Connect with us

POLITIK

Jelang Cuti, Wagub Nasrul Abit Kembali Serukan Pilkada Badunsanak

Published

on

Kabarakyat, Padang – Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengatakan, pihaknya kembali mengimbau kepada seluruh pasangan calon, pengurus partai politik, relawan, pendukung dan simpatisan, untuk dapat semaksimal mungkin menjaga ritme kampanye dengan damai. Tidak ada saling tebar benci dan kabar kebohongan. Pertarungan Pilkada adalah pertarungan gagasan, ide dan program. Bukan pertarungan “udara” atau dunia maya dengan menebar berita tentang kebohongan.

“Meski berbeda pilihan dan pandangan dalam politik, namun kita tetap satu. Tetap, bersaudara. Jangan lagi kerahkan buzzer-buzzer untuk menebar berita bohong. Pilkada adalah pertarungan ide, gagasan dan program. Jangan jatuhkan rival dengan cara-cara tidak elok. Mari bersama kita ciptakan Pilkada Badunsanak yang baik. Bukankah sebelumnya, kita sudah sepakat dan sudah deklarasikan itu. Kita jaga sama-sama kondisi Pilkada di Sumbar tetap damai. Kita berikan contoh kalau di Sumbar Pilkadanya sejuk dan damai,”ujar Nasrul Abit, di Padang, Sabtu 25 September 2020.

Terhitung 26 September hingga 5 Desember 2020, Nasrul Abit akan menjalani masa cuti dari jabatannya sebagai Wakil Gubernur Sumatra Barat. Cuti panjang itu diambil Nasrul Abit, menyusul keluarnya nomor urut Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur pada konsestasi Pilkada 2020 yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar di hotel Grand Inna Muara Padang, Jumat sore kemarin.

Menurut Nasrul Abit, izin cuti tersebut sudah disampaikan ke Kementrian Dalam Negeri. Sesuai dengan aturan, selama masa cuti berlangsung, dirinya tidak lagi menggunakan atau memanfaatkan fasilitas Negara untuk kepentingan politik. Bahkan, mulai sabtu malam ini, Nasrul Abit dan keluarga akan meninggalkan rumah dinas dan beralih ke rumah pribadi.

“Terhitung besok saya akan serahkan semua fasilitas Negara. Saya, tidak lagi menggunakan seluruh aset Negara. Termasuk rumah dinas, juga tidak lagi saya tempati sejak beberapa hari terakhir. Karena, ini sudah masuk masa kampanye Pilkada serentak. Ini sudah sesuai aturan yang berlaku. Izin cuti, sudah disampaikan ke Kemendagri,” kata Nasrul Abit

Menurut Nasrul Abit, bukan hanya dirinya yang menyerahkan seluruh aset Negara dimasa kampanye ini. Seluruh Kepala Daerah yang ikut bertarung pada konsestasi Pilkada 2020, juga melakukan hal yang sama. Karena, ini sudah merupakan aturan yang harus dijalani. Untuk Sumatra Barat sendiri, sebanyak Lima Kepala Daerah antara lain Nasrul Abit (Wakil Gubernur Sumbar), Indra Catri (Bupati Agam), Ali Mukhni (Bupati Padang Pariaman), Mahyeldi Ansarullah (Walikota Padang) dan Genius Umar (Walikota Pariaman) cuti tanpa tanggungan Negara lantaran ikut konsestasi Pilkada 2020.

“Ini aturan. Artinya tidak hanya saya, seluruh kepala daerah yang maju pada Pilkada tahun ini juga melakukan hal yang sama,” ujar Nasrul Abit. (Rel)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POLITIK

Sekjen PBB: Kader Brigade Hizbullah Bulan Bintang Wajib Kawal Ideologi Partai

Published

on

By

KabaRakyat.com | Kota Tasikmalaya – Sekretaris Jenderal Partai Bulan Bintang (PBB) Afriansyah Noor mengatakan tugas Brigade Hizbullah Bulan Bintang wajib mengawal ideologi partai. (lebih…)

Continue Reading

POLITIK

Bamsoet: Jangan Sampai Pilkada Rusak Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Published

on

By

BALI – Ketua MPR RI yang juga Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila Bambang Soesatyo sepakat dengan harapan Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno, yang berharap Pilkada serentak yang akan diselenggarakan tanggal 9 Desember 2020 berlangsung aman dan damai. Tidak terjadi gesekan-gesekan di masyarakat yang akan menganggu persatuan dan kesatuan bangsa. Baik dalam proses Pilkada ataupun setelah Pilkada berlangsung.

“Persatuan dan kesatuan bangsa menjadi tanggungjawab kita semua. Sebagai kader Pemuda Pancasila, kita harus mampu menjaga persatuan dan kesatuan agar tidak terkoyak akibat Pilkada. Intruksi Ketua Umum Pemuda Pancasila sangat jelas, jangan sampai kita pecah karena beda pilihan dalam Pilkada. Apalagi ada beberapa kader Pemuda Pancasila yang maju dalam Pilkada,” ujar Bamsoet usai rapat koordinasi Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila dengan Majelis Pimpinan Wilayah seluruh Indonesia secara virtual dari Bali, Senin malam (27/10/20).

Hadir dalam rakor Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila, selain Ketua Umum Japto Soerjosoemarno, Sekjen Arief Rahman, Para Wakil Kerua Umum dan para ketua wilayah dari seluruh Indonesia.

Ketua DPR RI ke-20 ini mengingatkan menjelang Pilkada akan ada pihak-pihak yang memanfaatkan perbedaan untuk menyulut api permusuhan. Tidak ada larangan berbeda pendapat dalam Pilkada, tetapi hati harus tetap dipersatukan dalam bingkai NKRI.

“Sangat penting dipahami bahwa beberapa menit di bilik suara akan menentukan masa depan bangsa. Namun, jangan sampai masa depan bangsa justru hancur karena berbeda pilihan dalam Pilkada,” tegas Bamsoet.

Karenanya, Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini mengajak semua elemen bangsa menghormati perbedaan yang ada. Jika ada perbedaan pendapat bisa diselesaikan dengan cara dialog dan musyawarah, sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

“Perbedaan pasti selalu ada. Perluas hati dan pikiran untuk selalu membuka ruang dialog. Melalui ruang dialog kita bisa saling menguatkan satu dengan yang lain,” pungkas Bamsoet. (Dwi)

Continue Reading

POLITIK

Munas Brigade Hizbullah Bulan Bintang Digelar Secara Protokol Covid-19

Published

on

By

KabaRakyat.com | Jakarta – Musyawarah Nasional III Brigade Hizbullah Bulan Bintang akan diselenggarakan pada tanggal 29-30 Oktober 2020 di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Kali ini kegiatannya berbeda dengan Munas sebelumnya dikarenakan Covid-19 melanda Indonesia. (lebih…)

Continue Reading














Kategori

Topik Terkini

Trending