Connect with us

RAKYAT

Ruslan Rumaratu Terpilih Jadi Ketum GPI Kota Ambon

Published

on

KabaRakyat.com | Ambon – Musyawarah Daerah (MUSDA) Ke-1 Gerakan Pemuda Islam (GPI) Kota Ambon Periode 2021 – 2023 selesai digelar pada Minggu, 03 Januari 2020 di Warung Kopi Mekar Jl. Samratulangi Kecamatan Sirimau Kota Ambon.

Hasil MUSDA menetapkan Ruslan Rumaratu sebagai Ketua Umum Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Islam (GPI) periode 2021-2023 lawan pesaingnya Mustakim Rumasukun.

Terpilihnya Ruslan Rumaratu menjadi Ketua Umum PD GPI Kota Ambon sekaligus Ketua Formatur PD GPI diwarnai dengan perdebatan keras pada rapat pleno pemegang suara mandat.

Dari 4 Mandat suara, yaitu terdiri dari PC GPI Kecamatan Teluk Ambon, PC GPI Kec. Baguala, PC GPI Kec. Srimau dan PC GPI Kec . Nusaniwe. Ruslan mendapatkan 3 mandat suara sedangkan Mustakim Rumasukun 1 mandat suara.

Pada pidato kemenangannya, Ruslan menyampaikan terimakasih atas suksesnya penyelenggaraan Musyawarah Daerah Ke-1. Ia mengakui, perjalanan GPI sebagai salah satu organisasi kepemudaan (OKP) Islam tertua di Indonesia hingga saat ini, tak luput dari berbagai persoalan.

“Karena itulah Musyawarah Daerah (musda ke I ) ini diadakan. Untuk mengembalikan ghirroh (semangat-red) GPI Daerah kota Ambon. Agar menjadi organisasi kepemudaan Islam ini kembali menjadi besar seperti dulu kala. Memperjuangkan kepentingan umat Islam di Indonesia, PD GPI Kota Ambon hadir untuk kemaslahatan umat,” kata Ruslan, Minggu (3/01/2021).

Terkait insiden yang terjadi, Ruslan mengatakan, hal tersebut adalah dinamika dalam berorganisasi. Ia menjelaskan, setiap kader GPI harus siap menghadapi segala macam dinamika politik. Pria yang sebelumnya menjabat sebagai carateker Sekretaris PD GPI kota Ambon inipun mengingatkan para kader akan slogan GPI, yakni “ Takdir Kami Memimpin Negara”.

“Justru dinamika yang seperti ini adalah hal yang wajar di organisasi ini. Kader-kader GPI memang disiapkan untuk menghadapi segala macam situasi. Inilah istimewanya GPI. Kita adalah kader yang disiapkan untuk memimpin dan disinilah jiwa kepemimpinan diuji. Karena takdir kader GPI untuk memimpin negara,” tegas Ketua Umum PD GPI kota Ambon terpilih.

Ruslan pun mengajak kader GPI untuk kembali bersatu dan berjuang untuk kepentingan umat. Ia berharap, semua kader GPI yang kembali ke cabang untuk membesarkan dan menggemakan nama GPI ke seluruh pelosok Kota Ambon.

“Mari kita jaga dan bawa pulang semangat Musda ke-1 GPI di hati kita. Besarkan dan gemakan nama GPI sehingga kembali ke masa kejayaannya,” pungkasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RAGAM

Patut Dicontoh! Anggota DPR yang Ikut Mengungsi Akibat Gempa Sulbar

Published

on

By

MAMUJU – Gempa melanda Sulawesi Barat (Sulbar) dengan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Majene yang terasa hingga Mamuju, Jumat (15/1/2021) pukul 01:28:17 WIB lalu tak hanya menjadi duka bagi rakyat biasa.

Namun, jadi duka bagi Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Sulbar. Seperti foto yang viral di sejumalh grup Whatsapp, adalah Suhadi Duka, Anggota Komisi IV DPR RI ikut mengungsi di tenda pengungsian bersama keluarga.

Ia lakukan itu untuk mencari rasa aman. Mengingat gempa susulan masih kadang terasa.

゛Betul. Saya ikut mengungsi bersama keluarga. Mengingat rumah saya ikut rusak, retak-retak,゛kata Suhardi Duka saat dihubungi terkait kebenaran foto yang sedang viral itu, Ahad (17/1/2021).

Suhardi Duka mengaku, dengan ikut mengungsi bersama keluarga karena merasa aman dengan meninggalkan rumah. Menurut Suhardi Duka gempa yang berisiko tsunami itu masih kadang datang sehingga warga memilih mengungsi keluar rumah.

゛Ya, doakan kami warga Sulbar agar dengan ujian ini, kami bisa tabah dan bersabar melewati cobaan ini. Saat ini masih tidur di pengungsian tempat ke tinggian dan jauh dari laut,゛ujar Suhardi Duka yang tercatat sebagai politisi Demokrat ini.

Seperti dalam foto yang viral, Suhardi Duka tampak sedang bersiap-siap tidur malam dalam suasana tenda pengungsi bersama keluarga. Suhardi Duka bersama anak dan istri. Lengkap dengan bantal dan guling.

Seperti diberitakan sebelumnya, Episenter gempa tersebut terletak pada koordinat 2.98 LS 118.94 BT yang berada di darat 6 kilometer Timur Laut Majene.

Data dari BPBD Mamuju, hingga kini korban meninggal jumlah korban jiwa dalam gempa bumi Sulawesi Barat (Sulbar) berdasarkan data terbaru hingga Minggu pukul 02.00 WIB (17/1/2021) sebanyak 56 orang. Sebanyak sembilan orang berasal dari Kabupaten Majene sementara di Mamuju berjumlah 47 korban.

BNPB kemudian menginformasikan bahwa, di Kabupaten Majene ada 12 orang terdata luka berat, ± 200 orang luka sedang dan ± 425 orang luka ringan. Sementara ada ± 15.000 orang warga Majene terpaksa mengungsi. Di Kabupaten Mamuju, ada 189 orang luka berat/rawat inap akibat gempa ini.

Dan kerugian material berupa kerusakan pada Hotel Maleo dan Kantor Gubernur Sulbar mengalami rusak sangat berat. Bahkan jaringan listrik dikabarkan masih mengalami pemadaman akibat gempa. (HMS)

Continue Reading

RAKYAT

Syaiful Bahri Anshori Beri Bantuan Korban Banjir Jember

Published

on

By

JAKARTA – Politisi PKB asal Daerah Pemilihan (Dapil) Jember Syaiful Bahri Anshori mendistribusikan bantuan untuk banjir yang melanda sejumlah desa di wilayah Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim). Di mana banjir itu dengan ketinggian air mulai 60 sentimeter hingga 2 meter.

Seperti dilaporkan sebelumnya, ratusan warga Jember harus mengungsi ke tempat lain karena rumahnya terendam air.

“Kami bersama-sama Tim lapangan membagikan bantuan berupa kebutuhan pokok yang sangat diperlukan masyarakat tertimpa musibah,” kata Syaiful pada wartawan Lintas Parlemen, Sabtu (16/1/2021) kemarin. 

Terkait banjir, diungkapkan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Heru Widagdo bahwa, berdasarkan data yang dihimpun hingga saat ini telah tercatat 408 orang pengungsi.

Bahkan banjir di dua kecamatan itu melanda telah empat desa yakni Desa Wonoasri, Sidodadi, dan Curahnongko di Kecamatan Tempurejo. Kemudian, Desa Andongrejo di Kecamatan Ambulu.

“Kita berusaha bantuan kita serahkan ini benar-benar langsung diterima para korban banjir. Kita juga berkoordinasi dengan pihak terkait sehingga bantuan tidak hanya menumpuk di satu titik saja. Sementara di lokasi pengungsi lainnya tidak dapat bantuan. Kasian jika bantuan tak terdistribusi merata,” kata Anggota Komisi I DPR RI ini. 

Menurut Syaiful, dua kecamatan yang kena banjir parah itu karena terus diguyur hujan dengan intensitas yang sangat tinggi menyebabkan debit air Sungai Gladak Puting meningkat. Dan membuat jebolnya empat tanggul di sungai itu jebol.

“Ke depan perlu langkah antisipasi agar debit air di sungai itu tidak meluap lagi,” ujar Syaiful yang pernah menjabat Ketua Umum PB PMII ini. 

Syaiful menjelaskan, banjir di Kabupaten Jember telah meluas hingga tujuh kecamatan, yaitu Kecamatan Bangsalsari, Tanggul, Gumukmas, Puger, Ambulu, Tempurejo, dan Jenggawah yang merendam ribuan rumah warga.

“Alhamdulillah, dari laporan yang ada. Tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir itu,” pungkas Syaiful. (HMS) 

Continue Reading

RAKYAT

Dahlan Rumesy: Musda Ke-1 GPI SBT Proses Lahirkan Mandataris Pemuda Islam Menuju Rekonsiliasi Umat

Published

on

By

KabaRakyat.com – Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Islam ( PD GPI ) Seram Bagian Timur (SBT) Periode 2021 – 2023 pada hari Senin (11/1/2021) menggelar Musda pertama yang bertempat di Aula gedung serbaguna kementerian agama SBT. (lebih…)

Continue Reading














Kategori

Topik Terkini

Trending