Connect with us

RAKYAT

Dahlan Rumesy: Musda Ke-1 GPI SBT Proses Lahirkan Mandataris Pemuda Islam Menuju Rekonsiliasi Umat

Published

on

KabaRakyat.com – Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Islam ( PD GPI ) Seram Bagian Timur (SBT) Periode 2021 – 2023 pada hari Senin (11/1/2021) menggelar Musda pertama yang bertempat di Aula gedung serbaguna kementerian agama SBT.

Pelaksaan Musyawarah Daerah Ke-1 PD GPI SBT kata panitia tetap menggunakan Protokol Covid 19. Peserta wajib memakai masker sebagai pelindung dan jaga jarak guna memotong mata rantai penyebaran Corona Virus.

Mengawali sambutan di atas podium, Dahlan Rumesy, mengutip pendiri organisasinya sebagai satu semangat dan spirit mengejawantahan atau manifes perjuangan Natsir kepada pengurus dan kader se-Kabupaten Seram Bagian Timur.

Ia mengatakan, kepengurusan nantinya dapat mengembalikan cita – cita GPI itu sendiri yakni mengajak seluruh kader dan elemen pemuda islam pada kegiatan Amar makruf nahi mungkar. Sebagaimana di kutip dalam sebuah hadits yang berbunyi ” Barang siapa dari kalian melihat kemungkaran maka hendaklah dia merubah kemungkaran tersebut dengan tangannya, apabila tidak sanggup, (rubahlah) dengan lisannya, apabila tidak sanggup, (rubahlah) dengan hatinya, yang demikian adalah selemah-lemah keimanan “. (H.R. Muslim dan lainnya dari Abi Said Al Khudri.)

“Saya optimis siapa yang terpilih sebagai ketua otomatis dia adalah representasi dari pemuda Islam dan perlu membangun Gerakan Pemuda Islam dengan konsep kaderisasi karena perbaikan iman generasi muda sangatlah penting,” kata Dahlan dalam keterangannya, Senin (11/1).

Mengutip penjelasan dahlan, Kabupaten SBT sangat membutuhkan peran pemuda sebagai agen pembangunan serta perubahan. Rumesy perlu Organisasi Pelajar Islam Indonesia ( PII ), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI Dipo dan MPO), PMII, GMNI dan IMM bersama – sama GPI bahu membahu menata wajah Ita Wotu Nusa dari potret ketertinggalan.

Sudah saatnya anak muda bangkit untuk negerinya. Dahlan pun menitipkan pesan buat teman – teman yang akan berkompetisi lewat pemilihan menjadikan musyawarah ini adalah jembatan membangun Umat dan Mari kita kawal proses ini hingga terpilih mandataris Musda pertama.

Pantauan berjalanya Musda di kota Bula. Ada 5 nama kandidat yang siap bertarung, yaitu: 1. Dahlan Rumesy, SH 2. Fandi Oi, S.Ap 3. Mr. Rumakabis, S.Pd 4. Arif Rumah, S.Pd dan 5. Zulkifli Liliai. Selain itu pelaksanaan musda hadir pula 10 Cabang Perwakilan GPI.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RAKYAT

Dolfi Leslessy Terpilih Sebagai Ketua Pada Mubes ke-3 Asrama Komunitas Adat Terpencil

Published

on

Namlea – Musyawarah Besar Ke-3 Asrama Komunitas Adat Terpencil (KAT)
dengan mengusung tema “Transformasi Digital Pendidikan Anak-Anak Adat”. Acara tersebut digelar di Asrama KAT Jalan Baru Pandopo Wakil, Selasa (14/06/2022). (lebih…)

Continue Reading

RAKYAT

Diduga pelaku pemukulan di Cafe Mutiara Merupakan Suami Dari Mamih

Published

on

BEKASI – Perkembangan Berita pada 24 April 2022 kini memasuki babak baru, dimana cafe yang masih membandel buka di bulan suci Ramadhan itu memakan korban penganiyaan di (THM) tersebut,

Aksi kriminal dialami W (36), warga Serang Baru di halaman parkir Cafe M (THM) di Kali Malang Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu pagi (24/4).

Menurut keterangan korban (W), dirinya dianiaya oleh beberapa orang saat berada di halaman parkir Cafe.

Kini lambat laun perkembangan dari kasus penganiayaan tersebut pelakunya sudah terendus dan jelas, dari keempat pelaku salah satunya terindikasi Suami dari yang punya Cafe dan oknum dari salah satu Ormas.

Waktu kejadian menurut keterangan saksi istri dari korban,
Pelaku sempat kabur dan berebutan kunci motor dan tidak berhasil kabur dengan naik kendaraan rekannya, dan motor tersebut kini jadi barang bukti di unit Reskrim Polsek Tambun, saya hafal betul muka yang menganiaya suami saya pungkas saksi istri korban.

Menurut Korban W, sudah ada yang datang dan meminta permasalahan pemukulan dengan kekeluargaan tanpa melibatkan pihak ketiga,
akan tetapi korban W bersikukuh bahwa perkara ini saya sudah limpahkan ke kuasa hukum dan silahkan menghubungi pengacara saya.

Saat dikonfirmasi wartawan pada Sabtu, (30/4/2022). Pengacara yang ditunjuk korban merupakan pengacara LBH IWO Indonesia DPD kabupaten Bekasi, Nurhasan SH dan Hadromi SH, Mengatakan bahwa hingga saat ini kami belum pernah menerima telepon dari siapapun untuk meminta Kekeluargaan. Pungkasnya.

Bahwa kami tetap akan memproses kasus ini sampai terang benderang apa motif pelaku hingga tega memukuli klien kami sampai babak belur dan Klien kami minta agar mereka para pelaku harus merasakan bagaimana jika sudah masuk hotel prodeo alias di bui.

Dengan adanya kasus ini, penganiayaan atau pemukulan terhadap korban W, kami para kuasa akan kami sangkakan pasal 170 KUHP subsider 351 ayat 1 dan 4 dengan ancaman hukuman Lima tahun Penjara Pungkas Nurhasan yang juga Sekjen IWO Indonesia DPD kabupaten Bekasi.
(CP/red)

Continue Reading

RAKYAT

Kabid Kajian GPI Maluku Apresiasi Gubernur MI Atas Upaya Penurunan Angka Kemiskinan

Published

on

JAKARTA – Ketua Bidang Kajian dan Kaderisasi Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Islam (PW GPI) Provinsi Maluku, Mustakim Rumasukun, menilai penurunan angka kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi dimasa kepemimpinan Gubernur Murad Ismail pelan-pelan mulai meningkat. (lebih…)

Continue Reading

Kategori

Topik Terkini

Trending