Connect with us

TEKNOLOGI

Panwaslu Kecamatan se-Jakarta Utara Menggelar Pelantikan PTPS

Published

on

Jakarta – Panwaslu Kecamatan se-Jakarta Utara menggelar pelantikan PTPS dan pelatihan pengawasan tempat pemungutan suara (PTPS) se-Jakarta Utara pada pemilihan umum 2019, Presiden dan Wakil Presiden, Anggota DPR-RI, DPD-RI dan DPRD provinsi DKI Jakarta.

Kegiatan tersebut dilantik oleh Ketua Panwaslu Kecamatan masing-masing dan bertempat di wilayahnya masing-masing, Senin (25/3/2019)

Pelantikan tersebut berdasarkan surat keputusan Panwaslu Kecamatan Jakarta Utara, Nomor: 01/PWSCAM-JU/2019. tentang pengesahan, pengangkatan dan penempatan tempat tugas Pengawasan TPS pada pemilihan DPR-RI, DPD-RI, DPRD dan pemilihan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden tahun 2019.

Ketua Bawaslu Kota Jakarta Utara, Mochamad Dimyati dalam kesempatan tersebut mengucapkan selamat kepada anggota PTPS yang baru dilantik dan selamat bergabung di keluarga besar Bawaslu Kota Jakarta Utara.

Dirinya juga menyampaikan, pelantikan ini merupakan suatu penghargaan bagi seluruh masyarakat Jakarta Utara, ketika teman-teman direkrut menjadi pengawas TPS, untuk mengawasi proses pemilihan pada 17 April 2019 ini.

“Sukses atau tidak sukses semuanya kembali pada teman-teman. Oleh karena itu, ketika orang yang menyatakan Jakarta Utara sukses dalam pemilu itu merupakan bagian dari kesuksesan teman-teman dalam menjalankan tugasnya” ungkap Dimyati

Dikatakan pula, kami melantik seluru Pengawas TPS ini untuk mengawasi TPS di tiap-tiap Kelurahan yang ada di Kota Jakarta Utara.

“Bapak/ibu ini adalah ujung tombak dari kesuksesan pemilu. Oleh karena itu awasi degan baik dalam setiap tahapan yang terjadi di tiap-tiap TPS.” paparnya.

Pak Dim sapaan akrabnya pun melaporkan bahwa jumlah keseluruhan PTPS yang dilantik sebanyak 4.563 pengawas yang terbagi pada tiap kecamatan.

Pelantikan ini di hadiri oleh 4.563 anggota PTPS yang tersebar di 6 kecamatan dan 31 kelurahan yang ada di jakarta utara. Dengan rincian, Koja 791 anggota, Cilincing 1.029 anggota, tanjung priuk 1.064 anggota, pademangan 426 anggota, penjaringan 851 anggota dan kelapa gading 402 anggota. Jadi total ada 4.563 anggota PTPS” tutupnya.

TEKNOLOGI

PSR Ajak Masyarakat Konsisten Tanamkan Nilai Pancasila

Published

on

Anggota Komisi VI DPR RI Putu Supadma Rudana mengajak masyarakat Bali untuk tetap konsisten menjalankan nilai-nilai kebangsaan. Karena itu adalah kunci dalam menghasilkan persatuan dan kesatuan bangsa. Terlebih tantangan Indonesia kedepan sangat berat ditengah persaingan global.
Hal itu ia ungkapkan saat memberikan materi dalam kegiatan 4 pilar kebangsaan yang diadakan di Wantilan Desa Ampel, Kecamatan Nusa Penida, Provinsi Bali pada 25 November 2019.
Selain Putu Supadma Rudana, turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Klungkung I Made Jana sebagai narasumber.
“Tantangan Indonesia kedepan sangat berat. Sehingga diperlukan soliditas bangsa kuat supaya Indonesia bisa memenangkan kompetisi global,” ujar Putu Supadma
PSR memaparkan soliditas bangsa harus diperkuat, selain juga penguatan kualitas SDM dan kemampuan digitalisasi di masyarakat. Karenanya kegiatan sosialisasi empat pilar yang rutin diadakan MPR harus dilakukan lebih intensif lagi. Karena ini adalah kunci bagi pertahanan ideologi pancasila.
“Kegiatan ini amatlah penting, karenanya saya selaku Anggota MPR akan selalu konsisten dalam memberikan pengetahuan akan pentingnya mengamalkan nilai pancasila. Sekaliguas ini sebagai wadah untuk mendekatkan wakil rakyat dengan masyarakat,” ujar Putu.
Legislator Partai Demokrat ini mengatakan akan senantiasa memberikan edukasi politik kepada masyarakat Bali. Karena Bali adalah jantungnya Indonesia, maka perlu ada penguatan nilai kebangsaan. Terlebih Bali adalah lumbung pariwisata yang selalu didatangi turis mancanegara. Sehingga nilai pancasila harus terus diimpelentasikan sebagai wujud identitas Bangsa Indonesia.
Masyarakat yang turut hadir dalam kegiatan ini memberikan apresiasi dan terima kasih kepada PSR karena selalu berupaya maksimal memberikan edukasi politik kepada masyarakat, terutama dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Salah satu masyarakat Nusa Penida yang bernama Made Juarsa berharap PSR untuk terus hadir di masyarakat, menurutnya kedekatan wakil rakyat dengan rakyat amat penting supaya aspirasi masyarakat bisa secara langsung diperjuangkan oleh DPR RI.
“Kami sebagai masyarakat sangat terbantu dengan kehadiran Pak Putu. Semoga edukasi politik ini bisa terus dilakukan,” ujar Made Juarsa. (hs)

Continue Reading

TEKNOLOGI

Gerindra Disebut Gubernur Anies hanya Pencitraan, kok Bisa?

Published

on

By

JAKARTA – Kamrussamad DPR RI Fraksi Gerindra menilai Gubernur Anies Baswedan kecolongan dalam kasus yang terjadi di Wilayah Ibukota DKI Jakarta.

“Anies kecolongan soal kasus nenek gendong jenazah cucu, warganya sampai gendong jenazah sendiri menunjukkan pelayanan publik kesehatannya belum berjalan optimal,” ujar Kamrussamad DPR RI Fraksi Gerindra.

Kasus Dian Islamiyati yang menggendong jenazah cucunya yang meninggal di Puskesmas Kecamatan Cilincing, Gubernur DKI Anies Baswedan menunggu investigasi di lapangan dan menegaskan SOP yang ada harus ditegakkan. Anies menjelaskan jika melihat SOP maka setelah ada yang meninggal harus menunggu 2 jam kemudian untuk dibawa dengan mobil jenazah.

Sebelumnya, diketahui pihak puskesmas tidak menawarkan ambulans, namun Dian melihat mobil ambulans, tetapi tidak bisa digunakan mengantar jenazah, hanya bisa digunakan untuk pasien darurat, sedangkan untuk mobil jenazah belum ada. Menurut Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, Yudi Dinyati, diketahui SA belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik dan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS).

Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta kembali kecolongan dengan kasus perjudian di Apartemen Robinson yang melibatakan ratusan orang.

“Pergubnya kan ada nomor 132 tahun 2018 tentang pembinaan pengelolaan rumah susun milik, kok bisa kecolongan apartemen jadi tempat perjudian besar, artinya Gubernur DKI Anies belum tuntas dalam sosialisasi dan pelaksanaan regulasinya,” ucap Kamrussamad di Gedung Nusantara I, Senayan.

Minggu (6/10/19) Polda Metro Jaya membongkar tempat judi di lantai 29 dan 30 Apartemen Robinson yang baru beroperasi 3 hari. Dalam tiga hari tempat perjudian yang bernama RBS29 mampu memperoleh keuntungan Rp 700 juta dalam sehari dari empat permaian yang disediakan yaitu Roullate, Pay Kiu, Baccarat, Tashio.

Polisi menangkap 133 orang mulai dari karyawan, pemain hingga orang yang menonton judi. Dari penangkapan itu, polisi menetapkan 91 orang sebagai tersangka, yang terdiri dari 42 tersangka dari penanggung jawab hingga karyawan dan 49 tersangka lainnya pemain.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menanggapi terbongkarnya praktek judi di Apartemen Robinson bisa dihindari jika pengelola melaksanakan Peraturan Gubernur DKI Jakarta nomor 132 tahun 2018 tentang pembinaan pengelolaan rumah susun milik bersih dari persoalan sosial.

Continue Reading

TEKNOLOGI

Bamsoet: Besok Pembagian Tugas 9 Wakil Ketua dan Pembentukan Alat Kelengkapan MPR

Published

on

By

JAKARTA – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menuturkan pembagian tugas 9 Wakil Ketua MPR RI dan pembentukan Alat Kelengkapan MPR RI akan diputuskan dalam Rapat Pimpinan MPR RI yang akan diselenggarakan Rabu, 9 Oktober 2019. Sebagaimana penetepan Ketua MPR RI, penetapan pembagian tugas para Wakil Ketua MPR RI dan juga pembentukan Alat Kelengkapan MPR RI akan mengutamakan musyawarah untuk mufakat.

“Salah satu kekuatan sosial Bangsa Indonesia yang tak dimiliki bangsa lainnya adalah mampu menyelesaikan berbagai hal dengan mengedepankan musyawarah untuk mufakat. Ciri jati diri tersebut tak boleh kita lupakan. Berbagai perbedaan pandangan dan argumentasi pasti ada, namun dengan musyawarah kita bisa cari jalan keluar terbaiknya,” ujar Bamsoet di Kawasan MPR RI, Jakarta, Selasa (8/10/19).

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menjelaskan, pembagian tugas 9 Wakil Ketua MPR RI terdiri dari Koordinator Bidang Sosialisasi, Koordinator Bidang Penyerapan Aspirasi Masyarakat, Koordinator Bidang Akuntabilitas Kinerja Pelaksanaan Wewenang dan Tugas MPR RI, Koordinator Bidang Persidangan MPR RI, Koordinator Bidang Komisi Kajian Ketatanegaraan, Koordinator Bidang Pengkajian, Koordinator Bidang Hubungan Antar Lembaga Negara, Koordinator Bidang Evaluasi Pelaksanaan Ketetapan MPR RI, dan Koordinator Bidang Penganggaran.

“Sedangkan untuk Alat Kelengkapan MPR RI, antara lain terdiri dari Badan Sosialisasi, Badan Pengkajian, Badan Penganggaran serta Komisi Kajian Ketatanegaraan. Pembagian Ketua dan Wakil Ketua Alat Kelengkapan MPR RI dilakukan secara proporsional sesuai UUD MD3 dengan memperhatikan perolehan kursi Fraksi dan keberadaan kelompok DPD,” jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini meyakini tidak akan ada dinamika dan gejolak berarti dalam mengambil berbagai keputusan mengenai pembagian tugas Wakil Ketua MPR RI maupun Alat Kelengkapan MPR RI. Sehingga keputusan bisa cepat dihasilkan, dan MPR RI bisa langsung tancap gas menjalankan tugas dan fungsinya sesuai ketentuan UU MD3.

“MPR RI yang terdiri dari dua gabungan lembaga perwakilan, DPR RI dan DPD RI, merupakan cerminan umum wajah Rakyat Indonesia. Jika MPR RI bisa mengedepankan musyawarah untuk mufakat, menghindari berbagai gejolak, Insya Allah Rakyat Indonesia juga akan terhindar dari gejolak,” pungkas Bamsoet. (dwi)

Continue Reading
Advertisement

Kategori

Topik Terkini

Trending