Connect with us

INTERNASIONAL

Panitia Diskusi UGM Diancam Dibunuh Habib Aboe: Saya Yakin, Ada Pihak Ketiga Memancing di Air Keruh

Published

on

JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi angkat suara terkait pembatalan diskusi yang diinisiasi oleh Constitutional Law Society (CLS) atau Komunitas Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM). Habib Aboe mengecam adanya ancaman pembunuhan sehingga oleh panitia kegiatan itu dibatalkan.

Sebagai informasi, rencananya diskusi bertajuk Meluruskan Persoalan Pemberhentian Presiden Ditinjau dari Sistem Ketatanegaraan itu sedianya akan digelar secara daring kemarin Jumat (29/05/2020) tepatnya pukul 14.00 WIB.

Kegiatan itu dibatalkan atas kesempatan panitia yang sebelumnya panitia telah berkoordinasi dengan pembicara.

Pertimbangannya, karena situasi dan kondisi dinilai tidak kondusif. Bahkan, menurut panitia,  panitia diskusi sempat mendapat ancaman.

“Saya sangat mengutuk adanya pengancaman yang dilakukan terhadap panitia diskusi ‘Persoalan Pemecatan Presiden di Tengah Pandemi Ditinjau dari Sistem Ketatanegaraan’,” tegas Habib Aboe.

“Saya mendengar ada ancaman pemanggilan oleh Kepolisian, ancaman mengenakan pasal makar, hingga ancaman pembunuhan. Akibatnya diskusi tersebut dibatalkan, ini termasuk pemberangusan mimbar akademik,” sambung Habib Aboe.

Menurut Habib Aboe pengancaman seperti ini sangat berbahaya untuk forum akademik, karena akan memberangus kegiatan diskusi dan penumbuhan wacana.

“Tentunya hal ini sangat membahayakan untuk negara demokrasi, karena para akademisi di bungkam dengan berbagai ancaman. Hal ini tidak dapat dibiarkan begitu saja, harus disikapi dengan serius,” terang Politisi senior PKS ini.

Habib Aboe tidak percaya aparat melakukan ancaman serius itu. Sementara FH UGM perlu untuk melindungi segenap civitas akademika, termasuk semua yang terlibat di dalam kegiatan itu, terlebih dengan terjadinya intimidasi, teror, dan ancaman yang ditujukan kepada pihak-pihak di dalam kegiatan tersebut, termasuk keluarga yang terlibat dalam acara itu.

“Saya yakin, ada pihak ketiga yang memancing di air yang keruh. Tidak mungkin aparat mengirim acaman dengan pola demikian. Karenanya, saya minta Polda DIY memberikan atensi serius tergadap persoalan ini. Mari kita tunjukkan bahwa aparat menjamin keamanan mimbar akademik. Hal itu dapat ditunjukkan dengan mengusut dan memproses secara hukum mereka yang menjadi dalang pengancaman tersebut,” jelasnya. (HMS)

INTERNASIONAL

Warga Malaysia Lecehkan RI, Komisi I DPR RI: Saya Minta Kasus Ini Diselesaikan Secara Baik-baik dengan Kedua Negara

Published

on

By

JAKARTA –  Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Syaiful Bahri Ansori ikut angkat suara terkait pelecehan lambang negara dan lagu kebangsaan Indonesia yang dilakukan oleh warga negara Malaysia. Syaiful meminta pelaku ditangkap sebagai bentuk pertanggungjawaban atas apa yang telah dilakukannya.

“Pelaku perlu ditanyakan secara detail maksud tujuan melakukan penghinaan dan pelecehan itu,” kata Syaiful pada wartawan, Rabu (30/12/2020).

Politisi PKB asal daerah pemilihan (Dapil) Jawa Timur IV yang meliputi Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Jember ini menegaskan agar hukum yang berlaku tetap ditegakan. Sementara kasus hukumnya tetap berjalan terhadap tersangka.

“Saya minta kasus ini diselesaikan secara baik-baik dengan kedua negara. Penegak hukum kita harus cari tahu motivasinya, dan mereka menyanyikan dengan melecehkan Pancasila itu untuk apa? Jika sudah jelas, baru bisa diselesaikan secara hukum atau kekeluargaan? Jadi kasus pelecehan ini harus diselesaikan secara komprehensif, tidak parsial dan setengah-setengah karena ini menyangkut masalah ideologi Indonesia,” ujar mantan Ketua Umum PMII ini.

Ketua Ikatan Alumni UIN Sunan Kalijaga (IKA SUKA) Yogyakarta ini menyampaikan, kasus ini harus dibuka ke publik agar semua terang benderang. Ia juga berharap kasus serupa tak terjadi lagi dikemudian hari.

“Saya harap kasus ini diselesaikan dengan baik dan memberikan efek jera sehingga tidak terulang lagi di kemudian hari. Saya yakin dengan cara seperti itu semua akan clear, dan harus lebih terbuka, tidak boleh dengan cara sembunyi-sembunyi, biar semua tahu dan tak terjadi lagi hal serupa,” terang Syaiful.

Sebagai informasi, akun Youtube atas nama MY Asean telah mengunggah load sebuah konten video tidak pantas dengan hinaan dengan memparodikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Bahkan lirik lagu Indonesia Raya diubah dengan kalimat-kalimat memancing emosi, sangat provokatif dengan penuh hinaan. Parahnya lagi, ada lirik menghina Presiden Jokowi serta Presiden pertama sekaligus Proklamator RI, Soekarno.

MY Asean dengan bangga menggunakan bendera Malaysia sebagai foto profilnya membuat video itu berdurasi 1 menit 31 detik. Dalam akunnya judulnya diberi nama ‘Indonesia Raya Instrumental (Parody + Lyrics Video,’ yang diawali dengan suara ayam berkokok.

Dalam video itu menampilkan latar bendera Merah Putih dengan diplesetkan logo burung Garuda Pancasila dengan logo ayam. Dan di sisi kanan dan kiri ada gambar yang ditampilkan sebagai karakter kartun bocah yang sedang kencing. (HMS)

Continue Reading

INTERNASIONAL

Karantina Total, Dubes Panama: Para Pejabat Setempat Berupaya Meningkatkan Kapasitas Rumah Sakit

Published

on

By

KabaRakyat.com | JAKARTA – Setelah melakukan lockdown pada 24-27 Desember dan 30 Desember 2020 hingga 1 Januari 2021 memdatang, pemerintah Panama kembali memperpanjang karantina total paska kenaikan rata-rata per hari 2735 kasus. (lebih…)

Continue Reading

INTERNASIONAL

Pelecehan Lagu Indonesia Raya, Sekjen PBB Minta Pihak Malaysia Ungkap Pelakunya

Published

on

By

KabaRakyat.com | JAKARTA – Video berisi parodi lagu Indonesia Raya yang cenderung melecehkan diunggah oleh akun Youtube My Asean dari Malaysia. Video ini pun kini viral dan menjadi perbincangan masyarakat luas. (lebih…)

Continue Reading














Kategori

Topik Terkini

Trending