Connect with us

NASIONAL

Satya Ikut Bangga, Revolusi Industri 4.0 antarkan Airlangga rAIH Gelar HC di Korsel

Published

on

SEOUL –  Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto baru saja menerima penghargaan Doktor Honoris Causa bidang development policy (kebijakan publik) dari KDI School of Public Policy, Korea Selatan. Kesuksesan Airlangga tersebut dinilai juga sebagai bagian dari keberhasilan Presiden Joko Widodo dalam menggerakkan revolusi industri 4.0.

“Gelar Doktor HC dari KDI School adalah pengakuan atas kesuksesan Airlangga dalam mengembangkan revolusi industri 4.0 di Indonesia dan ini bagian dari keberhasilan visi Presiden Jokowi untuk memajukan sektor industri tanah air,” papar Satya Widya Yudha yang turut mendampingi Airlangga menerima titel Doktor HC tersebut di Seoul, Korsel.

Wakil Ketua Komisi I dari Fraksi Partai Golkar tersebut menambahkan bahwa Airlangga Hartarto dianggap cukup mumpuni dalam berkontribusi mewujudkan visi Nawacita Presiden Jokowi dalam masa pemerintahan periode pertama ini, khususnya pengembangan revolusi industri 4.0.

“Sebagai inisiator road map making Indonesia 4.0 pada April 2018 lalu, Pak Airlangga cukup sukses dalam menjabarkan visi sektor industri yang menjadi salah satu kerangka pembangunan masa depan Indonesia,” beber Satya.

Seperti diketahui, revolusi industri 4.0 yang membawa industri pada digitalisasi, diyakini menjadi kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa mendatang. Dengan meningkatnya populasi anak muda, termasuk generasi milenial dan generasi Z, ekonomi Indonesia memperoleh bonus demografi yang akan mendorong ekonomi semakin maju, termasuk di bidang ekonomi digital. Aspirasi besar dari Making Indonesia 4.0 sendiri menjadikan Indonesia masuk ke dalam 10 perekonomian utama di dunia pada tahun 2030.

“Diharapkan, sektor industri ke depan mampu menjadi tumpuan pertumbuhan ekonomi nasional yang cukup tinggi sehingga bisa menopang Indonesia menjadi negara maju,” pungkas Satya. (Agung)

NASIONAL

Anggota DPR Ini Pilih Tak Mudik Lebaran untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Published

on

By

JAKARTA – Umat Islam di seluruh dunia merayakan hari kemenangan Lebaran Idul Fitri 1441 dirayakan dengan berbeda dari tahun sebelumnya. Di mana sebelum lebaran tahun 2020 ini umat Islam dunia kebayakan di rumah melaksanakan puasa Ramadhan, tidak ada kegiatan buka puasa bersama lagi.

Untuk itu, Anggota DPR RI Komisi l Mohammad Syaiful Bahri Anshori mengingatkan khususnya umat muslim Indonesia di Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijrah ini lebih bersabar di tengah bencana yang melanda Indonesia yakni non alam, COVID-19.

“Karena virus itu, sehingga kegiatan keagamaan kita lakukan secara rutin selama Ramahan dan tradisi lebaran yang biasa dilakukan setelah melakukan Salat Id tidak sesempurna seperti tahun-tahun sebelumnya. Kita harus bersabar dengan ujian ini. Moga Covid-19 ini segera berlalu, jelas Syaiful Bahri pada wartawan Lintas Parlemen, Ahad (24/5/2020).

Untuk itu, Syaiful Bahri meminta masyarakat agar memahami kondisi tersebut. Ia berharap umat Islam melaksanakan imbauan pemerintah dalam memaksimalkan pencegahan penularan Covid-19.

Ia tidak berharap pascalebaran hari ketujuh tidak ada lonjakan jumlah penduduk yang terpapar virus yang belum diketahui vaksinnya, dari itu warga agar memperhatikan himbauan.

“Selama lebaran, saya berharap masyarakat tidak lupa untuk memperhatikan protokol kesehatan saat bertemu keluarga dalam proses pencegahan penyebaran Covid-19,” terang Syaiful Bahri.

Politisi PKB asal Jember ini mengaku tahun ini tidak mudik ke kampung halamannya menggelar Hari Raya Idul Fitri ke Kabupaten Jember. Itu, ujarnya, sebagai upaya dirinya menghindari penularan Covid-1. Syaiful Bahri mengungkapkan, ia ingin memberikan keteladanan kepada masyarakat untuk mentaati peraturan yang ditetapkan baik oleh pemerintah pusat dan daerah.

Ketua Ikatan Alumni IAIN Sunan Kalijaga (IKASUKA) Yogyakarta ini tak lupa menyampaikan mengucapkan “Minal Aidin Wal Faizin mohon maaf lahir dan batin” kepada umat muslim dunia.

Mantan Ketua Umum PMII ini sangat berharap ketidak hadiran ke daerah pemilihan (Dapil) mengapa masyarakat tidak mengurangi makna dari dan nilai hari raya tahun ini.

Syaiful Bahri berjaji akan menyapa langsung masyarakat khususnya di Dapilnya seperti sebelumnya jika situasi pendemi ini sudah dinyatakan aman oleh pihak Gugus Tugas Penanganan COVID-19.

“Insya Alloh, Kami akan tetap rutin menyapa masyarakat  kelak jika wabah ini kelar sesuai jadwal reses ataupun program lainnya,” terang Syaiful Bahri.

Seperti diketahui, banyak umat Islam Indonesia menggelar sholat Idul Fitri di rumah masing-masing seperti anjuran pemerintah. (m3)

Continue Reading

NASIONAL

‘Program Kartu Prakerja Memberikan Banyak Manfaat’

Published

on

By

JAKARTA – Politisi Partai Golkar mukhtarudin menilai Program Kartu Prakerja menjadi salah satu yang terbaik sebagai dari pemerintah dalam mengatasi dampak meluas pandemi Covid-19 di Indonesia. Apa alasannya?

Menurut Mukhtarudin Program Kartu Prakerja lebih baik bagi penerima. Selain mendapatkan bimbingan juga peserta mendapatkan uang sebagai insentif dari pemerintah.

“Bagi saya bantuan ini sudah bagus. Sudah on the right track (dijalan yang benar). Karena melalui Program Kartu Prakerja inj, di mana para eserta akan mendapat bantuan uang atau insentif dari pemerintah. Itu diluar mendapatkan keterampilan dari program pelatihan yang diikuti,” ujar Mukhtarudin saat dihubungi, Jumat (21/5/2020).

Anggota Komisi VI DPR RI ini sekaligus menjabat Ketua Bidang Kebencanaan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar ini menyampaikan, Kartu Prakerja tersebut tidak hanya membantu penerima, tetapi juga memberdayakan mereka menjalani kehidupannya.

Sebagai informasi, Uang atau instentif tersebut yang dapatkan para peserta digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama pandemi Covid-19. Atau bahkan selama peserta belum mendapat pekerjaan yang diinginkan.

Mengingat program tersebut sebagai semi bantuan sosial untuk membantu masyarakat yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PKH) karena terdampak wabah Covid-19.

Pada mulanya, kartu itu ditujukan pada arga ber-KTP atau warga negara Indonesia (WNI) yang berusia 18 tahun yang belum bekerja atau sudah bekerja tapi ingin pindah pekerjaan sebagai peningkatan kompetensi.

Namun, lanjut Mukhtarudin, Kartu Prakerja ini juga memprioritaskan mereka yang terkena dampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Tak hanya itu, kartu itu juga ditujukan bagi pelaku usaha kecil mikro terdampak Pandemi Covid-19.

Mukhtarudin menyampaikan, data Badan Pusat Statistik (BPS) di bulan Februari 2020 jumlah pengangguran meningkat hingga 6,88 juta orang. Di mana dari presentasi itu didominasi lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK).

Dari data Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker), ungkap Mukhtarudin, angka PHK mencapai 2,8 juta pekerja terdampak Covid-19, baik itu alasan dirumahkan, pemangkasan upah, atau bahkan tak diberi upah sama sekali.

Baginya, angka itu kemungkinan besar akan terus bertambah di tengah Pandemi Covid-19. Apalagi dari data yang diperoleh DPR, lebih dari 60 persen peserta Kartu Prakerja yakni korban PHK yang terdampak Covid-19.

Adapaun materi pelatihan Program Kartu Prakerja dari pemerintah itu sendiri ada lebih dari 2.000 jenis materi. Sehingga para peserta bisa memilih materi  sesuai minat yang diinginkan.

“Dari program itu diharapkan peserta memiliki keterampilan sebagai kesempatan mereka memperoleh pekerjaan dan bahkan mampu  bersaing di dunia kerja sesuai kebutuhan standar dunia kerja,” ujar Mukhtarudin.

Alasan itu, Mukhtarudin sangat mendukung program Kartu Prakerja itu menjadi program yang berorientasi pada kepentingan rakyat sehingga benar-benar terasa manfaatnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Untuk itu, program Kartu Prakerja ini kita berharap dapat berjalan dengan baik dan memberikan banyak manfaat bagi warga yang mengikutinya,” pungkasnya. (HMS)

Continue Reading

NASIONAL

Spanduk Idul Fitri 1441 Hijriah Formatur PB HMI Ahmad Latupono Bertebaran di Jakarta

Published

on

Jakarta – Spanduk ucapan lebaran Idul Fitri 1441 H/ 2020 M Formatur Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Periode 2020-2022 Ahmad Latupono beredar di Jakarta. Spanduk tersebut terpasang di jalan-jalan protokol ibu kota Indonesia. (lebih…)

Continue Reading














Kategori

Topik Terkini

Trending