Connect with us

PENDIDIKAN

Hermanto Minta Generasi Milenial Memiliki Pemahaman Benar dan kuat pada Nilai Sejarah Lahirnya Pancasila

Published

on

TANAH DATAR – Anggota MPR RI Hermanto menilai, saat ini generasi milenial menghadapi tantangan arus informasi digital global dengan berbagai macam informasi yang masuk tanpa melalui instrumen penyaring. Dampaknya terbentuk pola pikir dan gaya hidup yang sangat berbeda dengan yang dicita-citakan para pendiri bangsa yaitu beradab, sopan santun, dialogis, menghormati orang lain, menjaga etika dan moral.

Hal tersebut disampaikan Hermanto pada kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Ruang Pertemuan Restoran Angin Berembus, Ombilin, Nagari Simawang, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar belum lama ini.

Lebih jauh Hermanto meminta generasi milenial agar memiliki pemahaman yang benar dan kuat terhadap nilai dan sejarah lahirnya Pancasila.

“Hal tersebut penting guna menumbuh suburkan rasa kebangsaan ditengah semakin kuatnya arus informasi global yang dapat mempengaruhi gaya hidup permisivisme dan individualisme yang tidak sesuai dengan nilai-nilai keadaban dan keguyuban bangsa Indonesia,” papar legislator dari FPKS ini.

“Sila kedua Pancasila, yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab merupakan karakter bangsa Indonesia yang mesti melekat dan menjadi perilaku kehidupan sehari hari bagi anak bangsa untuk menguatkan kohesivitas sosial,” tambah Hermanto.

Menurut Hermanto, ditengah keringnya nilai-nilai spiritualitas akibat globalisasi informasi yang sangat bebas tanpa instrumen penyaring tersebut, sejatinya Negara memiliki tugas dan kewajiban untuk membentengi dan melindungi rasa kebangsaan generasi milenial agar tidak kehilangan semangat juang mempertahankan NKRI.

“Salahsatu caranya dengan mengintensifkan dan terus menerus melakukan sosialisasi empat pilar kepada generasi milenial,” pungkas legislator dari dapil Sumbar I ini. (Joko)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PENDIDIKAN

Mesakh Mirin Minta Utamakan Rakyat dalam Program Vaksinasi Covid-19

Published

on

By

JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Mesakh Mirin menilai vaksinasi sejatinya mengutamakan masyarakat daripada DPR. Mengingat masyarakat lebih membutuhkan vaksinasi tersebut daripada mereka yang berkerja di lingkungan DPR RI.

“Info dari Setjen DPR RI kalau saya tidak salah vaksinasi untuk DPR dilakukan per fraksi antara 24 Febuari – 28 Febuari,” kata Mesakh menanggapi rencana tersebut pada Bela Rakyat, Senin (22/2/2021).

Mesakh mengusulkan, rencana tersebut ditunda saja untuk menghindari kegaduhan baru yang disebabkan dari vaksinasi tersebut. Ia menyampaikan, DPR mengalah saja dan merelakan vaksinasi itu diberikan kepada masyarakat.

“Ini ada yang kritik ngapain DPR vaksinasi padahal masyarakat lebih butuh,” ujar Mesakh asal Daerah Pemilihan (Dapil) Papua ini.

Untuk informasi, Mesakh melanjutkan pesan Menteri Kesehatan  Budi Gunadi Sadikin, tengah malam tadi, ada 4.7 juta dosis vaksin produksi Biofarma sudah mulai didistribusikan ke seluruh propinsi di Indonesia.

“Sisa 2.3 juta dosis (total 7 juta vaksin untuk Februari 2021) akan menyusul minggu depan. 1 minggu lebih cepat dari rencana awal,” terang Mesakh masih mengutip informasi dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Coronavac adalah merk vaksin covid-19 produk jadi Sinovac. Vaksin Covid-19 adalah merk/brand vaksin covid-19 Sinovac produksi Bio Farma yang untuk vaksin pemerintah.

Cov2Bio (bukan Vac2Bio) adalah brand/merk yang dulu pernah disiapkan untuk vaksin Sinovac produksi bio Farma untuk program Mandiri. Tetapi ini tidak dilanjutkan karena Sinovac tidak dibolehkan untuk vaksin pemerintah. (HMS)

Continue Reading

PENDIDIKAN

HMI MPO Cabang Persiapan Aceh Tengah Menggelar Basic Training Perdana

Published

on

By

Foto : Ist.

KabaRakyat.com  | Aceh Tengah – HMI MPO Cabang Persiapan Aceh Tengah telah menggelar Basic Training (Latihan Kader I) pada tanggal 12-14 Februari 2021 di Villa Kala Pegasing, Takengon Aceh Tengah. (lebih…)

Continue Reading

PENDIDIKAN

Willy Aditya: Saya Mau Melibatkan Banyak Kalangan Menggunakan Metode dari Bawah ke Atas Mensosialisasikan Pancasila

Published

on

By

KabaRakyat.com – SIDOARJO – Kampus adalah tempat yang tepat untuk memulai pergerakan nilai kebangsaan. Nilai nilai mengenbangkan rasa cinta dan nasionalisme pada pancasila , the way of life dari Bangsa Indonesia. Demikian tegas Willy Aditya , anggota MPR RI dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR kepada mahasiswa kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR di Universitas Nahdlatul Ulama, Sidoarjo (Unusida), 13 Februari 2021.

Metode sosialisasi baik secara literasi maupun narasi harus sejalan agar masyarakat Pancasila terus berkembang.

“Kita sudah terlalu lama, menyaksikan metode sosialisasi Pancasila. Namun yang kita lihat justru kering dari semangat. Pancasila selalu berada di langit-langit. Karena itu saya mau memulai metode baru yang lebih melibatkan banyak kalangan dan menggunakan metode dari bawah ke atas, seperti Pancasila diramu oleh Soekarno dulu,” jelasnya.

“Bahkan kitab suci pun dimulai dengan dorongan berliterasi, iqra. Literasi yang saya maksud bukan hanya sekedar buku. Buku memang penting. Namun jauh dari itu menyimak dan menggali pengetahuan dari lingkungan kita dan kehidupan sehari-hari, teramat penting untuk dilewatkan,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Unusida , Fatkul Anam mendukung pengembangan gagasan ini. Dia menilai kaum muda menjadi tonggak penting untuk distimuli dalam rangka meningkatkan literasi dan narasi kebangsaan.

“Di tengah kondisi begitu mudahnya hoax disebarluaskan, nasionalisme tetap harus kita bangun dari tunas-tunas muda. Tidak hanya sosialisasi, tapi juga implementasi. Menghadirkan Pancasila di rumah kita. Bukan hanya dirumah kita, tapi di lingkungan kita juga,” ucap Fatkul Anam.

Sejalan dengan itu, Anam juga berharap model sosialisasi yang melibatkan langsung masyarakat untuk terus dikembangkan.

Sosialisasi pilar kebangsaan yang dilakukan Willy Aditya rencananya akan digulirkan terus khususnya untuk masyarakat Jawa Timur sebagai daerah pemilihannya, khususnya dapil Jawa Timur XI.

“Kita akan terus ajak publik terlibat dalam kerja-kerja kebangsaan,” tutup politisi Fraksi Nasional Demokrat ini penuh semangat. (RH)

Continue Reading

Kategori

Topik Terkini

Trending