Connect with us

RAKYAT

Banjir Melanda Aceh, Partai Bulan Bintang Kirimkan Relawan dan Bantuan

Published

on

KabaRakyat.com | ACEH – Akibat curah hujan deras yang tinggi sejak beberapa hari terakhir ini menyebabkan wilayah Aceh Utara dan Aceh Timur terendam banjir. Informasi yang dihimpun, sebanyak 15 dari 24 kecamatan di Kabupaten Aceh Timur terendam banjir. Sementara yang berdampak 1.931 jiwa dari 10 kecamatan harus mengungsi.

Kondisi terakhir sampai saat ini, debit air masih terus naik di setiap kecamatan karena hujan terus mengguyur daerah tersebut serta terhentinya transportasi darat akibat beberapa ruas jalan tidak bisa dilalui kenderaan.

Sekretaris DPW Partai Bulan Bintang Aceh Zumaldi Hasan mengungkapkan rasa prihatin akibat banjir tersebut. Pihaknya juga mengakui ketika banjir terjadi DPW PBB Aceh sedang menggelar konsolidasi dan OKP PBB se-Aceh di Hotel Kumala Banda Aceh.

Selain itu beberapa perwakilan DPC yang dipastikan hadir batal berangkat karena kendala transportasi yang belum bisa bergerak.

“PBB Aceh sendiri akan mengirim relawan untuk membantu musibah dan berikan penyaluran bantuan. Sejauh ini terus dilakukan koordinasi guna penyaluran bantuan logistik kepada masyarakat terdampak banjir,” katanya dalam keterangan persnya, Minggu (6/11).

Sekretaris Jenderal DPP Partai Bulan Bintang Afriansyah Noor mengatakan, turut berduka atas musibah banjir yang melanda sebagian wilayah Aceh, dan berharap pemerintah serta pihak terkait bergerak menanggulangi korban banjir.

Afriansyah Noor juga meminta kader PBB Aceh untuk bergerak cepat membantu korban banjir. “Kami keluarga besar PBB turut berduka atas musibah banjir di Aceh. Kami instruksikan kepada para kader di Aceh untuk turun langsung membantu korban,” ucapnya.

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur terdapat 1.931 jiwa dari 481 kepala keluarga (KK) di 10 kecamatan di Aceh Timur harus mengungsi. Sementara untuk korban terdampak banjir yang tidak mengungsi sebanyak 24,3 ribu jiwa dari 6,2 ribu KK tersebar di 15 kecamatan.

RAKYAT

Dolfi Leslessy Terpilih Sebagai Ketua Pada Mubes ke-3 Asrama Komunitas Adat Terpencil

Published

on

Namlea – Musyawarah Besar Ke-3 Asrama Komunitas Adat Terpencil (KAT)
dengan mengusung tema “Transformasi Digital Pendidikan Anak-Anak Adat”. Acara tersebut digelar di Asrama KAT Jalan Baru Pandopo Wakil, Selasa (14/06/2022). (lebih…)

Continue Reading

RAKYAT

Diduga pelaku pemukulan di Cafe Mutiara Merupakan Suami Dari Mamih

Published

on

BEKASI – Perkembangan Berita pada 24 April 2022 kini memasuki babak baru, dimana cafe yang masih membandel buka di bulan suci Ramadhan itu memakan korban penganiyaan di (THM) tersebut,

Aksi kriminal dialami W (36), warga Serang Baru di halaman parkir Cafe M (THM) di Kali Malang Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu pagi (24/4).

Menurut keterangan korban (W), dirinya dianiaya oleh beberapa orang saat berada di halaman parkir Cafe.

Kini lambat laun perkembangan dari kasus penganiayaan tersebut pelakunya sudah terendus dan jelas, dari keempat pelaku salah satunya terindikasi Suami dari yang punya Cafe dan oknum dari salah satu Ormas.

Waktu kejadian menurut keterangan saksi istri dari korban,
Pelaku sempat kabur dan berebutan kunci motor dan tidak berhasil kabur dengan naik kendaraan rekannya, dan motor tersebut kini jadi barang bukti di unit Reskrim Polsek Tambun, saya hafal betul muka yang menganiaya suami saya pungkas saksi istri korban.

Menurut Korban W, sudah ada yang datang dan meminta permasalahan pemukulan dengan kekeluargaan tanpa melibatkan pihak ketiga,
akan tetapi korban W bersikukuh bahwa perkara ini saya sudah limpahkan ke kuasa hukum dan silahkan menghubungi pengacara saya.

Saat dikonfirmasi wartawan pada Sabtu, (30/4/2022). Pengacara yang ditunjuk korban merupakan pengacara LBH IWO Indonesia DPD kabupaten Bekasi, Nurhasan SH dan Hadromi SH, Mengatakan bahwa hingga saat ini kami belum pernah menerima telepon dari siapapun untuk meminta Kekeluargaan. Pungkasnya.

Bahwa kami tetap akan memproses kasus ini sampai terang benderang apa motif pelaku hingga tega memukuli klien kami sampai babak belur dan Klien kami minta agar mereka para pelaku harus merasakan bagaimana jika sudah masuk hotel prodeo alias di bui.

Dengan adanya kasus ini, penganiayaan atau pemukulan terhadap korban W, kami para kuasa akan kami sangkakan pasal 170 KUHP subsider 351 ayat 1 dan 4 dengan ancaman hukuman Lima tahun Penjara Pungkas Nurhasan yang juga Sekjen IWO Indonesia DPD kabupaten Bekasi.
(CP/red)

Continue Reading

RAKYAT

Kabid Kajian GPI Maluku Apresiasi Gubernur MI Atas Upaya Penurunan Angka Kemiskinan

Published

on

JAKARTA – Ketua Bidang Kajian dan Kaderisasi Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Islam (PW GPI) Provinsi Maluku, Mustakim Rumasukun, menilai penurunan angka kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi dimasa kepemimpinan Gubernur Murad Ismail pelan-pelan mulai meningkat. (lebih…)

Continue Reading

Kategori

Topik Terkini

Trending