Connect with us

RAKYAT

Penyuluh Swadaya Sangat Penting sebagai Ujung Tombak Keberhasilan Program Kementerian Pertanian

Published

on

JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi PKS (FPKS) Hermanto menolak tegas usulan Kementerian Pertanian (Kementan) yang akan menghapus anggaran Penumbuhan dan Penguatan P4S (Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya). Dalam realokasi dan refocusing anggaran 2021, anggaran Penumbuhan dan Penguatan P4S semula Rp 3.560.000.000 menjadi Rp 0 (dihapuskan).

“Peran penyuluh swadaya sangat penting sebagai salah satu ujung tombak keberhasilan program Kementerian Pertanian,” tandas Hermanto.

Para penyuluh swadaya itu, jelasnya, direkrut dari kalangan petani yang berprestasi. “Kapasitas dan semangat mereka diatas rata-rata petani. Mereka menjadi pionir teknologi baru. Mereka menjadi rujukan para petani,” papar Hermanto.

Menurutnya, anggaran Penumbuhan dan Penguatan P4S antara lain dialokasikan untuk insentif para penyuluh swadaya agar mobilitas mereka tinggi. “Dengan insentif tersebut, mereka diberi tanggung jawab membina para petani di kawasan desanya,” ucap Hermanto.

Lebih jauh ia mengungkapkan, satu desa satu penyuluh adalah mandat UU nomor 16 tahun 2006 tentang Sistim Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kelautan. “Sudah sekitar 15 tahun, mandat undang-undang tersebut belum juga bisa direalisasikan,” ujarnya.

Keberadaan para penyuluh swadaya, lanjutnya, bisa mengisi kekurangan tenaga penyuluh tersebut. “Kalau anggarannya dihapus, kita kehilangan ujung tombak pembangunan pertanian,” pungkas legislator dari Dapil Sumbar I ini. (joko)

RAKYAT

Dolfi Leslessy Terpilih Sebagai Ketua Pada Mubes ke-3 Asrama Komunitas Adat Terpencil

Published

on

Namlea – Musyawarah Besar Ke-3 Asrama Komunitas Adat Terpencil (KAT)
dengan mengusung tema “Transformasi Digital Pendidikan Anak-Anak Adat”. Acara tersebut digelar di Asrama KAT Jalan Baru Pandopo Wakil, Selasa (14/06/2022). (lebih…)

Continue Reading

RAKYAT

Diduga pelaku pemukulan di Cafe Mutiara Merupakan Suami Dari Mamih

Published

on

BEKASI – Perkembangan Berita pada 24 April 2022 kini memasuki babak baru, dimana cafe yang masih membandel buka di bulan suci Ramadhan itu memakan korban penganiyaan di (THM) tersebut,

Aksi kriminal dialami W (36), warga Serang Baru di halaman parkir Cafe M (THM) di Kali Malang Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu pagi (24/4).

Menurut keterangan korban (W), dirinya dianiaya oleh beberapa orang saat berada di halaman parkir Cafe.

Kini lambat laun perkembangan dari kasus penganiayaan tersebut pelakunya sudah terendus dan jelas, dari keempat pelaku salah satunya terindikasi Suami dari yang punya Cafe dan oknum dari salah satu Ormas.

Waktu kejadian menurut keterangan saksi istri dari korban,
Pelaku sempat kabur dan berebutan kunci motor dan tidak berhasil kabur dengan naik kendaraan rekannya, dan motor tersebut kini jadi barang bukti di unit Reskrim Polsek Tambun, saya hafal betul muka yang menganiaya suami saya pungkas saksi istri korban.

Menurut Korban W, sudah ada yang datang dan meminta permasalahan pemukulan dengan kekeluargaan tanpa melibatkan pihak ketiga,
akan tetapi korban W bersikukuh bahwa perkara ini saya sudah limpahkan ke kuasa hukum dan silahkan menghubungi pengacara saya.

Saat dikonfirmasi wartawan pada Sabtu, (30/4/2022). Pengacara yang ditunjuk korban merupakan pengacara LBH IWO Indonesia DPD kabupaten Bekasi, Nurhasan SH dan Hadromi SH, Mengatakan bahwa hingga saat ini kami belum pernah menerima telepon dari siapapun untuk meminta Kekeluargaan. Pungkasnya.

Bahwa kami tetap akan memproses kasus ini sampai terang benderang apa motif pelaku hingga tega memukuli klien kami sampai babak belur dan Klien kami minta agar mereka para pelaku harus merasakan bagaimana jika sudah masuk hotel prodeo alias di bui.

Dengan adanya kasus ini, penganiayaan atau pemukulan terhadap korban W, kami para kuasa akan kami sangkakan pasal 170 KUHP subsider 351 ayat 1 dan 4 dengan ancaman hukuman Lima tahun Penjara Pungkas Nurhasan yang juga Sekjen IWO Indonesia DPD kabupaten Bekasi.
(CP/red)

Continue Reading

RAKYAT

Kabid Kajian GPI Maluku Apresiasi Gubernur MI Atas Upaya Penurunan Angka Kemiskinan

Published

on

JAKARTA – Ketua Bidang Kajian dan Kaderisasi Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Islam (PW GPI) Provinsi Maluku, Mustakim Rumasukun, menilai penurunan angka kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi dimasa kepemimpinan Gubernur Murad Ismail pelan-pelan mulai meningkat. (lebih…)

Continue Reading

Kategori

Topik Terkini

Trending