Connect with us

RAKYAT

PKS Minta Batalkan Program Pelatihan Pendompleng Kartu Pra Kerja

Published

on

Ada dua hal yang menjadi sorotan Amin terkait hal ini. Pertama, program pelatihan yang dijanjikan tak lebih hanya bisnis video tutorial yang harus dibayar negara melalui pemegang kartu pra kerja.

Selain efektivitasnya dipertanyakan, video semacam itu bisa didapatkan oleh siapapun di media sosial secara gratis, sehingga proyek video seharga Rp5,6 triliun itu hanya menghambur-hamburkan uang negara di masa sulit seperti saat ini.

Dalam hitungan Amin, biaya untuk membuat 2.000 konten video semacam itu tak lebih dari Rp150 miliar, sehingga angka Rp5,6 tirliun sangat fantastis. Program ini juga mendompleng program kartu pra kerja dan hanya menjadikan penerima kartu pra kerja obyek semata, karena sesungguhnya uang itu hanya dinikmati oleh pengelola program pelatihan.

“Mengapa tidak diserahkan kepada Kementerian Tenaga Kerja sesuai tupoksinya sehingga negara tidak perlu lagi mengeluarkan anggaran untuk pengadaan video semacam itu,” ujar Amin.

Kedua, jauh lebih baik jika dana sebesar Rp5,6 triliun itu diberikan kepada korban pemutusan hubungan kerja (PHK) yang hingga saat ini terus berjatuhan, karena dengan dana sebesar itu akan ada 2 juta orang korban PHK baru yang bisa dibantu. Di wilayah Jabodetabek saja, seperti ramai diberitakan di berbagai media, sudah banyak korban PHK yang terpaksa menggelandang atau menjadi tuna wisma baru karena tidak sanggup membayar sewa kontrakan.

Belum lama ini, keprihatinan juga muncul dari ratusan kepala desa di Kabupaten Bogor, Bekasi, Sukabumi, dan beberapa wilayah lainnya di Jawa Barat dan Banten yang kini harus menghadapi protes warganya karena sedikitnya jumlah alokasi bantuan sosial dari pemerintah dibandingkan dengan jumlah warga terdampak wabah Covid-19 yang berhak mendapatkan bantuan. Sehingga hal itu berpotensi memicu konflik sosial di kalangan rakyat bawah.

“Mumpung belum terlambat, segera batalkan program pelatihan yang mendompleng program kartu pra kerja. Alihkan dana tersebut untuk membantu rakyat yang terdampak secara ekonomi oleh wabah Covid-19 ini yang jumlahnya terus bertambah hingga saat ini,” tegas Amin. (Am3)

RAKYAT

Ini 3 Anggota Fraksi PKS Dikirim Kawal RUU Ciptaker

Published

on

By

Serpong – Setelah sempat tidak mengirimkan perwakilan, Rabu (20/5) akhirnya Fraksi PKS mengajukan tiga nama anggota Fraksi PKS untuk menjadi anggota panitia kerja (panja), RUU Ciptaker. Karena Fraksi PKS ingin mengawal pembahasan RUU Ciptaker sejak awal agar isi ketentuannya memihak kepentingan rakyat.

Wakil Ketua Fraksi PKS, Mulyanto menyebutkan pengajuan tiga nama anggota tersebut diputuskan setelah mempertimbangkan perlu adanya pandangan penyeimbang dari Partai Oposisi dalam pembahasan RUU Ciptaker.

RUU Ciptaker yang isinya berkaitan dengan 79 Undang-Undang perlu dikritisi sejak awal agar tidak menyimpang dan dimanfaatkan untuk kepentingan liberalisasi ekonomi nasional semata.

Tiga anggota Fraksi PKS yang dikirim ke panitia kerja RUU Ciptaker adalah Anies Byarwati, Bukhori Yusuf dan Ledia Hanifa.

“Rapat Panja pekan ini melanjutkan pembahasan Omnibus Law RUU Ciptakerja pada bagian Daftar Isian Masalah atau DIM di bagian konsideran, Bab I (Ketentuan Umum) dan Bab II (Maksud dan Tujuan).

Kedua bab ini sangat penting karena akan sangat mewarnai arah dan bunyi pasal-pasal pada 13 bab berikutnya,” jelas Mulyanto.

Fraksi PKS, kata Mulyanto, ingin pembahasan RUU setebal 1.000-an halaman ini dilakukan secara objektif dan terbuka untuk kepentingan rakyat dan bukan untuk kepentingan investor asing.

Fraksi PKS juga ingin memastikan bahwa RUU Omnibus Law ini benar-benar bermanfaat bagi semua pihak, baik untuk kalangan pekerja maupun para pengusaha.

“Fraksi PKS ingin memastikan RUU berpihak kepada kepentingan nasional, memprioritaskan pembukaan lapangan pekerjaan untuk tenaga kerja Indonesia, bukan tenaga kerja asing, menjamin kedaulatan bangsa tidak tergadai dan memastikan RUU ini tidak melanggar Konstitusi,” tegasnya.

Berdasarkan hasil kajian internal Fraksi PKS, terdapat sejumlah isu penting yang perlu dibahas secara mendalam dalam RUU Ciptaker. Beberapa di antaranya adalah isu kedaulatan negara, isu kemudahan izin bagi usaha dan tenaga kerja asing, isu pengaturan hak dan kewajiban pekerja dalam negeri, isu kelestarian lingkungan hidup, isu desentralisasi kekuasaan dan isu perlindungan konsumen, terutama terkait jaminan produk halal dan pengelola umroh.

Secara umum, Fraksi PKS menilai draft RUU Ciptaker yang diajukan Pemerintah ini terlalu longgar pada kepentingan investor asing, memarjinalkan daerah, melemahkan pekerja dalam negeri dan menyudutkan konsumen Muslim.

Fraksi PKS berupaya agar bagian-bagian sensitif yang dapat merugikan kepentingan nasional dapat diputuskan secara bijaksana. Jangan sampai harapan Pemerintah membuka lapangan kerja baru dengan jalan mempermudah perizinan usaha dan investasi malah menjadi malapeta bagi kedaulatan bangsa dan negara.

“Kita harus punya komitmen kuat untuk menjadikan bangsa ini sebagai tuan rumah di negerinya sendiri. Bukan sekedar jadi kuli bagi pengusaha asing,” sindir Mulyanto. (akbar)

Continue Reading

RAKYAT

Besok, Honda Jazz Club Indonesia Bagi Sembako se-Jabotabek

Published

on

By

JAKARTA – Komunitas pencinta dan pengguna Kendaraan Honda Jazz seluruh Indonesia yang tergabung dalam Honda Jazz Club Indonesia (HJCI) pada hari Rabu, 20 Mei 2020 melakukan kegiatan bakti sosial untuk membantu masyarakat yang terkena dampak Pandemi Corona Virus (Covid-19). Ini sekaligus memperingati hari jadi HJCI yang ke 6.

Dengan mengusung tema “HJCI Bersyukur & Berbagi”, yang donasinya berasal dari swadaya dari masing masing member HJCI seluruh Indonesia dan keluarga dikemas dalam bentuk sembako yang berisi bahan pokok.

“Alhamdulillah dapat membentuk ratusan paket sembako dan dibagikan ke masyarakat di wilayah JABOTABEK,” ujar Zulsila Hendra, Ketua Umum HJCI dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/5/2020).

“HJCI bersyukur dan berbagi ini adalah inisiatif dari seluruh member HJCI. Di hari jadi yang ke-6 ini kamu peduli akan kondisi pandemi corona yang bertepatan juga menjelang hari raya idul fitri bagi umat islam. Hal ini merupakan salah satu kegiatan HJCI selain kegiatan otomotif, semoga apa yang sudah kami berikan dapat bermanfaat dan berguna bagi masyarakat,” sambung Zulsila.

Di sisi lain, Oki selaku ketua Pelaksana Kegiatan HJCI Bersyukur dan Berbagi mengatakan, pihaknya berbagi bukan karena kaya.

゛Tapi karena kita tahu betapa pilunya saat tak berpunya. Disaat tangan kanan memberi, ajari tangan kiri untuk mengajak dan merangkul sesuai sabda Rasulullah “Tidaklah beriman, orang yang tidur dalam keadaan kenyang sementara tetangganya lapar sampai ke lambungnya. Padahal ia mengetahui,゛ucap Oki mengutip HR. Al-Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrad 112).

Semua kegiatan HJCI tetap memperhatikan aturan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dan Physical Distancing. (Ac3)

Continue Reading

RAKYAT

Politisi Milenial Ini Patut Dicontoh di Tengah Pandemi Covid-19

Published

on

By

JAKARTA – Anggota DPRD Kota Malang Fraksi Partai Golkar Kota Malang Suryadi menggelar aksi kemanusian di tengah pandemi Covid-19. Apa saja kegiatan Suryadi.

Suryadi sejak pandemi itu berlangsung, ia melakukan Gotong Royong Penyemprotan Disenfiktan, Pembagian masker, pembagian Hand Sanitizer, pembagian wastafel wortable pada wilayah Kecamatan, wilayah Kelurahan hingga ke komponen RW dan RT di Kota Malang, Jawa  Timur.

Sebagai politisi milenial, Suryadi dengan keprihatinan atas musibah yang dihadapi masyarakat. Untuk itu, ia mencanangkan program BERKAH (Berbagi Kasih) Kepada Masyarakat untuk mendistribusikan Paket Sembako 2.000.

Pada proses pendistribusian paket itu, ia menggunakan metode door to door diantar rumah ke rumah langsung oleh relawan SYD center (SURYADI Center).

Kami bagikan di sejumlah titik yang menjadi sasaran terdampak Covid-19 di Kota Malang agar bantunlan ini dirasakan mamfaatnya oleh masyarakat, kata Suryadi pada Bela Rakyat, Senin (18/5/2020).

Tak hanya itu, Politisi Partai Golkar ini punya cara akurat memberikan bantuan. Di mana sebelumnya, warga sebagai calon penerima paket sembako itu didata. Setelah diberi bantuan, Suryadi mengkampanyekan pentingnya menjaga kebersihan diri, mencuci tangan denganemlestarikan pola hidup bersih dan sehat, fhyscal distancing selama Pandemic Covid-19.

Harapan besar saya dalam kondisi seperti ini tetaplah tenang, waspada, tetap mengikuti himbauan pemerintah menjalankan protokol kesehatan demi kemaslahatan bersama dengan menjaga imunitas kita, pungkas Suryadi. (Si)

Continue Reading














Kategori

Topik Terkini

Trending