Connect with us

POLITIK

Kunjungi Bawaslu Pati, Firman Soebagyo Sorot KTP WNA

Published

on

PATI- Keberadaan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) untuk Warga Negara Asing (WNA) menjadi buah bibir sejak beberapa nama masuk ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilihan umum (pemilu) 2019. Hal itu pun menimbulkan keraguan di masyarakat tentang penyelenggaraan pemilu 2019.

Padahal, e-KTP untuk WNA sudah sejak lama diterbitkan. Sama seperti negara lain, Indonesia juga menyediakan kartu indentitas bagi WNA yang sudah lama tinggal di negara ini. Isu mengenai potensi dugaan pelanggaran Pemilu pun mencuat setelah ditemukan kasus tertukarnya Nomor Induk Kependudukan (NIK) di Kabupaten Cianjur.

Anggota Komisi II DPR RI, Firman Soebagyo disela kunjunganya ke Bawaslu Pati tak memungkiri kalau saat ini sulit membedakan e-KTP milik WNI dan WNA secara kasat mata. Selain penggunaan bahasa Inggris dalam data e-KTP WNA dan kolom kewarganegaraan yang berbeda dengan e-KTP WNI, nyaris tak ada perbedaan lain dalam bentuk desain dan warna.

Ketentuan seseorang dapat menggunakan hak pilihnya saat pemilu, salah satunya memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik. Beredarnya isu KTP elektronik Warga Negara Asing (WNA) yang mirip dengan KTP elektronik Warga Negara Indonesia (WNI), kini mengundang kekawatiran. Untuk mengantisipasinya, perlu payung hukum yang jelas. Sebab dalam ketentuan yang mengatur tentang pemilu menjelaskan yang bisa mengajukan hak suaranya, mereka yang memegang KTP elektronik.

“Untuk mengantisipasi kemungkinan KTP elektronik perlu payung hukum agar para petugas Bawaslu ketika ada indikasi-indikasi ditemukannya orang asing yang tiba-tiba (meski di Pati memang tidak ada DPT) suatu saat pada pencoblosan, ada orang asing yang memegang KTP elektronik ke Pati, dan mengajukan hak suaranya, karena KPU tidak bisa menolak karena undang-undangnya menjelaskan seperti itu. Sebab yang bisa menggunakan hak suara, mereka yang memegang KTP elektronik, tidak ada ada penjelasannya WN Indonesia atau WN Asing,” demikian anggota Komisi II DPR RI H Firman Soebagyo SE MH, usai bertemu dengan Komisioner Bawaslu Kabupaten Pati, Jumat pagi (8/3/2019)..

Firman Soebagyo mengaku, pihaknya memang sudah pernah mengusulkan kepada Pemerintah untuk menghentikan sementara pemberian KTP elektronik bagi Warga Negara Asing di Indonesia.

“Kemudian kedepan payung hukum kita persiapkan, sehingga ada perbedaan warna antara KTP elektronik bagi WN Indonesia maupun WN Asing. Ini menjadi penting karena tentunya penyelenggaraan pemilu yang tinggal 38 hari lagi itu masih banyak hambatan dan kendala bagi teman-teman penyelenggara atau pelaksana di daerah. Terutama dengan adanya isu KTP elektronik WNA dan saya meyakini tidak banyak WNA,” ujarnya.

Dalam kunjungan dan pertemuannya dengan Komisioner Bawaslu Kabupaten Pati itu, anggota Komisi II DPR RI H Firman Soebagyo SE MH juga untuk mengetahui dari dekat kendala-kendala yang menghambat kinerja penyelenggara pemilu di daerah.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NASIONAL

KH Ma’ruf Amin Akui Kemajuan Pemerintahan Dalam Memberantas Korupsi

Published

on

Jakarta – Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01 KH. Ma’ruf Amin mengatakan upaya pemberantasan korupsi di Indonesia mengalami kemajuan yang signifikan. Dirinya menilai banyaknya pihak yang ditangkap bukan karena korupsi merajalela.

“Penindakan korupsi di Indonesia sampai saat ini menunjukkan kemajuan yang signifikan. Namun ada orang mengatakan karena banyaknya yang ditangkap menunjukkan banyaknya korupsi. Padahal itu justru karena bagusnya sistem penindakan, bukan karena banyaknya korupsi,” ujar Ma’ruf Amin. Selasa, (19/3/2019).

Hal itu disampaikan Ma’ruf Amin saat memberikan sambutan dalam acara  seminar publik dengan tema, “Strategi Pemberantasan Korupsi untuk Kembalikan Uang Negara”, yang diselenggarakan oleh Seknas Jokowi dan Master C19 Portal KMA di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat. Dalam sambutannya, Ma’ruf Amin menganggap pemberantasan korupsi saat ini jauh lebih baik.

“Dulu tidak ada, atau jarang yang ditangkap, karena penegakan hukum lemah, penindakan hukumnya itu belum sebaik seperti sekarang. Ini saya kira yang mesti dipahami,” terangnya.

Ma’ruf Amin menyadari pemberantasan korupsi di Indonesia harus terus ditingkatkan. Untuk itu, dirinya menyoroti upaya pengembalian kerugian keuangan negara.

“Meskipun demikian, apa yang telah dicapai tersebut perlu ditingkatkan lebih lanjut terutama dalam hal upaya mengembalikan kebocoran keuangan negara baik yang di dalam negeri maupun yang disimpan di luar negeri. Saya kira itu tujuan kita yang mana dana-dana yang sudah dikorupsi itu bisa dikembalikan,” kata Kyai Ma’ruf Amin.

Ismarilda Priadi ketua Panitia sekaligus Bendahara Umum Seknas Jokowi dalam laporan panitia menyatakan tujuan dari seminar publik ini adalah untuk  mentransformasi kerja nyata pemerintahan, memperkuat kinerja para penegak hukum dan memperkuat peraturan perundang–undangan pemberantasan korupsi yang mengatur kejelasan dan mekanisme pengembalian kerugian keungan negara akibat tindak pidana korupsi. 

Ismarilda Priadi menjelaskan ada beberapa faktor yang membuat upaya pengembalian uang negara belum maksimal. Salah satunya adalah keterbatasan fungsi dan kewenangan dari masing-masing lembaga penegak hukum.

M. Yamin Ketua Umum Seknas Jokowi dalam sambutannya menyambut baik terselengaranya acara ini dan mengatakan, penegakan hukum terhadap korupsi melalui tindak pidana korupsi adalah upaya untuk salah satunya memprioritaskan pengembalian kerugian negara untuk dimanfaatkan bagi pemenuhan kesejahteraan bangsa.  

“Meskipun demikian, apa yang telah dicapai tersebut perlu ditingkatkan lebih lanjut terutama dalam hal upaya mengembalikan kebocoran keuangan negara baik yang di dalam negeri maupun yang disimpan di luar negeri. Saya kira itu tujuan kita yang mana dana-dana yang sudah dikorupsi itu bisa dikembalikan,” tutup M. Yamin. (ari)

Continue Reading

NASIONAL

Antusias Warga dan Fans Sambut Caleg DPR RI dari Partai Nasdem Livy Andriani di Sragen

Published

on

Sragen – Kebahagian dirasakan oleh Livy Andriani calon anggota legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Nasdem nomor urut 6 ini, ketika setiap kunjungan bisa secara langsung bertatap muka dengan masyarakat.

Hal tersebut dilakukan saat mengunjungi beberapa pasar yang berada di daerah pemilihan Jawa Tengah lV yaitu Karanganyar, Sragen, dan Wonogiri.

Antusias warga dan fans meyambut kedatangan calon anggota legislatif Livy Andriani yang sekaligus artis sinetron mengumbar senyum kepada pengunjung dan foto bersama di pasar Gondang kabupaten Sragen. Jumat, (15/3/2019).

Keluar masuk pasar dan warga secara langsung atau door to door ke pelosok desa sering dilakukan livy Andriani dalam setiap kunjungan dapil 

Livy menceritakan banyak hal positif yang didapatkan dengan terjun langsung ke masyarakat, sehingga kita tau kekurangan kelebihan dari masing daerah, kita juga jadi tau hal-hal baru mulai dari peternak, petani, industri sampai Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

“Ini merupakan pengalaman yang paling berharga, dan ini menjadi bekal kelak kalau dipercaya masyarakat untuk menjadi wakil rakyat,” ucap Livy. (ari)

Continue Reading

POLITIK

Dukungan Jokowi Semakin Mengalir, Seknas Jokowi Indramayu Deklarasikan Capres 01

Published

on

Indramayu – Pekik atau yel-yel mendukung Calon Presiden (Capres) nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin bergemuruh berkali-kali di Lapangan Bola desa Sukaslamet kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu Jawa barat.

Slogan itu dilantunkan ribuan orang yang menghadiri acara “Deklarasi dukungan relawan Seknas Jokowi kabupaten Indramayu bersama petani hutan ke calon Presiden dan Wakil Presiden No.1 Jokowi-Ma’ruf Amin. Kamis, (07/3/2019).

“Untuk melanjutkan Nawacita dan mempercepat pembangunan yang telah dijalankan pemerintah saat ini, tak ada jalan lain, Jokowi harus menjadi presiden untuk periode kedua. 

Karena itu, hari ini Seknas Jokowi Indramayu mendeklarasi dukungan relawan Seknas  Jokowi kabupaten Indramayu bersama petani hutan ke calon Presiden dan Wakil presiden No.1 Jokowi-Ma’ruf Amin,” kata Bendahara Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Seknas Jokowi, Ismarilda Priadi mewakili Ketua Umum Muhammad Yamin, memberikan kata sambutan.

Selain itu, lanjut Isma, sosok Jokowi sebagai pemimpin sangatlah mumpuni. Itu terlihat dari sikapnya yang sederhana, anti korupsi, mampu menyelesaikan masalah-masalah pembangunan, berpikiran optimis dan merakyat.

Ismarilda juga menegaskan bahwa, Seknas Jokowi di seluruh Indonesia akan mengawal dan memastikan kemenangan Capres 01 Jokowi-Ma’ruf Amin hingga hari H pemilihan Presiden yang akan berlangsung 17 April 2019.

“Kita semua akan bergerak dan berjuang untuk memperjuangkan lagi Jokowi sebagai presiden. Apakah kalian siap?” tegas Isma.

“Siap..,” sambut ribuan hadirin, dengan bergemuruh.

“Seluruh jajaran pengurus dan simpatisan Seknas Jokowi Kabupaten Indramayu siap memenangkan capres 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Kabupaten Indramayu,” ujar Muhamad Nurudin, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Seknas Jokowi Kabupaten Indramayu.

Acara deklarasi ini dihadiri seluruh jajaran pengurus DPD Seknas Jokowi Kabupaten Cianjur dan petani hutan.

Massa yang membludak memenuhi tempat acara menunjukkan antusiasme masyarakat Indramayu mendukung Capres 01 Jokowi-Ma’ruf Amin. (ari)

Continue Reading
Advertisement

Kategori

Topik Terkini

Trending