepada Dubes Arab Saudi untuk meminfa maaf kepada PBNU dan GP Ansor.

“Saya meminta Osamah untuk segera tabayun dan meminta maaf kepada PBNU dan GP Ansor,” katanya.
Sekjend Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut juga mendesak kepada pemerintah untuk memulangkan Osamah ke Arab Saudi.

“Tidak boleh terjadi lagi. Pemerintah harus segera mengambil sikap untuk memulangkan Osamah ke Arab dan menggantinya dengan Dubes yang baru,” tandasnya.

Seperti yang telah diketahui Osamah Muhammad Al-Suaibi, Duta Besar Arab Saudi membuat cuitan yang menyatakan Dia menyatakan aksi 212 yang berlangsung Ahad, 2 Desember 2018 terjadi lantaran dipicu pembakaran bendera Tauhid oleh organisasi yang sesat. (b3)

Continue Reading
Advertisement

Kategori

Topik Terkini

Trending