Connect with us

RAKYAT

Usai Sungkem Ibu, Misbakhun Semangati Kader Golkar demi Kemenangan Jokowi

Published

on

PROBOLINGGO – Fungsionaris DPP Partai Golkar M Misbakhun mengingatkan kader-kader partainya di Kota Probolinggo, Jawa Timur agar benar-benar mempersiapkan diri dalam menghadapi Pemilu 2019.

Menurutnya, saat ini bukan waktu untuk berleha-leha karena setiap kader harus aktif memenangkan Golkar di pemilu legislatif (pileg), serta Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin (Jokowi – Ma’ruf) dalam pemilihan presiden (pilpres).

Misbakhun menyatakan hal itu saat menghadiri kegiatan Serap Aspirasi dan Konsolidasi Struktur DPD – Sayap Partai Golkar Kota Probolinggo, Sabtu (22/12).

“Saya ingin menegaskan seluruh kader agar bekerja keras dan bergotong royong mulai dari tingkat kota, kecamatan sampai kelurahan bersama-sama berkonsolidasi dan bersinergi untuk memenangkan Partai Golkar di Kota Probolinggo,” ujar Misbakhun dalam rapat konsolidasi yang digelar di Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo itu.

Sekitar 600 kader Golkar hadir dalam rapat konsolidasi itu. Rapat konsolidasi itu juga dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Kota Probolinggo Audi Firmana, Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo Mukhlas Kurniawan, serta caleg DPRD Provinsi Jawa Timur Adi Wibowo.

Misbakhun menambahkan, kedatangannya pada rapat konsolidasi itu demi memastikan kesiapan mesin politik Golkar di Kota Probolinggo. Calon anggota legislatif (caleg) DPR dari daerah pemilihan Jawa Timur II yang meliputi Pasuruan dan Probolinggo itu menegaskan, Golkar harus bisa memanen suara pemilih di pileg, sekaligus memenangkan Jokowi – Ma’ruf.

“Saya harus memperkenalkan kembali kepada seluruh kader sebagai caleg lagi di DPR RI 2019-2024 nomor urut 1. Dan partai Golkar sudah jelas akan memenangkan pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf,” tegas Misbakhun.

Politikus kelahiran Pasuruan itu menuturkan, untuk memenangkan Golkar di Pemilu 2019 membutuhkan soliditas. “Ini artinya kita siap bekerja bersama-sama untuk memenangkan Partai Golkar di Kota Probolinggo,” katanya.

Khusus Golkar di Kota Probolinggo dan Kabupaten Probolinggo, Misbakhun menyatakan partai berlambang pohon beringin itu harus menang. Terlebih, mesin politik Golkar di Pasuruan dan Probolinggo sudah terbukti saat Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2018.

Misbakhun meyakini kerja politiknya bersama kader-kader Golkar di Probolinggo dan Pasuruan dalam memenangkan Khofifah Indar Parawansa – Emil Dardak pada Pilgub Jatim 2018 merupakan indikator yang jelas tentang kesiapan dan soliditas. Karena itu, dia mengharapkan keberhasilan tersebut berlanjut di Pilpres 2019.

“Saya yakin ini adalah modal politik yang besar untuk memenangkan Pak Jokowi baik di Probolinggo dan Tapal Kuda. Saya akan mengupayakan Pak Jokowi hadir di wilayah Tapal Kuda untuk kemenangannya di pilpres,” katanya disambut aplaus sekitar 600 kader Golkar Kota Probolinggo.

Ketua Departemen Pengawasan Pembangunan DPP Golkar itu juga mengingatkan para kader Golkar akan pentingnya mengamankan suara setelah pencoblosan. Sebab, ada kerawanan dalam proses rekapitulasi hasil pencoblosan sejak tingkat tempat pemungutan suara (TPS).

“Hal yang paling penting kita lakukan adalah melakukan rekrutmen saksi. Jangan sampai yang awalnya dapat 100 suara nolnya hilang satu,” katanya.

Misbakhun berada di Probolinggo dalam rangka serap aspirasi pada reses DPR RI Masa Persidangan II Tahun Sidang 2018-2019. Sebelum melaksanakan kegiatan politik, politikus yang dikenal getol membela kebijakan Presiden Jokowi itu sungkem terlebih dahulu kepada ibunya.

“Momentum saya menyerap aspirasi untuk bertemu konstituen bertepatan dengan Hari Ibu. Dan ibu bagi saya adalah sumber inspirasi serta. Karena doa dan restu beliau menjadi pengaman perjalanan hidup saya,” ucapnya. (MM)

RAKYAT

Lambat Tangani Polemik BPD, Kadis PMD dan Camat di Buton Diminta Mundur BUTON

Published

on

By

BUTON – Polemik Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Manuru, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara hingga saat ini tidak ada penyelesaian yang pasti. Hal itu dapat dilihat belum ada kepastian mengenai dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh panitia pemilihan BPD Manuru.

“Bupati diminta agar mencopot Kadis PMD dan Camat Siotapina karena lambat menangani polemik pemiihan BPD Manuru,” kata Pemerhati Pemerintahan Desa Kabupaten Buton, Muhammad Risman kepada Lintasparlemen.com, Kamis (30/5/2019) malam.

Risman meminta agar Bupati Buton segera memanggil Kepala PMD dan Camat Siotapina untuk menjelaskan dan menyelesaikan persoalan tersebut sebelum nantinya bisa menghambat proses penyelenggaraan pemerintahan.

“Masalah ini sudah lama di suarakan dan ini juga sebagai peringatan kepada Bupati Buton agar lebih fokus memberikan perhatian kepada persoalan-persoalan di desa,  Bupati jangan juga hanya melantik tetapi di harapkan segala proses yang di laksanakan oleh bawahanya di perhatikan jika ada kesalahan maka harus di tindak karena jangan sampai merugikan pemerintahan terutama La Bakry sebagai Bupati Buton,” ujarnya.

Menurut Risman, persoalan tersebut terkesan diabaikan oleh Kadis PMD, Awaluddin dan Camat Siotapina, La Rahadi. Sebab, polemik pemilihan BPD Manuru yang diduga cacat hukum itu hingga kini belum juga ditindaklanjuti.

“Sehingga saya meminta ketegasan Bupati Buton untuk mencopot Kepala DPMD dan Camat Siotapina jika tidak menyelesaikan permasalahan pemilihan BPD Manuru,” tegasnya.

Risman menduga lambatnya penanganan persoalan tersebut dikarenakan Kadis PMD dan Camat Siotapina tidak memahaminya tupoksinya. Ia juga menduga pada persoalan itu ada indikasi keberpihakan instansi terkait dalam hal ini DPMD dan Camat Siotapina.

“Dan itu berbahaya. Maka saya meminta kepada Bupati Buton harus tegas bila perlu copot mereka karna dampaknya akan kepada pemerintahan daerah di bawah kepemimpinan La Bakry sebagai Bupati,” pintanya. (La Ode Ali)

Continue Reading

NASIONAL

Anggota MPR RI ini Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang Dihadiri 500 Peserta

Published

on

Trenggalek – Gatot Sudjito Anggota MPR RI menggelar acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Gedung Serba Guna kecamatan Durenan kabupaten Trenggalek yang dihadiri 500 peserta. Kegiatan ini bertujuan menanamkan spirit pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Nilai-nilai pancasila di era global saat ini sudah mulai luntur. Penting kiranya untuk ditanamkan kembali dalam kehidupan bermasyarakat”, ujar Gatot panggilan akrabnya. Selasa, (12/3/2019).

Lebih lanjut, Gatot menambahkan, arus informasi hari ini sangat cepat, oleh karenanya perlu kontrol orang tua kepada anaknya agar tidak terjerumus pada pergaulan bebas. 

“Sebagai generasi masa depan tentu anak-anak kita perlu ditanamkan semangat nasionalisme yang dibekali spirit pancasila. Tugas kita semua menjaga dan mengamalkan pancasila”, tegas mas Gatot.

“Dengan acara sosialisasi empat pilar kebangsaan setidaknya membuka wawasan orang tua agar memperhatikan betul nilai-nilai moral anak kita agar mencerminkan jiwa yang berpedoman pada pancasila,” pungkasnya. (ari)

Continue Reading

POLITIK

Caleg Golkar Ini Berikan Banyak Bantuan kepada Korban Banjir di Madiun

Published

on

Madiun – Bantuan untuk korban banjir di kabupaten Madiun masih terus mengalir. Bukan hanya bantuan kebutuhan pokok sehari-hari, obat, dan pakaian layak pakai tetapi juga bantuan tenaga dan untuk bergotong royong membersihkan pemukiman penduduk yang penuh dengan lumpur.

Seperti halnya bantuan yang dilakukan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kab. Madiun, Mujono di Desa Klumutan Kec. Saradan beberapa waktu lalu.

Dari Partai Golkar, kali ini, giliran Ketua Bidang Legislatif, Eksekutif, dan Lembaga Politik Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar M. Yahya Zaini memberikan bantuan berupa seragam dan peralatan sekolah, peralatan dapur, peralatan mandi, minyak kayu putih, sandal jepit, dan selimut. 

“Bantuan ini untuk meringankan beban para korban banjir,” terang Yahya Zaini, yang saat ini sebagai Calon Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (Caleg DPR RI) dari Partai Golkar nomor urut 2 dari Dapil 8 provinsi Jawa Timur (Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Madiun) saat mengunjungi dan menyerahkan bantuan tersebut. Minggu, (10/3/2019).

Menurut M. Yahya Zaini, para korban bencana banjir di Desa Klumutan, Kec Saradan ini sangat membutuhkan banyak bantuan.  Terutama bantuan yang terkait dengan  kesehatan. “Ini kami bawakan minyak kayu putih, selimut dan lain sebagainya untuk menjaga kesehatan biar nggak sakit akibat dampak banjir,” imbuhnya.  

Hal senada juga disampaikan politisi muda Partai Golkar Kab. Madiun Alfian Aji Wirawan yang akrab disapa Mas Aji, menurutnya, korban banjir harus tetap semangat dan bergairah dalam menjaga kebersihan lingkungannya masing- masing. 

Hal ini dimaksudkan agar kondisi warga masyarakat senantiasa tetap sehat dan bisa beraktivitas. 

“Lingkungan harus bersih, jangan sampai ada genangan air yang nantinya dipakai sarang nyamuk, dan untuk anak sekolah juga diberi bantuan seragam dan peralatan sekolah supaya peserta didik tetap giat belajar,  jadi anak yang pintar, cerdas dan smart”, pungkasnya yang juga Caleg Partai Golkar nonor urut 8 Dapil 5 Kabupaten Madiun. (ari)

Continue Reading
Advertisement

Kategori

Topik Terkini

Trending