Connect with us

RAKYAT

Ini Tanggapan Aktivis Milenial Perempuan Soal Kerumunan di NTT

Published

on

Foto : Ist.

KabaRakyat.com | Jakarta – Pandemi covid-19 telah mengubah cara hidup di tengah masyarakat, dari penguncian sosial dan protokol kepresidenan menjadi terganggu. Tidak mengherankan bahwa publik membutuhkan waktu untuk beradaptasi, termasuk respon euforia warga Maumere di Nusa Tenggara Timur yang menerobos protokol kepresidenan.

“Kesulitan protokol kepresidenan dalam merespon cepat euforia warga yang juga sulit membiasakan diri dengan perubahan protokol pandemi Covid-19,” kata Putri Khaerunnisa selaku pengurus DPP Permindo dalam keterangannya, Jumat (26/2/21).

Aktivis milenial perempuan ini menambahkan, berbeda dengan aktor politik, tokoh publik dan tokoh agama yang memiliki fans yang lebih ekstrim menolak untuk mematuhi peraturan pembatasan sosial dan melanggar protokol jarak sosial dengan alasan politik. Kegagalan warga di Maumere, sambungnya, untuk mematuhi protokol kepresidenan dan jarak sosial, tidak mengejutkan karena tidak didasari alasan politik tindakan penguncian dan pembatasan jarak sosial.

“Kecaman di media sosial terhadap pelanggaran protokol kepresidenan dan pembatasan sosial di Maumere, mengisaratkan kembali kita semua bahwa publik masih kebingungan membedakan protokol kepresidenan dan euforia warga yang tidak disiplin untuk memastikan protokol jarak sosial,” ungkapnya.

Presiden Jokowi, katanya, telah menghimbau publik untuk mempraktekan protokol sosial menjadi gerakan komunitas secara maksimal. Disisi lain, dipahami warga hanya serius ditaati untuk daerah zona merah penyebaran Corona, bukan di daerah rendah penyebaran Covid.

“Masalah histeria publik pendukung aktor non presiden dan euforia warga penyambut Presiden Jokowi di daerah, masih belum dipahami secara utuh tanpa respon radikal di media sosial,” pungkasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RAKYAT

Diduga pelaku pemukulan di Cafe Mutiara Merupakan Suami Dari Mamih

Published

on

BEKASI – Perkembangan Berita pada 24 April 2022 kini memasuki babak baru, dimana cafe yang masih membandel buka di bulan suci Ramadhan itu memakan korban penganiyaan di (THM) tersebut,

Aksi kriminal dialami W (36), warga Serang Baru di halaman parkir Cafe M (THM) di Kali Malang Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu pagi (24/4).

Menurut keterangan korban (W), dirinya dianiaya oleh beberapa orang saat berada di halaman parkir Cafe.

Kini lambat laun perkembangan dari kasus penganiayaan tersebut pelakunya sudah terendus dan jelas, dari keempat pelaku salah satunya terindikasi Suami dari yang punya Cafe dan oknum dari salah satu Ormas.

Waktu kejadian menurut keterangan saksi istri dari korban,
Pelaku sempat kabur dan berebutan kunci motor dan tidak berhasil kabur dengan naik kendaraan rekannya, dan motor tersebut kini jadi barang bukti di unit Reskrim Polsek Tambun, saya hafal betul muka yang menganiaya suami saya pungkas saksi istri korban.

Menurut Korban W, sudah ada yang datang dan meminta permasalahan pemukulan dengan kekeluargaan tanpa melibatkan pihak ketiga,
akan tetapi korban W bersikukuh bahwa perkara ini saya sudah limpahkan ke kuasa hukum dan silahkan menghubungi pengacara saya.

Saat dikonfirmasi wartawan pada Sabtu, (30/4/2022). Pengacara yang ditunjuk korban merupakan pengacara LBH IWO Indonesia DPD kabupaten Bekasi, Nurhasan SH dan Hadromi SH, Mengatakan bahwa hingga saat ini kami belum pernah menerima telepon dari siapapun untuk meminta Kekeluargaan. Pungkasnya.

Bahwa kami tetap akan memproses kasus ini sampai terang benderang apa motif pelaku hingga tega memukuli klien kami sampai babak belur dan Klien kami minta agar mereka para pelaku harus merasakan bagaimana jika sudah masuk hotel prodeo alias di bui.

Dengan adanya kasus ini, penganiayaan atau pemukulan terhadap korban W, kami para kuasa akan kami sangkakan pasal 170 KUHP subsider 351 ayat 1 dan 4 dengan ancaman hukuman Lima tahun Penjara Pungkas Nurhasan yang juga Sekjen IWO Indonesia DPD kabupaten Bekasi.
(CP/red)

Continue Reading

RAKYAT

Kabid Kajian GPI Maluku Apresiasi Gubernur MI Atas Upaya Penurunan Angka Kemiskinan

Published

on

JAKARTA – Ketua Bidang Kajian dan Kaderisasi Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Islam (PW GPI) Provinsi Maluku, Mustakim Rumasukun, menilai penurunan angka kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi dimasa kepemimpinan Gubernur Murad Ismail pelan-pelan mulai meningkat. (lebih…)

Continue Reading

RAKYAT

Rayakan HUT ke-7, Karimun Club Bekasi Gelar Santunan dan Berbagi Takjil di Gedung Juang 45′ Tambun

Published

on

BEKASI – Komunitas Karimun Club Bekasi (KCB) merayakan hari jadinya yang ke-7 di Gedung Juang 45, Jl. Sultan Hasanuddin, Mekar Sari, Kec. Tambun Selatan, Minggu (24/4) malam.

Ketua Karimun Club Bekasi (KCB), Tatang Ediyana, bilang bahwa kegiatan yang diselenggarakan ini mengundang pula perwakilan Pengurus Daerah (Pengda) Karimun Club terdekat, seperti Karawang, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Purwakarta, dll.

“Kebetulan tahun ini bertepatan dengan bulan suci Ramadhan, sehingga sempat kita adakan juga santunan anak yatim dan kegiatan sosial lainnya,” kata dia.

Tatang berharap, kegiatan ini bisa lebih mempererat silaturahmi di antara member KCB menjadi lebih solid. “Dan tentunya juga member KCI dari daerah lain,” imbuh Tatang.

Menurut Tatang, KCB sendiri, saat ini beranggotakan sekitar 400 member. Sedangkan untuk anggota KCI (Karimun Club Indonesia) mencapai 7.000 member di seluruh Indonesia. Pungkas Tatang kepada awak media.
(CP/red)

Continue Reading

Kategori

Topik Terkini

Trending