Connect with us

NASIONAL

Kongres XV KNPI Sudah Usai: Tak Usah Buat Wacana Putaran Kedua di Luar Arena Kongres!

Published

on

JAKARTA – Kongres XV KNPI sudah selesai yang ditandai terpilihnya Haris Pertama mengalahkan Noer Fajrieansyah dalam proses pemilihan head to head. Namun sayang, dua hari pasca terpilihnya Haris, ada upaya menggelar putaran kedua.

Di mana-mana, jika hanya dua calon yang ‘berlaga’. Secara otomatis pemenang langsung ditetapkan usai berlaga antara si A dan si B. Tidak ada lagi putaran kedua seperti diingin oleh segelintir oknum karena hasilnya bisa dipasti sama.

Menanggapi hal itu, Steering Committee (SC) Kongres XV Pemuda/KNPI M. Risman Pasigai angkat suara. Bagi Risman, kongres sudah selesai dan seluruh proses kongres telah dilakukan bersama-sama peserta yang terdiri dari OKP dan DPD I KNPI.

Risman menjelaskan, prosesi pemilihan Ketua Umum DPP KNPI periode 2018-2021 dengan terpilihnya Haris dengan 84 suara mengalahkan Fajrie 82 suara sudah sah memenuhi syarat dan konstitusional dalam kongres.

“Kongres sudah memenuhi syarat karena melalui seluruh rangkaian acara yang telah ditetapkan bersama di forum. Tata tertib persidangan dan pemilihan diikuti secara baik oleh seluruh peserta  dan panitia yang dipimpin oleh presidium sidang,” kata Risman saat dihubungi, Jakarta, Rabu (26/12/2018) dini hari tadi.

Risman selaku Ketua Organisasi DPP KNPI Demisioner itu berharap tidak ada lagi pihak yang mencoba memecah belah Pemuda khususnya DPP KNPI. Mengingat semangatnya pemuda Indonesia pada momentum kongres itu sama. Yakni menyatukan seluruh OKP, DPD KNPI dan pemuda Indonesia.

“Sudahilah semua permainan yang menjurus kepada perpecahan KNPI dan pemuda Indonesia, Haris Pertama terpilih di forum kongres yang disepakati melalui ketok palu (menandai sahnya Haris Ketum DPP KNPI). Itu ditandai pembacaan Surat Penetapan oleh Pimpinan Sidang yang disepakati oleh forum, termasuk pimpinan sidang yang memandu acara penutupan kongres. Itu artinya, jika ada yang masalahkan ini, saya kira perlu lagi belajar berorganisasi karena proses tersebut hanya diikuti dua calon. Maka setelah mundurnya Bung Jacko kemudian pimpinan sidang dan forum menyepakati bersama peserta untuk dilaksanakan pemilihan calon ketua umum yang hanya diikuti dua calon. Tentu metodenya siapa peraih suara terbayak maka itulah yang menjadi pemenang atau menjadi ketua umum. Mari bersama pemuda Indonesia bersatu untuk rakyat Indonesia yang lebih baik,” papar Risman.

Meski demikian, politisi Partai Golkar Caleg asal Dapil Sulsel I ini mengaku, ada keganjalan dalam kongres. Di mana dalam draft rancangan pembahasan Kongres yang sudah disusun oleh tim SC terdiri dari Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART), Susunan Acara, Tata Tertib Kepesertaan/Persidangan dan juga dilengkapi tata tertib pemilihan telah ditemukan Tatib diluar buku yang telah disiapkan oleh panitia.

“Saya rasa ada oknum yang bermain, karena dalam buku kongres itu tidak ada Tatib Pemilihan yang sudah SC rancang dan serahkan kepada penyelengara untuk dicetak . Justru kami temukan kejanggalan di lapangan, ada Tatib Pemilihan yang terpisah dari buku kongres yaitu berupa fotocopyan yang dibagikan kepada peserta. Itu tidak benar caranya. Inilah yang lagi kami telusuri siapa pelaku yang menyebar tatib pemilihan diluar yang di konsep oleh SC untuk dibahas di komisi, dan kami lagi menelusuri siapa yang mengeluarkan Tatib tersebut dari cetakan buku kongres yang disiapkan SC,” jelasnya.

Selain itu, Risman juga kaget kenapa isu dua putaran didengung-dengungkan dua hari pasca kongres. Jika memang ada dua putaran, sejatinya di arena kongres.

Itupun, kata Risman, tak ada unsur dua putaran dalam kongres yang digelar di Hotel Forest Resort, Bogor, Jawa Barat (18-22/12/2018). Sebab Kongres XV KNPI ini, lanjutnya, hanya diikuti dua kandidat.

“Dia lupa kalau dua calon itu, tidak (bisa) mengunakan pendekatan 50 %+1 karena ini hanya dua calon maka yang di gunakan adalah suara tertinggi atau terbanyak. Jacko (Jacson Kumaat) kan mundur dan setelah mundur Pimpinan sidang melanjutkan pada proses pemilihan calon ketua umum, kemudian formature dan kemudian penutupan. Terus Pimpinan Sidang apa masalahnya? Sementara mayoritas forum kongres menginginkan itu,” tegas Risman.

Sebelumnya, beredar berita agar digelar pemilihan putaran kedua karena belum memenuhi 50+1 oleh formatur sidang. Artinya, pimpinan sidang ingin pemilihan Ketum DPP KNPI dua putaran.

Berikut Pimpinan Sidang
Kongres XV Pemuda/KNPI yang ingin pemilihan Ketum DPP KNPI putaran kedua digelar:
1. SYAHWAN AREY / SEKRETARIS (DPD KNPI MALUKU)
2. HERU SLANA MUSLIM / ANGGOTA (PB HMI)
3. WAZIR MUHAEMIN / ANGGOTA (GEMA NUSA)
4. SALMAN FAISAL / ANGGOTA (DPD KNPI PROVINSI JAWA BARAT) (H3)

 

NASIONAL

Ikalibels Jakarta Santuni Yatim dan Dhuafa

Published

on

Jakarta – IKALIBELS Terus Bergerak Bermanfaat Lewat Santunan Anak Yatim Di Bulan Ramadhan

Berbagi rezeki di Bulan Suci Ramadhan merupakan kewajiban setiap insan untuk berbagi khususnya Santunan Anak Yatim dan Duafa Di Bulan Ramadhan.

Ketua Panitia Atang Kusnaidi, mengatakan Kegiatan sosial bertema bukber dan Santunan Anak Yatim, sekalian kami Merajut Tali Silaturahmi Serta Saling Berbagi antara keluarga Alumni IKA LIBELS.

“terlaksananya kegiatan ini merupakan partisipasi dan donasi keluarga IKALIBELS lintas angkatan.”, paparnya, di kantor DPP Ikalibels Jakarta, Minggu (19/05/2019)

Sedangkan Ketua Umum Ikalibels
H. Dadang Tompro mengatakan, Saya mengapresiasi kegiatan ini. Selain menyambung tali silaturahmi alumni, juga dapat memupuk rasa sosial. Saya berharap kegiatan ini dapat terus diselenggarakan setiap tahunnya.”

“Saya merasa senang kegiatan bisa berjalan lancar dan menambah kekompakan antar angkatan IKALIBES Jakarta yang telah  ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini,” tuturnya

Dalam kesempatan ini, selain Wakil Kepala SMAN 15 Sagam, Pembina Ikalibels Jakarta Joelioes Joesoef, juga Walikota Jakarta Utara yg diwakilkan oleh Kepala Bagian Kesra Darmawan secara simbolis menyerahkan santunan tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Kabag Kesra Jakarta Utara Darmawan menyampaikan, bahwa Walikota sangat berapresiasi terhadap program santunan ini, apalagi Ikalibels Jakarta adalah organisasi perkumpulan/komunitas alumni satu satunya di Jakarta yg memiliki legalitas administrasi organisasi yg lengkap :

*1. Punya Legalitas Kemenhumham RI*

*2. Memiliki Pendaftaran Hak Merk/Hak Patent Kemenhumham RI*

*3. Memiliki Pendaftaran sebagai Organisasi Kemasyarakatan Kesbangpol*

*4. Memiliki Surat Ijin Usaha Menengah Kecil yg direferensikan oleh Disparbud DKI Jakarta*

*5. Memiliki Surat MoU Bhakti sosial terprogram dengan PMI Jakarta Utara, dan segera menyusul untuk membuat MoU dengan UMKM dalam usaha pengembangan usaha mikro dan kreatif*

Untuk itu diharapkan sesuai undang undang yang berlaku agar organisasi/perkumpulan/komunitas alumni atau lainnya dapat dihimbau oleh Suku Badan Kesbangpol atau Sudin Pendidikan untuk memiliki sprt Ikalibels Jakarta ini agar secara organisasi jelas visi misi, azas dan tujuannya, tambah Darmawan.

Dalam acara tersebut diawali temu kangen para alumni lintas angkatan dan juga peserta yang hadir sekitar 400 orang di dalam acara ini, mulai dari undangan tiap angkatan, para yatim piatu dari tiap alumni, dhuafa serta para pengisi acara.

Selain itu itu turut juga hadirWakil Kepala SMAN 15 Sagam, Pembina Ikalibels Jakarta Joelioes Joesoef, juga Walikota Jakarta Utara yg diwakilkan oleh Kepala Bagian Kesra Darmawan secara simbolis menyerahkan santunan tersebut.

Continue Reading

NASIONAL

Firman Soebagyo Ajak Rakyat Bersabar Tunggu KPU Umumkan Hasil Pemilu 2019

Published

on

By

PATI – Politisi Senior Partai  Golkar Firman Soebagyo (FS) mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara pemilu baik KPU dan Bawaslu yang telah berjuang agar penyelenggaran pemilu serentak 2019 berjalan sukses.

Meski demikian, FS yang juga Anggota Komisi II DPR RI ini menilai masih banyak yang harus dibenahi. Mengingat di sejumlah tempat di tanah air, sesuai laporan yang ada, masih banyak pelanggaran.

“Walaupun dengan keterbatasan waktu dan padatnya agenda yang harus dilakukan penyelenggara alhamdulillah pemilu telah terselenggara lancar, aman dan damai, tidak seperti yang diprediksi banyak orang sebelumnya bahwa pemilu akan terjadi kekacauan, keributan dan lain sebagainya,” jelas FS seperti disampaikan pada wartawan, Sabtu (27/4/2019).

Untuk itu, politisi asal Pati ini menyampaikan, sebagai bangsa yang besar, rakyat Indonesia patut bersyukur dan menghargai karena ternyata bangsa ini sudah menyadari dan memahami apa arti demokrasi dan apa maksud dan tujuan Pemilu ini.

“Kita juga sadar bahwa dalam penyelenggaraan pemilu 2019 ini masih banyak kekurangan dan kelemahannya, namun secara umum kita harsus jujur bahwa penyelanggaraan Pemilu sudah berjalan dengan lacar walaupun banyak menelan korban baik yang sakit maupun meninggal akibat kelelahan dalam menjalankan tugas yang berat ini,” terangnya.

“Marilah kita semua besarkan jiwa dengan segala kekurang dan ketidak sempurnaan ini kedepan dapat kita perbaiki dan sempurnakan bersama baik dari sisi regulasi dan penyelenggaraannya. Tidak ada segala seuatu yang sempurna karena kesempurnaan itu hanya milik Alloh,” papar FS.

Tak lupa juga FS mengajak kepada rakyat Indonesia untuk bersyukur atas capaian tersebut.

“Kepada saudara sebangsa dan setanah air pemilu 17 April 2019 telah usai dan semua penyelenggaraannya telah berjalan dengan tertib, aman dan damai. Dan kita bangsa yang besar patut menyampaikan rasa terima kasih kpd penyelenggara Pemilu, KPU, Bawaslu, Polri dan TNI yang bertugas untuk pengamanan,” ungkap FS.

“Kami sebagai elemen politik juga menghimbau kepada tokoh masyarakat hendaknya semua bersabar menunggu perhitungan dan pengumuman resmi yang telah diberikan mandat oleh UU sebagai penyelenggara Pemilu yang baru saja diselenggarakan ini,” pinta FS.

Juga, lanjutnya, warga masyarakat tak perlu saling memprovokasi melalui penyebaran baik vidio dan Youtube yang saling memprovokasi satu dengen yang lain justru akan dapat mememcah belah persatuan, kesatuan dan keutuhan bagsa ini.

“Mari kita saling meghormati dan menghargai perbedaan karena inilah esensi demokrasi adalah kalau ada perbedaan dan kalau tidak ada perbedaan itu namanya otoriter dan kita akan kembali seperti masa lalu. Bangsa ini harus maju dan tantangan kita sebagai bangsa semakin besar dan konsekwensi dari globalisasi politik dan ekonomi,” tegas FS.

Bagi politisi asal Dapil Jawa Tengah III iji, kemajuan teknologi membuat dunia ini serasa semakin sempit, semakin terbukanya informasi.

“Maka kalau kita tidak hati-hati dan waspada kita akan terbawa arus kegelapan dan kesalah pahaman yg fatal dan merugikan kita sendiri. Mari kita tegakkan kedaulan kita sebaagai bangsa yang besar melalui pemilu yang sudah berjalan karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai kerja keras dan hasil perjuangannya sendiri. Saya yakin kita bisa,” pungkas FS.  (HMS)

Continue Reading

NASIONAL

PB HMI : Apresiasi Kerja Keras TNI-Polri dalam Mengawal Pemilu 2019

Published

on

Jakarta –Pada kesempatan ini, PB HMI ingin mengajak kepada seluruh rakyat Indonesia untuk menyampaikan rasa syukur yang mendalam kehadirat Illahi Rabbi.

“Karena proses konsolidasi demokrasi di negara kita tercinta Indonesia menunjukkan hasil yang menggembirakan yang ditandai dengan angka partisipasi pemilih yang mencapai hingga 80% lebih,” ucap Abdul Rabbi Syahrir selaku Bendahara Umum PB HMI melalui keterangan tertulisnya yang dikirim ke media ini. Jumat, (19/4/2019).

Selanjutnya terkait hasil pemilu 2019, Rabbi mengatakan, sebagai warga negara yang baik marilah sama-sama kita menghormati proses yang sedang berjalan dengan menyerahkan keputusan yang bersifat final dan mengikat kepada KPU.

“Karena KPU sebagai lembaga yang legitimate dan kalau ada sesuatu yang dinilai janggal selama proses pemilu berlangsung serahkan dan laporkan kepada pihak berwenang,” tegas dia.

Tidak lupa juga, PB HMI sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak penyelenggara yang mengedepankan  netralitas dan profesionalitas dalam menjalankan tugasnya.

“Dan apresiasi juga terkhusus kepada TNI-Polri yang telah bekerja keras mengawal pesta demokrasi ini sehingga proses pemilu 2019 berjalan lancar, aman dan damai serta mampu menjaga suasana Kamtibmas tetap kondusif,” ujarnya.

Terakhir, PB HMI menghimbau kepada seluruh kader HMI se-nusantara dan seluruh masyarakat Imdonesia untuk turut serta mengawal keberhasilan proses konsolidasi demokrasi ini agar menghasilkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang berkualitas dan bermartabat. (ari)

Continue Reading
Advertisement

Kategori

Topik Terkini

Trending