Connect with us

HIBURAN

Setelah Yogyakarta, Kini Barista Profesional Akan Berkompetisi di Hotel Meotel Jember

Published

on

Jember – Jember Barista Fun Battle disingkat JBFB adalah salah satu ajang bergengsi yang digunakan sebagai salah satu ajang kompetisi untuk para Barista Profesional.

Santi Nurcahyani selaku Sales Executive Hotel Meotel Jember menceritakan bahwa, setelah sukses di pagelaran tahun lalu yang bertempat di kota Yogjakarta, sebut saja Jogja Barista Fun Battle JBFB di uKafe Lounge and Co Working space Seturan Jogjakarta. Sukses digelar dan diikuti oleh para Barista dari beberapa daerah sekitar kota Yogyakarta.

“Maka kini giliran uKafe Lounge & Co Working Space Hotel Meotel Jember yang menyelenggarakannya, yakni JBFB di Jember, JBFB sendiri adalah Brands Event Kompetisi latte art untuk uKafe,” ucap Santi melalui keterangan tertulisnya yang diterima di media ini.  Selasa, (26/3/2019).

Event Jember Barista Fun Battle 2019 ini bertujuan untuk ajang silaturahmi semua Barista yang ada di Jember khususnya dan Jawa Timur dengan sistem penilaian throw down dengan 3 juri yang nantinya akan menilai visual dari latte art para pesertanya.

“Dengan berlatar belakang sebagai praktisi dan pelaku kopi di Jember tentu akan menjadikan wawasan baru nantinya jika berkesempatan mengikuti ajang bergengsi ini,” lugas Santi.

Kompetisi Latte Art Event JBFB juga menjadi salah satu daya tarik masyarakat pecinta kopi karena selain untuk kompetisi latte art untuk para Barista Profesional maupun pemula event ini juga sebagai ajang Promosi produk kopi yang ada di Jember.

“Selain itu juga menjadi ajang tukar pikiran bagi para pecinta kopi di Jember dan sekitarnya, JBFB kali ini akan di selenggarakan pada hari Sabtu tanggal 30 Maret 2019 mulai pukul 09.00 WIB sampai selesai di Ukafe Lounge & Co Working Space – Lobby Level Hotel Meotel Jember by Dafam, Jl. Karimata 43 Sumber Sari kabupaten Jember provinsi Jawa Timur, sudahkah anda mendaftar?” tandasnya. (ari)

HIBURAN

Publik Pigur Memberi Motivasi Ke SMAN 40 N Jakarta

Published

on

Jakarta – Kreatif itu tanpa batas, sebuah pemikiran dan upaya dari SMA Negeri 40 Jakarta khususnya Kepala Sekolah SMAN 40 Jakarta Ibu Mas Ayu Yuliana, agar dalam kondisi pademi ini mengurangi kebosanan siswa, perlu adanya penyegaran aktifitas yang disajikan secara menarik dengan tetap stay at home tapi menarik dan sarat edukasi, manfaatkan link alumni dalam narasumber, diskusi dengan alumni dan memunculkan ide spontanitas.

Sekolah menggandeng alumni yang berpeduli terhadap pembinaan terhadap generasi muda dalam hal ini adik adik kelas di almamaternya, mengisi hal yang positif di tengah stressing wabah covid 19, dimana semua orang termasuk para siswa harus diam dan belajar dirumah penuh kejenuhan dan monoton, EMPUL (SMA Negeri 40 Pademangan Jakarta Utara) melaksanakan kegiatan dengan tajuk “Ramdhan Ceria” dengan tema “menjadi siswa yang mencintai Allah SWT dan baginda Nabi Muhammad SAW” dari tanggal 11-19 Mei 2020 dalam bentuk online Join Zoom Meeting.

Narasumber dari acara ini yang rata rata para public pigure seperti Dude Herlino, Roger dan Cika, Meysa Safira, Cholidi Asadil Alam dan lain lain sangat memberikan motivasi dan gairah tersendiri bagi para siswa SMA Negeri 40 Jakarta Utara yang merasa senang dan bahagia menjadi tidak jenuh walaupun berdiam di rumah.

Dude Herlino dalam isi ceramahnya menyampaikan “Islam adalah agama yang mulia dan mengatur segala aspek kehidupan termasuk pergaulan. Dalam Islam ada beberapa etika yang harus dipenuhi dan hal ini disebut dengan etika Islam.

“Manusia adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri dan senantiasa membutuhkan kehadiran orang lain”.

Istilah pergaulan berarti kegiatan manusia untuk membaur dengan manusia lainnya dan berinteraksi satu sama lainnya. Oleh karenanya pandai pandailah dalam memilih teman agar selamat didunia dan akhirat.”katanya

Lain lagi Meysa Safira menyampaikan mengajak hidup kita ini harus selalu berprasangka baik kepada Allah dan menyerahkan diri kepada Allah. Ujian dan cobaan diberikan Allah dengan berbagai cara agar manusia menjadi kuat imannya dan tetap bersandar kepada Allah semata” himbuhnya.

Pengantin Baru Roger dan Cut Meryska juga dengan semangat menyampaikan “Ceritanya tentang ketika memutuskan hijrah masuk islam, dia yakin bahwa agama Islam mengajarkan segala sesuatunya dengan detail dan dia merasa nyaman bathinnya, terlebih ketika dia berangkat umroh (tanpa mbak cut) khususnya saat dia sholat di Raudoh” cerita Roger, paparnya. Johan BP

Continue Reading

HIBURAN

Di Tegah Pandemi Covid-19, DPR: Kok TNI-Polri malah Berantem!

Published

on

By

JAKARTA – Anggota Komisi I DPR RI Syaiful Bahri Anshori sangat menyesalkan atas terjadinya pertikaian antara personel TNI dan Polri di Papua yang menyebabkan 2 anggota Polri meninggal dunia. Baginya, bentrok kedua aparat keamanan itu terjadi dan harus dihentikan ke depannya.

Untuk diakui Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpau menyampaikan pertikaian tersebut berawal dari kesalahpahaman yang sebetulnya sudah diselesaikan pada Sabtu (11/4) malam sekitar pukul 23.00 WIT.

“Saya sebagai anggota DPR Komisi I DPR dan atas nama rakyat yang saya wakili merasa prihatin dengan bentrokan tersebut, mudah-mudahan ini menjadi bentrokan yang terakhir,” kata Syaiful kepada Wartawan Lintas Parlemen, Senin (13/4/2020).

Sejatinya, lanjut politisi PKB ini, aparat berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tidak larut dalam pertikaian. Bagaimana kedamaian di tengah masyarakat bisa terwujud jika antar aparat terprovokasi melakukan bentrok.

“Polri dan TNI itu berpikir bahwa bangsa Indonesia sekarang ini menglami kondisi yang sangat memprihatinkan dan memerlukan keterlibatan semua komponen bangsa terutama TNI – Polri, Ee kok malah berantem (di tengah Covid-19) dengan menggunakan senjata lagi. Untuk iti, saya minta agar aparat hukum baik yang ada TNI maupun Polri harus bertindak tegas kepada oknum TNI maupun oknum Polri yang berkelahi tersebut,” jelas mantan Ketua Umum PB PMII ini.

“Kejadian ini harus menjadi bahan evaluasi dan perhatian bersama, pertama terkait dengan rekruitmen prajurit TNI dan Polri, menurut saya dengan seringnya kehadian kedua lembaga ini yang sangat memalukan ini perlu lebih ketat dalam rekruitmen TNI dan Polri, sehingga dengan pengetatan rekruitmen akan lahur prajurit yang punya intregritas dan mencintai profesi seorang prajurit TNI maupun Polri,” sambungnya.

Yang kedua, lanjut Syaiful, law enforcement atau penegakan hukum harus betul-betul di tegakkan di dua lembaga tersebut. Jika tidak, menurut Syaiful, kejadian serupa akan tetap terjadi.

“Jangan ditolelir prajurit yang tidak disiplin, jangan malah naik pangkat! Karena satu peluru bagi seirang prajurit itu sangat berarti jangan digunakan sembarang, untuk prajurit TNI untuk menjaga kedaulatan negara dan bangsa ini tidak main-main sesuai dengan Sapta Marga, begitu juga bagi seorang prajurit Polri tugas anda adala menjaga keamanan masyarakat bukan membuat ketidaknyamanan di tengah masyarakat,” terangnya.

“Catatan terahir saya usul foto-foto seperti zaman Pak Tito bersalaman dengan Panglima TNI perlu dipertingkan kembali untuk disosialisakan tentu dengan kapolri yang sekarang, mudah-mudahan dengan politik simbol perdamaian seperti itu akan membuat prajurit tni- polri semakin damai dan tenang dan tentunya masyarakat juga menjadi tenang,” papar Syaiful.

Awal kejadian bermula di hari Sabtu, 11 April 2020 Pukul 23.00 WIT. Pertikaian berawal dari kesalahpahaman pada Sabtu (11/4). Dan kesalahpahaman TNI-POlri ini sudah diselesaikan pada Sabtu malam itu juga sekitar pukul 23.00 WIT.

Namun, hari Minggu, 12 April 2020 Pukul 07.40 WIT. Kesalahpahaman Sabtu malam berlanjut di Minggu pagi. Pertikaian itu di Jalan Pemda I Kampung Kasonaweja Distrik Mamberamo Tengah, Kabupaten Mamberamo Raya, Papua. Peristiwa itu antara Anggota Satgas Pamrahwan Yonif 755/20/3-Kostrad dengan anggota Polres Mamberamo Raya. (HMS)

Continue Reading

HIBURAN

Ikalibels Angkatan 85 dan 87 serta SMA 42 Raih Juara Umum PORSENI TRADISIONAL

Published

on

Jakarta – Ajang Porseni tradisional IKALIBELS JAKARTA yang juga rekor MURI 2019, dilaksanakan pada hari Sabtu 24 Agustus 2019 di Bellaterra Lifestyle Center Kelapa Gading Jakarta Utara dilaksanakan dari Jam 07.00 – 16.00 dan kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dan sukses.

Ketua Umum Ikalibels, Dadang Tompro, mengatakan kegiatan ini adalah dalam rangka kepedulian terhadap pelestarian budaya permainan tradisional Nusantara dan Pendidikan.

“Setiap kegiatan yang oleh para alumni berusaha untuk melakukan silaturahmi, hal ini mempunyai dampak positif terhadap perkembangan zaman, artinya alumni bergerak dan harus tetap bermanfaat” ujarnya.

Sementara itu, salah satu peserta alumni SMAN 5, Fahmi, menyampaikan salah satu peserta antar SLTA se DKI Jakarta sangat senang kalau kegiatan ini dapat dilakukan setiap tahunnya dan berkembang bertambah permainan tradisional lainnya seperti Enggrang, demprak, galasin

“Kegiatan ini tercatat dengan rekor Reuni Pelajar Pertama dengan Lomba Permainan Tradisional di atas meja” paparnya.

Adapun pertandingan permainan olahraga tradisional seperti Halma, ular tangga, Ludo, catur Jawa SOS, congklak, karambol, Damdas, TTS.

Pertandingkan ini diikuti oleh 26 angkatan alumni Ikalibels Jakarta dan 23 sekolah alumni SLTA se DKI Jakarta dan hasilnya angkatan 85 dan 87 sebagai juara umum I dan II antar angkatan Ikalibels Jakarta dan Alumni SMA 42 sebagai Juara Umum antar alumni SLTA se DKI Jakarta.

Kegiatan ini didukung oleh Bellaterra Lifestyle Center, PAPPRI Jakarta dan Sekitarnya, Yayasan Pendidikan Walang Jaya, ASJB Indonesia dan Jitera Kreasi Indonesia Group.

Continue Reading














Kategori

Topik Terkini

Trending