Connect with us

PENDIDIKAN

Universitas Perwira Purbalingga Awali Perkuliahan Pekan Depan

Published

on

JAKARTA – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan Perguruan Karya Bhakti Purbalingga, yang menaungi Universitas Perwira Purbalingga (UNPERBA), bersiap menyambut kedatangan ratusan mahasiswa baru yang akan menempuh pendidikan di UNPERBA. Dimulai tanggal 9-12 September 2019 dengan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKBM) dilanjutkan dengan kuliah umum oleh Bamsoet pada tanggal 13 September 2019 yang menandai awalnya masa perkuliahan.

“Setelah proses panjang selama lebih kurang empat tahun, alhamdulilah pada awal September 2019 ini UNPERBA akan memulai kegiatan belajar mengajar. Ditunjang berbagai fasilitas seperti gedung empat lantai, perpustakaan, laboratorium, serta berbagai sarana dan prasarana lainnya, UNPERBA akan hadir menjadi salah satu lokomotif memajukan bangsa dan negara melalui jalur pendidikan tinggi, khususnya dalam melahirkan SDM Indonesia yang unggul,” ujar Bamsoet usai menerima jajaran Rektorat UNPERBA di ruang kerja Ketua DPR RI, Jakarta, Senin (02/09/19).

Jajaran Rektorat UNPERBA yang hadir antara lain Rektor Dr. Ir. Teguh Djuharyanto, M.P, Wakil Rektor I Dr. Eming Sudiana, M.Si, dan Wakil Rektor II Dr. Soeprapto, M.S.

Legislator Dapil VII Jawa Tengah yang meliputi Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen ini menjelaskan, UNPERBA yang diresmikan langsung oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Prof. Mohamad Nasir pada 11 April 2019, memiliki 2 fakultas dan 5 program studi, yaitu Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan Program Studi S-1 Manajemen, Program Studi S-1 Akuntansi, serta Fakultas Sains dan Teknik dengan Program Studi S-1 Teknik Mesin, Program Studi S-1 Informatika dan Program Studi S-1 Agribisnis.

“UNPERBA tak hanya akan menjadi kampus yang kuat secara keilmuan saja. Melainkan juga menjadi kampus yang kuat dalam pengabdian masyarakat. Mengingat tantangan globalisasi menuntut sumber daya manusia yang mampu berkolaborasi, bukan membutuhkan manusia yang apatis terhadap lingkungan sekitar,” kata Bamsoet.

Bendahara Umum DPP Partai Golkar 2014-2016 ini menerangkan, didukung puluhan dosen berkualifikasi Doktor (S3) dan Magister (S2), UNPERBA juga akan ikut andil dalam mensukseskan agenda ke-4 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2030, yakni mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Karenanya, tak hanya berhenti pada 2 Fakultas dan 5 Program Studi saja, kedepan UNPERBA juga akan membuka fakultas dan program studi unggulan lainnya.

“Tak menutup kemungkinan UNPERBA akan buka fakultas dan program studi kedokteran, artificial intelligence, ekonomi digital, maupun berbagai disiplin ilmu kekinian lainnya yang punya pengaruh besar di kehidupan masyarakat,” pungkas Bamsoet. (dwi)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PENDIDIKAN

HMI MPO Cabang Pekanbaru Gelar HMI Mengajar

Published

on

Pekanbaru –  HMI MPO Cabang Pekanbaru menugaskan kadernya ke Desa tertinggal Rantau Kasih sebanyak 6 Relawan HMI Mengajar untuk membantu mengajar di sekolah tertinggal SDN 002 Kelas Jauh Desa Rantau Kasih, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar, Riau. (lebih…)

Continue Reading

PENDIDIKAN

Hari Ibu, Habib Aboe: Ibu Baik akan Mencetak Anak Tangguh, Pantang Menyerah dan Berkahlak Mulia

Published

on

By

JAKARTA – Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI habib Aboe Bakar Alhabsyi mengucapkan hari ibu yang jatuh bertepatan dengan hari ini, Ahad (22/12/2019). Habib Aboe mengaku, karena ibu dirinya berada di titik ini.

“Saya sampaikan selamat hari ibu, peringatan ini penting untuk mengingat urgentnua peran ibu. Dalam konsep pendidikan Islam, ibu adalah sekolah pertama bagi anak. Melalui ibulah seseorang akan belajar banyak hal,” kata Habib Aboe.

Tentunya, lanjutnya, ibu memberikan pendidikan dasar sebagai karakter seorang anak. Bagaimana perlakuan ibu terhadp anak akan menentukan karakternya ke depan.

“Ibu yang baik akan dapat mencetak anak yang tangguh, pantang menyerah, dan berkahlak mulia,” terang Habib Aboe yang juga Anggota Komisi III DPR RI ini.

Menurut Habib Aboe, ibu yang cerdas yang melahirkan anak sehat cerdas dan sholeh akan menjadi investasi masa depan untuk bangsa dan negara. Nasib bangsa Indonesia 20 tahun kedepan tergantung bagaimana para ibu saat ini mendidik anaknya.

“Jika mereka menanamkan sifat egoisme yang tinggi maka akan menghasilkan generasi yang oportunis. Sebaliknya, jika para ibu berhasil mendidik agar mengutamakan kepentingan bersama, maka akan melahirkan generasi yang patriotik,” jelas Ketua DPP PKS ini.

Artinya, sambungnya, disinilah sel pertama dan utama untuk menumbuhkan ketahanan nasional. Bahwa ibu memiliki peran besar terhadap ketahanan nasional. Karena seorang ibu akan bisa melahirkan anak yang patriotik ataupun oportunistik

“Selamat hari Ibu, mari bakahtikan yang terbaik untuk bangsa dengan mendidik anak anak secara baik dan benar,” tutup Habib Aboe. (HMS)

Continue Reading

PENDIDIKAN

Isi Kuliah Umum, Muhammad Aras: Generasi Milenial Harus Pintar Baca Peluang

Published

on

By

PANGKEP – Anggota DPR RI Muhammad Aras mengimbau generasi milenial harus pintar membaca peluang usaha di era digital. Hal itu diungkapkan saat mengisi Kuliah Umum di hadapan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Da’wah Wal Irsyad (STAI DDI) Pangkep, Sabtu, (21/12/2019).⁣

Dikatakannya, di era digital seperti saat ini ada pergeseran jenis usaha dari konpensional merambah ke arah yang serba digital.⁣

“Saat ini banyak mall-mall yang tutup karena kurang peminat, toko-toko elektronik banyak yg gulung tikar, karena konsumen mulai bergeser dan merasa nyaman dengan belanja secara online,” jelasnya.⁣

Perubahan gaya hidup konsumen itu, kata Aras, harus disikapi dengan baik oleh mereka yang ingin terjun di dunia usaha.⁣

“Oleh karena itu, kita juga harus cepat membaca fenomena tersebut. Baik dengan membuka usaha yang baru dengan sentuhan digital, atau melakukan digitalisasi usaha yang ada,” paparnya.⁣

Di hadapan mahasiswa, Aras juga menegaskan, sebagai generasi milenial di Kabupaten Pangkep, mahasiswa juga harus melihat potensi daerah yang bisa dikembangkan menjadi sebuah bisnis yang baik.⁣

“Misalnya, membuat kedai kopi, kuliner seafood, atau mengembangkan usaha wisata lokal. Tentunya dengan sentuhan digital seperti melakukan penjualan atau promosi melalui Media Sosial,” kata nya.⁣

Kuliah umum tersebut bertemakan “Membangun Jiwa Entrepreneurship Kaum Milenial” dihadiri oleh 6 Program Studi STAI DDI, Pangkep.⁣ (*)

Continue Reading
Advertisement

Kategori

Topik Terkini

Trending