Connect with us

OPINI

UHO Minim Prestasi Dibawa Kepemimpinan Prof. Zamrun

Published

on

Oleh: Laode Arpai

Kampus merupakan institusi keadaban yang selalu melahirkan genarasi-generasi baru yang berkarakter jujur. Oleh sebab itu pimpinan kampus harus diisi oleh mereka mereka yang memiliki integritas dan moralitas yang baik. Sebagai kampus terbesar di jazirah Sultra, Universitas Haluoleo (UHO) mestinya sudah harus menunjukan prestasinya ditingkat nasional, bahkan internasional agar para alumni dan lulusanya benar benar diakui dalam percaturan politik bangsa ini.

Namun semenjak dipimpin Prof. Muhammad Zamrun UHO mengalami kemunduruan. setiap tahun presetasi UHO semakin menurun. Hal ini terbukti dari daftar renking 100 Universitas terbaik di indonesia versi 4ICU (4International Colleges and Universities) tahun 2020 posisi UHO diurutan ke 97. sedangkan sebelumnya pada tahun 2017 posisi UHO berada diurutan 37 PTN terbaik se indonesia.

Kondisi menurunya posisi renking UHO menandakan ketidakmampuan Prof. Zamrun dalam memimpin kampus hijau tersebut. Sebagai alumni yang cinta almamater tentunya saya sangat prihatin melihat kondisi UHO yang setiap tahun bukan menjadi kampus unggulan justru menjadi kampus paling terbelakang.

Sebaiknya Prof Zamrun harus koreksi diri dalam memimpin. Semenjak jadi Rektor banyak membawa polemik di UHO dan yg paling fatal adalah Rektor Pertama yang melakukan Plagiarisme Karya Ilmiah, inikan memalukan.

Bagaimana mau menghasilkan lulusan yang baik sedangkan Rektornya saja tidak berkualitas dengan baik justru melakukan penciplakan karya ilmiah. ini kan suatu kejahatan akademis.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

OPINI

Rakyat Bertanya Kebenaran Cerita Kasus Penembakan 6 Laskar FPI

Published

on

By

Hari ini kami di Komisi III menerima aduan dari Keluarga Korban Insiden Km 50, kenapa saya sebut insiden karena ada dua versi cerita yang berkembang di publik. Pada prinsipnya kami sebagai anggota Komisi III akan menerima aduan ini dengan baik.

Sebenarnya tewasnya enam orang anggota FPI seharusnya tidak perlu terjadi, hal ini sangat disesalkan, karena sebenarnya mereka adalah warga Indonesia. Bukankah selama Kapolri selalu menyampaikan bahwa Polri menganut asas ‘Salus Populi Suprema Lex Esto’ atau keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi.

Kami pun selama ini sudah mendengar aspirasi yang beredar luar di masyarakat, setidaknya lebih dari 55 pihak dan organisasi yang menuntut untuk dibentuknya Tim Gabungan Pencari Fakta.

Tentu aspirasi yang sedemikian besar ini tidak bisa kami diamkan saja, sebagai wakil rakyat tentunya kami harus menindaklanjuti dengan baik dan benar.

Tentu langkah-langkah projusticia seperti yang diminta keluarga Korban dan para tokoh masyarakat dan berbagai elemen ini harus kita apresiasi dengan baik.

Situasi ini jauh lebih baik dari apa yang terjadi di Amerika Serikat ketika George Floyd tewas saat penangkapan. Artinya ada kesadaran bersama untuk mengembalikan persoalan ini ke jalur hukum dan tindak mengambil Tindakan anarkisme, karenanya itu patut diapresiasi.

Memang sampai saat ini masih banyak informasi yang simpang siur, tentunya hal ini perlu diklarifikasi dengan baik. Apakah memang persoalan protokol Kesehatan bisa berujung pada Tindakan represif seperti ini ?

Itu semua nanti akan kita klarifikasi dengan Kapolri. Tentunya Komisi III sebagai Mitra Kerja Kepolisian akan mengagendakan pemanggilan Kapolri untuk mendudukkan perkara ini.

Habib Aboe Bakar Alhabsyi, Anggota Komisi III DPR RI (Ketua MKD DPR RI)

Continue Reading

OPINI

Membaca Fakta Debat Kandidat Pilwako Tikep!!

Published

on

By

Oleh : Mas Jun (Penggiat Sosial)

“Orang baik itu, mendapat pengakuan dari orang lain. Bukan dengan congkak kita mengakui diri kita baik” Jun.

Menyimak keseluruhan debat kandidat Walikota dan Wakil Walikota Todore Kepulauan tahun 2020, kita sudah memberi takaran terhadap calon pemimpin mana yang benar-benar memahami keadan bangsa ini. (lebih…)

Continue Reading

OPINI

Resiko MTQ di Masa Pandemi; Apakah Cluster Terbaru Penyebaran Covid-19?

Published

on

By

MTQ Nasional ke-XXVIII akan digelar di Sumatera Barat secara langsung di saat masa pandemi Covid-19. Bahkan Wakil Gubernur Sumatera Barat mengatakan akan diikuti sekitar 1.924 peserta dari seluruh Provinsi di Indonesia. (lebih…)

Continue Reading














Kategori

Topik Terkini

Trending