Connect with us

RAKYAT

Hermanto Ajari Petani Bercocok Tanam

Published

on

Dharmasraya –  Anggota DPR RI Dapil Sumbar I Hermanto dalam kunjungan kerjanya di daerah pemilihan berkesempatan mengunjungi kelompok tani Kenari di Jorong Koto Gadang Kiri, Nagari Sungai Duo, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya.

Dalam kunjungan tersebut diserahkan satu paket UPPO (Unit Pengolahan Pupuk Organik) yang terdiri dari instalasi pengolahan pupuk organik, kendaraan roda tiga, mesin pencacah, bangunan kandang ternak dan 8 ekor sapi total senilai 200 juta rupiah.

“Diingatkan, dana Program UPPO ini berasal dari negara. Ini berarti, kelompok Kenari dipercaya untuk menjalankan tugas negara. Jalankan tugas ini sebaik-baiknya,” ujar Hermanto dalam temu kelompok sebelum penyerahan bantuan.

Penerima program UPPO, jelasnya, ditargetkan menjadi produsen pupuk organik yang bahan baku utamanya adalah kotoran sapi.

“Pupuk organik yang dihasilkan nanti, hendaknya dipakai sendiri untuk meningkatkan kesuburan tanah masing-masing anggota kelompok,” ucap legislator dari FPKS ini.

Hermanto menyarankan, pupuk organik tersebut untuk tahap awal agar digunakan untuk tanah yang ditanami tanaman yang berumur pendek seperti sayuran: kangkung, bayam, mentimun, kacang panjang dan yang semacamnya.

“Jadi dengan merawat sapi, beberapa bulan kemudian bisa mendapat penghasilan dari menjual kangkung, bayam dan jenis sayuran lainnya,” tuturnya.

Dalam jangka menengah dan panjang seiring dengan terus bertambahnya pupuk organik yang dihasilkan, menurut Hermanto, pupuk bisa digunakan untuk tanaman lain atau dijual.

“Jadi kedepannya, dengan mengolah pupuk organik petani akan mendapat penghasilan ganda, yaitu dari hasil panen tanaman berumur pendek dan tanaman berumur panjang serta menjual pupuk,” paparnya.
Selain itu, lanjutnya, petani juga akan mendapat tambahan penghasilan dari anak-anak sapi yang lahir dari 8 ekor sapi induk tersebut.

“Anak-anak sapi itu bisa dijual sebagai tambahan penghasilan bagi yang merawatnya,” jelasnya.

“Kalau kelompok ini kompak, semangat, disiplin dan sabar maka saya yakin program UPPO ini akan bisa mensejahterakan semua anggotanya,” pungkas legislator Anggota Komisi IV DPR ini.
Hadir mendampingi Hermanto dalam kegiatan ini anggota DPRD Kabupaten Dharmasraya Irmon serta 2 tokoh muda setempat Suparto dan Sarwadiyanto. (joko)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RAKYAT

Bela Rakyat, Hermanto Serahkan Bantuan Sapi Ternak di Sumatera Barat

Published

on

By

SOLOK – Anggota DPR RI Dapil Sumbar I Hermanto dalam kunjungan kerjanya di daerah pemilihan melakukan roadshow menyerahkan 60 ekor sapi kepada peternak di Kota Padang, Kota Solok dan Kabupaten Solok. Sapi-sapi tersebut merupakan bantuan Pemerintah dalam Program Pengembangan Ruminansia Potong 2020.

“Program ini merupakan salahsatu upaya negara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya para peternak,” jelas Hermanto.

Para peternak penerima bantuan tersebut adalah mereka yang tergabung dalam 3 kelompok ternak (Poknak) yaitu: Poknak Lapau Munggu, Kampung Guo,  Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang; Poknak Keluarga Saiyo, Kelurahan Tanah Garam,  Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok; Poknak Kandih Maju Bersama, Jorong Linjuang Koto Tinggi, Nagari Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok. Masing-masing kelompok tersebut mendapatkan 20 ekor sapi.

Hermanto meminta kepada peternak tersebut agar sapi-sapi tersebut dirawat dengan baik.

“Beri makan yang banyak dan jaga kesehatannya dengan pemberian obat-obatan yang sesuai agar badannya gemuk dan subur sehingga bisa beranak setiap tahun,” papar legislator dari FPKS ini.

“Anak-anak sapi yang lahir tersebut itulah yang bisa dijual oleh peternak. Siapa merawat dengan baik maka dia akan mendapat hasil yang baik juga,” pungkas Hermanto. (Joko)

Continue Reading

RAKYAT

Mesakh Mirin: Khusus Persoalan Kesehatan di Keerom, Kita Minta Pemerintah Setempat Benahi Fasilitas Kesehatan di Puskesmas Arso

Published

on

By

PAPUA – Anggota Komisi IX DPR RI Mesakh Mirin mengungkapkan, sejumlah persoalan yang dihadapi Papua saat ini adalah kesehatan. Mengingat sistem kesehatan di Papua belum memadai.

Alasan itu, Mesakh Mirin meminta segera membenahi fasilitas kesehatan yang rusak dan melengkapi fasilitas kesehatan yang rusak hingga di puskesmas.

“Khusus persoalan kesehatan di Keerom, kita minta pemerintah setempat membenahi fasilitas kesehatan di Puskesmas Arso, Keerom, ” kata Mesakh Mirin pada Bela Rakyat, Senin (26/10/2020).

Menurut politisi PAN asal Papua ini, dengan terpenuhinya fasilitas dan pelayanan yang baik buat masyarakat Papua maka sejumlah kebutuhan warga setempat terpenuhi.

“Dengan adanya pembenahan sistem kesehatan di Keerom, kita bisa memenuhi beberapa persen kebutuhan masyarakat. Kita di DPR bersama Presiden Jokowi konsisten menyediakan fasilitas kesehatan buat rakyat Papua. Dari sini kita berharap negara terus hadir saat keutuhan warga belum terpenuhi, ” jelas Mesakh Mirin.

Mesakh mengungkapkan, bobroknya masalah kesehatan di Keerom bisa dilihat dari dicopotnya Kepala Dinas Kesehatan setempat. Di mana pencopotan itu sesuau perjuangan para tenaga kesehatan di Kabupaten Keerom,  Kepala Dinas Kesehatan Keerom yang selama ini dianggap sebagai biang masalah.

Kepala Dinas Kesehatan sebelumnya dr Rony Situmorong dicopot dari jabatannya oleh Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Keerom, Dr. Ridwan Rumasukun, Rabu (30/9/2020) lalu.

Keputusan Pjs Bupati itu, berharap tidak ingin pelayanan kesehatan terhadap masyarakat Kabupaten Keerom terganggu akibat aksi mogok kerja besar-besaran yang dilakukan para tenaga kesehatan di Puskesmas di Keerom, Papua.

Untuk diketahui, tindakan tegas dari Pjs Bupati Keerom ini juga sesuai dengan amanat yang disampaikan wakil Gubernur Papua Lukas Enembe, S.I.P., M.H.  saat melantik tujuh orang Pjs Bupati Ridwan, agar segera menyelesaikan persoalan yang ada.

“Persoalan kesehatan di Papua Keerom menjadi masalah besar, itu ditandai bulan september lalu Kepala Dinas Kesehatan (Keerom) dicopot jadi jabatannya,” pungkas Mesakh Mirin. (HMS)

Continue Reading

RAKYAT

Undi Give Away Bamsoet Channel Putaran Kedua Bersama Irfan Hakim, Berikan Dua Sepeda Kuning dan Dua Smartphone

Published

on

By

JAKARTA – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama Irfan Hakim kembali memberikan give away putaran kedua kepada follower Instagram @bambang.soesatyo dan Youtube Bamsoet Channel. Minggu ini hadiah yang diberikan berupa dua buah sepeda kuning Bamsoet dan dua buah smartphone.

“Selamat kepada pemenang sepeda kuning Bamsoet, Ibu Andri di Kayu Manis Jakarta Timur dan Budi Fahreza di Cimahi Jawa Barat, follower Instagram @bambang.soesatyo dan subscriber YouTube Bamsoet Channel. Dua hadiah smartphone jatuh kepada Budiyanto Palmerah Jakarta Barat dan Fahri Pesantren di Bandung Jawa Barat,” ujar Bamsoet usai melakukan pengundian bersama Irfan Hakim di Jakarta, Minggu (25/10/20).

Ketua DPR RI ke-20 ini mengingatkan agar follower Instagram @bambang.soesatyo dan subscriber YouTube Bamsoet Channel yang belum mendapatkan give away jangan berkecil hati. Masih ada kesempatan di minggu-minggu berikutnya.

“Bagi yang ingin mendapatkan, caranya sangat mudah. Cukup follow instagram @bambang.soesatyo serta subscribe, like, comment and share berbagai konten video di youtube Bamsoet Channel. Pemenang juga minimal harus hapal Pancasila dan 4 Pilar MPR. Jika tidak hapal, pemenang akan dianulir,” kata Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menambahkan, kedepan give away yang diberikan tidak hanya ratusan sepeda dan ribuan smartphone saja. Tetapi juga akan disediakan hadiah berupa sepeda motor dan mobil.

“Untuk lebih menarik follower dan subscriber berpatisipasi, saya akan memberikan hadiah puluhan unit sepeda motor kuning yang akan diundi saat subscriber Youtube Bamsoet Channel mencapai angka kelipatan 75.000. Sedangkan hadiah mobil kuning akan diberikan ketika subscriber Youtube Bamsoet Channel mencapai angka kelipatan 150.000,” urai Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini berharap melalui give away yang diberikan akan semakin menarik minat masyarakat, khususnya kaum milenial untuk mau memahami serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Pemilihan media sosial dilakukan karena berdasarkan riset We Are Social bersama Hootsuite dalam Digital 2020 menyebutkan pengguna internet di Indonesia mencapai 175,4 juta orang atau sekitar 64 persen dari total populasi penduduk. Dimana 160 juta diantaranya aktif di media sosial seperti youtube, instagram, twitter, maupun facebook.

“Melalui konten-konten materi Empat Pilar MPR RI yang ditayangkan baik melalui Instagram @bambang.soesatyo serta Youtube Bamsoet Channel, saya harap mampu memberikan pemahaman kepada khalayak nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar MPR RI yang terdiri dari Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. Mengemas materi Empat Pilar MPR RI dengan cara kekinian melalui media sosial akan lebih efektif dan efisien dalam menjangkau jutaan pemirsa,” pungkas Bamsoet. (dwi)

Continue Reading














Kategori

Topik Terkini

Trending