Connect with us

EKONOMI

Hima Prodi Akuntansi Unusida Gelar Olimpiade Akuntansi 2019 Se-Sidoarjo

Published

on

Sidoarjo – Telah Terlaksana Olimpiade Akuntansi ke-II 2019 tingkat SMA/SMK/MA (Sekolah Menengah Atas/Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah) Se-Sidoarjo. Yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (Hima Prodi) Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama’ Sidoarjo (Unusida).

Yang bertemakan “Reach Achievement With Accounting”, dimana pelaksanaannya pada diadakan di gedung Rahmatul Ummah di Perumahan Bluru Kidul. Yang telah diikuti oleh beberapa sekolah-sekolah yang ada di Sidoarjo.

Dalam olimpiade ini memiliki 3 tahap, yaitu tahap pertama, mengerjakan soal pilihan ganda, tahap ke dua mengerjakan soal uraian dan dilanjutkan oleh tahap terakhir, dimana tim yang masuk final ini, diuji pengetahuan Akuntansinya oleh 3 juri dari dosen Akuntansi yakni, Bu Yuni Purnama Sari, S.E., M.Ak. dan Chairil Anwar, S.P., M.Ak. serta Dian Fahriani, S.E., M.SA dalam sesi cerdas cermat.

Olimpiade Akuntansi 2019 ini dihadiri Ormawa-ormawa (Organisasi Mahasiswa) di Unusida serta ukm-ukm (Unit Kegiatan Mahasiswa) di Unusida dan Dekan Fakultas Ekonomi, Ibu/Bapak Dosen Akuntansi serta Wakil Rektor II UNUSIDA sebagai pembuka acara Olimpiade Akuntansi 2019 di UNUSIDA.

Dalam Olimpiade ini juga menampilkan ukm-ukm yang terdapat pada Unusida seperti, UKM Tari, UKM Pagar Nusa dan UKM Teater Sae. Acara ini berjalan dengan lancar, dimana yang telah dipaparkan Raudhlotul Jannah selaku Ketua Pelaksana Olimpiade Akuntansi 2019, “Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar, walau keterbatasan Panitia, namun panitia mampu menghandel acara sampai selesai,” ucapnya. Rabu, (06/2/2019).

Final dari olimpiade ini terdapat 5 tim yaitu tim dari sekolah, MA Islamiyah Tanggulangin, MA Nurul Huda Sedati, MA Unggulan Tlasih, SMA Hangtuah 5, dan SMK Plus NU Bluru. Dari 5 tim tersebut keluarlah 3 tim sebagai pemenang olimpiade akuntansi 2019 di Unusida yakni, juara 1 diperoleh dari sekolah MA Islamiyah, juara 2 diperoleh dari sekolah SMK Plus NU Bluru , dan juara 3 diperoleh dari sekolah MA Unggulan Tlasih.

Adapun pesan motivasi dari ketua pelaksana untuk tim yang menang dan kalah, “tetaplah berprestasi dengan akuntansi, jangan pernah berhenti walau gagal satu kali. Karna kegagalan sekarang adalah salah satu proses menuju keberhasilan yang akan datang,” tuturnya

Ucapan terimakasih yang dilontarkan ketua pelaksana ketika melaporkan laporan acara, “saya sangat berterimakasih kepada seluruh panitia yang berkerja keras demi terlaksananya olimpiade akuntansi ini, terimakasih juga untuk kaprodi akuntansi bapak Mohammad Taufiq, S.Pd., M.Pd serta pembimbing olimpiade ibu Erlyna Tri R. S.E., M.Ak. juga terimakasih kepada sponsorship, Dinas Pendidikan Sidoarjo, Bank BPR Delta Artha, Indomaret, Kimia Farma, Talita Puding, Cleo dan PT. Sekawan. Serta hadirin yang berada disini,” terangnya.

Harapan dari Dina Wahyu Dwiarti selaku Ketua Hima Prodi Akuntansi periode 2018-2019 terhadap acara ini, “saya berharap acara ini bisa menjadi contoh dan tolak ukur bagi kepengurusan Hima Prodi Akuntansi kedepan. Agar di tahun depan dapat terlaksana kembali acara Olimpiade Akuntansi ke-III, bahkan dengan acara yang lebih baik lagi,” tutupnya. (ari)

 

EKONOMI

Samsul Hadi Meyakini Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur Kondusif dan Terjaga

Published

on

Surabaya – Selamat mengemban amanah kepada budhe Khofifah Gubernur Jawa Timur dan kang Emil Wakil Gubernur Jawa Timur, semoga dapat menjalankan program kerjanya kedepan bersama rakyat Jawa timur lebih maju. Hal itu disampaikan oleh Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surabaya, Samsul Hadi.

Menurut Samsul, dirinya meyakini kondisi perekonomian Jawa Timur (Jatim) kedepan akan tetap kondusif dan terjaga, kalau lihat pertumbuhan triwulan III – 2018 sebesar 5,4 % lebih tinggi dari nasional sebesar 5,17 %.

“Dan ini terus terjaga selama enam tahun terakhir secara spasial mayoritas pertumbuhan ekonomi tiap kabupaten/kota di Jawa timur di atas capain nasional,” ucapnya melalui keterangan tertulisnya diterima media ini. Rabu, (13/2/2019).

Menurut Samsul, ia memprediksi pertumbuhan ekonomi Jawa timur akan naik lebih dari 0,3%, bukannya tidak ada alasan tapi Jawa timur 2019 akan panen usia produktif/milenial 13,8 % atau kurang lebih 8 juta penduduk usia produktif. 

“Kalau ini benar-benar dimaksimalkan sumber daya manusianya maka pertumbuhan ekonomi Jawa Timur akan lebih melesat. Saya mengharapkan kepada budhe Khofifah terus memberikan atensi khusus kepada mayoritas penduduk petani Jawa timur, petani Jawa timur harus lebih modern sehingga usia produktif gemar bertani Jawa timur surplus pangan nasional,” tegas Pengurus Pusat Kajian dan Ekonomi Kreatif Jawa Timur tersebut.

Continue Reading

EKONOMI

Dibuka!! Lowongan Kerja di PT. RFB Surabaya

Published

on

Surabaya – PT. RFB Surabaya adalah Perusahaan jasa keuangan yang sekarang telah menjadi perusahaan nomor 1 di Indonesia yang telah memiliki izin resmi dan terdaftar. Lokasi perusahaan di Sinarmas Land Plaza Lt. 16, Jl. Pemuda 60-70 Surabaya.

Trendi Galih Sundoro selaku Senior Bussines Consultan menjelaskan bahwa, saat ini perusahaannya membuka lowongan di bagian Staff Administrasi dan Call Centre officer.

“Dan membuka peluang sebesar-besarnya bagi para Mahasiswa yang ingin magang di perusahaan kami,” ucapnya melalui via WA kepada media ini. Rabu, (23/01/2019).

Lanjut Trendi, persyaratan yang harus disiapkan sebagai berikut : 

◎ Wanita

◎ Lulusan D3 / S1 (Fresh Graduete dipersilahkan)

◎ Lulusan SMK / SMA (Pengalaman minimal 1 Tahun)

Sementara itu, kata Trendi, fasilitas yang didapat, yakni : 

◎ Fasilitas Mobil Kantor jika dinas/berkunjung keluar kantor

◎ Fasilitas Mobil Pribadi (*syarat dan ketentuan berlaku)

◎ Gaji Pokok

◎ Bonus Bulanan

◎ Reward trip/wisata (Luar Negeri/Dalam Negeri bagi Pegawai yang Berprestasi)

Terakhir, Trendi juga menjelaskan, bagi yang berminat di perusahaan ini, informasi lebih lanjut bisa menghubungi melalui : 

Email: iindra62@gmail.com

◎ 085606001344 (tlp/whatsapp)

*NB: Tidak dipungut Biaya !!! (ari)

Continue Reading

EKONOMI

Earth Hour Sidoarjo Jelaskan Wawasan Mengenai Pembelian Sesuatu Yang Benar

Published

on

Sidoarjo – Earth Hour Sidoarjo mengadakan Jelajah Cafe #BeliYangBaik ke-4. Beli Yang Baik Jelajah Cafe kali ini bertempat di Warunk Upnormal dan dimulai pukul 10.00 sampai pukul 13.00, dihadiri oleh 60 orang yang meliputi mahasiswa dan komunitas di Sidoarjo. 

Muchammad Tamyiz, S.Si. dan Violin Biru selaku pemateri akan menyampaikan poin Beli Yang Baik seperti beli yang perlu, beli yang lokal, beli yang alami, beli yang awet atau tidak hanya sekali pakai seperti halnya sedotan plastik, beli yang ekolabel, dan mau dibawa kemana.

Tamyiz membawakan materi yaitu peran masyarakat dalam lingkungan menuju Sustainable Development Goals (SDG) menyampaikan bahwa, kita selaku warga milenial sangat berpotensi untuk mengubah dunia dan bumi yang sekarang ini sudah mulai berubah dan menua. 

“Menjadi filantropis, dan dapat dengan cepat mengajak dan mempengaruhi warga yang lain untuk mulai merubah dunia. Sidoarjo saat ini masih belum membiasakan hidup hijau, meskipun Sidoarjo sendiri sudah memulai untuk pembangunan kota hijau yang berkelanjutan,” terangnya. Rabu, (23/01/2019).

Lanjut Tamyiz, dirinya menerangkan bahwa, kaum milenial yang sudah terbiasa dengan cara instan, tidak bisa lagi mempunyai mindset yang seperti itu. “Karena itu, tetap perlu adanya edukasi yang baik sejak dini untuk menanampak budaya hidup yang lebih baik lagi,” tegasnya.

Violin Biru sebagai pemateri berikutnya menyampaikan materi Sustainable Consumption Production (SCP) serta materi Beli Yang Baik yang memiliki enam poin yaitu beli yang perlu, beli yang lokal, beli yang alami, beli yang awet, beli yang ekolabel, dan terakhir mau dibawa kemana. 

Vio menjelaskan bahwa, untuk menjadi konsumen yang baik kita harus selalu mengingat apakah kita perlu membeli barang tersebut, mencoba menjadi konsumen yang lebih memperhatikan priorotas kebutuhan kita sendiri, karena dengan mengenali prioritas kita dapat lebih berhemat serta menjaga lingkungan kita.

Dalam Jelajah Cafe Beli Yang Baik juga mengajak para peserta untuk membuat DIY Notebook dari kertas dan karton bekas yang telah mereka bawa. Ini untuk mengedukasi peserta supaya lebih memanfaatkan barang-barang bekas yang ada dan menjadikannya lebih bermanfaat serta untuk mengurangi penggunaan kertas yang berlebihan. (ari)

Continue Reading
Advertisement

Kategori

Topik Terkini

Trending