Connect with us

HIBURAN

PC IMM Surabaya Rayakan Milad yang Ke-55 Dengan Seluruh Kader IMM Surabaya

Published

on

Surabaya – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Surabaya bersama Kader IMM Se-Kota Surabaya mengadakan kegiatan dalam rangka menyambut milad IMM ke-55. Acara yang berlangsung di halaman Universitas Muhammadiyah Surabaya juga diikuti oleh puluhan lansia yg ada di Kecamatan Mulyorejo.

Acara yang diawali dengan senam bersama tersebut dilanjutkan dengan sambutan PC IMM Kota Surabaya sekaligus  pemotongan kue sebagai tanda semarak milad IMM yang telah berusia lebih dari setengah abad. 

Ketua umum PC IMM Kota Surabaya M.M Firdaus Su’udi mengatakan, ada beberapa agenda dalam penyemarakkan milad ke 55 diantaranya lomba essay, lomba catur, lomba aransemen mars IMM, lomba ucapan video Milad, lomba kaligrafi, dan lomba stand up comedy yang diikuti oleh kader Se-Kota Surabaya dengan penuh antusias. 

“Pemberian penyuluhan kepada lansia dan kader IMM Kota Surabaya menekankan pada dampak berbahaya yang ditimbulkan oleh tikus. Mengingat populasi tikus di surabaya sangat mengkhawatirkan dan langsung dilanjutkan dengan cek kesehatan serta konsultasi  kesehatan yg bertempat di Gedung G dasar Universitas Muhammadiyah Surabaya,” ucap Firdaus. Sabtu, (16/3/2019).

Dalam sambutannya, Firdaus Su’udi berharap kader-kader IMM lebih percaya diri dan terus meningkatkan intelektual. Kader-kader harus giat mengikuti forum diskusi atau kajian keagamaan dan sebagainya, harapan di usia ke-55 tahun organisasi yang didirikan oleh Djazman Alkindi tersebut punya dinamika sendiri. 

Lanjut Firdaus, ia menceritakan, jauh berbeda dengan tempo dulu. Usia setengah abad IMM  merupakan perjalanan yang panjang bagi IMM untuk terus berkarya dan memberi kontribusi nyata bagi persyarikatan dan bangsa.

“Mari kita jadikan momentum milad ini sebagai semangat untuk terus ber-fastabiqul khairat dengan gembira dan hanya mengharapakan ridha Allah. (ari)

HIBURAN

Gardacatha, Komunitas yang Mampu Kembangkan Potensi Seni Anak-anak Muda

Published

on

Surabaya – Gardacatha adalah aliansi antar kampus jurusan kreatif Surabaya, Sidoarjo, Gresik. Aliansi kreatif ini berdiri atas kesadaran bersama dalam merangkai jaringan/relasi antar mahasiswa-mahasiswa untuk membangkitkan kembali eksistensi kreatifitas pemuda.

Di warung frantej yang berlokasi di Jl. A. Yani No. 256 Surabaya, teman-teman Gardacatha mengadakan workshop ilustrasi dengan judul “Anti Klimax”, nama ini terbentuk karna inisiatif teman-teman gardacatha terkait kegilaan sebagai inspirasi penciptaan karya visual, yang diisi oleh Bagus Aji (@bagusportofolio) salah satu artis ilustrator dari gardhacataha sendiri. 

Dalam workshop ini teman-teman dari Gardacatha memperlihatkan kepada pengunjung tentang basic penciptaan karya visual dari adobe ilustrator. 

Acara ini tidak hanya workshop saja, namun ada juga pembacaan puisi dan bincang santai bersama ilustrator-ilustrator dari gardacatha tentang penciptaan karya visual. 

“Sangat keren, dengan adanya acara ini saya dapat empelajari ilmu baru dari teman-teman Gardacatha untuk mempelajari ilmu kreatif,” ucap Dhaniel salah satu pengunjung. Sabtu, (02/03/2019).

Kurang lebih ada 20 universitas yang sudah bergabung dalam Gardacatha ini, Yaitu:

UNESA, UPN, ITATS, UNUSIDA, UISI, STIKOM, IKADU, UMAHA, ISTTS, UK Petra Surabaya, Universitas Ciputra, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Pembangunan Jatim, Institut Teknologi Sepuluh November, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya.

“Bagi saya, ini adalah komunitas yang sangat bagus bagi anak-anak seni untuk mengembangkan potensinya di dunia seni, khususnya diluar kampus. 

Karna anak muda sekarang kurang melestarikan maupun mengenal sebuah seni dan karya,” tutur Tita selaku Ketua Himpunan Mahasiswa (Hima) Program Studi (Prodi) Desain Komunikasi Visual Universitas Nadhatul Ulama Sidoarjo (Unusida).

Tita menambahkan, harapannya dengan adanya acara ini yaitu dapat bermanfaat bagi masyarakat untuk mengembangkan kekreatifan dalam era pasar industri. (ari)

Continue Reading

HIBURAN

Setelah Yogyakarta, Kini Barista Profesional Akan Berkompetisi di Hotel Meotel Jember

Published

on

Jember – Jember Barista Fun Battle disingkat JBFB adalah salah satu ajang bergengsi yang digunakan sebagai salah satu ajang kompetisi untuk para Barista Profesional.

Santi Nurcahyani selaku Sales Executive Hotel Meotel Jember menceritakan bahwa, setelah sukses di pagelaran tahun lalu yang bertempat di kota Yogjakarta, sebut saja Jogja Barista Fun Battle JBFB di uKafe Lounge and Co Working space Seturan Jogjakarta. Sukses digelar dan diikuti oleh para Barista dari beberapa daerah sekitar kota Yogyakarta.

“Maka kini giliran uKafe Lounge & Co Working Space Hotel Meotel Jember yang menyelenggarakannya, yakni JBFB di Jember, JBFB sendiri adalah Brands Event Kompetisi latte art untuk uKafe,” ucap Santi melalui keterangan tertulisnya yang diterima di media ini.  Selasa, (26/3/2019).

Event Jember Barista Fun Battle 2019 ini bertujuan untuk ajang silaturahmi semua Barista yang ada di Jember khususnya dan Jawa Timur dengan sistem penilaian throw down dengan 3 juri yang nantinya akan menilai visual dari latte art para pesertanya.

“Dengan berlatar belakang sebagai praktisi dan pelaku kopi di Jember tentu akan menjadikan wawasan baru nantinya jika berkesempatan mengikuti ajang bergengsi ini,” lugas Santi.

Kompetisi Latte Art Event JBFB juga menjadi salah satu daya tarik masyarakat pecinta kopi karena selain untuk kompetisi latte art untuk para Barista Profesional maupun pemula event ini juga sebagai ajang Promosi produk kopi yang ada di Jember.

“Selain itu juga menjadi ajang tukar pikiran bagi para pecinta kopi di Jember dan sekitarnya, JBFB kali ini akan di selenggarakan pada hari Sabtu tanggal 30 Maret 2019 mulai pukul 09.00 WIB sampai selesai di Ukafe Lounge & Co Working Space – Lobby Level Hotel Meotel Jember by Dafam, Jl. Karimata 43 Sumber Sari kabupaten Jember provinsi Jawa Timur, sudahkah anda mendaftar?” tandasnya. (ari)

Continue Reading

HIBURAN

Ini Alasan Pengusaha Tajir Itu Mau ‘Booking’ Vanessa Rp80 Juta Sekali ‘Ngamar’

Published

on

By

JAKARTA – Ternyata sang pengusaha tajir punya alasan tersendiri ‘booking’ Vanessa Angel dengan harga selangit Rp80 satu ronde di kamar. Usut punya usut si Pengusaha Tajir itu fans berat sang artis.

Hal itu disampaikan Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Arisandi. Ia mengungkapkan bahwa pria yang diduga memesan Vanessa Angel berprofesi sebagai pengusaha itu fans berat Vanessa.

Seperti diberitakan, pria super tajir itu disebut-sebut menggunakan jasa artis melalui mucikari prostitusi online yang beroperasi Surabaya-Jakarta dan sekitarnya.

Melalui mucikari itu, pengusaha asal luar Jawa tersebut memesan dan ingin berkencan bersama artis idola tersebut. O gara-gara itu toh. Ingin ‘rasain’ artis idolanya?

Dan Artis cantik itu pun ngamar dan yang terciduk saat melayani tamu spesialnya itu dalam kamar hotel, Sabtu (5/1/2019) sekitar pukul 12.00 WIB lalu.

“Iya pekerjaannya seorang pengusaha. Itu aja. Wah, he he enggak tahu saya (usia terduga pemesan). Masa (profesi dengan penghasilan lebih kecil dari pengusaha) berani bayar Rp 80 juta,” kata Arisandi kepada pada tribun saat dihubungi, Ahad (6/1/2018) kemarin.

“Mereka (Vanessa) bersama pria, bukan suami istri ditangkap saat berhubungan badan. Jadi yang satu artis populer dan satu artis FTV,” jelas Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim AKBP Arman Asmara Syarifuddin.

Melalui pengacara Muhammad Zakir Rasyidin, Vanessa mengaku dijebak. Ceritanya, Vanessa diundang hadir ke Surabaya untuk menjadi pembawa acara suatu kegiatan.

Muhammad Zakir Rasyidin mengungkapkan, kliennya itu mulanya hanya diundang seseorang ke Surabaya yang belakangan disebut oleh media sebagai muncikari.

“Dia (Vanessa Angel) dijebak. Vanessa diundang oleh seseorang untuk mengisi satu acara di Surabaya, ternyata sampai di sana orang yang katanya muncikari inilah yang mengundangnya,” kata Zakir kepada detikHOT, Ahad (6/1/2019) kemarin.

Tak hanya itu, Zakir mengungkapkan, antara Vanessa dan muncikari itu belum saling mengenal. Venessa dan sang mucikari baru bertatap muka saat di Mapolda Jawa Timur.

“Jadi antara Vanessa dan muncikari tidak saling kenal, justru kenalnya setelah ditangkap,” terangnya. (H3)

 

 

Continue Reading
Advertisement

Kategori

Topik Terkini

Trending