Connect with us

NASIONAL

Zainut Tauhid Hadiri Penutupan Rapat Kerja Tim Penanggulangan Bencana MUI

Published

on

JAKARTA – Wakil Menteri Agama RI yang juga Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa’adi ikut menghadiri acara Penutupan Rapat Kerja (raker) Tim Penanggulangan Bencana Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Hotel Novotel, Cikini, Jakarta, pada Sabtu malam, 11 Juli 2020.

Di mana dalam Raker Tim Penanggulangan Bencana MUI dilaksanakan sejak pagi hari Jumat, 10 Juli 2020, dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19, dan diikuti oleh anggota Tim Penanggulangan Bencana MUI yang juga pengurus MUI Pusat, yang terselenggara atas kerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Raker selama dua hari tersebut membahas arah kebijakan MUI dalam penanggulangan bencana, kajian penanggulangan bencana dalam pandangan Islam; hingga aspek bencana sosial seperti narkoba. Juga isu-isu aktual mencakup laporan Satgas Covid-19 MUI, dan kajian mutakhir berkenaan Pembelajaran Jarak jauh (PJJ) selama Pandemi, dengan pemateri atau nara sumber dari internal MUI maupun dari BNPB.

Dalam arahannya sebelum menutup raker, Zainut Tauhid menyampaikan bahwa semua materi yang dikaji diharapkan bisa memperkaya perspektif terhadap bencana.

Juga untuk memberikan kedalaman, agar tim kerja dapat merumuskan strategi penanggulangan bencana, dalam aspek pendidikan dan latihan, dakwah dan pemberdayaan masyarakat, instrumen fatwa yang dibutuhkan, dan juga rumusan strategi diseminasi gagasan penanganan bencana, kata Zainut, Ahad (12/6/2020).

Raker itu kata Zainut, ikhtiar ulama berkontribusi memberikan solusi terhadap risiko bencana yang kerap menghampiri bangsa Indonesia. Raker menjadi momentum untuk mengidentifikasi setiap isu, potensi darurat bencana, risiko, dan peluang yang ada terkait bencana di Indonesia. Tujuannya mulia karena merupakan bagian dari upaya memelihara jiwa manusia sebagai salah satu tujuan agama.

Zainut Tauhid mengingatkan bahwa waktu dan kematian adalah hal yang pasti. Dan Islam mengajarkan umatnya agar menghargai waktu sebaik-baiknya, berencana mempersiapkan diri sebelum suatu kesulitan terjadi, termasuk kesulitan akibat bencana.

Zainut Tauhid menambahkan bahwa manusia diberi kesempatan dan daya untuk memperjuangkan nasibnya, agar terhindar dari suatu musibah, atau paling tidak meminimalisir dampak dari suatu musibah.
Meskipun akhirnya tetap Allah yang menentukan.

Zainut Tauhid mengucapkan terima kasih atas dukungan BNPB yang membuat acara raker Tim Penanggulangan Bencana MUI dapat terselenggara dengan sukses. juga mengharapkan agar rapat ditindaklanjuti dengan kolaborasi selanjutnya.

Peran ulama di Indonesia masih sangat penting, termasuk dalam strategi mitigasi dampak bencana. Hal ini karena pengaruh Ulama yang mampu mensyiar dan berdakwah dengan lembut, sehingga dapat memberikan pemahaman pada umat mengenai mitigasi dampak bencana bila terjadi, pungkas Zainut Tauhid sebelum menutup kegiatan secara resmi.

Penutupan juga dihadiri oleh Ketua MUI, KH Sodikun, Wasekjen MUI Rofiqul Umam, Wasekjen MUI Nadjamuddin Ramly, Zaitun Rasmin Ketua Satgas Covid -19 MUI dan pengurus dewan pimpinan MUI lainnya. (HM3)

NASIONAL

Terima Ikatan Wartawan Online, Bamsoet Ingatkan Pentingnya Peningkatan Kualitas Insan Pers

Published

on

By

Jakarta – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengajak seluruh insan pers agar selalu meningkatkan kualitas diri serta organisasi, sehingga karya-karyanya bisa berdampak baik untuk bangsa dan negara. Terlebih di masa pandemi Covid-19 ini, profesionalisme wartawan Indonesia semakin teruji untuk mampu menyajikan berita yang akurat dan terpercaya 

“Pers merupakan jembatan informasi kepada rakyat di seluruh pelosok Indonesia. Karenanya, insan pers harus menjunjung tinggi kode etik, kaidah jurnalistik serta menjaga keseimbangan dalam melakukan berbagai kegiatan pers. Jangan sampai pemberitaan yang sampai kepada rakyat meleset dari prinsip kebenaran,” ujar Bamsoet saat menerima Dewan Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (IWO) yang dipimpin Ketua IWO Jodhi Yudono, di Ruang Kerja Ketua MPR RI, Jakarta, Selasa (12/1/2021).

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini menuturkan dalam survei Digital 2020 yang dikeluarkan We are Sosial, Indonesia menempati peringkat ketiga sebagai negara dengan pertumbuhan populasi internet terbesar dunia, setelah India dan China. Tercatat pengakses internet di Indonesia meningkat 17 persen dalam satu tahun terakhir atau meningkat sekitar 25,3 juta pengakses internet.

“Penetrasi pengguna internet di Indonesia meningkat mencapai 64 persen atau sekitar 175 juta penduduk Indonesia telah mengakses internet. Rata-rata dalam sehari, setiap pengguna internet di Indonesia menghabiskan 7 jam 59 menit untuk mengakses internet. Lamanya waktu mengakses internet di Indonesia lebih besar dari rata-rata dunia yang hanya 6 jam 45 menit,” kata Bamsoet.
Karenanya, Ketua DPR RI ke-20 ini mengingatkan IWO untuk bisa memberikan edukasi yang baik dan benar kepada masyarakat. Apalagi pemberitaan berbasis online tidak dipungkiri di era ini menjadi yang paling mengemuka. Menggeser media konvesional lain, semisal media cetak.

“Saya juga sangat mengapresiasi IWO yang sangat peduli dengan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI. MPR membuka tangan selebar-lebarnya kepada siapa saja, termasuk kepada insan pers Indonesia untuk bersama-sama melakukan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kepada seluruh lapisan masyarakat,” pungkas Bamsoet. (dwi)

Continue Reading

NASIONAL

Rektorat Diskriminasi, BEM Fakultas Hukum Universitas Jakarta Demonstrasi

Published

on

By

KabaRakyat.com | Jakarta – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Jakarta, Ricci Ricardo, menyatakan sikap terkait respon kampus terhadap tuntutan mahasiswa mengenai pembayaran Uang Kuliah Pokok (UKP). Pernyataan sikap ini dilayangkan setelah Ricci Ricardo dan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jakarta telah beberapa kali melakukan diplomasi yang berujung dengan Mosi Tidak Percaya kepada pimpinan Universitas Jakarta pada hari Kamis, (7/1/2021) jam 20:30 WIB dan melakukan demonstrasi pada tanggal 9 Januari 2021 jam 20:30 WIB. (lebih…)

Continue Reading

NASIONAL

Hadiri Perayaan HUT PDI Perjuangan, Bamsoet Dukung Gerakan Penghijauan dan Membersihkan Sungai

Published

on

By

JAKARTA – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendukung aksi nyata Presiden ke-5 sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang mengajak seluruh komponen bangsa mencintai lingkungan. Megawati mencanangkan Gerakan Penghijauan dan Gerakan Membersihkan Sungai yang terdapat di setiap daerah. Gerakan yang dipusatkan di Sungai Ciliwung dengan tema Cinta Ciliwung Bersih ini dilakukan bertepatan dengan perayaan HUT ke-48 PDI Perjuangan.

“Sebagai salah satu Ibu Bangsa, sosok Bu Mega telah menjadi teladan di berbagai kehidupan kebangsaan. Ajakan beliau untuk kembali mencintai alam dan lingkungan sangat penting untuk diimplementasikan. Tak hanya oleh kader dan simpatisan PDI Perjuangan, melainkan juga oleh seluruh anak bangsa. Menanam pohon sama dengan memperpanjang kehidupan umat manusia. Begitupun dengan membersihkan sungai, yang sama dengan membersihkan kehidupan umat manusia,” ujar Bamsoet saat menghadiri perayaan HUT ke-48 PDI Perjuangan, secara virtual di Jakarta, Minggu (10/1/21).

Ketua DPR RI ke-20 ini menilai, pemilihan Sungai Ciliwung sebagai simbol gerakan merupakan langkah yang sangat tepat. Sungai Ciliwung membentang dari hulu di Kabupaten Bogor hingga mengalir ke hilir di pantai utara Jakarta. Panjangnya sekitar 120 Km, dengan luas daerah aliran sungai mencapai 387 Km persegi.

“Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada 2019 lalu memaparkan jumlah limbah rumah, sampah, limbah industri, limbah ternak, hingga pencemaran dari pertanian yang ada di Sungai Ciliwung diperkirakan mencapai 54,4 ton BOD per hari (Biological Oxygen Demand). Sementara, kemampuan Sungai Ciliwung menampung beban pencemaran hanya sekitar 9,29 ton BOD. Artinya, Sungai Ciliwung sedang berada dalam kondisi tak normal, melewati daya dukung dan sudah kelebihan beban,” jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menambahkan, membersihkan Sungai Ciliwung memerlukan sikap gotong royong warga dari mulai di Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, hingga DKI Jakarta. Melibatkan pemerintah provinsi Jawa Barat hingga pemerintah pusat.

“Kini dengan dukungan PDI Perjuangan sebagai partai politik terbesar di Indonesia, dengan kader dan simpatisan yang militan, membersihkan Sungai Ciliwung seharusnya tidak lagi sulit dilakukan,” pungkas Bamsoet. (dwi)

Continue Reading














Kategori

Topik Terkini

Trending