Connect with us

PARLEMEN

PKS Kembali Gelar Lomba Pidato Tingkat Nasional Mirip Bung Karno

Published

on

JAKARTA – Fraksi PKS DPR RI menggelar Grand Final Lomba Baca Teks Proklamasi Mirip Suara Bung Karno, Kamis (19/8). Grand Final menghadirkan finalis perwakilan dari 20 provinsi secara virtual. Hadir sebagai dewan juri Budayawan Sujiwo Tejo dan Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid.

Sujiwo Tejo mengapresiasi gelaran kreatif Fraksi PKS DPR ini bahkan dirinya menyarankan agar lomba ini ke depannya diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang, dan tidak dibatasi oleh jenis kelamin serta usia. “Tidak harus mirip Bung Karno, yang penting sama-sama menggetarkan seperti suara Bung Karno.” tutupnya.

Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini, dalam sambutannya mengatakan bahwa Lomba Baca Teks Proklamasi Mirip Suara Bung Karno ini merupakan salah satu Program Unggulan Fraksi PKS DPR, guna menanamkan semangat perjuangan di kalangan generasi bangsa. Menurutnya acara ini terkesan sederhana tapi pesan dan harapannya tidak sederhana.

“Kami ingin rakyat Indonesia bisa betul-betul merdeka tidak hanya dari penjajah kolonial tapi juga dari kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan, kezaliman supremasi hukum, dan hal-hal lainnya,” ujar Jazuli

Melalui lomba ini Fraksi PKS menginternalisasi nilai-nilai semangat kebangsaan kepada seluruh komponen anak bangsa. “Kami berharap spirit proklamasi dapat mengunggah anak bangsa, agar memiliki komitmen untuk betul-betul menjadi bangsa yang besar dan kuat. Tidak hanya slogan bangsa yang tumbuh dan tangguh, melainkan memiliki komitmen mewujudkan slogan-slogan tersebut,” tandas Jazuli.

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid sangat mengapreasiasi semangat dan kepercayaan diri dari seluruh peserta yang berasal dari latar belakang daerah, suku bangsa, bahkan agama yang berbeda-beda.

“Lomba ini bukan hanya menyatukan berbagai perbedaan yang dimiliki Indonesia namun juga mampu menggambarkan semangat Bung Karno dalam memperjuangkan kemerdekaan,” ujarnya.

Sementara itu Presiden PKS Ahmad Saikhu berharap lomba ini akan melahirkan ‘Soekarno-Soekarno’ muda yang inovatif, inspiratif, serta mampu memimpin bangsa dan negara menuju cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945.

“Semoga lomba ini akan membangkitkan semangat dan minat masyarakat khususnya generasi muda terhadap jejak perjuangan para pendiri bangsa. Kita warisi spirit mereka yang pantang menyerah. Terus kembangkan keterampilan dan keahlian di berbagai bidang. Mari syukuri nikmat kemerdekaan dengan menguatkan integritas kita, semakin kreatif, dan bersinergi membangun bangsa dengan berbagai elemen,” tutupnya.

Pemenang

Lomba Baca Teks Proklamasi Mirip Suara Bung Karno kali ini dimenangkan oleh peserta asal Sumatera Selatan atas nama Tegar Brilian Putra sebagai juara 1. Selanjutnya berturut-turut: Juara 2 Richard Fransiscus dari Sumatera Utara, Juara 3 I Made Riyan Cahyadi dari Bali, Juara Harapan 1 Ahmad Izzudin dari Yogjakarta dan Juara Harapan 2 M Teguh Satria dari Kalimantan Timur. Para juara berhak membawa hadiah total 17 juta rupiah. (J4)

PARLEMEN

Segera Anulir Penetapan UMK, Sekjen PKS: Pemerintah Harus Patuh!

Published

on

JAKARTA – Sekjen DPP PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi meminta pemerintah harus segera menganulir penetapan Upah Minimum Kabupaten atau Kota atau UMK pasca ditetapkan hasil uji materi UU Cipta Kerja oleh MK. Bagi Habib Aboe, menganulir penetapan UMK sebuah kewajiban.

“Langkah pertama yang harus dilakukan oleh pemerintah paska Putusan Mahkamah Konstitusi Terkait Pengujian UU Cipta Kerja adalah menganulir penetapan UMK. Hal ini sejalan dengan amar putusan yang telab ditetapkan oleh MK,” kata Habib Aboe pada wartawan Lintas Parlemen, Sabtu (27/11/2021).

Habib Aboe menyampaikan, salah amar putusan MK adalah penangguhan kebijakan strategis terkait UU Cipta Kerja. Dimana amar putusan MK menyatakan untuk menangguhkan segala tindakan/kebijakan yang bersifat strategis dan berdampak luas, serta tidak dibenarkan pula menerbitkan peraturan pelaksana baru yang berkaitan dengan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Tentu ini wajib dipatuhi dan segera dilaksanakan oleh pemerintah.

Menurut Ketua MKD DPR RI ini, UMK adalah kebijakan strategis dan berdampak luas sebagaimana dimaksudkan oleh MK, karenanya kebijakan UMK ini harus dianulir.

“Karena UMK 2022 didasarkan pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan untuk menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2022. Dimana aturan tersebut merupakan turunan dari Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja,” jelas Habib Aboe.

Ia menegaskan, pada satu sisi penetapan UMK dengan PP tersebut mendapat penolakan yanv masif dari buruh. Sedangkan pada sisi yang lain legal standing penetapan UMK tersebut dianggap MK tidak konstitusional.

Oleh karenanya, lanjut Anggota Komisi III DPR RI ini, pemerintah wajib patuh terhadap putusan MK tersebut, agar tidak menggunakan Perhitungan UMK 2022 menggunakan PP 36 Tahun 2021.

“Tentunya, seharusnya jika mengikuti amar putusan MK, pemerintah mengacu pada PP Nomor 78 Tahun 2015 untuk menetapkan UMK 2022,” pungkasnya. (HMS)

Continue Reading

PARLEMEN

Hermanto: Maggot Pakan Mampu Turunkan Biaya Produksi Ternak

Published

on

BATUSANGKAR – Anggota DPR RI Dapil Sumbar I Hermanto dalam kunjungan kerjanya di daerah pemilihan menyempatkan bertemu dengan petani Kabupaten Tanah Datar guna mensosialisasikan manfaat maggot dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Akselerasi Ekspor Budidaya Maggot di Hotel Emersia, Batusangkar, Sabtu (20/11/2021). Ia berharap ada dari peserta kegiatan ini kelak menjadi eksportir maggot.

“Maggot itu berasal dari salahsatu jenis ulat. Banyak orang jijik saat melihat ulat. Tapi kini yang terlihat jijik itulah yang kita kelola menjadi intan permata,” ujar Hermanto dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut.

Maggot, jelasnya, memiliki multifungsi. Maggot merupakan alternatif pakan ternak yang kaya protein. “Penggunaan maggot sebagai pakan mampu menurunkan biaya produksi ternak,” ucap legislator dari FPKS DPR RI ini.

Maggot, lanjutnya, mampu mengurai limbah organik menjadi pupuk organik. “Ini berarti maggot berperan aktif dalam kelestarian lingkungan dan berkontribusi menyuburkan tanaman,” papar Hermanto.

Dengan demikian, katanya, budidaya maggot tidak sulit. Bahan bakunya berupa sampah organik, murah dan mudah didapat. “Kesuksesan dalam budidaya maggot tergantung kedisiplinan kita. Disiplin mengumpulkan sampah organik,” tutur Hermanto.

Dengan sentuhan sains, mengelola sampah maka memanen maggot. “Mengubah barang yang semula tidak bermanfaat menjadi bermanfaat dan menghasilkan uang,” pungkas legislator dari Komisi IV DPR RI ini.

Kegiatan bimtek terselenggara atas kerjasama Badan Karantina Pertanian dengan Komisi IV DPR. Hadir dalam kegiatan ini Koordinator Keamanan Hayati Hewani Sri Endah Ekandari, Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Padang Iswan Haryanto, Staf Ahli Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Tanah Datar Nusirwan serta 3 tokoh setempat Adib Fadil, Firdaus Agus dan Ade Raunas. (Joko)

Continue Reading

PARLEMEN

DPR Sayangkan Kembali Terjadi Kebakaran Tangki Pertamina

Published

on

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI, Andi Yulinani Paris menyayangkan peristiwa kebakaran Tangki Pertamina, Cilacap Jawa Tengah.

“Terlalu sering kebakaran. Kami akan panggil Pertamina untuk mendapat penjelasan detil kebakaran ini. Apakah di kilang atau di bagian lain,”ujar Andi Yuliana Paris dalam pesan singkatnya kepada Parlementaria, Sabtu (12/11).

Politisi dari Fraksi PAN ini kembali menambahkan, harus ada audit forensik terhadap kelayakan alat. Termasuk menanyakan apakah semua alat di Kilang- Kilang memang rawan terhadap petir.

Sebagaimana diketahui telah terjadi kebakaran tangki Pertamina di Cilacap pada Sabtu (13/11) pukul 19.15 WIB. Konon, tangki 36T102 berisi Pertalite dengan level tangki 15,9 meter versus maximal level 20 meter atau sekitar volume 31.000 KL versus maximal 39.000 KL. (Ayu)

Continue Reading

Kategori

Topik Terkini

Trending