Connect with us

PENDIDIKAN

Kolaborasi Sains dan Teknologi, Begini Cara Melakukannya Siswa SD Labschool Unesa Lidah Wetan

Published

on

Surabaya – Salah satu program unggulan Sekolah Dasar (SD) Labschool Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Lidah Wetan adalah program STEAM (Science, Technology, Art, and Mathematic). 

Kepala Sekolah SD Labschool Unesa Lidah Wetan Hapsari Dewi mengatakan, di dalam program ini anak diajarkan untuk mengkolaborasi antara sains, tekhnologi, seni, dan matematika menjadi satu dalam pembelajaran. 

“Program ini diadakan di bawah pengawasan Dosen jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Unesa yang diketuai oleh Heru Subratha,” ucapnya. Sabtu, (22/12). 

Lanjut Dewi, tujuan dari pembelajaran ini adalah melatih siswa untuk bisa berfikir secara integrated (gabungan). Salah satu contoh pembelajarannya adalah siswa diajarkan membuat berbagai macam bangun ruang (matematika).

“Kemudian mereka diminta menyusun bangunan tersebut menjadi berbagai bentuk (teknologi), dan diajarkan berbagai komposisi warna untuk membuat bentuk bangunan yang indah (seni), tutur Hapsari.

Hapsari berharap, kedepannya siswa akan bisa mulai membuat berbagai produk kreatifitas sendiri yang berguna dengan memperhatikan teknologi dan seninya juga.

“Saya membayangkan bahwa anak-anak kami yang masih dini sudah dapat diajarkan berfikir membuat bangunan dari bangun ruang kecil-kecil tersebut,” imbuhnya.

Setelah itu, mereka juga diajarkan kalau bangunan yang ditumpuk dengan jumlah tertentu, bangunan akan tidak mempunyai kekuatan.

Dan anak-anak diajarkan untuk mengkomposisikan warna secara indah. Otomatis, mereka akan terbiasa membangun sebuah bangunan dengan komposisi warna dan kekuatan bangunan. 

“Ini merupakan salah satu pencerminan (matematika) yang akhirnya menghasilkan karya seni yang indah,” tegas pimpinan sekolah tersebut. (ari)

PENDIDIKAN

Program Pengurus IPUNESA, Jalani Kunjungan ke Beberapa Wisata di Kota Surabaya

Published

on

Surabaya – Salah satu program Pengurus Ikatan Pensiunan Universitas Negeri Surabaya (IPUNESA) periode 2018-2020 adalah Surabaya City Tour 2019.

Ketua Ipunesa, Ali Mufiarief menjelaskan bahwa, kunjungan wisata kota Surabaya yang pertama Tugu Pahlawan dan Museum 10 November, kedua House of Sampoerna, ketiga Surabaya North Quay, keempat Jembatan Suramadu, dan kelima Jembatan Suroboyo Kenjeran.

“Alhamdulillah, dalam kegiatan rekreasi seperti ini, diikuti oleh 140 pensiunan yang termasuk Dosen dan Karyawan Unesa dari berbagai Fakultas,” ucapnya saat ditemui di Tugu Pahlawan. Sabtu, (09/3/2019).

Lanjut Ali, ia menerangkan para peserta rekreasi sangat antusias mengikuti kunjungan ini. Walaupun para peserta yang lahir di Surabaya dan sudah berpuluhan tahun tinggal di Surabaya.

“Ternyata, sebagian besar peserta belum pernah ke Museum Tugu Pahlawan, House of Sampoerna, Surabaya North Quay dan Jembatan Suroboyo,” ungkapnya.

Ali menambahkan, tujuan kegiatan Surabaya City Tour 2019 ini adalah sebagai sarana sosialisasi dan silaturrahim antar sesama anggota pensiunan Unesa.

“Dan mempererat hubungan kekeluargaan sesama pensiunan Unesa, serta melepas ketegangan dengan rutinitas kegiatan yang dilakukan selama di rumah,” tutupnya. (ari)

Continue Reading

OLAHRAGA

Rahequl Mengharumkan Nama Kelas Olahraga SMAM-X di Kejurda Artistik Jatim

Published

on

Surabaya – Nama kelas olahraga Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 10 Surabaya (SMAM-X) tengah melejit sama 2 tahun terakhir. Berbagai prestasi baik cabang olahraga terukur maupun cabang olahraga permainan, meraih penghargaan skala kota hingga nasional  bahkan internasional. 

Salah satunya capaian tersebut datang dari Rahequl Ramadany Ilham kelas X Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIA) 1 atlet senam andalan kota Surabaya. 

Mereka tergabung di kelas olahraga SMAM-X, hampir setiap hari tampak menyisihkan waktu untuk selalu menjaga kebugaran melalui latihan-latihan ringan hingga berat pada Ahad 17 Maret 2019 meraih penghargaan sebagai juara pertama memperoleh medali emas.

Menurut Kepala Sekolah SMAM-X Sudarusman, ia mengatakan, reputasi kelas olahraga SMAM-X tidak bisa dianggap rendah berkat raihan prestasi yang diperoleh tiga tahun terakhir ini. Namun, kelas olahraga sebagai tempat anak berbakat, tetap meningkatkan latihan dengan perencanaan yang baik dibawah arahan para pelatih dan pembina yang profesional.

“Agar mampu merubah potensi yang sangat beragam menjadi sebuah prestasi. Salah satunya prestasi yang diraih ananda Rahequl, merupakan bukti kerja cerdas para pembina kelas olahraga yang luar biasa,” tegasnya. Rabu, (20/3/2019).

Seluruh prestasi yang telah diraih kelas olahraga SMAM-X, kata Sudarusman, tidak terlepas dari kreativitas dan inovasi para pelatih serta pembina didalam memberikan motivasi dan program latihan, sehingga para atlet tidak merasa jenuh dan bisa mengatur waktu antara sekolah dan prestasi. 

“Dulu kelas olahraga masih dipandang sebelah mata oleh komunitas yang lain  namun setelah tiga tahun terakhir penuh dengan penghargaan dan berhasil merih juara, para siswa yang tertarik semakin banyak, bahkan masyarakat luar juga semakin tertarik dan tidak sedikit yang menyekolakan di srkolah Keberbakatan SMAM-X,” tutupnya. (ari)

Continue Reading

INTERNASIONAL

Tim Robotik Spemma Juara 1 Internasional

Published

on

Surabaya – Tim Robotik Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya (Spemma) merebut juara satu lomba Robotik Tamrin Olimpiade Cup tingkat internasional di SMA Negeri Unggulan MH Tamrin. 

Syafi’ur Rohman Kepala urusan Hubungan Masyarakat (Kaur Humas) Spemma mengatakan, Tim perwakilan SMP Muhammadiyah 5 Surabaya yang menyabet juara pada kelas Robot Sumo ialah Gerrad Verrel Rafierly dan Rajendra Maulana Syaputra.

“Robot sumo cara permainan lomba dengan cara adu kekuatan robot untuk mendorong. Robot yang kalah dorongan kemudian keluar dari lingkaran pembatas dinyatakan kalah,” tegasnya. Jumat, (8/2/2019).

Lanjut Syafi’ur, dan itu pun harus dilakukan sampai 3 kali bermain, jika 2 atau 3 menang maka peserta dinyatakan menang untuk melanjutkan ke semi final sampai di final.

“Mereka untuk mempersiapkan lomba ini berlatih hanya satu hari karena robot yang di pakai sempat mengalami kerusakan di H -1 menjelang pertandingan,” tambahnya.

“Akhirnya mereka semalaman suntuk berusaha untuk memperbaikinya dan dilanjut latihan di pagi dini hari. Namun karena jam terbang mereka tinggi sudah sering mengikuti lomba robotik sehingga kerusakan itu tidak menjadikan mereka panik. Hingga pada akhirnya bisa nyebet juara satu di lomba tersebut,” imbuhnya.

Peserta lomba ini ada 40 tim dari seluruh Indonesia dan luar negeri. Ada yang dari Malaysia, Bandung, Jakarta, Bogor, Surabaya dan masih banyak kota-kota yang lainnya.

“Semoga bisa memotivasi anak-anak yang lain. Sangat bangga dan senang anak-anak bisa juara di tingkat internasional tentunya ini menjadi kebanggaan sekolah dan muhammadiyah,” harapnya.

Menurut Gerrad, salah satu siswa yang mewakili SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya dilomba tersebut mengatakan, Lomba Robotik Tamrin Olimpiade Cup sangat seru, lawanya berat-berat karena pesertanya jago-jago dari kandang disetiap kota asal mereka. 

“Peserta yang mengikuti mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, dan Universitas. Ahamdulillah saya menang sehingga bisa membanggakan sekolah dan kota Surabaya,” ungkapnya. (ari)

Continue Reading
Advertisement

Kategori

Topik Terkini

Trending