Connect with us

POLITIK

Vote Indeknews.com, Tri Agus Bayususeno atau TAB Duduki Posisi Kedua

Published

on

Sragen – Tri Agus Bayususeno atau TAB  menduduki posisi kedua vote tertinggi yang diadakan Indeksnews.com dalam Polling Tahap II untuk Calon Anggota DPR RI Dapil Jawa Tengah IV dengan perolehan sebanyak 31%.

Peserta poling tahap dua ini merupakan peserta Polling yang mendapatkan jumlah VOTE tertinggi atau dua kali lipat jumlah kursi yang terdapat di dapil tersebut pada poling tahap pertama lalu. 

Posisi vote kedua ini bukanlah hal yang datang tiba-tiba. Meski berlabel dapil neraka yang dihuni banyak incumbent kuat dan pendatang baru yang potensial.

Bayu mengaku sudah memantapkan optimisme perjuangannya untuk misi menyejahterakan masyarakat. Predikat pengusaha sukses dengan beragam usaha, tak membuat Tri Agus Bayuseno jemawa. 

Sebaliknya, citra merakyat, sederhana dan bersahaja lebih banyak melekat di sosok pengusaha muda kelahiran Gemolong, Sragen 47 tahun silam ini.

Ya, itulah Tri Agus Bayuseno yang akrab disapa Bayu TAB. Segudang pengalaman dan kesuksesan bisnisnya memang membuatnya kini makin dikenal publik Sragen, Wonogiri, dan Karanganyar.

Terlebih, keputusannya terjun ke dunia politik dengan mencalonkan diri sebagai Caleg DPR RI dari Dapil Jateng IV (Sragen-Karanganyar-Wonogiri) membuat namanya makin dikenal sehingga banyak elemen masyarakat yang sukarela bergabung menjadi relawannya.

Namun bukan hanya karena kesuksesan atau misinya di panggung politik, dukungan relawan itu muncul lantaran sepak terjang Bayu yang memang sudah banyak merintis kemitraan usaha dengan masyarakat utamanya kalangan petani dan peternak.

“Sudah sejak beberapa tahun lalu, kami memang terjun ke lapangan baik Sragen, Wonogiri dan Karanganyar. Kami mencoba menggali aspirasi apa yang dialami masyarakat. Kemudian mengajak mereka untuk menjadi mitra kami merintis usaha ternak ayam dan sapi yang orientasi menguntungkan mereka. 

“Niat kami, apa yang kami miliki, sebisa mungkin ditularkan seluas-luasnya kepada masyarakat khususnya di Sragen, Wonogiri dan Karanganyar. Sehingga ekonomi mereka bisa terangkat dan lebih sejahtera,” papar Bayu. Jumat, (12/4/2019).

Bayu maju dari partai Hanura. Ia mendapat nomor urut 1 di dapil Sragen-Karanganyar-Wonogiri.

Ingin berbagi, memberi kemanfaatan lebih dan mengangkat derajat hidup masyarakat, adalah motivasi yang mendorongnya terjun ke panggung politik.

“Nggak muluk-muluk kok. Selama ini banyak masyarakat yang belum memiliki usaha, kita gandeng jadi mitra kita bekali merintis usaha ternak dan yang lainnya. 

Dengan menjadi DPR RI tentu pengabdian dan akses membantu masyarakat itu tentu akan lebih luas lagi. Dan untuk menuju kesitu jalurnya harus lewat politik. Motivasinya hanya itu,” tuturnya.

Bayu juga menegaskan sebenarnya pilihan ke dunia politik bukan untuk ambisi jabatan apalagi materi. Menurutnya keputusan maju nyaleg itu adalah bagian dari ikhitarnya mewujudkan motto hidupnya bahwa sebaik-baik manusia adalah yang bisa memberi kemanfaatan bagi sesama.

“Kalau rezeki, Alhamdulillah saya syukuri dan sudah lebih dari cukup. Tapi bagi saya, kebahagiaan hidup itu akan lebih ketika kita bisa membantu dan bermanfaat untuk lebih banyak masyarakat,” tukasnya. (ari)

Sumber : Hendra Nazif

POLITIK

FPPS Minta Mendagri Prioritaskan Pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa

Published

on

JAKARTA – Presidium Forum Pemuda Pulau Sumbawa (FPPS), Azwar meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian agar memasukkan pemekaran pulau sembawa sebagai salah satu prioritas Daerah Otonomi Baru (DOB).

“Sebagai putera daerah kami meminta kepada Mendagri Pak Tito Karnavian agar memprioritaskan pemekaran pulau sembawa, karena ini sudah lama sekali tertunda,” kata Azwar dalam keterangannya di Jakarta, Senin (17/2/2020).

Menurut Azwar, rencana Pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa ini sudah diusulkan sejak lama, dan tertunda pembahasannya sejak kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Azwar menjelaskan, terdapat alasan yang cukup kuat kenapa Pulau Sumbawa harus mekar menjadi provinsi tersendiri dan tidak lagi masuk menjadi provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Salah satunya yaitu IPM NTB yang sangat rendah, yakni berada di posisi ke 29.

“Itu sangat rendah sekali dan bahkan dalam kajian kami jika pulau Sumbawa menjadi provinsi tersendiri IPM nya akan naik,” ujarnya.

Selain itu, Mantan Ketua Umum HMI Cabang Yogyakarta ini, kemanfaatan sumber daya alam yang tidak merata dan letak geografis menjadi faktor penghambat kemajuan ekonomi.

“Antara Lombok dan Sumbawa dipisahkan oleh laut sehingga membuat pelayanan publik terhambat,” jelas Azwar.[]

Continue Reading

POLITIK

PSR Ajak Mahasiswa Menjadi Marketing Empat Pilar

Published

on

Anggota Komisi VI DPR Putu Supadma Rudana mengajak mahasiswa untuk menjadi agen penyebar gagasan gagasan empat pilar kebangsaan. Menutut Putu, gagasan empat pilar harus disebarluaskan kepada seluruh masyarakat. Mahasiswa sebagai agen perubahan pun diajak turut serta dalam mensosialisasikan nilai kebangsaan ini.
Hal itu ia sampaikan saat menjadi narasumber sosialisasi empat pilar kebangsaan yang  digelar di Museum Rudana, Gianyar, Bali pada 10 Februari 2020.
“Jika nilai kebangsaan terus disebarluaskan secara masif maka saya yakin ancaman radikalisme kian minim. Karena itu mahasiswa dirasa perlu untuk mengambil peran dalam menyebarluaskan nilai kebangsaan,” ujar Putu.
Politisi Partai Demokrat ini menyoroti maraknya kasus kasus intoleransi atas nama agama yang kerap muncul di masyarakat. Menurutnya hal itu bisa diminimalisir manakala seluruh elemen masyarakat bersatu melawan radikalisme. Namun khusus untuk Bali, Putu menilai tindakan anakis atas nama agama pun jarang sekali atau tidak pernah terjadi di masyarakat.
“Meskipun kasus intoleransi ini hampir sebagian besar terjadi di luar Bali, namun sebagai anggota dewan pastinya harus berfikir skala nasional. Di beberapa daerah luar Bali masih kerap terjadi karena itu mari sama sama kita bersatu melawan radikalisme itu,” sambungnya.
Mahasiswa yang hadir dalam kegiatan tersebut sangat antusias dan menyimak dengan saksama terkait apa yang dipaparkan Putu. Para mahasiswa pun berharap kegiatan ini terus dilakukan secara konsisten. (krr)

Continue Reading

POLITIK

Sosialisasi 4 Pilar Penting Untuk Cegah Radikalisme

Published

on

Anggota Komisi VI DPR Putu Supadma Rudana berkomitmen untuk terus melakukan edukasi pada masyarakat tentang empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. Edukasi ini menurut Putu betmanfaat dalam menghalau ancaman radikalisme agama yang kerap terjadi.
“Saya selaku wakil rakyat akan terus turun ke masyarakat dalam memberikan edukasi tentang pentingnya pilar negara. Apabila masyarakat diberikan pemahaman tersebut maka masyarakat akan sendirinya dijauhkan dari ancaman radikalisme yang mengancam NKRI,” ujar Putu saat memberikan sosialisasi empat pilar di Museum Rudana, Gianyar Bali pada Senin, 10 Februari 2020.
Masyarakat yang hadir sangat antusias dan sesekali memberikan pertanyaan-pertanyaan seputar kebangsaan kepada PSR. Putu pun mengaku senang tiap memberikan edukasi kebangsaan seperti ini karena semakin mendekatkan dirinya dengan masyarakat.
“Saya sebagai legislator tentu sangat senang bila berada ditengah masyarakat seperti ini. Tak sekedar edukasi, masyarakat pun juga bisa menyampaikan keluh kesah secara langsung terkait kebijakan pemerintah saat ini,” terang Putu.
Masyarakat Gianyar pun berharap kegiatan sosialisasi empat pilar seperti ini dapat terus dilanjutkan. Karena selain ada transfer kwowledge, masyarakat bisa mrnyampaikan aspirasi secara langsung kepada anggota dewan yang mewakilinya. (hs)

Continue Reading
Advertisement

Kategori

Topik Terkini

Trending