Connect with us

NASIONAL

Idris Laena Jadikan KKSS sebagai Wadah Mengabdi Berkontribusi untuk Warga Sulawesi Selatan

Published

on

BEKASI – Anggota MPR RI 2019-2024, Idris Laena, dilantik sebagai Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) 2019 Kota Bekasi.

Pelantikan Idris Laena tersebut, dilaksankan pada Ahad (6/10/2019) di Hotel Horison, Bekasi sekaligus dengan acara Sosialisasi 4 Pilar MPR RI.

Anggota Fraksi Golkar MPR RI dari daerah pemilihan Riau 2 ini mengakatakan, keputusannya untuk bersedia menjadi Pengurus KKSS tingkat Kota Bekasi adalah murni panggilan jiwa.

“Bukan soal jabatannya, tapi ini lebih pada keinginan saya untuk mengabdi dan berbuat sesuatu bagi masyarakat Sulawesi Selatan yang ada di Perantauan khusunya di Bekasi,” ujar Idris Laena disela-sela pelantikan.

Idris Laena juaga mengungkapkan rasa bangganya pada para pendiri bangsa yang telah membangun Indonesia dan membuat Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika sebagai pemersatu bangsa Indonesia.

“Bagi sebagian besar orang, mungkin ini dianggap sebagai hal yang biasa saja. Tapi pernahkah terpikir oleh kita bahwa proses untuk merumuskan kalimat demi kalimat, serta merangkum dalam satu bingkai sakti yang dinamakan Pancasila, bukanlah perkara mudah,” kata Idris.

Idris lalu mengenang kunjungannya ke Perpustakaan Leiden University, di Negeri Belanda. Disana, Ia berdiskusi dengan bebetapa profesor.

Yang mengagetkan, kata Idris, adalah ketika mereka mengatakan, “kami tidak merasa pernah menjajah Indonesia, karena Indonesia baru ada setelah merdeka. Yang terjadi sebenarnya adalah bahwa Nedherland memiliki koloni, yang berupa kerajaan-Kerajaan yang ada di Nusantara”.

Lantaran pernyataan profesor itu, Idris mengaku makin kagum pada para pendiri bangsa Indonesia. “Karena ternyata mereka mendirikan satu bangsa besar bernama Indonesia dari serpihan-serpihan kerajaan yang ada di Nusantara; yang terdiri dari puluhan ribu pulau, dengan ribuan bahasa dan keanekaragaman budaya dan agama,”.

“Dan hanya dimulai dengan semangat para pemuda yang mendeklarasikan Sumpah Pemuda,” kata Idris.

Yang menarik bahwa, para pemuda kita saat itu, 28 oktober 1928 berani bersumpah untuk, “Bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia. Berbangsa yang satu, bangsa Indonesia, dan Menjunjung bahasa yang satu, bahasa Indonesia”.

Padahal, kata Idris, secara teritori, wilayah yang akan mereka sebut Indonesia itu, masih berupa kerajaan-kerajaan yang ada di hamparan Nusantara.

Untuk itu kata Idris Laena, masyarakat Indonesia patut bangga, bahwa bangsa besar bernama Indonesia yang pada saat itu diimpikan oleh pemuda dan para pendiri bangsa ini, benar-benar terwujud.

Ia juga menambahkan, bisa dibayangkan bagaimana Indonesia tanpa Ideologi dan dasar negara bernama Pancasila sebagai jalan tengah dari berbagai perbedaan di tengah-tengah Bangsa Indonesia.

Untuk itulah kata Idris Laena, para perantau dari Sulawesi Selatan, khususnya di Kota Bekasi, harus menjadi motor penggerak semangat kebhinnekaan. Hal ini kata Dia, sesuai dengan amanat dan isi 4 Pilar MPR RI.

“Semangat kebhinekaan harus terus dijaga. Bagaimanapun warga KKSS saat ini yang paling banyak tersebar di pelosok negeri,” ujarnya.

Sehingga kata dia, KKSS harus mampu menjaga harmonisasi kemajemukan bangsa Indonesia.

Untuk diketahui, Idris Laena sebelumnaya juga pernah menjabat Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat KKSS. (I5)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NASIONAL

Menkes Terawan Diminta Mundur

Published

on

Jakarta – Generasi Muda Indonesia yang bersatu dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Pemerhati Kesehatan (AM-P3K) sangat mendukung pemerintahan Presiden Jokowi yang menjadikan Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul sebagai program utama pemerintah. (lebih…)

Continue Reading

NASIONAL

Ermalena: Generasi Muda Pemimpin Masa Depan Bangsa

Published

on

By

MAKASSAR – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Sulawesi Selatan menggelar Latihan Kepemimpinan Kader Madya (LKKM) di Demelia Hotel sebagai upaya penguatan kader di kalangan milenial, Sabtu (7/12/2019).⁣

Wakil Ketua DPP PPP, Ermalena saat membuka acara mengatakan LKKM merupakan jenjang perkaderan di PPP yang saat ini juga menjadi program unggulan partai berlambang kakbah itu.⁣

“Selain kita akan terus mempertahankan kader-kader militan di kalangan generasi lama, kita juga terus bertransformasi agar partai ini semakin dicintai di kalangan milenial, itu merupakan tantangan,” paparnya.⁣

Dirinya optimis, partainya kedepan akan lebih maju lagi sehingga kedepan bisa lebih banyak berkontribusi bagi masyarakat Indonesia. ⁣

“Perkaderan ini akan menjadi fokus kita, dan PPP akan melibatkan mereka dalam setiap program-program yang dicanangkan, itu harus dilakukan karena generasi muda merupakan pemimpin masa depan bangsa,” katanya.⁣

Sementara itu, Ketua DPW PPP Sulsel, Muhammad Aras mengatakan LKKM menjadi ajang penguatan kader setelah sebelumnya mereka melakukan LKKD sebagai jenjang perkaderan PPP yang paling dasar. ⁣

“Di jenjang ini (LKKM), selain merupakan pelatihan untuk penguatan ideologi, mereka juga diberi materi-materi penerapan yang lebih aplikatif sehingga para kader yang sudah mengikuti pelatihan ini bisa menerapkannya di masyarakat. Mereka dilatih untuk menjadi pemimpin di masyarakat, sehingga kedepan partai ini bisa melahirkan pemimpin bangsa,” kata Anggota DPR RI Komisi V ini.⁣

Selanjutnya, kata Aras, kader yang telah mengikuti jenjang LKKM akan dikirim ke DPP PPP untuk digembleng di jenjang perkaderan yang lebih tinggi, Latihan Kepemimpinan Kader Utama (LKKU).⁣

“Setelah mengikuti semua jenjang perkaderan itu diharapkan para kader akan menjadi generasi unggulan partai yang bukan saja bisa memajukan partai ini, tapi bisa berkontribusi nyata terhadap pembangunan bangsa,” pungkasnya.⁣

Sementara itu, kader muda PPP, Muhammad Ramli mengatakan dirinya yakin PPP kedepan akan memiliki format baru yang bisa menciptakan generasi milenial yang kreatif dan produktif. Apalagi saat ini generasi Indonesia menghadapi tantangan era industri 4.0.⁣

“Oleh karena itu, para kader muda PPP harus dibekali dengan wawasan yang luas agar bisa berinovasi, tentunya dengan tanpa menghilangkan ideologi Islam, sebagai asas partai ini,” pungkasnya. (rml)

Continue Reading

NASIONAL

Ketua Umum PB HMI Lantik Pengurus HMI Cabang Padang

Published

on

Padang – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam melantik Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Padang Periode 2019-2020. Pelantikan ini mengambil tema “Transformasi Gerakan Kader HMI melalui Implementasi Khittah Perjuangan”. Sebagai Cabang yang mempunyai sejarah besar terhadap pergolakan HMI ditahun 80-an, HMI MPO Cabang Padang kembali mengikrarkan diri di ranah Minang. (lebih…)

Continue Reading
Advertisement

Kategori

Topik Terkini

Trending