Connect with us

NASIONAL

Jelang Lebaran, Ridwan Hisjam Bagikan 10.000 Paket Sembako

Published

on

MALANG – Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Jatim V Malang Raya (Kabupaten Malang,Kota Malang,Kota Batu) membagikan 10.000 (Sepuluh Ribu ) paket sembako ini untuk masyarakat Malang Raya. Bantuan tersebut didistribusikan mulai tanggal 11 Mei 2020 hingga saat ini. Semua prosesnya berjalan oleh tim RHC (Ridwan Hisjam Center) dan relawan yang ada di tingkatan kecamatan dan di tingakat Desa/kelurahan.

Bantuan 10.000 paket sembako tepat menjelang hari raya, Ridwan Hisjam berharap dapat meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Dengan bantuan itu tidak lagi mengalami kendala untuk mencari bahan pangan pokok diluar rumahnya masing-masing sesuai anjuran pemerintah agar di rumah saja.

“Menjelang Idul fitri saya akan mendistribusikan 10.000 paket sembako untuk masyarakat,saya berharap dengan bantuan tersebut masyarakat malang raya tetap tenang dirumah dalam menghadapi pandemi covid-19,” kata Ridwan Hisjam.

Ridwan Hisjam menghimbau agar masyarakat tetap waspada akan virus corona ini, karena sampai detik ini belum ditemukannya vaksinnya,maka salah satu cara ialah memutus rantai penularannya,yaitu jaga jarak dan menjaga kebersihan.

Apalagi, Ridwan mengingatkan ungkapan dari Direktur kedaruratan WHO, dr Mike Ryan, memperingatkan bahwa virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 mungkin tak akan pernah hilang meski nanti ada vaksin.

Dengan di rumah, lanjut Ridwan Hisjam, itu sesuai anjuran Presiden Joko Widodo. Ridwan Hisjam yakin anjuran tersebut akan memutus rantai penularan virus corona/covid-19 dan berharap malang raya akan kembali normal kembali, perlu diketahui malang raya termasuk zona merah dalam penyebaran covid-19 yang di tetapkan oleh guburnur jawa timur.

Dengan kondisi tersebut pemerintah membatasi jam kerja masyarakat, tentu ini sangat merugikan masyarakat yang pendapatannya hanya bergantung pada pendapatan harian.

Banyak masyarakat mulai resah akan kebijakan dan situasi pandemi tersebut, apalagi dalam minggu ini malang raya akan menerapkan Pembatasan sosial berskala Besar (PSBB), tentu perekonomian masyarakat akan semakin sulit. Alasan itu, Ridwan Hisjam Hadir membagikan 10.000 paket sembako untuk meringankan masyarakatnya di dapil V Malang Raya.

Menurut  Ketua RH Center Achmad Fajar bahhwa pendistribuan tersebut akan di antar kerumah masing-masing masyarakat yang membutuhkan, karena achmad fajar tidak ingin melanggar aturan-aturan pemerintah dalam situasi pandemi ini.

“Kami berupaya akan mengantar sendiri kerumah masyarakat dengan bantuan Tim RH Center,untuk menghindari kerumunan yang bisa menyebabkan penularan virus corona/covid-19, pembagian 10.000 sembako tersebut sudah kami distribusikan sejak tanggal 11 Mei kemarin hingga saat ini, Alhamdulillah masyarakat senang akan hadirnya paket sembako oleh Ir.H.M Ridwan Hisjam,

Sekitar 10.000 paket sembako sudah kami distribusikan untuk masyarakat malang raya,hari ini tim kami masih jalan ke pelosok-pelosok desa untuk menyalurkan paket sembako tersebut, semoga dalam minggu ini sudah selesai dan semoga tepat sasaran. Kami di RH Center juga menerima layanan informasi bagi masyarakat yang membutuhkan paket sembako tersebut, kantor kami buka 24 jam, yang akan menampung aspirasi masyarakat, jelasnya.

Dalam pendistribusian turun juga anggota DPRD Kota Malang, yaitu Suryadi, S.Pd. Menurutnya paket sembako kini sudah sampai di seluruh pengurus fungsionaris DPD Partai Malang Raya sampai ke titik Pengurus Desa Partai Golkar Semalang Raya.

Kedepannya Tim RH Center akan lebih Fokus pendistribusian paket sembako Ke masyarakat secara merata dan tepat sasaran,agar masyarakat tetap tenang dirumah masing-masing dan mawas diri dalam menghadapi Covid-19. (Surya)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NASIONAL

Pengamat Nilai Zainudin Amali Berhasil Kembalikan Citra Kemenpora

Published

on

JAKARTA – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Menpora RI Zainudin Amali menerima Penyerahan langsung Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kemenpora RI Tahun 2019 di Auditorium Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (22/7).

Terkait hal itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin mengapresiasi kinerja Menpora. Bagi Ujang, capaian WTP Kemenpora kali ini sangat luar biasa, karena sudah 10 tahun terakhir belum pernah didapatkan.

Ujang menilai, pencapaian ini membuktikan bahwa Zainudin Amali sebagai Menpora mampu membawa Kemenpora ke arah yang lebih baik.

“WTP ini mengembalikan citra Kemenpora sekaligus membantah yang selama ini dikesankan sebagai sarang tikus,” kata Ujang di Jakarta.

Menurut Ujang, capaian ini tidaklah didapatkan dengan mudah, butuh kerja keras dan kemampuan melakukan reformasi birokrasi yang mumpuni.

“Kemampuan itulah yang menurut saya ditunjukkan oleh Menpora hari ini,” ujar dia.

Ujang pun berharap agar kerja keras dan prestasi tersebut mampu di pertahankan oleh Menpora Zainudin Amali.

“Semoga pencapaian ini bisa dipertahankan minimal selama periode kepemimpinan Pak Menpora Zainudin Amali ini,” harapnya.

Seperti diketahui, Kemenpora terakhir kali mendapatkan opini WTP pada tahun 2009, selanjutnya berturut-turut Kemenpora hanya menerima opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP), ditambah lagi tahun 2005 dan 2016 mengalami keterpurukan dengan menyandang opini Tidak Menyatakan Pendapat (TMP) atau Disclaimer.

Continue Reading

NASIONAL

Nge-Vlog Bareng Irfan Hakim, Bamsoet Sosialisasikan Empat Pilar MPR

Published

on

By

JAKARTA – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo nge-vlog bareng selebritis sekaligus pecinta hewan, Irfan Hakim, yang memiliki subscribers youtube 4,9 juta. Ini adalah kolaborasi ke-4 dirinya bersama selebritis dalam mensosialisasikan Empat Pilar MPR RI kepada kawula muda melalui konten youtube Bamsoet Channel. Sebelumnya, Bamsoet sudah berkolaborasi dengan Raffi Ahmad,  Jessica Iskandar (Jedar), dan Baim Wong.

“Kolaborasi bersama selebritis yang sudah memiliki banyak subscriber adalah cara terbaru dalam mensosialisasikan Empat Pilar MPR RI. Melalui video di youtube, subscriber selebritis dengan jumlah jutaan bisa turut menyaksikan konten tentang Empat Pilar MPR RI. Kolaborasi ini sekaligus menunjukan kepedulian para selebritis terhadap kondisi bangsa dan negara. Dibalik kehidupan mereka yang disorot lampu popularitas dan dunia glamor keartisan, mereka masih mau menyiapkan waktu membuat konten Empat Pilar MPR RI dengan pesan persatuan untuk seluruh anak bangsa,” ujar Bamsoet di Jakarta, Minggu (12/7/20).

Mantan Ketua DPR RI ini menjelaskan, melalui konten Youtube, dirinya tak perlu mengumpulkan banyak orang di sebuah ruangan untuk memberikan edukasi tentang Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. Sosialisasi Empat Pilar MPR RI melalui youtube termasuk yang efektif, sekaligus bisa menjangkau siapapun dari tempat manapun.

“Memahami Empat Pilar MPR RI tak lagi dengan suasana yang serius seperti seminar ataupun simposium. Cukup klik video konten di Bamsoet Channel, nonton sambil rebahan pun jadi. Kontennya dibuat menarik dan beragam. Misalnya dengan Raffi Ahmad sambil membahas mobil listrik, dengan Jessica Iskandar sambil adu gombal, dengan Baim Wong sambil ngobrol santai, dengan Irfan Hakim sambil merawat hewan peliharaan,” jelas Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini mengungkapkan, MPR RI memahami tak semua segmen masyarakat bisa menyukai seminar atau simposium. Tak semuanya juga suka Youtube. Karena itu, berbagai media dimasuki. Dari mulai seminar, simposium, media sosial seperti youtube, pagelaran lomba, nongkrong bareng komunitas, hingga melalui pendekatan seni dan budaya.

“Apapun medianya, terpenting pesannya sampai. Bahwa Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika adalah kekayaan bangsa yang tak ternilai harganya. Patut dijaga dan diamalkan oleh seluruh anak bangsa,” pungkas Bamsoet. (Dwi)

Continue Reading

NASIONAL

Zainut Tauhid Hadiri Penutupan Rapat Kerja Tim Penanggulangan Bencana MUI

Published

on

By

JAKARTA – Wakil Menteri Agama RI yang juga Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa’adi ikut menghadiri acara Penutupan Rapat Kerja (raker) Tim Penanggulangan Bencana Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Hotel Novotel, Cikini, Jakarta, pada Sabtu malam, 11 Juli 2020.

Di mana dalam Raker Tim Penanggulangan Bencana MUI dilaksanakan sejak pagi hari Jumat, 10 Juli 2020, dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19, dan diikuti oleh anggota Tim Penanggulangan Bencana MUI yang juga pengurus MUI Pusat, yang terselenggara atas kerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Raker selama dua hari tersebut membahas arah kebijakan MUI dalam penanggulangan bencana, kajian penanggulangan bencana dalam pandangan Islam; hingga aspek bencana sosial seperti narkoba. Juga isu-isu aktual mencakup laporan Satgas Covid-19 MUI, dan kajian mutakhir berkenaan Pembelajaran Jarak jauh (PJJ) selama Pandemi, dengan pemateri atau nara sumber dari internal MUI maupun dari BNPB.

Dalam arahannya sebelum menutup raker, Zainut Tauhid menyampaikan bahwa semua materi yang dikaji diharapkan bisa memperkaya perspektif terhadap bencana.

Juga untuk memberikan kedalaman, agar tim kerja dapat merumuskan strategi penanggulangan bencana, dalam aspek pendidikan dan latihan, dakwah dan pemberdayaan masyarakat, instrumen fatwa yang dibutuhkan, dan juga rumusan strategi diseminasi gagasan penanganan bencana, kata Zainut, Ahad (12/6/2020).

Raker itu kata Zainut, ikhtiar ulama berkontribusi memberikan solusi terhadap risiko bencana yang kerap menghampiri bangsa Indonesia. Raker menjadi momentum untuk mengidentifikasi setiap isu, potensi darurat bencana, risiko, dan peluang yang ada terkait bencana di Indonesia. Tujuannya mulia karena merupakan bagian dari upaya memelihara jiwa manusia sebagai salah satu tujuan agama.

Zainut Tauhid mengingatkan bahwa waktu dan kematian adalah hal yang pasti. Dan Islam mengajarkan umatnya agar menghargai waktu sebaik-baiknya, berencana mempersiapkan diri sebelum suatu kesulitan terjadi, termasuk kesulitan akibat bencana.

Zainut Tauhid menambahkan bahwa manusia diberi kesempatan dan daya untuk memperjuangkan nasibnya, agar terhindar dari suatu musibah, atau paling tidak meminimalisir dampak dari suatu musibah.
Meskipun akhirnya tetap Allah yang menentukan.

Zainut Tauhid mengucapkan terima kasih atas dukungan BNPB yang membuat acara raker Tim Penanggulangan Bencana MUI dapat terselenggara dengan sukses. juga mengharapkan agar rapat ditindaklanjuti dengan kolaborasi selanjutnya.

Peran ulama di Indonesia masih sangat penting, termasuk dalam strategi mitigasi dampak bencana. Hal ini karena pengaruh Ulama yang mampu mensyiar dan berdakwah dengan lembut, sehingga dapat memberikan pemahaman pada umat mengenai mitigasi dampak bencana bila terjadi, pungkas Zainut Tauhid sebelum menutup kegiatan secara resmi.

Penutupan juga dihadiri oleh Ketua MUI, KH Sodikun, Wasekjen MUI Rofiqul Umam, Wasekjen MUI Nadjamuddin Ramly, Zaitun Rasmin Ketua Satgas Covid -19 MUI dan pengurus dewan pimpinan MUI lainnya. (HM3)

Continue Reading














Kategori

Topik Terkini

Trending