Connect with us

RAKYAT

Panglima GEBER Meminta Copot Camat Yang Membawahi 17 Puskesmas

Published

on

Kabupaten Bekasi – Publik dikagetkan dengan adanya operasi tangkap tangan (OTT) oleh sejumlah tim penyidik Kejari Kabupaten Bekasi pada Rabu (30/03/2022).

“AMR dan HF, yang setelah di ketahui adalah pegawai pada BPK Perwakilan Jawa Barat dan kedua Oknum BPK tersebut ditangkap saat sedang berada di dalam gedung BPKD Kabupaten Bekasi”.

Kedua oknum pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat rupanya tidak ditangani oleh Kejaksaan Negeri Cikarang Kabupaten Bekasi pasalnya Barang bukti tumpukan uang Rp 350 juta yang menjadi barang bukti dua oknum pegawai BPK RI Kanwil Jabar, konferensi persnya di lakukan oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Pada sabtu 02 April 2022.

Menurut pihak Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Asep, ada hal yang bikin ironi. Pasalnya, untuk memberi uang ke auditor BPK Jabar ini, salah satu staf dari rumah sakit terpaksa harus meminjam uang ke bank.

“Sehingga kemudian pinjam untuk memenuhi permintaan si oknum yang bersangkutan,” kata Asep. Dari pernyataan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat tersebutlah yang menjadi motivasi Gerakan Bekasi Bersih (GEBER), melakukan kajian terhadap kejadian OTT yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Cikarang.

Menurut Panglima Geber, perkara ini jangan dianggap enteng karena banyak pihak yang di duga terlibat, dan praktek-praktek dengan modus yang sama apakah baru kali ini pertama atau memang sebelumnya sudah ada di lingkungan Kabupaten Bekasi.

Masih menurut Panglima Geber Puskesmas berdasarkan Peraturan Bupati Bekasi Nomor 74 Tahun 2017 tentang Kedudukan, susunan Organisasi, Tugas Pokok Dan Fungsi serta kerja unit pelaksana teknis daerah pusat Kesehatan Masyarakat ( Puskesmas ), Pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Pada Bab II Kedudukan Tugas pokok dan Fungsi Bagian Kesatu Kedudukan pada Pasal 2 ayat 2 yang isinya sebagai berikut ” Pukesmas dipimpin oleh seorang kepala UPTD Puskesmas yang berkedudukan dibawah pertanggung jawaban kepada Kepala Dinas melalui sekertaris Dinas dan secara oprasional dikoordinasikan oleh Camat yang bersangkutan.

“Sehingga kata panglima Geber Camat – camat yang membawahi 17 puskesmas dalam perkara OTT oknum BPK Perwakilan Jawa Barat kemaren harus di copot dari posisinya karena secara hukum menurut Peraturan Bupati diatas adalah bagian dari pada Puskesmas”.

Panglima Geber meminta kepada PLT Bupati Bekasi dan Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, harus bertindak tegas dalam masalah ini, karena perbuatan tersebut sangat jelas telah melanggar norma hukum dan etika sebagai Pegawas Negeri Sipil karena telah melakukan perbuatan gratifikasi.

Gratifikasi sebagaimana dijeleskan pada Pasal 12B UU No. 20 Tahun 2001 bahwa Gratifikasi merupakan pemberian dalam arti luas, yakni meliputi pemberian uang, barang, rabat (discount), komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan cuma-cuma, dan fasilitas lainnya.

Gratifikasi tersebut baik yang diterima di dalam negeri maupun di luar negeri dan yang dilakukan dengan menggunakan sarana elektronik atau tanpa sarana elektronik. Pungkas Panglima Geber (Gerakan Bekasi Bersih).

(CP/red)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RAKYAT

Dolfi Leslessy Terpilih Sebagai Ketua Pada Mubes ke-3 Asrama Komunitas Adat Terpencil

Published

on

Namlea – Musyawarah Besar Ke-3 Asrama Komunitas Adat Terpencil (KAT)
dengan mengusung tema “Transformasi Digital Pendidikan Anak-Anak Adat”. Acara tersebut digelar di Asrama KAT Jalan Baru Pandopo Wakil, Selasa (14/06/2022). (lebih…)

Continue Reading

RAKYAT

Diduga pelaku pemukulan di Cafe Mutiara Merupakan Suami Dari Mamih

Published

on

BEKASI – Perkembangan Berita pada 24 April 2022 kini memasuki babak baru, dimana cafe yang masih membandel buka di bulan suci Ramadhan itu memakan korban penganiyaan di (THM) tersebut,

Aksi kriminal dialami W (36), warga Serang Baru di halaman parkir Cafe M (THM) di Kali Malang Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu pagi (24/4).

Menurut keterangan korban (W), dirinya dianiaya oleh beberapa orang saat berada di halaman parkir Cafe.

Kini lambat laun perkembangan dari kasus penganiayaan tersebut pelakunya sudah terendus dan jelas, dari keempat pelaku salah satunya terindikasi Suami dari yang punya Cafe dan oknum dari salah satu Ormas.

Waktu kejadian menurut keterangan saksi istri dari korban,
Pelaku sempat kabur dan berebutan kunci motor dan tidak berhasil kabur dengan naik kendaraan rekannya, dan motor tersebut kini jadi barang bukti di unit Reskrim Polsek Tambun, saya hafal betul muka yang menganiaya suami saya pungkas saksi istri korban.

Menurut Korban W, sudah ada yang datang dan meminta permasalahan pemukulan dengan kekeluargaan tanpa melibatkan pihak ketiga,
akan tetapi korban W bersikukuh bahwa perkara ini saya sudah limpahkan ke kuasa hukum dan silahkan menghubungi pengacara saya.

Saat dikonfirmasi wartawan pada Sabtu, (30/4/2022). Pengacara yang ditunjuk korban merupakan pengacara LBH IWO Indonesia DPD kabupaten Bekasi, Nurhasan SH dan Hadromi SH, Mengatakan bahwa hingga saat ini kami belum pernah menerima telepon dari siapapun untuk meminta Kekeluargaan. Pungkasnya.

Bahwa kami tetap akan memproses kasus ini sampai terang benderang apa motif pelaku hingga tega memukuli klien kami sampai babak belur dan Klien kami minta agar mereka para pelaku harus merasakan bagaimana jika sudah masuk hotel prodeo alias di bui.

Dengan adanya kasus ini, penganiayaan atau pemukulan terhadap korban W, kami para kuasa akan kami sangkakan pasal 170 KUHP subsider 351 ayat 1 dan 4 dengan ancaman hukuman Lima tahun Penjara Pungkas Nurhasan yang juga Sekjen IWO Indonesia DPD kabupaten Bekasi.
(CP/red)

Continue Reading

RAKYAT

Kabid Kajian GPI Maluku Apresiasi Gubernur MI Atas Upaya Penurunan Angka Kemiskinan

Published

on

JAKARTA – Ketua Bidang Kajian dan Kaderisasi Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Islam (PW GPI) Provinsi Maluku, Mustakim Rumasukun, menilai penurunan angka kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi dimasa kepemimpinan Gubernur Murad Ismail pelan-pelan mulai meningkat. (lebih…)

Continue Reading

Kategori

Topik Terkini

Trending