Connect with us

POLITIK

Hasil Survei, Ruksamin-Abu Haera Kalahkan Paslon Raup-Iskandar

Published

on

KabaRakyat.com | WANGGUDU – Sekretaris Tim Pemenangan pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Konawe Utara (Konut) Ruksamin-Abu Haera (Rabu), Yusran Taridala menyebutkan hasil survei Pusat Studi Demokrasi dan Ham (PusdeHAM) menempatkan Ruksamin-Abu Haera lebih unggul dari pada rivalnya Raup-Iskandar Z Mekou.

“Dari hasil survei rata-rata masyarakat menginginkan Pak Ruksamin berpasangan dengan apak Abu Haera kembali memimpin Konawe Utara,” kata Yusran dalam keteranganya, Selasa (24/11/2020).

Menurut Yusran, dari hasil survei dan perjuangan yang ditorehkan Ruksamin selama menjabat bupati sangat dirasakan masyarakat. Tidak hanya dari segi program kerja saja, tapi juga saat Bumi Oheo itu dilanda bencana seperti banjir, pemerintah setempat sigap dan bergerak cepat dalam menanganinya.

Sama halnya dengan Abu Haera, seorang tokoh birokrasi yang mapan di dunia pemerintahan dan telah banyak memberikan sumbangsih kepada daerah semasa mengabdi sampai pensiun di jabatan Sekda Konut.

“Dari dasar inilah faktor yang membuat survei Ruksamin-Abu Haera lebih tinggi dari calon lain,” tukasnya.

Berikut hasil survei Paslon Rabu dari 13 Kecamatan yang dirilis sejak awal November 2020.

Kecamatan Andowia 64,20 persen. Asera 59,60 persen. Landawe 68,40 persen. Langgikima 42,90 persen. Lasolo 79,70 persen.

Kemudian Kecamatan Lasolo Kepulauan 69,20 persen. Lembo 40,00 persen. Molawe 57,40 persen. Motui 58,30 persen. Oheo 52,90 persen.

Selanjutnya Kecamatan Sawa 60.00. Wawolesea 73,10 persen dan Wiwirawo 58,20 persen.

Untuk itu, kata Yusran, hasil survei dan pengabdian pasangan Rabu terhadap Konut menjadi pemicu relawan untuk bekerja keras memenangkan pada 9 Desember mendatang. Terkhusus masyarakat, sambungnya, agar tetap tenang dan menjaga kondusifitas, serta tetap mentaati protokol kesehatan Covid-19.

Pasangan Ruksamin-Abu Haera maju pada Pilkada Konawe Utara 2020 dengan diusung mayoritas partai pemilik kursi di DPRD Konut. Yakni, 13 kursi dari 20 kursi yang ada.

Masing-masing Partai Bulan Bintang (PBB) 7 kursi, PDI Perjuangan 3 kursi, Nasdem 2 kursi dan Golkar 1 kursi.

POLITIK

Fransiskus Magai: 5 DPC PBB Se-Wilayah Adat Meepago Segera Jalankan Tiga Program Partai

Published

on

By

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

KabaRakyat | NABIRE – Ketua DPW Partai Bulan Bintang Provinsi Papua Fransiskus Xaverius Magai menyerahkan lima Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPC PBB sekaligus konsolidasi PBB se-wilayah adat Meepago di Kabupaten Nabire, Selasa (19/1/2021). (lebih…)

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Continue Reading

POLITIK

Roadshow di Jabar, Sekjend PBB Terus Gaungkan Tiga Program Partai

Published

on

By

KabaRakyat | GARUT – DPP Partai Bulan Bintang terus melakukan konsolidasi internal partai untuk merelealisasikan tiga program utama partai. Yaitu infrastruktur, kaderisasi, dan pencitraan. Kali ini Sekjen PBB Afriansyah Noor melakukan roadshow di Jawa Barat. (lebih…)

Continue Reading

POLITIK

PKS Gelar Muswil dan Musda di Tengah Pandemi secara Virtual

Published

on

By

JAKARTA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) pada 27 Desember 2020 dan Musyawarah Daerah (Musda) pada 28 Desember 2020. Kegiatan ini istimewa dan berbeda dengan Muswil dan Musda sebelumnya karena dilaksanakan secara virtual serentak dan dalam waktu bersamaan di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten/ Kota di seluruh Indonesia.

Sekjen DPP PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi mengatakan bahwa langkah ini diambil untuk menyiasati kondisi pandemi yang masih belum berakhir.

“Sampai saat ini kita masih pada masa pandemi Covid-19, sehingga pertemuan fisik dengan dalam jumlah yang banyak kita hindari. Hal ini yang mendorong PKS untuk melaksanakan kegiatan ini secara serentak dan dalam waktu bersamaan secara daring menggunakan teleconference. Ini adalah terobosan agar protokol kesehatan tetap terjaga dan mekanisme organisasi tetap berjalan sebagaimana mestinya,” ungkap Habib Aboe Bakar.

Lebih lanjut Aboe Bakar menjelaskan bahwa peserta kegiatan ini terbagi dua, yaitu ada yang hadir secara fisik dan ada yang hadir secara virtual.

“Kehadiran peserta ada yang melalui daring ada pula yang luring. Kegiatan utama berada di DPP PKS yang akan dihadiri secara terbatas oleh para pimpinan PKS, antara lain Presiden PKS, Sekjen, Bendum, Ketua MPP, Ketua DSP, dan para Ketua DPP PKS Bidang Pembinaan Wilayah. Kemudian di seluruh Provinsi nantinya para pengurus DPW akan mengikuti kegiatan kegiatan ini secara bersama-sama. Selain itu para pengurus di berbagai tingkatan, anggota legislatif PKS di berbagai tingkatan, Kepala Daerah di berbagai tingkatan, dan seluruh kader serta simpatisan PKS juga akan mengikuti secara daring,” papar Aboe.

Habib Aboe Bakar menjelaskan bahwa agenda utama dari Muswil adalah pergantian kepengurusan di tingkat Wilayah/ Provinsi.

“Setelah kemarin dilaksanakan pergantian kepemimpinan di tingkat pusat melalui Munas V, ini adalah suksesi kepemimpinan PKS di tingkat Wilayah. PKS ini adalah partai kader, tentunya kita melakukan kaderisasi, salah satunya melalui forum Muswil V seperti ini; begitu juga dengan Musda untuk tingkat Kabupaten/ Kota”, paparnya.

“Agenda pelantikan dan pembacaan sumpah jabatan seluruh kader yang akan mengemban amanah sebagai pimpinan partai di tingkat Wilayah dan pimpinan partai di tingkat Kabupaten/ Kota merupakan hasil dari proses demokrasi yang dilaksanakan PKS dengan melibatkan seluruh kader.

“Terakhir akan ada Pidato Politik Presiden PKS, H, Ahmad Syaikhu dengan tema ‘Songsong Kemenangan 2024 dengan Mewujudkan Kepemimpinan yang Tangguh’ di level nasional dan daerah,” tambah Aboe.

Meskipun dilakukan secara daring, Aboe Bakar menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Muswil dan Musda dilaksanakan sebagaimana mestinya. Mereka yang terpilih sebagai Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW), akan dilantik oleh Presiden PKS pada 27 Desember 2020 besok, sedangkan mereka yang terpilih sebagai Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD), akan dilantik oleh Ketua DPP PKS Bidang Pembinaan Wilayah masing-masing.

Setelah pelantikan, agendanya adalah membahas amanah Muswil dan amanah Musda, rencana kerja, serta rencana anggaran. Seluruh rangkaian Muswil dan Musda dilaksanakan sesuai panduan yang ditetapkan oleh partai,” terang Aboe Bakar. (H3)

Continue Reading














Kategori

Topik Terkini

Trending