Connect with us

BOLA

Ronaldo Tumpuan Besar Juve Raih Trofi Champion

Published

on

Paris – Cristiano Ronaldo sudah memenangi trofi Liga Champions sebanyak lima kali. Kehadiran Ronaldo adalah harapan besar Juventus untuk menangi trofi ‘Si Kuping Besar’.

Ronaldo memenangi satu trofi Liga Champions bersama Manchester United dan empat dengan Real Madrid dalam kurun waktu lima tahun. Pemain 33 tahun itu juga menjadi top skorer sepanjang masa di ajang itu dengan 120 gol.

Dengan pencapaian apik itu, Juventus dengan gampangnya mengeluarkan uang 100 juta euro untuk menebus dari Madrid. Harga yang sangat besar itu tentu salah satu tujuannya untuk buka puasa gelar Liga Champions, yang terakhir didapat pada 1996.

“Ronaldo punya sesuatu yang berbeda, kami berbicara tentang seseorang yang telah memenangkan Ballon d’Or lima kali,” kata rekan Ronaldo di Juventus, Blaise Matuidi.

“Kami bisa sebut dirinya terbaik di dunia, dan memilikinya bersama kami hanya bisa membuat kami bahagia. Dia pastinya akan membawa pengalamannya,” sambungnya.

“Yang pasti pengalamannya adalah salah satu kemenangan besar, terutama di Liga Champions. Saya yakin dia bakal membatu kami di momen krusial musim ini. Kami bakal liat hasil kerjanya di atas lapangan, tapi kali ini dia berada bersama kami,” Matuidi menegaskan.

Di tengah harapan besar Juventus dengan Ronaldo, pria asal Portugal itu justru belum mencetak gol sama sekali di Serie A. Padahal, jumlah tembakkannya adalah yang terbanyak dari pemain di lima liga top Eropa sejauh ini. (detik/kabarakyat)

 

BOLA

Jadwal Tanding Indonesia di AFF Suzuki Cup 2018

Published

on

By

 

Continue Reading

BOLA

Persela Siap Dampingi Saddil Ramdani untuk Tangguhkan Penahanan hingga Selesaikan Kasusnya

Published

on

By

Lamongan – Saddil Ramdani tersandung kasus penganiayaan pada wanita. Manajemen Persela Lamongan akan meminta penangguhan penahanan.

Manajer Persela Lamongan, Yunan Achmadi, buka suara terkait dugaan penganiayaan Saddil terhadap seorang wanita di Lamongan. Saddil dilaporkan ke kepolisian dan dimintai keterangan. Saat ini, pemain asal Sulawesi Tenggara itu ditahan di Mapolresta Lamongan.

Persela akan mendampingi Saddil. Yunan mengibaratkan Persela adalah orangtua dan Saddil Ramdani adalah anaknya.

“Bagaimanapun, Persela sebagai orang tua akan tetap mendampingi anaknya,” kata Yunan Achmadi kepada detikSport saat ditemui di sela-sela acara di Unisla Lamongan, Jumat (2/11/2018).

“Kami akan mendampingi Saddil Ramdani,” dia menegaskan.

Selain memberikan pendampingan, lanjut Yunan, Persela akan mengajukan permohonan penangguhan penahanan terhadap Saddil.

“Kami akan mematuhi proses hukum, kami juga akan mengajukan penangguhan penahanan,” ujar Yunan.

Di saat kasus berjalan, Saddil tengah ditunggu Timnas Indonesia. Dia menjadi salah satu pemain yang dipanggil untuk mengisi Skuat Garuda ke Piala AFF 2018 yang memulai pemusatan latihan Kamis (1/11).

Di sisi lain, Saddil juga dibutuhkan oleh Persela untuk menambah performa tim. Saat ini, Laskar Joko Tingkir membutuhkan poin sebanyak-banyaknya agar selamat dari zona degradasi. Terdekat Persela menghadapi Sriwijaya di Stadion Surajaya, Lamongan.

Yunan tidak bisa memastikan Saddil bisa diturunkan atau tidak saat melawan Sriwijaya FC.

“Mengenai apakah Saddil diturunkan atau tidak, itu adalah kewenangan tim pelatih,” ujar Yunan.

 

Continue Reading

BOLA

Pemain Timnas Saddil Ramdani Ditahan karena Aniaya Wanita

Published

on

By

Jakarta – Saddil Ramdani resmi ditahan kepolisian. Pesepakbola Timnas Indonesia terjerat kasus dugaan penganiayaan pada seorang wanita.

Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Wahyu Norman Hidayat. Ia mengatakan Saddil sudah ditahan.

“Iya, betul,” jawab Norman singkat kepada detikSport.

Sebelumya Saddil dilaporkan ke polisi atas tuduhan menganiaya wanita bernama ASR (19). Si korban sendiri yang melaporkan Saddil pada Kamis (1/11) malam.

Saddil lantas mendatangi Mapolres Lamongan untuk menjalani pemeriksaan pada Jumat (2/11). Kepada awak media, pemain Persela Lamongan itu mengakui kesalahannya.

Kini Saddil sementara ditahan kepolisian. AKP Norman menjelaskan sang pemain akan ditahan sampai kasus dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum.

“Ya sampai dilimpahkan ke JPU, kecuali keluarga mengajukan hak untuk meminta penangguhan,” terangnya.

Dengan ditahannya Saddil, posisinya di Timnas Indonesia terancam. Padahal, ia masuk skuat untuk berlaga di Piala AFF 2018 yang berlangsung 8 November-15 Desember.

Kepada wartawan, yang menemuinya di Mapolres Lamongan, Saddil menyatakan siap menjalani dan mengikuti semua proses hukum yang sedang menimpanya.

“Saya akan menjalani proses hukum yang menimpa saya,” kata Saddil.

Saddil mengatakan khilaf saat insiden terjadi sehingga terjadi ribut-ribut dengan wanita itu di mes Persela Lamongan. Saddil juga mengakui sudah berupaya untuk berdamai, tapi ditolak.

Saddil juga menyebut ia memang mengenal ASR dan sempat dekat tapi sudah tidak pernah berkomunikasi lagi sejak beberapa bulan lalu. Saddil juga mengaku kalau sempat ribut dengan ASR hingga akhirnya ia mencakar ASR hingga berdarah. Saddil menjadikan kasus itu sebagai pelajaran berharga

“Saya sih pernah (dekat), tapi sudah lama tidak,” katanya.

“Saya sudah beritikad baik untuk berdamai, tapi keluarga enggak mau, ya sudah, saya terima proses ini apa adanya,” ujar pemain asal Sualwesi Tenggara itu.

Saddil Ramdani saat membela timnas

Saddil meminta maaf kepada korban atas aksinya itu. Saddil mengaku sedang lelah dan banyak pikiran sehingga tidak bisa fokus.

“Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya, semoga bisa menjadi pelajaran berharga bagi saya,” ujar dia.

Pemusatan latihan Timnas ke Piala AFF dimulai Kamis (1/11). Latihan perdata dimulai hari ini di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. (detik/kabarakyat)
Keberadaan Saddil menjadi tanda tanya saat tak muncul pada latihan Timnas di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang pada Jumat (2/11). Dia satu-satunya pemain yang absen dari latihan yang dipimpin Bima Sakti itu.

Saddil sudah bergabung dengan Timnas sejak Asian Games 2018 pada bulan Juli. Dia melanjutkan kebersamaan dengan Timnas U-19 di Piala Asia hingga Oktober.

Continue Reading
Advertisement

Kategori

Topik Terkini

Trending