Connect with us

PENDIDIKAN

SD Muhammadiyah 18 Surabaya Kenalkan Drama Monolog Untuk Cegah Kasus TBC

Published

on

Surabaya – Peduli dan kenalkan Tuberculosis (TB) pada anak, Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 18 Surabaya gelar drama monolog melalui aktor sebagai pengidap TB. 

Drama yang berdurasi 10-15 menit tersebut mengisahkan ciri-ciri penderita TB, gejala-gejala yang ditimbulkan, bahaya TB dan pentingnya pendampingan pada korban. 

Menurut Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 18 Surabaya Cahyo Iswahyudi mengatakan, dengan mengusung tema “Gerakan M18 Peduli Tbc” tersebut akan diawali dengan senam ceria bersama keluarga sekaligus seruan rutin berolahraga. 

“Tema ini ingin mengajak sekaligus memperkenalkan kepada anak semua pihak keluarga untuk turut berperan aktif dalam gerakan TOSS TBC sebagai upaya pencegahan dan pengendalian TBC. Temukan Obati Sampai Sembuh (TOSS) TBC,” tegasnya. Kamis, (11/4/2019).

Cahyo menambahkan, drama monolog dirasa memiliki seni dan nilai yang lebih tinggi agar anak mudah memahami dan mudah menerima pengetahuan tentang TB. 

“Pendidikan sekolah dasar sudah perlu ada sosialisasi sehingga anak memiliki kewaspadaan dan kepedulian terhadap masalah yang terjadi di sekitar agar bisa dilakukan tindakan pengobatan secara maksimal,” pungkas Cahyo.

Lebih lanjut, Cahyo mengungkapkan, penyanyi yang langsung ditularkan oleh manusia lewat semburan dahak dan udara tersebut akan mudah sekali menular jika kita tidak memasang kewaspadaan. 

“Dalam hal ini SD Muhammadiyah 18 akan terlibat andil dan berkontribusi dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan anak dan masyarakat dengan cara pencegahan terhadap Mikrobakteria Tuberculosis sehingga anak-anak waspada dan mampu mendeteksi sejak dini,” tukasnya.

Kegiatan ini, kata Cahyo, untuk memperkenalkan anak tentang TB menjadi keharusan mengingat penemuan kasus TB yang ada di Indonesia masih tergolong tinggi dan menjadi catatan global khususnya di Kota Surabaya.

“Drama monolog TB sebagai alternatif edukasi untuk anak agar mereka memahami dan bagaimana mereka harus bersikap. Merangkul korban TB dengan tidak menjuahi dan mengucilkan. Mengajak anak untuk perduli dan empati sehingga rantai penularan TB di masyarakat bisa dihentikan,” tutup Cahyo. (ari)

PENDIDIKAN

Syaiful Bahri Anshori: Buku Ini Kumpulan Kisah Inspiratif dan Success Story Alumni Salafiyah

Published

on

By

PATI – Ketua Ikatan Keluarga Alumni Salafiyah (IKLAS) Kajen Syaiful Bahri Anshori kini tengah menggagas penerbitan buku antologi bersama karya alumni Madrasah Wetan. Rencananya, buku antologi itu mengusung tema “Santri Wetan Banon dari Kajen untuk Umat”.

Syaiful selaku Ketua IKLAS mengutarakan bahwa antologi ini nantinya akan menjadi sarana silaturahim melalui sebuah karya intelektual berupa buku. Melalui buku semua alumni bisa berinteraksi melalui buku itu.

“Rencana penulisan buku ini menjadi gerakan bersama dari pengurus IKLAS, kita ingin mengajak para alumni agar menuliskan kisahnya saat belajar di madrasah hingga berkiprah di masyarakat saat kini,” kata Syaiful pada wartawan, Ahad (21/6/2020).

Sebagai informasi, tahun 2019 lalu, IKLAS Kajen telah mengadakan reuni akbar, tepatnya Ahad, 8 September 2019. Adapun gerakan, menurut Syaiful, salah satu agenda lanjutan kepengurusan IKLAS di periode ini.

“Buku ini merupakan kumpulan kisah inspiratif dan success story para alumni Salafiyah, yang telah banyak melakukan pengabdian hingga menorehkan prestasi di bidang masing-masing baik di bidang keagamaan, pendidikan, sosial politik, kewirausahaan dan seni budaya di tengah masyarakat,” ujar Anggota Komisi I DPR RI ini dari Fraksi PKB.

Sementara dari Koordinator Penulisan Buku Antologi ini Syamsuddin mengungkapkan, menu utama buku ini yakni rentetan kisah yang berkaitan tentang penggambaran suasana pembelajaran masa lalu. Seperti hubungan dengan para guru-kiai, perjuangan meraih keberkahan dan proses panjang pasca lulus dari Madrasah Salafiyah ini.

“Harapannya dari buku ini nantinya, tidak hanya sebagai ajang ‘reuni dalam buku’ saja, namun kami ingin juga agar sebagai gebrakan pengembangan literasi dan motivasi alumni serta santri Salafiyah lintas generasi IHLAS,” harap Syamsuddin.

Syamsuddin menjelaskan, format penulisan naskah nantinya berupa tulisan ringan, enak dibaca dengan panjang antara 3 hingga 4 halaman A4 spasi 1. Dan para alumini menulis tulisan sendiri dan mengirimkan naskah itu ke email diasporasalafiyah.kajen@gmail.com.

゛Paling lambat tulisan naskah ditunggu pengiriman tanggal 20 Juli mendatang,゛himbau Syamsuddin.

Adapun dalam sejarahnya, madrasah Salafiyah Kajen merupakan salah satu madrasah tua di Kajen Pati, di wilayah Wetan Banon (Timur Pesarean) waliyyullah KH. Mutamakkin.

Di mana Madrasah ini didirikan oleh KH. Sirodj di 1902. Kemudian putranya KH. Baidlowie Sirodj mengembangkan madrasah itu pasca wafatnya sang ayah yang meninggal di tahun 1928. Kini, Madrasah Salafiyah diteruskan pengelolaannya oleh keturunan muassis madrasah tersebut. (HMS)

Continue Reading

PENDIDIKAN

Begini Saran Habib Aboe Rayakan Hari Raya Idul Fitri

Published

on

By

JAKARTA – Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi meminta umat Islam merayakan Idul Fitri 1441 H dengan hikmat. Itu karena Covid-19 masih mewah di Indonesia.

“Hari raya Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19 harus dirayakakan dengan bijak,” kata Habib Aboe seperti disampaikan pada wartawan, Sabtu (23/5/2020).

“Karena sampai saat ini penyebaran korona masih menjadi masalah bersama, jadi upaya untuk pencegahannya harus diutamakan. Karena hal ini menyangkut kesehatan dan keselamatan bersama,” sambung Habib Aboe.

Menurutnya, silaturahmi sebagai bagian dari tradisi yang biasa dilaksanakan saat Idul Fitri masih bisa dikerjakan. Yaitu dengan memanfaatkan dunia digital, baik melalui telepon, pesan singkat ataupun menggunakan video call.

“Itu semua tidak akan mengurangi makna dan keberkahan dari hari raya Idul Fitri, dan tentunya akan menjadi cara untuk berbagi kebahagiaan,” ujar politisi senior PKS ini.

Habib Aboe menyampaikan,  silaturahmi  menjadi penting di saat pandemi, mengingat dengan silaturahmi melalui daring tentunya fikiran kita akan menjadi rileks. Dengan mencegah stres, tentunya akan baik bagi imunitas tubuh. Kondisi fisik yang prima dan imunitas yang baik sangat diperlukan disaat pandemi covid-19.

Tentunya, lanjutnya, semua pihak harus menahan diri untuk mengirangi aktivitas diluar. Semua masih harus stay at home, ini harus dipahami dengan baik. Memang akan berasa kurang nyaman di saat hri raya, tapi ini untuk kebaikan bersama. Jika pun sangat diperlukan untuk beraktifitas diluar, semua harus mengikuti protokol kesehatan.

“Mari tetap mawas diri merayakan hari raya Idul Fitri di tengah pandemi,” terung Habib Aboe. (HMS)

Continue Reading

PENDIDIKAN

HMI MPO Cabang Pekanbaru Gelar HMI Mengajar

Published

on

Pekanbaru –  HMI MPO Cabang Pekanbaru menugaskan kadernya ke Desa tertinggal Rantau Kasih sebanyak 6 Relawan HMI Mengajar untuk membantu mengajar di sekolah tertinggal SDN 002 Kelas Jauh Desa Rantau Kasih, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar, Riau. (lebih…)

Continue Reading














Kategori

Topik Terkini

Trending