Connect with us

HUKUM

GePe Ormas MKGR Sesalkan Lambatnya Polisi Tangani Korban Kekerasan Seksual Anak di Jakbar

Published

on

JAKARTA – Badan Pengurus Pusat Gerakan Perempuan (BPP GePe) Ormas MKGR mendampingi korban kekerasan seksual pada anak di bawah umur yang dilakukan oleh orang dewasa.

GePe Ormas MKGR serius melakukan pendampingan usai keluarga korban melaporkan ke polisi namun tidak mendapatkan respon. GePe ingin persoalan ini diselesaikan dengan cepat hingga tuntas.

“Keluarga korban sudah pernah melapor ke polsek (setempat) tapi tidak digubris,” kata Sekretaris Senderal (Sekjen) GePe Ormas MKGR Denny Yuniandari, SH, M.Kn pada wartawan Lintas Parlemen, Jakarta, Sabtu (16/4/2022).

Yuniandari menceritakan, Rabu tanggal 6 April 2022 lalu pihaknya telah melakukan pendampingan terhadap korban kekerasan anak di bawah umur. GePe melakukan pendampingan ke pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak di RPTRA Kalijogo, Taman Sari, Jakarta Barat.

Wanita disapa Ined ini menceritakan kronologi kejadian perkara. Awalnya, anak di bawah umur (nama dirahasiakan) sebut saja DAS umur 15 tahun dipacari seorang pria dewasa berumur 22 tahun.

“Tapi laki-laki itu sudah punya pacar perempuan dewasa yang notabene dia pekerja seks komersial (PSK), dan anak perempuan yang masih di bawah umur ini diajak nginep di salah satu hotel dan mereka melakukan hubungan intim. Setelah berhubungan intim anak tersebut mengalami sakit yang akhirnya tidak bisa jalan, sampai saat ini masih berbaring, orang tua korban tidak terima akhirnya melapor ke P2TP2A,” cerita Ined.

Ined menyampaikan, meski kejadian itu atas dasar suka sama suka. Namun, Mawar adalah anak di bawah umur yang harus dilindungi.

“Walaupun (kejadiannya) suka sama suka, tetapu tetap dikenakan sanksi pidana. Karena dia sebagai pelaku memacari seorang anak masih di bawah umur, dan saat ini tidak bisa jalan, sepertinya ada luka,” ungkap Ined.

Sementara itu, Ketua Umum BPP GePe Ormas MKGR Adde Rosi Khaerunnisa berjanji akan terus mendampingi korban kekerasan seksual tersebut hingga tuntas.

“Proses selanjutnya GePe melakukan pendampingan pelaporan ke Polsek dan nantinya akan dilakukan visum, Insya Allah GePe akan mendampingi terus, nanti yang akan mendampingi,” ujar Adde Rosi.

Adde yang juga Anggota Komisi III DPR yang membidangi persoalan hukum ini meminta aparat hukum menindak-lanjuti persoalan tersebut.

“Kasus pelecehan seksual di bawah umur ini diharapkan oleh orang tua anak ini agar pelaku dapat menjalankan hukuman atas perbuatannya,” ujar Adde.

Adde menyesalkan, kasus ini lambat ditangani oleh aparat kepolisian. Padahal, DAS merupakan anak sekolah SMP kelas tiga yang harus mengikuti ujian akhir. Dengan adanya kasus ini sehingga tidak sempat mengikuti ujian akhir tersebut.

“Dampaknya dia sakit pas lagi ujian kelas tiga SMP. Berharap kita semua agar pihak sekolah mau kasih kemudahan untuk mengikuti ujian susulan tapi bisa gak ya? Sayang banget. Jadi, ada indikasi lagi ini anak mau dijual, jadi PSK. Setelah jadi PSK kemudian diperes,” beber Adde.

Sebagai informasi, GePe MKGR juga akan bersinergi dengan Pusat pelayanan terpadu Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak, P2TP2A RPATRA Kalijodo Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat. (In3)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKUM

Habib Aboe Puji Program Politik Cerdas Berintegritas Terpadu Milik KPK

Published

on

JAKARTA – Sekjen DPP PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyie menyambut baik program Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bertajuk Politik Cerdas Berintegritas Terpadu 2022. Bagi Habib Aboe, program tersebut langkah awal yang baik untuk mencegah terjadinya korupsi di Indonesia.

“Kami menyambut baik Program Politik Cerdas Berintegritas Terpadu yang digagas oleh KPK. Hal ini adalah langkah baik dalam upaya pencegahan korupsi di sektor politik. Upaya preventif seperti ini memang diperlukan,” kata Habib Aboe pada wartawan Lintas Parlemen, Jakarta, Rabu (18/5/2022).

Sebagai informasi, KPK gelar berupa kegiatan yang diberi nama sebagai program Politik Cerdas Berintegritas (PCB) Terpadu 2022. Di mana program ini berawal Executive Briefing buat 20 para pimpinan serta sejumlah pengurus partai politik yang ada di Indonesia. Kegiatan tersebut digelar hari Rabu ini di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan (18/5/2022).

Habib Aboe menyampaikan, dirinya langsung hadir ke Gedung Juang Merah Putih KPK tersebut sebagai tanda serius bahwa PKS sangat mendukung program tersebut. Mengingat politik yang cerdas sebagai simbol integritas bagi para politisi menjalankan amanah rakyat Indonesia.

“Oleh karenanya, saya secara langsung datang dan tidak mewakilkan pada acara ini. Hal tersebut adalah bentuk dukungan kita terhadap program yang digagas KPK ini. Sekaligus juga komitment kita dalam upaya pencagahan tindak pidana korupsi,” jelas Habib Aboe yang juga Anggota Komisi III DPR RI ini.

“Sebagai partai yang lahir paska reformasi, PKS memahami betul semangat reformasi untuk memberantas Korupsi, kolusi dan nepotisme. Kita memiliki kesadaran bersama, bahwa korupsi adalah salah satu rintangan dari bangsa ini untuk mencapai kemajuan,” sambung politisi asal Dapil Kalimantan Selatan ini.

Ketua MKD DPR RI ini berjanji, ke depannya, PKS sebagai partai yang lahir dari rahim rakyat sangat mendukung program KPK memberantas korupsi di negeri ini. Wajar saja, akunya, PKS selalu memberikan pembekakalan kepada seluruh pengurus PKS terkait bahaya tindak pelaku korupsi bagi bangsa dan negara ini.

“Untuk selanjutnya PKS akan bersinergi dengan KPK untuk memberikan pembekalan kepada seluruh pengurus PKS. Kegiatan yang direncakan akan dilaksanakan bulan juni mendatang tersebut akan diikuti oleh pengurus tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Ini adalah bentuk ikhtiar kita untuk mewujuskan amanah reformasi,” pungkas Habib Aboe. (LP)

Continue Reading

HUKUM

AMPERA Jakarta Desak KPK Ungkap Pengadaan “Kapal Fiktif” di Kabupaten SBB

Published

on

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk membentuk Tim Investigasi untuk mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam proses pengadaan kapal di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku. (lebih…)

Continue Reading

HUKUM

PERTAMINA EP Terima ‘Surat Cinta’ Dari DPP IWO INDONESIA

Published

on

Cirebon – Sekretaris Jendral Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Wartawan Online Indonesia (DPP IWO INDONESIA) Epih Fauzi tiba dikantor Pertamina EP Zona 7 Cirebon di Jl Patra Kelayan Kota Cirebon pada Jumat, 22 April 2022.

Bang Erik nama sapaan akrab Sekjen DPP IWO INDONESIA, Jurnalis muda yang sudah malang melintang di dunia kewartawanan ini langsung bergegas menuju gedung Pertamina EP setelah turun dari mobil yang membawanya dari Sekertariat DPP IWO INDONESIA, JL A Yani Jakarta Pusat.

“Kurang dari satu Jam Bang Erik keluar dari Kantor pertamina EP dengan membawa selembar kertas tanda terima surat, dalam keterangan Persnya Bang Erik menyampaikan kepada Seluruh Jurnalis Media Online yang tergabung di IWO INDONESIA.”

Sesuai keputusan rapat DPP IWO INDONESIA yang membahas hasil kajian dan temuan serta menginvestigasi para saksi serta tempat – tempat yang menjadi obyek pokok perkara, maka kami DPP IWO INDONESIA, hari ini melayangkan ‘surat cinta’ pada Pertamina EP, yang isinya tentang pemberlakuan Undang Undang Keterbukaan Informasi Publik.

Bang Erik menambahkan bahwa langkah yang akan di tempuh apabila surat yang dilayangkannya tidak mendapatkan jawaban, sudah pasti kami akan gugat pada Komisi Informasi. Ungkapnya.

Ditempat terpisah Ketua Umum IWO INDONESIA, membenarkan bahwa Sekjen DPP IWO INDONESIA , Bang Erik sedang ke Cirebon namun Ketua Umum IWO INDONESIA, tidak menjelaskan secara rinci Bang Erik dalam rangka agenda apa di cirebon.

“Tunggu saja setelah semua mekanisme ditempuh DPP IWO INDONESIA, terkait agenda Bang Sekjen di Cirebon, kita akan buka ke publik hasil kajian dan Investigasi yang telah kami lakukan selama ini, jadi sabar saja ya, tunggu waktu yang tepat akan kita buka bersama rekan – rekan Jurnalis Se Indonesia, Pungkas Ketua Umum IWO INDONESIA.
(CP/red)

Continue Reading

Kategori

Topik Terkini

Trending