Connect with us

NASIONAL

GIA dan TIJA Dukung Reuni Akbar Ikalibels

Published

on

Jakarta – Ketua Panitia Taufik Farhamsyah didampingi menyampaikan “kegiatan ini akan didukung oleh Garuda Indonesia Group berupa bantuan support dana dan Doorprise Tiket Pesawat dan PT.

“Pembangunan Jaya Ancol yg telah memberikan Free penggunaan Vanue Pasar Seni Ancol, untuk itu kami sangat bersyukur dan terimakasih, khususnya kepada Heri Akhyar Direktur Garuda Indonesia yg juga adalah alumni SMAN 15 angkatan 1988 sekaligus sebagai salah satu Penasehat di Ikalibels Jakarta” ujarnya di Jakarta, Jumat (1-11/2019)

Sementara itu, Heri Chaerul mengatakan, acara reuni Akbar SMAN 15 Jakarta ini akan ditata dengan baik melalui ruang yg dipenuhi dengan bazar, penataan stage, dekorasi dan lighting yg baik.

ada beberapa pendukung acara yg akan tampil selain dari para angkatan, trio Libels, Obie Mesakh dan banyak lagi pengisi acara lainnya juga tampil dari Jitera Kreasi Indonesia, semua acara yg disiapkan akan membuat meriahnya acara ini, ujarnya

“Sebagian orang menganggap ajang reuni sebagai hal yang sangat penting karena di reunianlah kita dapat kembali merasakan masa-masa sekolah yang penuh kebersamaan dan kebahagiaan bersama teman-teman.
Masa-masa seperti ini hanya ada ketika kita sekolah,” ungkap Agustono salah satu alumni yang juga mantan ketua OSIS angkatan 1987 di SMAN 15 Jakarta Utara yg saat ini menjabat sebagai Sekjend Ikalibels Jakarta.

Hal senada juga dilontarkan oleh Yudhi Dwi Darma dan Boyke “melalui kegiatan reuni ini teringat kembali hal-hal yang menarik, nama-nama panggilan yang kita dapat di masa sekolahpun akhirnya dipakai lagi ketika reunian”, paparnya.

Ketua Ikalibels Jakarta Dadang Tompro menambahkan, hal manis yang pernah kita lalui ini merupakan salah satu terapi hati yang efektif,”

“dukungan emosi yang didapatkan dari teman dan keluarga mampu meringankan beban dan masalah seseorang. Manfaat reuni alumni ini biasa menjadi tempat mencurahkan berbagai masalah sehingga mampu membuat seseorang merasa lebih bahagia” kata Dadang Tompro

Untuk beberapa orang yang menggeluti dunia bisnis, ajang reuni menjadi hal yang sangat bermanfaat karena disitu bisa memperkenalkan dan mengajak teman-teman untuk bergabung atau menikmati hasil bisnis yang di jalankannya, ujarnya.

Reuni Akbar Alumni SMAN 15 Jakarta yg dilaksanakan oleh Ikalibels Jakarta ini akan diselenggarakan pada tanggal 16 Nop 2019 Jam 14.00-22.00 di Pasar Seni Taman Impian Jaya Ancol.

NASIONAL

Tahun 2020, Bamsoet: Generasi Milenial dan Generasi Z, harus  Lebih Bersemangat Merajut Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Published

on

By

MAROKO – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo optimis memasuki tahun 2020, dinamika politik Indonesia akan menapak jauh lebih baik. Sebab, modal dasar untuk mewujudkan stabilitas nasional dan ketertiban umum, yakni persatuan dan kesatuan semua elemen bangsa, telah dimulai dan terus berproses.

“Memang, di beberapa tempat seperti Papua masih saja muncul kasus-kasus yang merefleksikan terganggunya persatuan dan kesatuan. Namun, insiden-insiden bernuansa diskriminasi itu tidak menimbulkan kegelisahan yang berlebihan. Demikian juga dengan berbagai masalah hukum seperti Kasus Jiwasraya, Garuda, Omnibus Law, BPJS dan lain-lain yang mulai satu persatu diselesaikan serta Pilkada Serentak 2020,” ujar Bamsoet dari Maroko, Selasa (31/12/19).

Mantan Ketua DPR RI dan Mantan Ketua Komisi III DPR RI ini menuturkan, gejala disharmoni atau masyarakat yang terpolarisasi sudah terlihat dan dirasakan selama kurang lebih satu dekade terakhir. Gejala itu kemudian semakin menguat sejak sebelum dan sepanjang tahun politik 2019.

“Menyikapi gejala itu, negara dan juga kelompok-kelompok masyarakat yang peduli, termasuk para tokoh agama, terus berupaya merekat persatuan dan kesatuan. Sehingga, diyakini bahwa di kemudian hari, perilaku diskriminatif tidak akan mendapatkan tempat di negara ini,” kata Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini mencatat, salah satu langkah mempererat persatuan dan kesatuan bangsa ditunjukan dengan sangat bagus oleh Presiden Joko Widodo sebagai pemenang Pilpres 2019. Presiden Jokowi bersama para pendukungnya menyadari bahwa kemenangan di Pilpres 2019 tidak boleh menambah persoalan bagi bangsa, baik sekarang maupun di kemudian hari. Tidak pula kemenangan itu boleh menggoreskan luka baru bagi mereka yang merasa kalah.

“Kemenangan itu haruslah menjadi solusi. Selain, menyembuhkan, serta menjadi sumber kekuatan yang mempersatukan dan merawat keberagaman. Menyatukan kembali warga bangsa yang terpolarisasi menjadi yang paling utama. Harmonisasi kehidupan bermasyarakat harus diupayakan dengan tulus dan penuh kesungguhan. Sikap kebangsaan tersebut berhasil diperlihatkan oleh Presiden Jokowi dan para pendukungnya,” urai Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menambahkan, upaya Presiden Jokowi mengakhiri polarisasi masyarakat, juga ditunjukan saat menggodok formasi kabinet. Kejutan dan juga sangat menggembirakan karena Prabowo bersedia masuk dalam Kabinet Indonesia Kerja.

“Rivalitas keduanya yang begitu sengit di ajang Pilpres 2019 diakhiri dengan cara yang sangat elegan. Demi kepentingan negara dan bangsa yang jauh lebih besar dan strategis, kedua sosok itu mewujudkan kebersamaan dan mengabdi kepada negara,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini menilai kebersamaan Jokowi-Prabowo dalam pemerintahan sekarang, mencerminkan niat tulus keduanya untuk mengakhiri polarisasi masyarakat. Keduanya mendorong seluruh elemen bangsa untuk merajut lagi persatuan dan kesatuan demi terwujudnya stabilitas nasional dan ketertiban umum.

“Mewujudkan dua faktor ini sangat penting. Tidak hanya demi kenyamanan semua warga negara, tetapi juga untuk merawat citra bangsa dan negara dalam pergaulan antar-bangsa,” tutur Bamsoet.

Namun, Dewan Pakar KAHMI ini juga mengingatkan, bahwa Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan yang tidak mudah di bidang ekonomi, politik, sosial dan budaya, hingga persoalan pertahanan dan keamanan. Bahkan, karena Indonesia kaya akan sumber alam, ada kekuatan asing yang ingin menghancurkan persatuan dan kesatuan bangsa agar bisa meruntuhkan Negara Kesatuan Repubik Indonesia.

“Hanya persatuan dan kesatuan seluruh elemen bangsa yang bisa mengeliminasi niat-niat jahat itu. Di tahun mendatang, harus ada dorongan kepada seluruh anak bangsa, khususnya Generasi Milenial dan Generasi Z, agar  lebih bersemangat merajut persatuan dan kesatuan bangsa,” pungkas Bamsoet. (dwi)

Continue Reading

NASIONAL

Menkes Terawan Diminta Mundur

Published

on

Jakarta – Generasi Muda Indonesia yang bersatu dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Pemerhati Kesehatan (AM-P3K) sangat mendukung pemerintahan Presiden Jokowi yang menjadikan Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul sebagai program utama pemerintah. (lebih…)

Continue Reading

NASIONAL

Ermalena: Generasi Muda Pemimpin Masa Depan Bangsa

Published

on

By

MAKASSAR – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Sulawesi Selatan menggelar Latihan Kepemimpinan Kader Madya (LKKM) di Demelia Hotel sebagai upaya penguatan kader di kalangan milenial, Sabtu (7/12/2019).⁣

Wakil Ketua DPP PPP, Ermalena saat membuka acara mengatakan LKKM merupakan jenjang perkaderan di PPP yang saat ini juga menjadi program unggulan partai berlambang kakbah itu.⁣

“Selain kita akan terus mempertahankan kader-kader militan di kalangan generasi lama, kita juga terus bertransformasi agar partai ini semakin dicintai di kalangan milenial, itu merupakan tantangan,” paparnya.⁣

Dirinya optimis, partainya kedepan akan lebih maju lagi sehingga kedepan bisa lebih banyak berkontribusi bagi masyarakat Indonesia. ⁣

“Perkaderan ini akan menjadi fokus kita, dan PPP akan melibatkan mereka dalam setiap program-program yang dicanangkan, itu harus dilakukan karena generasi muda merupakan pemimpin masa depan bangsa,” katanya.⁣

Sementara itu, Ketua DPW PPP Sulsel, Muhammad Aras mengatakan LKKM menjadi ajang penguatan kader setelah sebelumnya mereka melakukan LKKD sebagai jenjang perkaderan PPP yang paling dasar. ⁣

“Di jenjang ini (LKKM), selain merupakan pelatihan untuk penguatan ideologi, mereka juga diberi materi-materi penerapan yang lebih aplikatif sehingga para kader yang sudah mengikuti pelatihan ini bisa menerapkannya di masyarakat. Mereka dilatih untuk menjadi pemimpin di masyarakat, sehingga kedepan partai ini bisa melahirkan pemimpin bangsa,” kata Anggota DPR RI Komisi V ini.⁣

Selanjutnya, kata Aras, kader yang telah mengikuti jenjang LKKM akan dikirim ke DPP PPP untuk digembleng di jenjang perkaderan yang lebih tinggi, Latihan Kepemimpinan Kader Utama (LKKU).⁣

“Setelah mengikuti semua jenjang perkaderan itu diharapkan para kader akan menjadi generasi unggulan partai yang bukan saja bisa memajukan partai ini, tapi bisa berkontribusi nyata terhadap pembangunan bangsa,” pungkasnya.⁣

Sementara itu, kader muda PPP, Muhammad Ramli mengatakan dirinya yakin PPP kedepan akan memiliki format baru yang bisa menciptakan generasi milenial yang kreatif dan produktif. Apalagi saat ini generasi Indonesia menghadapi tantangan era industri 4.0.⁣

“Oleh karena itu, para kader muda PPP harus dibekali dengan wawasan yang luas agar bisa berinovasi, tentunya dengan tanpa menghilangkan ideologi Islam, sebagai asas partai ini,” pungkasnya. (rml)

Continue Reading
Advertisement

Kategori

Topik Terkini

Trending